Review Lagu Enak



Justin Bieber rupanya masih dan akan terus menorehkan namanya di posisi atas chart. Baru saja turun dari posisi pertama di UK Official Singles Chart, pelantun lagu hits Sorry tersebut sudah mengumumkan rencana perilisan single baru. Can We Still Be Friends digadang-gadang bakal jadi single hits dari Justin Bieber berikutnya yang dirilis pada 18 Agustus 2017 depan.

Can We Still Be Friends merupakan single yang digarap oleh produser BloodPop. Produser yang sama sebelumnya bekerja dengan Justin Bieber untuk mega hits Sorry di album “Purpose”.

Single Can We Still Be Friends ini bakal menjadi single pertama Justine Bieber sebagai lead singer untuk tahun ini. Setelah sang penyanyi dari Kanada sebelumnya meraih sukses besar sepanjang awal tahun dengan kolaborasi I’m The One bersama DJ Khaled serta hits fenomenal Despacito bersama dengan Luis Fonsi dan Daddy Yankee.

Menariknya, sebelum dirilis secara resmi pada hari Jum’at mendatang, Justin Bieber sudah lebih dulu memperdengarkan preview Can We Still Be Friends untuk fans di Milan Airport pada bulan lalu.

Dari video berdurasi kurang satu menit tersebut, terdengar versi preview dari Can We Still Be Friends yang rupanya diputar oleh Justin Bieber sendiri. Terdengar dari cuplikan tersebut, Can We Still Be Friends memiliki unsur musikalitas yang nyaris sama dengan Sorry. Namun tentunya untuk mendengar versi lengkapnya, harus menunggu hingga hari Jum’at mendatang.

Sayangnya, belum ada kepastian apakah dirilisnya single ini nanti menjadi awal dari meluncurnya album baru atau tidak. Mengingat Justin Bieber baru saja membatalkan kelanjutan konsernya di seluruh dunia. (creativedisc.com)

Justin Bieber sukses membuat kecewa banyak fansnya setelah membatalkan sisa jadwal tur “Purpose”-nya. Bieber memang tidak segera mengungkap alasan mengapa ia melakukan hal itu, hingga akhirnya muncul berbagai spekulasi tentang alasan pembatalan, termasuk alasan religi.

Namun kini Bieber sudah memberi keterangan resmi mengapa ia merasa perlu untuk membatalkan “Purpose”. Hal ini diungkap sang megastar dalam sebuah postingan lumayan panjang yang dirilisnya di Instagram.

Bieber menyebutkan jika ia merasa sangat bersukur bisa melangsungkan turnya. Hanya saja pembelajaran dan menjadi dewasa bukan sesuatu yang mudan untuk dilalui, meski tahu ia tidak sendiri dalam melewatinya.

“Aku telah membiarkan rasa insekuritasku berkuasa,” tulisnya. “Aku membiarkan hubunganku yang rusak mendikte cara aku bersikap kepada orang lain. Aku membiarkan kepahitan, kecemburuan dan ketakutan menguasai hidupku.”

Ia lebih lanjut menjelaskan mengapa ia membatalkan turnya, menyebutkan jika ia ingin pikiran, hati dan jiwanya untuk lebih berkelanjutan. Bieber ingin karirnya juga tetap berkelanjutan. Ia ingin setiap aspek tadi saling menyatu, sehingga ia bisa menjadi seorang pria yang diinginkannya, juga menjadi seorang suami dan ayah yang nantinya diinginkannya.

Bieber berharap fans bisa menghargai dan memahami keputusan yang telah diambilnya. (creativedisc.com)

Betapa simbiosis mutualisme menghasilkan sesuatu hal yang tak pernah disangka-sangka. Siapa yang mengira lagu pop latin / reggaeton dari negara kecil di Amerika Selatan Puertorico bisa dikenal luas seantero dunia. Versi orisinil lagu ini sebenarnya sudah dirilis di awal tahun 2017 dan menjadi lagu berbahasa spanyol pertama sejak lagu “Macarena” (rilis tahun 1996) yang sempat memuncaki tangga lagu Billboard top 100.
Kemungkinan dari begitu popularnya lagu ini sudah pasti karena remix yang tak disangka-sangka dilakukan oleh Justin Bieber. Secara musik, versi remix ini memang tidak berubah banyak dari versi aslinya, tetap menonjolkan sisi latin yang memang tidak mungkin membuat kita tidak beroyang. Perubahan ada pada sisi lirik, dimana ada bagian lagu yang dinyanyikan oleh Justin Bieber menggunakan bahasa Inggris tetapi pada bagian reff, tetap mempertahankan lirik dengan bahasa Spanyol. Dan efek setelah versi remix Justin Bieber ini dirilis, voila, lagu ini benar-benar ‘meledak’ dengan bukti views di youtube yang mencapai ratusan juta. Efek yang cukup mengagetkan adalah dilarangnya lagu ini oleh negara Malaysia. Alasan utama terkait konten lirik yang dianggap tidak patut dan mengglorifikasi seksualiatas. Tapi apapaun efeknya, sekarang sampai beberapa bulan kedepan, kita tidak akan bisa menghindari lagu ini ada di tiap-tiap speaker yang menyala di sekeliling kita.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

Pupus sudah harapan penggemar Justin Bieber wilayah Asia, terutama Indonesia, untuk menyaksikan aksi sang idola secara live di atas panggung. Sang superstar asal Kanada telah membatalkan sisa di jadwal “Purpose World Tour” dengan alasan “situasi-situasi yang tidak terduga”, setelah tur berlangsung selama 2 tahun terakhir guna mendukung album terakhirnya, “Purpose”.

Hal ini terungkap dalam sebuah pernyataan yang dirilis di website resmi Bieber. “Justin mencintai fansnya dan benci untuk mengecewakan mereka. Ia berterimakasih kepada para fans untuk pengalaman luar biasa selama 18 bulan ‘Purpose World Tour’,” tulis pernyataan tersebut.

Lebih lanjut pernyataan tersebut menyebutkan jika Bieber merasa sangat bersyukur dan terhormat bisa membagi pengalamannya bersama para kru di sepanjang 150 konser yang sukses yang melintasi 6 benua. Hanya saja, setelah pertimbangan masak-masak, Bieber memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan jadwal tur dan uang untuk pembelian tiket akan dikembalikan.

Bieber memiliki 14 konser lagi yang tersisa untuk turnya. Sebagian besar adalah untuk wilayah Amerika Utara, yang seharusnya akan didukung oleh Vic Mensa, Migos, Martin Garrix dan Kehlani. Ia juga direncanakan untuk tampil di beberapa negara Asia, seperti Jepang, Hong Kong, Filipina, dan Singapura.

Mungkin untuk meredakan perasaan kecewa para fans, Bieber mengungkap rasa sesalnya dalam sebuah permintaan maaf secara langsung. Dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh TMZ, Bieber mengungkap jika saat ini ia sedang mencari waktu untuk dirinya sendiri. “Segalanya baik-baik saja. Aku telah melakukan tur selama 2 tahun. Sekarang aku ingin beristirahat dan bersantai, kami akan menaiki sepeda,” katanya, sebelum menambahkan, “Aku mencintai kalian, menurutku kalian luar biasa. Maaf untuk siapa saja yang merasa kecewa atau dikhianati, sama sekali bukan maksudku.” 

Kabarnya Bieber juga akan mengundurkan diri sejenak dari spotlight menyusul pembatalan ini. Menurut sebuah sumber Bieber telah melakukan apapun yang sanggup ia lakukan untuk konser “Purpose”, hanya saja ia harus membatalkan sisa tur karena merasa sangat kelelahan. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net