Review Lagu Enak



Permasalahan panjang Kesha dengan mantan produser nya Dr. Luke dan label rekaman seperti hampir membuat hancur psikologis ataupun karir Kesha. Bagaimana tidak, kasus panjang tersebut menghabiskan waktu lebih dari 2 tahun dan menjadi perhatian dunia hiburan diseluruh dunia. Secara kesehatan pun, dia sempat bermasalah dengan bulimia dan harus mendapatkan perawatan dan rehabilitasi pada tahun 2014. Dan, segala hal yang pernah menimpanya tersebut seperti ditumpahkan dengan sangat apik di single terbaru nya sebagai penyanyi solo, setelah pada tahun lalu sempat tampil sebagai penyanyi tamu di lagu “true colors” bersama DJ/produser Zedd.


Lagu “Praying” dibuat Kesha bersama Ben Abraham, Andrew Joslyn, dan produser Ryan Lewis yang juga tergabung bersama grup rap asal Boston bersama Mackelmore. Hanya dengan instrumen piano dan perkusi, sehingga lagu ini terdengar minimalis, tetapi dengan unsur paduan suara, nuansa musik gospel sangat terasa di lagu ini. Secara lirik, menurut Kesha, secara garis besar bercerita tentang ‘memaafkan’. Walau banyak media juga banyak mengaitkan dengan kasus Kesha yang lalu, karena cara bernyanyi Kesha yang terdengar sangat ‘jujur’ dan mengandung ‘kemarahan’ dalam liriknya. Sebuah comeback yang berhasil oleh Kesha dan semoga tidak menjadi Britney Spears kedua.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

Persiteruan antara Kesha dengan mantan mentornya, Dr Luke, ternyata belum usai juga. Kali ini bertambah lagi sumbu pertentangan di antara mereka karena Dr Luke menyebutkan jika Kesha memiliki hitang sebanyak $1.3 juta kepada dirinya dala bentuk royalti yang belum dibayar.

Meskipun sang penyanyi ‘Tik Tok’ telah menarik tuntutan hukum wilayah Californianya kepada sang produser yang bernama asli Lukasz Gottwald tersebut, namun untuk wilayah New York kasusnya masih terus berjalan.

Dr Luke mengungkap detil baru tentang kontrak Kesha dan struktur royalti di pengadilan dan membertahu hakim New York jika sebenarnya Kesha-lah yang berhutang pada dirinya.

Plaintiffs have paid Kesha her royalties for all relevant accounting periods, while Kesha baselessly refuses to pay Plaintiffs the much larger sums she owes them,” ungkap sebuah memorandum yang diajukan oleh pihak pengacara Dr Luke.

Berdasarkan laporan The Hollywood Reporter, Kesha mengklaim dalam sebuah counterclaims yang telah diajukan jika Dr Luke tidak mau mendukung album barunya dan berkeinginan untuk menghancurkan Kesha secara finansial sebagai balasan atas tuduhan pemerkosaan yang diajukan Kesha kepadanya.

Semoga saja urusan Kesha dan Dr Luke cepat selesai dan tidak berbelit-belit lagi. Bagaimanapun Kesha masih memiliki tempat di penikmat musik pop dan karya-karya barunya sudah dirindukan untuk didengarkan. (creativedisc.com)

Los Angeles - Kesha rencananya tampil dalam Billboard Music Awards 2016. Padahal, Kesha awalnya dikabarkan akan mempersembahkan penampilannya secara khusus untuk memperingati kematian Bob Dylan. Kabar ini berhembus tak lama setelah pemberitaan di media lokal yang membocorkan penampilan Kesha nanti.

Sayangnya, Kesha tak akan tampil di panggung penghargaan bergengsi itu. Alasannya, label yang menaungi Kesha, Kemasobe Records tak mengizinkan pelantun "Tik Tok" itu tampil.

Mendengar itu, Lady Gaga sangat kesal. Lady Gaga memberikan pembelaan terhadap Kesha, menyebutkan apa yang dialami Kesha sama sekali tidak adil, diwartakan Billboard, Kamis (19/5/2016).

"Apakah itu sangat aneh menghukum seorang wanita dengan cara itu?" tulis Lady Gaga. "Dengar Ursula, kami ingin mendengar suara Kesha. bebaskan Kesha."

Lady Gaga menyebut label rekaman Kesha sebagai Ursula, karakter antagonis yang ada dalam Little Mermaid. Sang penyihir yang mengambil suara indah Ariel. Lady gaga beranggapan apa yang dilakukan Kemosabe Records sama seperti tokoh jahat itu.

Beberapa waktu ini, Kesha memang menjadi buah bibir karena mengalami pelecehan seksual di awal keriernya. Tahun 2014 lalu, Dr Luke, seorang produser penyanyi Kesha, dituduh melakukan pelecehan seksual kepada sang penyanyi lagu "Tik Tok" tersebut. Kesha juga menerima kekerasan gender dari Dr Luke, perbuatan tidak menyenangkan dan intimidasi. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM