Review Lagu Enak



Bintang One Direction yang kini dikenal sebagai musisi pop-folk, Niall Horan, ternyata akan menggandeng penyanyi country terkemuka, Maren Morris, untuk lagu barunya. Berjudul ‘Seeing Blind’, lagu telah melakukan premiere di acara gathering Capitol Congress di Hollywood’s Arclight Cinemas pada Rabu, 9 Agustus yang lalu.

Saat tampil di acara tersebut, sang penyanyi ganteng berdarah Irlandia tersebut memberitahu penonton jika ia telah mengajak Maren untuk berkolaborasi melalui sebuah e-mail. Syukurlah Maren dengan “senang hati” menerima undangan untuk meminjamkan vokalnya di lagu akustik yang digambrakan memiliki “infectious chorus” tersebut.

‘Seeing Blind’ akan terdapat di album solo Niall yang dikabarkan akan rilis tahun ini juga. Penyanyi berusia 23 tahun ini sebelumnya telah merilis beberapa lagu, yaitu ‘This Town’, ‘On the Loose’, serta single hit, “Slow Hands’. Menurut Niall, albumnya nanti akan terasa kental dengan nuansa pop-folk (tentu saja).

Meski begitu, ia menjelaskan jika ada beberapa lagu yang akan terdengar lebih berat dibandingkan yang lainnya. Ia juga akan memasukkan unsur electric di beberapa track, dengan beberapa track lain sangat mengandalkan perkusi. Kita tunggu saja kalau begitu.

Dan sembari menunggu versi studio ‘Seeing Blind’, mengapa tidak simak kembali hit ‘Slow Hands’ di bawah ini:

(creativedisc.com)

Afgan kembali dengan album yang sangat matang secara konsep dan eksekusi nya. kurang serius apa, jika hampir keseluruhan lagu ini menampilkan musik orchestra yang dimainkan dan direkam di kota Praha Republik Ceko, dan dimainkan oleh musisi yang berasal dari sana juga yaitu Czech Symphony Orchestra. Lagu “Ku dengannya Kau Dengan Dia” adalah salah satu lagu yang menampilkan kemegahan orchestra tersebut.
Konduktor,composer,pencipta lagu Erwin Gutawa dipercaya untuk men-aransemen orchestra di lagu ini. sedangkan, untuk departemen lirik dan komposisi lagu, Rian dari band D’Masiv yang menciptakannya. Lagu ini dasarnya nya adalah lagu pop balada yang memang sudah menjadi ciri khas Afgan dan juga sang pencipta lagu Rian. Menceritakan tentang sebuah pertemuan antara dua orang yang sebenarnya saling mencinta, tetapi masing-masing sudah saling memiliki pasangan. Jeritan hati dari orang yang dalam kondisi tersebut sangat pas di vokalkan oleh Afgan, ditambah dengan orchestra yang ‘menyayat’, membuat yang mendengarkan merasakan ‘kepedihan mendalam’ yang sama.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

The Weeknd sepertinya muncul di kancah dunia pop disaat yang tepat. Memberikan warna baru dengan gaya vocal R&B yang terdengar seperti Michael Jackson tetapi dengan musik pop yang ‘tidak biasa’. Dan tentu saja dengan gaya rambut ajaib serta berpacaran dengan beberapa selebriti Hollywood, ketenarannya seperti terus menanjak. Di album terbarunya “Starboy” The Weeknd seperti ingin melampaui pencapaian musikalitas dari abum-album nya terdahulu, salah satunya dengan single kedua nya yaitu “I Feel it Coming”.
Kurang keren apalagi kalau yang menggarap lagu nya adalah duo electronic papan atas dunia asal Perancis, Daft Punk. Di lagu ini, The Weeknd lagi-lagi memang tidak bisa lepas dari gaya vocal almarhum Michael Jackson. Namun The Weeknd menyanyikan lirik nya dengan santai tanpa banyak ornament vocal yang berlebihan. Dan ini adalah kelebihannya. Selain itu tentu saja musik electronic/dance yang simple dan terpengaruh musik era 80an ala Daft Punk membuat lagu ini menjadi lagu pop yang tidak hanya numpang lewat di telinga.

 

reviewed by : reviewed by Aulia Panji (@pienji)

Setelah tiga tahun, Maliq & D’essentials kembali merilis album terbaru yang berjudul “Senandung Senandika” yang mudahnya diartikan sebagai proses mereka sebagai sebuah band yang berdialog dengan ‘diri sendiri’ dan hasil dari dialog tersebut dinyanyikan untuk pendengar atau penggemar mereka. Dari judul album nya yang filosofis tersebut, Maliq memang selalu ingin menghasilkan karya yang mempunyai arti ‘dalam’, tak hanya sekedar lagu pop yang ‘numpang lewat’. dan lagu “Senang” adalah salah satu nya.
Lagu ini jika didengarkan, secara musik dan irama nya terdengar ceria, dengan ketukan lagu yang cukup upbeat, sehingga cukup danceable. Tetapi jika diperhatikan liriknya, makna lagu lumayan ‘dalam’, seperti yang diungkapkan oleh Widi sang drummer dan juga otak musikalitas Maliq, bahwa lirik lagu ‘Senang’ ini tidak berarti senang secara harfiah. Lagu ini bercerita tentang bagaimana momen harus selalu dihargai dan diraih selagi ada waktu, karena mungkin saja tidak akan terulang kembali. Bagaimanapun, lagu ini kembali membuktikan bahwa sebagaimana kehidupan, musik yang dihasilkan oleh musisi sudah seharusnya terus berkembang dan menerobos batasan-batasan yang menghalangi.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

Page 1 of 21

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net