Music



5 Seconds of Summer akhirnya yang keluar sebagai pemenang setelah memperbutkan #1 Billboard 200 pekan ini bersama pasutri Beyonce dan Jay-Z.

Album baru band ini, “Youngblood”, debut di posisi #1 dengan penjualan sebesar 142.000 unit, yang tentunya lebih besar dibandingkan album kejutan suami istri tadi, “Everything Is Love”, yang terjual sebanyak 123.000 unit.

Prestasi ini membuat 5SOS sebagai musisi Australia pertama yang mampu tiga kali menjadi juara chart, menyusul album “Sounds Good Feels Good” (2015) dan album debut mereka, sebuah self-titled, yang dirilis di tahun 2014.

Sementara itu, mantan nomor #1, “?”, milik rapper XXXTentacion yang tewas secara tragis, kembali ke 10 besar setelah berada di posisi #24 pekan lalu. Album kini bertengger di posisi #3

Di sisi lain, sayangnya comeback Christina Aguilera ke dunia musik tidak mendapat sambutan terlalu meriah. Album gagal masuk 5 besar dan hanya mampu menghuni posisi #6 dengan 68.000 unit saja. Kemungkinan pekan depan album sudah akan tersingkir dari posisi 10 besar pula.

1. “Youngblood” – 5 Second of Summer (142,000 units)
2. “Everything Is Love” – Beyonce Knowles and Jay-Z (123,000 units)
3. “?” – XXXTENTACION (94,000 units)
4. “Beerbongs & Bentleys” – Post Malone (82,000 units)
5. “Nasir” – Nas (just under 77,000 units)
6. “Liberation” – Christina Aguilera (68,000 units)
7. “Goodbye & Good Riddance” – Juice WRLD (43,000 units)
8. “Invasion of Privacy” – Cardi B (43,000 units)
9. “Rearview Town” – Jason Aldean (38,000 units). (Creative Disc)

Destiny’s Child dilaporkan sedang didekati untuk merekam sebuah lagu sebagai soundtrack untuk film versi baru dari “Charlie’s Angels”. Girl-group legendatis ini dulu memamg merajai tangga lagu berkat ‘Independent Women’, kontribusi mereka untuk “Charlie’s Angeles” yang dibintangi Cameron Diaz, Drew Barrymore, dan Lucy Liu di tahun 2000.

Film versi baru ini akan diarahkan oleh Elizabeth Banks (“Pitch Perfect”) dan mengincar Lupita Nyong’o dan Kristen Stewart sebagai pemain. Sebuah sumber kini menyebutkan pada Metro.co.uk jika Destiny’s Child ingin diajak lagi untuk kembali mencatatkan sejarah dengan lagu mereka untuk “Charlie’s Angels”.

Meski sang sumber memberi indikasi jika trio yang terdiri atas Beyonce, Kelly Rowland dan Michelle Williams setuju melakukan reuni untuk film, tapi mereka ingin menegoisasikan otonomi mutlak untuk proyeknya. Ini diperlukan mengingat kepemilikan nama dan musik Destiny’s Child masih dipegang oleh ayah Beyonce, Mathew Knowles (yang memanajeri Destiny’s Child).

Jika masalah ini bisa ditemukan jalan tengahnya, maka grup bersedia untuk bekerjasama dengan pihak Sony yang mengerjakan film guna membidani lagu soundtracknya. (creativedisc.com)

Instagram baru saja menghadirkan fitur barunya, IGTV, di mana user bisa mengupload video atau film dengan durasi sampai satu jam.

Beberapa selebriti segera saja sudah memanfaatkan platform ini untuk menampilkan video baru mereka, yang dulunya mungkin akan sulit disajikan melalui format IG Story standar. Salah satu selebriti tersebut adalah Selena Gomez yang berkolaborasi bersama artis Petra Collins.

 

Petra mengupload seri video ke akun IGTV miliknya dan menampilkan Selena dalam serangkaian adegan menyeramkan ala film horor. Mulai dari menghisap bola mata atau menjilat icing kue dari pisau. Menilik video-video ini, bisa dipastikan jika Selena tidak takut untuk hadir dalam persona alternatif.

Film pendek ini diberi judul “A Love Story” dan bisa disaksikan di akun IG Petra Collins. (Creative Disc)

Shawn Mendes bertekad jika janjinya untuk berkolaborasi bersama boyband K-Pop populer, Bangtan Boys a.k.a. BTS, akan menjadi sebuah kenyataan. Yang mungkin menjadi kendala hanyalah jadwal BTS yang saat ini sedang sangat sibuk untuk menyempatkan diri pergi ke studio rekaman.

Sang hitmaker ‘In My Blood’ bertemu dengan BTS tahun lalu di acara American Music Awards, di mana kemudian mereka mendiskusikan ide untuk berkolaborasi. Kedua bintang idola ini bahkan kerap mengapungkan janji jika kolaborasi akan terjadi, meski sampai sekarang belum terlaksana juga.

Shawn kini mengungkap jika menemukan waktu yang tepat dan pas adalah alasan mengapa kolaborasi ini masih menjadi wacana saja. Ia juga menolak untuk menyerah, karena ia mengaku sebagai penggemar BTS. “Aku tidak bisa beri tanggal pasti karena kami belum bertemu lagi dan menulis lagu,” kata Shawn dalam sebuah wawancara bersama The Roz & Mocha Show, di kota asalnya, Toronto, Kanada. “Tapi pasti akan terjadi. Karena aku cinta mereka… dan juga fans mereka. Jadi, aku janji.”

Jika terjadi di tahun 2018 juga, maka tentu akan menjadi semacam highlight bagi kedua bintang ini, mengingat album baru mereka masing-masing sukses menjuarai Billboard 200. Ditunggu kalau begitu. (Creative Disc)

‘Girls’ mungkin tidak mencapai misi ambisius Rita Ora untuk menjadikannya anthem ala ‘Lady Marmalade’ untuk masa kini, mengingat kritikan tajam yang dilayangkan sanggup memendam performa lagu. Meski begitu, tak menghalangi Rita untuk merilis video musik untuk lagu kolaborasinya bersama Charli XCX, Bebe Rexha dan Cardi B ini.

Tentu saja video masih bermain-main dengan konsep biseksualitas sebagaimana lagunya. Rita Ora tampil tak tanggung-tanggung dalam klip, memperlihatkan penampilan ala dewi di dalamnya, sementara seting seperti taman surgawi mendukung tampilan Rita tadi.

Mungkin masalah menemukan waktu yang pas bagi para penyanyi ini untuk merekam klip secara bersamaan, sehingga pada akhirnya setiap segmen adegan para penyanyi, seperti Charli yang berada di sebuah hutan gelap, Bebe dengan cermin reflektif dan Cardi dengan usungan konsep virtual reality, terasa tidak menyambung dengan baik.

Mau tidak mau, kesan glamor video justru mempertegas kecaman jika biseksualitas hanyalah bersifat eksploitatif dalam ‘Girls’ ketimbang memberi platform untuk komunitas LGBTQ+. Meski begitu, video tetap menghibur untuk disimak dan tidak terlalu ofensif juga. Setidaknya jika ingin melihat Rita dan Cardi berciuman, maka video ‘Girls’ adalah jawabannya. (Creative Disc)

 

Kolaborasi ramai-ramai Rita Ora bersama Charli XCX, Bebe Rexha dan Cardi B dalam single anthemik ‘Girls’ mungkin diniatkan sebagai ‘Lady Marmalade’ di era ini. Sayangnya kritikan yang dilayangkan kepada lagu membuat ‘Girls’ sulit mencapai ambisi tersebut.

Namun, mungkin pada akhirnya generasi kekinian bisa mendapatkan ‘Lady Marmalade’ versi mereka dengan proyek kroyokan lain. Masih melibatkan Charli XCX, tapi dalam ‘Bitches’, sang penembang lagu, Tove Lo, juga melibatkan Icona Pop, Elliphant dan ALMA di dalamnya.

 

Dalam bop ini sang bintang asal Swedia memberi instruksi bagaimana caranya memuaskan seorang perempuan. Setidaknya jika menilik lirik seperti, “Let me be your guide when you eat my pussy out,” yang bisa didengar di teaser yang diposting di Twitter oleh Tove.

Proyek kolaboratif meriah ini rencananya akan dirilis tanggal 7 Juni. Jika memang terbukti anthemik (dan tidak eksploitatif, tentu saja), maka ‘Bitches’ akan sukes di mana ‘Girls’ gagal. Tidak hanya Tove Lo adalah jaminan mutu untuk dance-pop, line-up penembang lagu pun sangat impresif. Kita tunggu saja. (Creative Disc)

Taylor Swift memecahkan rekor setelah meluncurkan tur “Reputation” di bulan lalu. Tur sukses mengumpulkan sebesar $54 juta dari pertunjukkan hanya 5 kota saja. Sejauh ini Taylor mampu menjual hampir 398.000 tiket dan tur yang rencananya berlangsung selama 6 bulan ini memiliki kesempatan untuk mendapatkan total $400 juta.

Taylor memulai tur di kota Phoenix, Arizona, 8 Mei, dan langsung melampaui pendapatan musisi pemegang rekor sebelumnya, Metallica (2017). Seentara itu, dari segi penonton, Taylor mengalahkan pemegeang rekor sebelumnya, One Direction (2014), dengan 59.157 fans memenuhi arena.

Selanjutnya Taylor menumbangkan total pendapatan dan jumlah pengunjungnya sendiri saat menyambangi Levi’s Stadium, San Fransisco. Selanjutnya ia mengungguli rekor konser 2017 U2 untuk engagement konser oleh headliner tunggal di Rose Bowl, Pasadena, dengan lebih dari 118.000 fans datang memenuhi konser yang berlangsung selama dua malam di kota tersebut.


Sementara itu, Taylor juga tampak memberi pidato menyentuh di konser hari keduanya di Soldier Field, Chicago. Pesan emosional yang disampaikan Taylor sebelum lagu ‘Delictae’ ini didedikasikan untuk komunitas LGBTQ+ sekaligus untuk merayakan Pride Month. (creativedisc)

Album baru Troye Sivan, “Bloom”, akan dirilis di musim panas ini dan tentunya jelang perilisan sang penyanyi telah merilis tracklist atau daftar lagu untuk albumnya. Dari tracklist yang diumumkan di hari Kamis, 31 Mei yang lalu tersebut Troye sekaligus mengkonfirmasi keterlibatan Ariana Grande sebagai bintang tamu di salah satu lagu.

Ari akan membantu Troye di track berjudul ‘Dance to This’ yang semoga saja dilepas menjadi single menyusul ‘Bloom’, My My My!’ dan single promosi ‘The Good Side’. Troye juga mengungkap merchandise album yang bisa didapat secara eksklusif. Merchandise tersebut antara lain adalah vinyl, kaus atau photo book.

 

“Bloom” akan dirilis tanggal 31 Agustus. Dan berikut tracklist untuk album:

1. Seventeen
2. My My My!
3. The Good Side
4. Bloom
5 .Postcard (feat. Gordi)
6. Dance To This (feat. Ariana Grande)
7. Plum
8. What A Heavenly Way To Die
9. Lucky Strike
10. Animal

John Mayer tampaknya berminat untuk menjadi bahan meme berkat video musik barunya, ‘New Light’. Sang penyanyi merilis klip untuk single mutakhirnya itu pada tanggal 24 Mei kemarin.

Ia mengerjakan klipnya dengan alasan ia perlu membuat sebuah video. Mengingat tidak ada persetujuan soal bujet, John memutuskan untuk membuat videonya dengan bantuan sebuah rumah produksi amatiran yang biasanya membuat video ulang tahun atau bar mitzvah.

Disutradarai Fatal Farm, video dibuka dengan John yang sepertinya baru saja bangun tidur, berdiri di hadapan sebuah lanskap perkotaan dan berkata, “Aku John Mayer dan aku siap menjadi bintang!”

Adegan kemudian berpindah untuk memperlihatkan John membawakan lagunya sembari ditransportasi dari peternakan berdebut ke menara Eiffel dan seterusnya. Konyol dan murahan tampaknya memang niat utama dalam video ini, sehingga kita bisa merasakan kalau John dan tim-nya hanya ingin bermain-main dengan efek green screen tanpa berminat terlalu serius. Tidak heran hasilnya tidak rapi, seperti adegan di mana John berpura-pura terbang ala Superman.

Simak video kocak ‘New Light’ di bawah ini:

(creativedisc.com)

The Chainsmokers dan Halsey berkesempatan untuk memberi penghormatan pada DJ dan produser kenamaan Avicii yang telah meninggalkan kita untuk selamanya di acara Billboard Music Awards yang berlangsung di hari Minggu, 20 Mei lalu.

Selain memberi tribut, trio hitmaker ‘Closer’ ini juga mendorong para fans untuk memberi atensi lebih kepada orang-orang terdekat yang sedang berhadapan dengan masalah kesehatan mental. Avicii, yang bernama asli Tim Bergling, meninggal dunia secara tak terduga bulan lalu setelah berjuang melawan penyakit mental yang serius. Kematian Avicii disebutkan karena membunuh dirinya sendiri.

Sebelum menyerahkan piala Top Hot 100 kepada Luis Fonsi, Daddy Yankee dan Justin Bieber untuk kolaborasi mereka dalam ‘Despacito’, Drew Taggart dari The Chainsmokers berkata jika meninggalnya Avicii merupakan kehilangan besar untuk dunia musik. Ia menyebutkan Avicii sebagai sosok artis yang menginspirasi orang lain dan sangat berarti tidak hanya bagi komunutas EDM, tapi juga banyak orang lain.

Halsey sendiri menambahkan jika setiap orang yang pernah bekerjasama dengan Avicii menyebutkan jika sang artis adalah sosok yang sangat menyenangkan, sehingga kepergiannya memberi duka yang sangat mendalam. Tapi juga merupakan pengingat jika kita akan selalu ada untuk memberi dukungan dan cinta kepada sahabat dan keluarga yang sedang berjuang menghadapi masalah kesehatan mental. (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM