Music



Validitas Lana Del Rey sebagai musisi sebagai terasah, mengingat sang penyanyi ‘White Mustang’ akan mendapatkan penghargaan Global Impact Award di ajang ASCAP Pop Music Awards yang akan berlangsung pada 23 April mendatang.

Lana dianggap layak mendapatkan penghargaan berkat kesuksesan album “Lust For Life” yang mampu menguasai tangga album di berbagai negara, seperti Australia, Kanada dan Inggris (serta Amerika Utara tentu saja) dan menghuni 10 besar di pasar utama Eropa, termasuk Prancis, Jerman dan Italia.

Selain Lana, penerima piala lain adalah Portugal. The Man yang akan mendapatkan Vanguard Award dan penulis lagu legendaris Desmond Child. Dengan lagu-lagu hits seperti ‘Livin’ On A Prayer’ (Bon Jovi) atau ‘Livin’ La Vida Loca’ (Ricky Martin) dan karir berisi deretan #1 sepankang 5 dekade, tentu saja Child merupakan penerima yang pantas untuk Founders Awards. (creativedisc.com)

Pada tanggal 21 Maret lalu Michael Learns To Rock merilis album paling mutakhir mereka, “STILL”. Ini merupakan sebuah album yang istimewa karena dirilis di waktu yang istimewa, karena dilepas bertepatan dengan tanggal perayaan ke-30 tahun usia band ini.

Berdiri di tahun 1988, band asal Denmark ini terdiri atas Jascha Richter, Mikkel Lentz dan Kåre Wanscher (meski awalnya dalam formasi kuartet bersama Søren Madsen yang kini sudah memilih untuk keluar). Album pertama yang mereka rilis adalah sebuah self-titled yang dirilis di bulan Agustus 1991

Setelahnya MLTR, demikian juga mereka dikenal, menuai sukses besar dan menjadi salah satu ikon pop era 90-an. “STILL” merupakan album kesembilan dari MLTR, setelah terakhir merilis album “Scandinavia” di tahun 2012 lalu. Sebagai pemanasan, di bulan Februari lalu mereka telah merilis single perdana berjudul ‘Everything You Need’.

Berikut tracklist untuk “STILL”:

1. Everything You Need 3:47
2. The Best of Me 3:12
3. You’ll Be Mine 3:34
4. When I Look Around 3:34
5. Hiding Away from Life 3:36
6. Hold on a Minute 4:09
7. When Wrong Is Right 3:54
8. One Last Summer Night 3:17
9. Stranger in My Heart 3:23
10. Unconcerned 4:28

Jika penasaran bagaimana proses pembuatan “STILL”, MLTR telah merilis klip singkat di akun YouTube mereka:

(creativedisc.com)

Ariana Grande, Miley Cyrus dan banyak lagi, akan ambil bagian dalam sebuah demonstrasi sebagai bentuk protes atas senjata api yang disebut “Our Lives” dan akan berlangsung di Washington.

Miley – bersama dengan sosok penting lain di industri musik – telah menyuarakan dukungan dan respek kepada mereka yang berjuang melawan kekerasan akibat senjata api di Amerika Serikat. Gerakan protes ini sendiri disiapkan oleh barisan siswa dan staf sekolah menyusul tragedi penembakan bulan lalu di Florida, di mana mantan siswa berusia 19 tahun menembak dan menewaskan sekitar 17 orang.

Berbicara kepada CNN< David Hogg, salah satu penyintas insiden penembakan bulan lalu, mengungkap jika Miley, Ariana, serta Demi Lovato dan Jennifer Hudson, akan berpartisipasi dalam gerakan turun ke jalan ini yang rencananya akan berlangsung tanggal 24 Maret.

Awal pekan ini, di acara National walkout Day, Miley mengungkap kekagumannya kepada para remaja yang mengambil sikap tegas dan menggunakan kuasa yang mereka miliki untuk bertindak. Kemarin ia memposting ajakan untuk mendengar ‘Shine’, sebuah lagu yang ditulis oleh para siswa yang terjebak di insiden penembakan bulan lalu. (creativedisc.com)

Snapchat sepertinya memang bukan app favorit Rihanna dan sepertinya akan semakin menjadi tidak favorit, setelah sang hitmaker mengecam iklan app tersebut yang dianggap ofensif.

Dalam sebuah advertising, Snapchat tampak mengganggap remeh isu sensitif seperti kekerasan domestik. Pekan lalu app ini melepas iklan berjudul “Would You Rather” yang meminta penggunanya untuk memilih antara “Slap Rihanna” (menampar Rihanna) atau “Punch Chris Brown” (menonjok Chris Brown). Tampaknya iklan ini “terinspirasi” atas insiden kekerasan domestik yang pernah dilakukan Chris kepada Rihanna beberapa tahun lalu.

Snapchat sudah menerbitkan permintaan maaf mereka pada Selasa, 13 Maret lalu, dengan alasan “in error”. Tapi rupanya tidak cukup bagi RiRi yang “murka” dengan iklan ini. Ia lantas mengungkapkan rasa gusar dan kecamannya melalui sebuah tulisan cukup panjang yang diposting di Instagram Stories miliknya pada Kamis, 15 Maret:

RiRi menegaskan jika tindakan Snapchat tersebut adalah ignoran dan menyesalkan mengapa app ini secara sengaja membuat malu para korban kekerasan domestik dan bahkan menjadikan bahan bercanda. Bagi RiRi ini bukan tentang perasaan pribadinya, melainkan karena pengaruh buruk iklan kepada para korban kekerasan domestik, terutama bagi mereka yang masih takut untuk mengungkap kekerasan yang mereka alami.

RiRi juga tidak menerima permintaan maaf Snapchat, karena menutup pernyataanya dengan, “Shame on you. Throw the whole app-oligy away.” (creativedisc.com)

Make Amazing Music with brilliant songwriters! ????♥️? #secret

A post shared by Madonna (@madonna) on

Jangan khawatir, Madonna akan tetap merilis sebuah album, yang dibuktikan dengan postingan Instagramnya di beberapa hari terakhir (lihat di bawah). Tapi, sebelum kita bisa mendengar lagu-lagu barunya, sang Ratu Pop juga memiliki kesibukan lain, membuat sebuah film sebagai proyek barunya.

Film berjudul “Taking Flight” dan ceritanya berdasarkan perjalanan hidup luar biasa dari seorang ballerina bernama Michaela De Prince, yang sukses menaklukkan halangan di negara Sierra Leona yang tengah diobrak-abrik peperangan dan kemudian menjadi seorang penari kaliber.

Kalau sudah menyaksikan “Lemonde” milik Beyonce, maka bisa melihat penampakan dari Michaela De Prince ini. Film rencananya akan segera mulai dikerjakan dengan naskah merupakan hasil adaptasi oleh Camilla Blackett, yang dikenal berkat karya-karyanya di televisi, seperti serial “Fresh Off the Boat” dan “New Girl”.

Ini tentunya bukan kali pertama Madonna mengarahkan sebuah film. Ia melakukan debut penyutradaraan di tahun 2008 lalu dengan menggarap sebuah drama komedi Inggris berjudul “Filth and Wisdom”. Madonna menyusulnya dengan sebuah film drama sejarah, “W.E.”, di tahun 2011. Selain kisah hidup ballerina Michaela De Prince, ada beberapa proyek film lain yang berada di daftar kerja Madonna, seperti adaptasi novel karya Sean Greer, “The Impossible Lives of Greta Wells”. (creativedisc.com)

Harry Styles memberi kejutan pada para penggemar saat ia membuka leg pertama untuk tur dunianya di Basel, Swiss, pada Minggu malam, 11 Maret lalu. Tidak hanya ia menghadirkan set-list berbeda, tapi juga melakukan debut dua buah lagu baru, ‘Oh Anna’ dan ‘Medicine’.

Mantan anggota One Direction ini menyebutkan jika lagu-lagu tadi awalnya ditulis selama proses penulisan materi untuk albu debutnya. Sayangnya dua lagu ini gagal masuk ke “final cut”. “Dua tahun lalu aku mulai mengerjakan album milikku,” kata Harry. “Kalian sangat luar biasa dalam proses ini. Aku ingin berterima kasih untuk dukungan kalian. Kami telah menulis begitu banyak lagu untuk albumnya dan kami memilih (hanya) 10. Dan kami belum pernah memainkan lagu-lagu ini sebelumnya.”

Awalnya Harry memainkan ‘Medicine’, di mana ia mengelilingi panggung saat menyanyikan lagu anthemik ini. “Can I take my medicine, take my medicine / Rest it on your fingertips / Up to your mouth, feeling it out/ Feeling it out,” nyanyi Harry.

Sementara itu ‘Oh Anna’ adalah sebuah lagu pop-rock yang mengandung snippet kecil dari hook gitar ikonik dari lagu hit George Michaels, ‘Faith’. Di dalam lagu Harry bernyanyi, “I don’t want your sympathy, but you don’t know what you do to me / Oh, Anna! / Every time I see your face, there’s only so much I can take / Oh, Anna!”

Belum diketahui apakah Harry akan merilis versi studio untuk ‘Medicine’ dan ‘Oh Anna’. Tapi pastinya para fans sudah meminta sang idola untuk merilisnya. Kita tunggu saja. Untuk sementara, dengar ‘Medicine’ dan ‘Anna’ yang dibawakan Harry secara live di bawah ini:

(creativedisc.com)

Selamat datang kembali di ZONA 90AN SPESIAL yang kali ini dengan tema COVER SONG di DELTA FM.

Buat kamu yang suka lagu tahun 90an khususnya lagu cover nih, kita ada list lagu yang masih belum tahu mana aja yang bakal kita puterin di ZONA 90AN Delta FM.

Pilih lagu favorit kamu di bawah sini untuk nantinya kita puterin hari SENIN, 19 MARET 2018 mulai jam 12:00 WIB cuma di Delta FM bersama RENO ADITYA.

Presiden Joko Widodo turut memperingati Hari Musik Nasional yang jatuh pada Jumat (9/3) melalui unggahan di akun media sosialnya.

Melalui unggahan di akun Instagram, Jokowi terlihat sedang mendengarkan lagu di ruang meja bundar dalam Istana melalui telepon genggamnya sembari menggoyangkan kaki mengikuti irama awal 'Kamu Harus Pulang' dari Slank.

"Saya mengucapkan Selamat Hari Musik Nasional 2018," ucap Jokowi usai mendengarkan musik.

Jokowi juga mengatakan segenap pegiat dan insan musik Indonesia tahun ini berkumpul di Ambon untuk Konferensi Musik Indonesia sejak 7-9 Maret 2018.

Jokowi meminta para insan musik Indonesia mampu menciptakan ekosistem musik nasional yang menghilangkan segala hambatan karya cipta pemusik yang berujung dengan pengakuan musik lokal.

Menurut presiden ke-tujuh Republik Indonesia itu, ragam musik Indonesia yang terbentang dari Sabang-Merauke mencerminkan rasa toleransi, kerukunan, dan keharmonisan.

"Musik bukan hanya sekadar untuk dinikmati, namun haruslah kita jaga keberadaannya," kata Jokowi.

Jokowi juga mengucapkan Hari Musik Nasional melalui unggahan di akun Twitter miliknya.

Diberitakan Antara, Konferensi Musik Indonesia yang digelar di Ambon membahas kemajuan musik sebagai kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan KMI yang baru digelar pertama ini juga bakal membahas permasalahan yang biasa ditemui musisi lokal.

"Musik merupakan subsektor prioritas dari 15 subsektor lainnya yang ditangani Bekraf yakni musik, film, animasi dan Video. Ketiga subsektor ini harus mendapat perhatian bersama, sehingga nantinya menjadi sektor yang diunggulkan," ujarnya.

Pun Menteri Keuangan Sri Mulyani turut hadir dalam KMI 2018 sebagai narasumber di hari pertama. Ia membahas kontribusi musik terhadap GDP dan potensinya. (cnnindonesia.com)

Meski berstatus sebagai artis, mereka tetap manusia yang punya emosi dan rasa kesal. Begitu juga dengan penyanyi ikonik Elton John. Sang penyanyi asal Inggris ini dengan marah-marah memutuskan untuk turun panggung di tengah-tengah konser residensi Las Vegasnya.

Insiden ini terjadi pada Kamis, 1 Maret lalu. Elton merasa kesal karena seorang fan kerap menyentuh dirinya saat sedang membawakan lagu ‘Saturday Night’s Alright (for Fighting)’. Setelah membentak sang fan yang sangat ramah alias rajin menjamahg tersebut, Elton pun turun panggung dengan gusar.

Dalam sebuah video yang dilansir TMZ (lihat di sini), tampak Elton mengundang beberapa penonton untuk bergabung ke atas panggung dan menemani dirinya yang bernyanyi sembari memainkan piano. Salah seorang penonton, seorang pria, terlihat mencoba untuk menyentuh Elton, yang sepertinya meminta sang legenda melakukan “high five”. Tidak terima dengan “ketidak-sopanan” sang pria, Elton lantas mengucap “F**k off” kepadanya.

Tapi rupanya sang pria tak mengenal rasa segan dan terus menerus menyentuh Elton. Seorang aggota keamanan mencoba mengusir sang pria beberapa kali, sebelum akhirnya Elton merasa muak dan dengan merasa marah turun ke bawah panggung, sementara band tetap memainkan lagunya.

Para penonton lain sempat mengira jika konser telah berakhir akibat ulah sang penggemar usil. Untungnya Elton sudah bisa menenangkan diri dan kembali ke atas panggung dan menyelesaikan pertunjukkannya. Tapi bukan berarti ia sudah melupakan insiden yang baru terjadi. “Tidak ada lagi naik ke atas panggung saat lagu ‘Saturday Nigt’. Kalian mengacaukannya,” kata Elton kepada penonton sebelum membawakan lagu ‘Circle of Life’.

Sebelum insiden terjadi, beberapa waktu lalu Elton mengumumkan jika ia akan pensiun dari melakukan konser setelah melangsungkan tur di 300 tempat, “Farewell Yellow Brick Road”. Sebagai alasan Elton menyebutkan jika ia ingin lebih fokus pada sang suami, David Furnish, dan anak-anak mereka, Elijah dan Zachary. (creativedisc.com)

Sungguh beruntung! Pink menawarkan para penggemar kesempatan untuk mengintip secuplik keseharian kehidupannya. Hal ini diungkap Pink dalam video untuk single ‘Whatever You Want’ yang masih merupakan bagian promosi album “Beautiful Trauma”.

Sang penyanyi berusia 38 tahun awalnya menghadirkan video secara eksklusif di Apple Music pada Kamis, 1 Maret lalu. Namun kini sudah bisa disaksikan umum karena juga tersedia di layanan streaming lain, seperti YouTube. Di dalam klip kita bisa mendapatkan kesempatan langka untuk mengetahui apa saja yang dikerjakan Pink saat mempersiapkan turnya selain terlibat dalam aktivitas promosi lain.

Selain mencuplik kehidupan Pink, klip juga memperlihatkan ikatan istimewa yang terjalin antara sang superstar bersama keluarganya, yaitu sang suami, Carey Hart, dan anak-anak mereka, Willow Sage dan Jameson Moon. Menariknya, kita bisa melihat bagaimana keluarga membantu Pink dalam sisi kreativitasnya. Jadi, jangan sampai terlewat adegan yang memperlihatkan Willow sedang berjualan permen di geladi resik konser bundanya guna mengumpulkan bantuan untuk Haiti.

Dengan konsep yang intim dan hangat, video ‘Whatever You Want’ memang sebuah tandem yang sempurna untuk lagunya. Dan tentunya semoga saja kehadiran video bisa meningkatkan performa lagu di tangga lagu, selain menjadi kesempatan buat fans “memasuki” kehidupan sang idola.

Simak videonya di bawah ini:

(creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM