Music

Album soundtrack film umumnya berisi dari banyak band/penyanyi yang berkontribusi, baik lagu yang pernah dirilis ataupun lagu yang khusus diciptakan untuk film tersebut. Banyak aspek dimana suatu keputusan memilih penyanyi/band dalam membuat album soundtrack, bisa dari sutradara, produser film, atau memang ada kerjasama dengan label rekaman tertentu. Untuk pilihan yang terakhir, sepertinya yang terjadi dalam album soundtrack film “Cek Toko Sebelah” dimana ada dua grup muda berbakat yang terlibat yaitu Gamaliel Audrey Cantika (GAC) dengan The Overtunes yang memang juga berada dalam satu label rekaman.

Single utama dari lagu ini berjudul “Senyuman & Harapan” yang secara aransemen nya digarap bersama oleh kedua grup ini, dimana kesan minimalis seperti yang biasa The Overtunes mainkan dibuat lebih berwarna lewat vokal dari GAC. Lagu ini sangat layak disebut sebuah kolaborasi, karena kedua grup seperti saling menghargai dan menghargai satu sama lain, sehingga tidak ada yang lebih menonjol satu sama lain, semua terasa sangat imbang dan pas. Beruntung Indonesia mempunyai grup musik dan vokal muda berbakat seperti The Overtunes dan GAC yang memang sedang dalam puncak produktifitas nya dalam bermusik. Akan menarik jika ada kolaborasi musik lain dari kedua grup ini.

 

reviewed by Aulia Panji (@pienji)

Karir Calum Scott cukup dibilang unik. Di tahun 2013, dia mengikuti dan memenangkan acara pencarian bakat yang di selenggarakan oleh harian lokal di kota Hull di Inggris. Selanjutnya bergabung dalam tribute band Maroon 5 bernama Maroon 4 yang menariknya adalah mereka sempat melakukan tur keliling Inggris Raya. Calum Scott juga pernah membentuk grup musik elektronik tetapi tidak bertahan lama. Sampai akhirnya ia mengikuti ajang pencarian bakat (lagi) tetapi yang berskala besar yaitu “Britain’s Got Talent” di tahun 2015 dan menjadi pemenang. Dari sinilah nama Calum Scott langsung menanjak dan setahun setelah kemenangannya dia merilis lagu cover yang juga dibawakan saat acara tersebut berjudul “Dancing On My Own”.

Lagu “Dancing On My Own” sendiri adalah lagu hits di tahun 2010 yang diciptakan dan dinyanyikan oleh penyanyi pop asal Swedia Robyn. Yang menarik dari versi Calum Scott adalah lagu ini terdengar seperti lagu yang sama sekali baru karena hanya menampilkan vokal dan piano, sehingga kesan minimalis terasa di lagu ini, dan sangat berbeda dari versi asli nya yang merupakan berirama energik dengan musik elektronik. Kenyataan unik lainnya adalah bahwa lagu asli versi Robyn nya sendiri mendapat jumlah view ‘hanya’ 30 jutaan sangat jauh dibawah versi remake Calum Scott yang sudah mencapai view 100 jutaan lebih.

 

reviewed by Aulia Panji (@pienji)

Nama Katy Perry memang dikenal luas sebagai penyanyi. Selain juga pencipta lagu. Mengawali karir dengan musik gospel, saat ini Kary Perry justru condong pada musik pop yang akhirnya membuat namanya begitu dikenal. Tapi rupanya, penyanyi hits “Roar” tersebut tak cukup puas hanya dengan status penyanyi serta pencipta lagu. Katy Perry pun baru-baru ini dikabarkan mulai melebarkan sayap ke dunia fashion.

Bukan merilis fashion atau clothing line seperti banyak dilakukan oleh selebritis lain, Katy Perry rupanya lebih tertarik dengan bisnis footwear. Menariknya, bila selebritis lain seakan berlomba-lomba merilis sepatu dengan desain paling unik dan harga yang super mahal, Katy Perry justru sebaliknya.

Penyanyi cantik dari Amerika ini bertekad merilis sepatu dengan harga “murah”. Tentu saja, murah menurut standard para artis beken ya.

Dalam salah satu wawancara yang disadur dari Footwear News, Katy Perry mengungkap mengenai perjalanan karirnya sebagai desainer produk footwear dan sepatu. Ia yang tampil sebagai cover untuk edisi 30 Januari lalu tersebut pun menceritakan apa yang menginspirasinya untuk melebarkan sayap dari dunia hiburan yang membesarkan namanya. Sekaligus apa yang membuatnya memutuskan merilis produk dengan harga yang lebih terjangkau.

“Setiap orang memiliki kebutuhan berbeda untuk menghabiskan uangnya. Untuk kesehatan, untuk anak, hingga untuk keluarga,” ujar Katy Perry, “pada akhirnya, untuk menunjukan karakter tak perlu berharga mahal,”

Global Brands memprediksi sepatu rancangan Katy Perry “hanya” akan dibanderol seharga $59 – $299. Pasarnya pun mulai dari remaja berumur 16 tahun. (creativedisc.com)

Michelle Branch is back! Penyanyi Amerika yang dikenal di tahun 2000-an ini cukup lama tak terdengar namanya. Tepatnya sejak sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu, setelah merilis single “Loud Music” untuk album “The Loud Music Hits EP”. Dan tahun ini, penyanyi dengan genre pop rock tersebut kembali lagi. Tak hanya dengan merilis single anyar, Michelle Branch pun bakal kembali dengan full album pertamanya sejak 14 tahun.

“Hopeless Romantic” memberi angin segar di industri musik global. Dirilis 3 Februari lalu, single Hopeless Romantic yang menjadi title track sudah mendapat banyak perhatian dari pendengar musik. Terutama untuk para penggemar yang sudah merindukan suara penyanyi dengan gaya country tersebut. Lagu ini sendiri ditulis oleh Michelle Branch bersama dengan Amy Kuney dan Harlan Silverman.

Untuk albumnya yang berjudul sama, “Hopeless Romantic” menjadi full studio album keempat Michelle Branch. Dirilis 14 tahun setelah album terakhir “Hotel Paper”, Branch rupanya tetap tak kehilangan gaya dan sentuhannya. Dan memang tak mengejutkan ketika album yang bakal dirilis pada 24 Maret tersebut masuk ke dalam daftar Most Anticipated Album 2017 dari Entertainment Weekly.

Dalam salah satu wawancara, Michelle Branch menyebut album “Hopeless Romantic” memiliki beberapa genre baru, yang belum pernah ia coba sebelumnya. Beberapa lagu di album ini nantinya akan hadir dengan musik rock ‘n roll, serta komposisi lirik yang dalam. Penyanyi cantik ini pun menyebut Patrick Carney, drummer The Black Keys yang juga adalah kekasihnya memberi banyak masukan untuk album ini.

Di album ini, terdapat 14 track lagu, yang juga termasuk track “Hopeless Romantic.” Selain itu juga masih ada lagu “Walk Away”, yang sebelumnya sudah dibocorkan melalui Soundcloud. (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net