Music



Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 9 November lalu memang memberikan efek yang besar di seluruh dunia. Terelebih setelah Donald Trump, yang selama ini dikenal dengan pernyataan-pernyataan kontroversialnya resmi menjadi presiden terpilih untuk 4 tahun kedepan. Dan rupanya, terpilihnya Donald Trump ini memberikan guncangan yang cukup besar untuk group musik U2.

U2 rencananya akan merilis album terbaru “Songs of Experience,” pada awal tahun 2017 ini. Namun perilisan album yang sejatinya menjadi studio album ke-14 dari band yang dibentuk pada tahun 1976 ini terpaksa ditunda. Diungkap oleh gitaris sekaligus additional vokal U2, The Edge pada Rolling Stone, hasil pemilihan presiden Amerika Serikat memberikan dampak yang besar pada album “Songs of Experience”. Yang menjadikan U2 sepakat untuk menunda perilisan album hingga waktu yang belum ditentukan.

“Pemilihan presiden, dan tiba-tiba saja dunia berubah,” ujar The Edge, “kami menjadi seperti : tunggu dulu, kami perlu waktu untuk berpikir mengenai album ini dan seberapa banyak ini akan berhubungan dengan keadaan dunia saat ini,”

“80 persen (dari album ini -red) disiapkan sebelum tahun 2016, dan sisanya ditulis pada awal tahun lalu. Namun tetap saja, sebagian besar dari album ini ditulis pada 2016. Dan kita harus sepakat bahwa saat ini dunia menjadi tempat yang berbeda,”

Selain album “Songs of Experience”, U2 pun menyiapkan tur untuk merayakan ulang tahun ke 30 album “Joshua Tree”, yang menjadi puncak kesuksesan U2. (creativedisc.com)

Sejumlah artis papan atas beramai-ramai menyanyikan lagu "I Will Survive" yang dipopulerkan Gloria Gaynor.

Mereka direkrut oleh majalah W untuk menyanyikan lagu disko yang sering dijadikan "lagu kebangsaan" pemberdayaan perempuan dan kaum LGBT itu.

Artis yang terlibat di dalamnya antara lain Emma Stone, Taraji P Henson, Natalie Portman, Amy Adams, Chris Pine, dan Andrew Garfield.

Ada juga Matthew McConaughey, Michelle Williams, Joel Edgerton, Dakota Fanning, dan Dev Patel.

Chris Pine, Amy Adams, Dakota Fanning, dan Emma Stone memilih menyanyikan liriknya. Namun, beberapa artis lainnya membaca lirik layaknya puisi.

Dalam tajuknya, W menyatakan, saat itu lagu tersebut sangat dibutuhkan sebagai penyemangat menjelang pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS.

"Saya akan bertahan meskipun di bawah pemerintahan Trump," menurut W.

Kemenangan Trump dalam pemilihan presiden AS memang menjadi pukulan berat bagi Hollywood yang sebagian besar merupakan pendukung Hillary Clinton.

Sejak awal Donald Trump menyatakan maju, banyak artis Hollywood yang menyatakan ketidaksukaan mereka.

Bahkan beberapa di antaranya kemudian terlibat perang tweet dengan Trump.

Pada perhelatan Golden Globe awal pekan lalu, sindiran dan serangan terhadap presiden terpilih itu datang silih berganti dari para artis.

Sindiran paling keras datang dari Meryl Streep ketika menerima Cecil B DeMille Award. (kompas.com)

?

A photo posted by Ariana Grande (@arianagrande) on

Fim versi live-action dari animasi klasik “Beauty and the Beast” akan segera tayang di beberapa bulan mendatang. Sebagaimana film animasinya, versi live-action ini juga akan menampilkan beberapa lagu yang dinyanyi ulang oleh pemainnya, seperti Emma Watson, yang menyanyikan ‘Something There’.

Menjadi pertanyaan, siapakah yang akan menyanyi ulang lagu tema film, ‘Beauty and the Beast’, yang dulunya dinyanyikan Celine Dion dan Peabo Bryson, yang dirilis di tahun 1991 lalu dan sukses mendapatkan Oscar, Golden Globe dan Grammy. Tampaknya Ariana Grande lah yang kini akan menyanyi ulang lagu tersebut.

Hal ini terindikasi dari postingan Instagram Ariana, yang memberi petunjuk akan kolaborasinya bersama John Legend serta kontribusinya untuk soundtrack film. Ariana memposting foto dirinya yang tengah mengenakan sebuah headphone dalam sebuah studio rekaman. Dalam postingan ini, Ariana pun me-ngetag baik John dan juga akun Instagram resmi film “Beauty and the Beast”, meski tanpa menulis caption apappun. Tapi, Oh My Disney kemudian mengkonfirmasi hal ini.

Film “Beauty and the Beast” dibintangi oleh Emma Watson sebagai Belle dan Dan Stevens sebagai Beast. Film akan dirilis pada tanggal 17 Maret, berbarengan dengan perilisan album soundtracknya yang terdiri atas dua keping CD. (creativedisc.com)

Sejauh ini penyanyi yang kita ketahui menyumbangkan lagu mereka untuk soundtrack film erotik “Fifty Shades Darker” baru Zayn Malik dan Taylor Swift dalam kolaborasi mereka yang berjudul ‘I Don’t Wanna Live Forever’. Namun kini kita sudah bisa mengetahui siapa saja artis lain yang terlibat di dalamnya.

Album soundtrack “Fifty Shades Darker” mengajak barisan penyanyi terkenal seperti Sia, Halsey, Tove Lo, John Legend, Nicki Minaj dan Nick Jonas, serta banyak lagi. Hal ini terungkap dalam sebuah tracklist untuk album soundtracknya yang diposting melalui Twitter oleh akun resmi film.

Komposer Danny Elfman kembali bertugas mengisi ilustrasi musik, setelah film pertamanya, “Fifth Shades of Grey”, yang album soundtracknya diisi oleh from The Weeknd, Beyonce Knowles dan Ellie Goulding. Album tersebut sukses berada di posisi #2 Billboard 200 dan mencatatkan prestasi sebagai album soundtrack dengan debut terbesar semenjak “Michael Jackson’s This Is It” di tahun 2009.

Soundtrack “Fifty Shades Darker” sendiri akan tersedia untuk pre-order pada Jumat, 13 Januari. Bagi yang melakukan pre-order, bisa mengunduh duet Zayn dan Taylor tadi, serta lagu Halsey untuk filmnya, ‘Not Afraid Anymore’. (creativedisc.com)

Los Angeles - Kasus perampokan yang menimpa Kim Kardashian, sempat menimbulkan trauma kepada bintang Keeping Up with the Kardashians. Namun bagi sang suami, Kanye West, kejadian yang menimpa istrinya malah menjadi inspirasi tersendiri untuk membuat lirik-lirik lagu.

Seperti disampaikan Ace Showbiz, Selasa (11/1/2017), seorang sumber mengatakan bahwa Kanye West kini sedang menggarap album baru yang mencerminkan perjuangannya selama 2016. Menurut sumber tersebut, insiden perampokan Kim Kardashian yang menimpa di Paris sangat membekas di dalam ingatan Kanye.

Tak hanya pengalaman mengerikan yang menimpa Kim Kardashian. Salah satu hal lain yang juga akan digali lebih mendalam sebagai lagu oleh Kanye adalah hancurnya persahabatan antara dirinya dengan Jay-Z dan Beyonce Knowles.

"Kanye menulis sajak tentang perampokan Kim di Paris, krisisnya di tur, rawat inap belakangan ini, perseteruannya dengan Jay dan Bey, dan segala sesuatu lainnya yang ia telah lalui selama beberapa bulan terakhir," ujar orang dalam tersebut kepada HollywoodLife.com.

Dilanjutkannya, "Dia itu orang yang gila kerja dan telah menggunakan semua pengalaman yang menyakitkan sebagai inspirasinya untuk menulis rap baru dan membuat musik baru, ia merasa lebih baik dan sekarang bekerja keras dalam mengerjakan lagu-lagu baru."

Perampokan yang menimpa Kim Kardashian menambah daftar kemalangan Kanye West selama 2016. Saat merilis album The Life of Pablo di awal tahun, banyak yang menduga Kanye bakal sukses hingga akhir tahun. Sayangnya lirik di lagu "Famous" malah memicu perseteruan dengan Taylor Swift dan masalah-masalah lainnya. (liputan6.com)

Keluarga Knowles diberkahi dengan dua kakak-beradik berbakat yang sukses di dunia musik yang mereka tekuni. Dan untuk kepentingan artikel majalah Interview, sang kakak, Beyoncé, pun mewawancarai sang adik, Solange.

Dalam sesi wawancara yang akrab dan intim tersebut, keduanya membicarakan tentang musik, keluarga, masa kanak-kanak mereka, tentang bagaimana menjadi perempuan yang kuat, dan tentu saja album terakhir Solange, “A Seat at the Table”, juga apa yang menjadi latar lagu ‘Cranes in the Sky’, dan banyak lagi, sebagaimana yang dilaporkan oleh NME.

It is a bit strange, because we’re sisters and we talk all the time, to be interviewing you,” kata Beyoncé. “But I’m so happy to interview you because, clearly, I’m your biggest fan and I’m super proud of you.

Solange sendiri pun memuji sang kakak, dengan menyebutkan “You did a kickass job. You were the most patient, loving, wonderful sister ever. In the 30 years that we’ve been together, I think we’ve only really, like, butted heads… we can count on one hand.“ (creativedisc.com)

Sepertinya comeback Ed Sheeran ke dunia musik memang sudah ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Setidaknya jika menilik prestasi yang diraihnya di layanan streaming populer, Spotify.

Melalui dua single barunya, ‘Shape of You’ dan ‘Castle on the Hill’ yang dirilis Jumat, 6 Januari, penyanyi dan penulis lagu asal Suffolk ini sukses mencatatkan rekor baru untuk streaming per-satu hari, sebagaimana yang dilaporkan oleh NME.com.

Dengan total 13 juta streaming global (6.868.642 untuk ‘Shape of You’ dan 6.168.395 untuk ‘Castle on the Hill’), oleh karenanya Sheeran berhasil menumbangkan rekor yang sebelumnya dipegang One Direction melalui single ‘Drag Me Down’ yang mendapatkan 4.759.698 streaming di tanggal 31 Juli 2015. Sedang 1D sebelumnya memecahkan rekor Wiz Khalifa dengan 4.26 juta streaming dalam 24 jam pertama berkat lagu ‘See You Again’ di tanggal 17 April 2015.

‘Shape of You’ dan ‘Castle on the Hill’ merupakan dua lagu yang akan terdapat dalam album terbaru Sheeran, “÷”, yang rencananya akan dirilis di tahun ini. Baru-baru ini Sheeran juga mengungkap jika ‘Shape of You’ niatnya ditulis untuk Rihanna, ‘Love Youself’ Justin Bieber tadinya akan dimasukkan dalam “÷”, dan John Mayer membantunya di salah satu lagu yang terdapat dalam album tersebut dengan memainkan solo gitar. (creativedisc.com)

Grammy Awards, sebagai ajang penghargaan musisi dunia terbesar memang nyaris selalu menghadirkan musisi terbaik pada tahun tersebut untuk nominasinya. Begitupun untuk Grammy Awards 2017, yang nominasinya termasuk nama-nama musisi dan artis yang besinar di tahun 2016 kemarin. Kali ini, Grammy akan merilis album nominasi 2017, yang berisi 21 hits paling populer sepanjang tahun. Termasuk juga hits dari Drake, Adele, Beyoncé, Twenty One Pilots, Sia dan Justin Bieber.

Album kompilasi dari para nominasi Grammy Awards 2017 ini nantinya akan dirilis pada 20 Januari. Yang lebih spesialnya lagi, album kolaborasi dari Recording Academy dan Atlantic Records ini akan membagi keuntungan dengan Grammy Museum Foundation serta MusiCares Foundation melalui program amal yang membantu program pendidikan untuk orang yang kurang mampu.

“Album Nominee Grammy 2017 ini menghadirkan playlist yang unik, dengan lagu dari sederet musisi berbakat yang ikut andil dalam menjadikan nominasi Grammy 2017 salah satu yang terbaik,” ujar Neil Portnow, President/CEO dari The Recording Academy, “kami juga bekerja sama dengan Atlantic Records  yang akan menyumbangkan keuntungan album ini untuk amal,”

Ajang penghargaan 59th Grammy sendiri akan digelar pada 12 Februari di Staples Center, Los Angeles. Sedangkan untuk album kompilasi nominasi Grammy 2017 bakal dirilis pada 20 Januari 2017 besok.

Track list album Grammy Nominees 2017:

  1. Beyoncé — “Don’t Hurt Yourself” feat. Jack White
  2. Twenty One Pilots — “Stressed Out”
  3. Sia — “Cheap Thrills” feat. Sean Paul
  4. Drake — “Hotline Bling”
  5. Adele — “Hello”
  6. Justin Bieber — “Love Yourself”
  7. The Chainsmokers — “Closer” feat. Halsey
  8. Kelsea Ballerini — “Peter Pan”
  9. Maren Morris — “My Church”
  10. Sturgill Simpson — “Brace for Impact (Live a Little)”
  11. Anderson .Paak — “Am I Wrong” feat. ScHoolBoy Q
  12. Demi Lovato — “Confident”
  13. Ariana Grande — “Dangerous Woman”
  14. Kelly Clarkson — “Piece by Piece (Idol Version)”
  15. Lukas Graham — “7 Years”
  16. Carrie Underwood — “Church Bells”
  17. Keith Urban — “Blue Ain’t Your Color”
  18. Brandy Clark — “Love Can Go To Hell”
  19. Thomas Rhett — “Die a Happy Man”
  20. Miranda Lambert — “Vice”
  21. Tim McGraw — “Humble and Kind”

(creativedisc.com)

Rakyat Indonesia kini harus berbangga dengan kearifan budaya lokal yang semakin menarik minat para seniman internasional. Belakangan ini, Coldplay memamerkan proyek video untuk lagu "Amazing Day" yang di dalamnya terdapat tarian asal Aceh, Tari Saman.

Dalam video berdurasi 4 menit 42 detik itu, band asal Inggris tersebut juga turut menampilkan pertunjukan Tari Topeng Jawa yang sedang dilakoni oleh dua orang penari di atas panggung. Video terbaru Coldplay itu juga menampilkan berbagai momen bahagia, tempat wisata, serta kebudayaan di seluruh dunia.

Diakui oleh band yang terdiri dari Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion itu, bahwa video tersebut merupakan hasil kiriman dari berbagai fans di seluruh dunia atas permintaan mereka sebelumnya. Fans Indonesia beruntung karena tarian Aceh dan Jawa turut dimasukkan ke dalamnya.

"Pada 19 November 2016, kami memintamu untuk menunjukkan apa yang terjadi di sudut duniamu untuk proyek film Amazing Day. Ribuan darimu telah melakukannya. Berikut film yang telah diselesaikan," tulis Coldplay melalui akun Facebook resmi mereka belum lama ini.

ampai artikel ini dibuat, proyek video yang diiringi lagu dari album A Head Full of Dreams itu telah dibagikan lebih dari 72 ribu kali dan disaksikan sebanyak lebih dari 3,7 juta kali. Tari Saman tak hanya diperlihatkan sekilas, melainkan muncul selama 2-3 detik. Di situ, para penari wanita terlihat melakukan gerakan Tari Saman di sebuah padang rumput.

Pengguna Facebook Aditya Syah Putra berterima kasih kepada Coldplay sembari menunjukkan rasa bangganya atas dimasukkannya dua tarian Indonesia dalam video lagu tersebut. "Indonesia.... Saman and topeng dance tradisional... Thanks coldplay. The best song for this new years," tulisnya. (liputan6.com)

Teman-teman, fans, dan mantan anggota band David Bowie berkumpul di London, Minggu (8/1/2017).

Mereka memperingati ulang tahun ke-70 salah satu ikon musik dunia. Acara itu dipandu sahabat Bowie, aktor Gary Oldman.

Mereka yang hadir antara lain adalah Simon Le Beon (Duran Duran), La Roux, Tom Chaplin (Keane), serta para personel Spandau Ballet.

Pertunjukan amal itu digelar selama tiga jam di Brixton Academy, London. Acara ini sekaligus menandai satu tahun meninggalnya Bowie, 10 Januari 2016.

Para tamu bergantian menyanyi di panggung, diawali dengan Gary Oldman yang membawakan lagu "Dead Man Walking" dan "The Man Who Sold The World".

Sementara itu, La Roux menyanyikan "Golden Years", dan Tom Chaplin tampil dengan "Life on Mars".

Vokalis band Duran Duran, Simon Le Bon, juga menyumbangkan suaranya dengan lagu "Let's Dance".

Begitu juga dengan vokalis Def Leppard, Joe Elliot, yang membawakan "All The Young Dudes" dengan iringan London Community Gospel Choir.

"Saya bisa merasakan kehadiran David. Dia berpengaruh dalam kehidupan kita semua," kata pianis Mark Garson menjelang akhir acara.

Di luar acara itu, sekitar 130 penggemar David Bowie berkumpul dan bermeditasi di Olympic Studio, London, untuk memperingati HUT sang idola.

Sejumlah fans Bowie juga meletakkan rangkaian bunga dan kartu ucapan selamat ulang tahun ke-70 di depan sebuah mural wajah sang idola, karya seniman Australia, James Cochran, di Brixton.

Pertunjukan musik di Brixton itu hanya satu dari rangkaian acara yang dirancang para mantan anggota band Bowie.

Termasuk di dalamnya, pertunjukan di Terminal 5, New York, pada Selasa (10/1/2017), di Wiltern, Los Angeles, pada 25 Januari, dan di Tokyo Dome City Hall, Tokyo, pada 2 Februari mendatang. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM