Music



Saat diwawancarai Rolling Stone guna kepentingan cover majalah tersebut, The Chainsmokersmenyebukan jika lagu terbaru Lady Gaga, ‘Perfect Illusion’ jelek. Walhasil banyak yang menunggu hadirnya “perang bintang” terbaru.

Sayangnya (atau untungnya, tergantung sudut pandang), Lady Gaga tidak mau memperpanjang-panjang masalah. Bahkan ia dengan sportif memention The Chainsmokers di Twitter dengan mengajukan lagu yang baru saja dirilisnya, ‘A-YO’, dengan caption, “maybe u guys’ll like this 1 better.

The Chainsmokers pun membalas dengan mengatakan, “RESPECT!”

Kalau banyak musisi seperti mereka, mungkin dunia musik akan lebih banyak diisi dengan prestasi dibandingkan sensasi.

‘A-YO’ dirilis pada Selasa, 18 Oktober, setelah sebelumnya premiere di acara radio Zane Lowe’s Beats 1. Hadirnya single ini sebagai pemanasan sebelum album “Joanne” dirilis pada Jumat, 21 Oktober.

Dengar ‘A-YO’ di bawah ini:

(creativedisc.com)

https://open.spotify.com/embed/track/12VWzyPDBCc8fqeWCAfNwR

Jadi lagu apa yang paling banyak di-streaming di Spotify? Ternyata bukan lagu dari musisi-musisi legendaris seperti Rolling Stones, Madonna, atau Michael Jackson, melainkan lagu milik Drake.

Dengan 880 juta stream, lagu ‘One Dance’ milik Drake telah mencapai posisi teratas lagu paling distreaming sepanjang masa Spotify tanpa banyak kesulitan.

Diambil dari album “views”, ‘One Dance’ sukses merubuhkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Major Lazer, DJ Snake dan MØ melalui lagu ‘Lean On’, yang mencapai sekitar 526 juta stream secara global pada bulan November lalu.

Prestasi ‘One Dance’ ini cukup mengejutkan, mengingat Drake pada awalnya merilis “Views” secara eksklusif selama dua minggu hanya di Apple Music. Namun rupanya terlepas dari ini, Spotify mencatat jika album telah mencapai 245 juta stream hanya untuk minggu pertama di kawasan Amerika Serikat saja. Di pekan kedua jumlah pendengar semakin meningkat dengan 327 juta di pekan kedua.

‘One Dance’ memang fenomena tersendiri, mengingat ia tidak memiliki perangkat promosi yang sama dengan ‘Hotline Bling’ misalnya atau duet Drake bersama Rihanna, ‘Work’. Bahkan sampai periode September ‘One Dance’ tidak memiliki video musiknya.(creativedisc.com)

Setelah terakhir merilis album pada tiga tahun lalu dan kemudian hanya melepas single-single, kini akhirnya Justin Timberlake siap kembali dengan album terbaru. Dilansir dari Aceshowbiz, Justin Timberlake juga telah mengajak beberapa produser dan pencipta lagu yang dari dulu kerap ia ajak untuk mengerjakan lagunya.

Orang-orang yang terlibat itu adalah Pharrell Williams, Max Martin dan Timbaland. Lewat akun Instagramnya beberapa waktu lalu, Justin Timberlake memperlihatkan kegiatan mereka di studio rekaman. 

Dalam sebuah wawancara dengan BBC belum lama ini, pelantun "Mirrors" itu mengaku album barunya nanti tidak akan mengusung musik country. Pernyataan itu berkaitan dengan kabar yang sebelumnya beredar bahwa album baru Justin akan terdengar country karena ia terlihat sedang berada di studio bersama band country Little Big Town.

"Saya bekerjasama dengan Little Big Town itu karena mereka sedang bekerjasama dengan Pharrell. Saya sedang berada di studio dengan Pharrell, dengan Max Martin, dengan Timbaland," ujar pria 35 tahun itu. Tetapi ia juga menambahkan bahwa album terbarunya nanti tidak tepat disebut sebagai album R&B juga.  

 

Tiga nama itu memang kerap menghiasi album-album dari Justin Timberlake. Seperti Max Martin yang turut menciptakan hit-hit dari grup lama Justin, NSYNC, seperti "I Want You Back," "Tearin' Up My Heart," dan "It's Gonna Be Me." Belum lama ini produser bertangan dingin itu juga ikut menciptakan hits "Can't Stop the Feeling!" yang menjadisoundtrack film animasi Trolls.

Sedangkan Pharrell Williams lewat grup The Neptunes turut andil menjadi pencipta lagu dan produser album perdana Justin Timberlake, Justified (2002). Mereka berjasa menciptakan karakter musik pop r&b rancak yang jadi ciri khas Justin Timberlake. Karakteristik itu muncul di single seperti "Like I Love You" dan "Rock Your Body."

Begitu pula dengan Timbaland. Produser yang pernah menangani Agnez Mo itu menjadi juru kunci album FutureSex/LoveSounds (2006) yang merupakan album kedua Justin. Di situ Timbaland menjadi produser dan pencipta lagu hits-hits seperti "SexyBack" dan "My Love." Masih mengusung formula pop r&b rancak, tetapi ditambah sentuhan elektronik/hip hop dari Timbaland. (liputan6.com)

Natal mungkin tak lengkap tanpa lagu-lagu Susan Boyle. Dan jebolan Britain Got Talent ini telah menyiapkan album barunya, album ketujuh tepatnya, berjudul “A Wonderful World” dan akan dirilis pada tanggal 4 November mendatang.

Menariknya di album ini SuBo akan membawa ulang salah satu lagu hit milik Diva Pop Madonna, yaitu ‘Like A Prayer’. “Anyone who knows me knows I’m a huge Madonna fan and to be able to perform ‘Like A Prayer’ was a real highlight,” kata Susan tentang alasan mengapa ia memilih lagu ini.

Tidak hanya itu tawaran istimewa dalam album “A Wonderful World”, karena Susan akan bernyanyi secara virtual dengan salah satu penyanyi kenamaan, Nat King Cole, dalam lagu berjudul ‘When I Fall In Love’. Susan akan menjadi penyanyi asal Inggris pertama yang bernyanyi secara virtual dengan sang legenda musik dunia.

Berikut tracklist untuk album “A Wonderful World”:

1. ‘What a Wonderful World’
2. ‘When I Fall In Love’ (Virtual duet Nat King Cole)
3. ‘Angels’
4. ‘Somewhere Out There’ (duet with Michael Bolton)
5. ‘I Have A Dream’
6. ‘Always On My Mind’
7. ‘May You Never Be Alone’
8. ‘Mull Of Kintyre’
9. ‘Like A Prayer’
10. ‘When You Wish Upon A Star.’

(creativedisc.com)

Artis musik kenamaan Phil Collins (65) dikabarkan segera kembali ke jalur bermusik yang telah lama ditinggalkannya dengan menggelar tur "Not Dead Yet". 

Pemain drum, vokalis, dan pencipta lagu legendaris ini mengumumkan agenda tur tersebut pada Senin (17/10/2016). Ia juga sudah menyiapkan tanggal pertunjukannya di Eropa yang akan dimulai pada Juni 2017 nanti.

Rencananya, Collins bakal membuka rangkaian turnya di London pada 4 Juni tahun depan dan diagendakan tampil di Royal Albert Hall selama lima malam. 

Sesudahnya ia bakal melanjutkan perjalanan menuju Cologne, Germany untuk tampil selama dua malam di sana. 

Tur ini direncanakan berakhir di Paris dengan pertunjukan selama dua malam di Accor Hotels Arena. Tiketnya akan dijual mulai Jumat pukul 09.00 waktu setempat.

"Ini akan seperti berkejar-kejaran, orang mencintai lagu-laguku," kata Collins kepada The Guardian.

Collins memutuskan pensiun dari musik sebelum 2011 lalu. Tetapi, kepada Rolling Stone ia mengaku, "Saya sudah tak pensiun lagi" pada Oktober 2015. 

Semenjak itu ia mulai menulis autobiografi, Not Dead Yet (out Oct. 25.), bermain di US Open di New York bersama Leslie Odom Jr, dan tampil di kegiatan amal di Miami pada February.

"Orang-orang berkata kepadaku, 'Kapan Anda akan rekaman lagi? Kapan Anda akan keluar dan tur lagi?'," kata Collins kepada EW pada awal tahun ini. 

"Pertanyaan itu membuat saya ingin kembali bekerja. Dan, ya saya akan melakukannya," sambungnya. (kompas.com)

Klip video lagu "Daddy" dari artis musik pop Korea Selatan Psy telah meraih 200 juta view pada YouTube.

Manajemen YG Entertainment, yang menaungi Psy, dalam siaran pers mereka pada Jumat (14/10/2016), menyebut bahwa "Daddy" berhasil mencapai 200 juta view kurang dari setahun setelah dirilis.

"Daddy", yang dirilis pada Desember 2015, merupakan salah satu lagu utama dalam album ketujuh Psy, yang berjudul PSY-da.

Lagu utama lainnya berjudul "Napal Baji".

Klip video itu menampilkan CL dari grup K-pop 2NE1.

Berkat klip video lagu "Daddy" meraih 200 juta view, Psy menjadi artis musik Korea Selatan pertama yang mencetak pencapaian itu dengan empat klip video berturut-turut.

Pencapaian internasional pertama dicetak oleh Psy dengan klip video lagu Psy yang berjudul "Gangnam Style".

Klip video tersebut meraih hampir 2,7 miliar view.

Setelah itu, dengan "Gentleman" Psy menarik 995 juta view dan dengan "Hangover" mencetak 272 juta view.

"Daddy" juga menempati puncak tangga lagu World Digital Songs Billboard pada Desember 2015.

Kantor berita Yonhap memberitakan pencapaian Psy itu. (kompas.com)

Kabar jika Michael Jackson sebagai artis dengan pendapatan terbesar mungkin tidak aneh, apalagi jika ia masih hidup. Namun siapa kira, meski telah meninggal dunia, sang Raja Pop tetap menyandang status ini.

Setidaknya demikian menurut daftar selebriti yang telah meninggal dunia namun dengan penghasilan besar yang tetap mengalir yang dirilis oleh majalah Forbes. MJ mendapatkan sekitar $825 juta untuk tahun ini. Utamanya berkat sekitar $750 juta didapat dari penjualan dari separuh katalog Sony/ATV miliknya, termasuk kumpulan lagu Beatles yang dimiliki MJ.

Menurut Jeff Jampol, yang mengurus harta kekayaan MJ, ada friksi saat dulu MJ hendak membeli katalog Beatles, namun terbukti kini merupakan sebuah investasi yang sangat menguntungkan. “He was always doing stuff that was the best, the greatest, the biggest,” kata Jeff. (creativedisc.com)

Penyanyi folk legendaris Bob Dylan baru-baru ini dianugerahi penghargaan bergengsi Nobel. Bob Dylan meraih Nobel Prize untuk kategori sastra karena disebut "telah menciptakan ekspresi baru yang puitis dalam tradisi lagu Amerika."

Nobel sendiri diberikan oleh institusi di Swedia dan Norwegia untuk tokoh yang dianggap memiliki sumbangsih untuk kemajuan akademis, ilmiah dan budaya. 

Dilansir dari New York Times, Bob Dylan menjadi orang Amerika Serikat pertama yang meraih Nobel setelah terakhir novelis Toni Morrison pada 1993.  

Sebelumnya Bob Dylan kerap disebut pantas meraih Nobel karena karya-karyanya, tetapi tidak dapat dikategorikan dalam Nobel sastra yang biasanya jatuh pada karya-karya seperti novel, puisi dan cerita pendek.

Selain predikat, Nobel juga memberikan hadiah uang bagi peraihnya. Uang tersebut berjumlah US$900,000 atau setara sekitar Rp 11,7 miliar.

 

Bob Dylan telah berkarier dari pertengahan 1960-an dengan musik folk-nya yang politis dan revolusioner. Kini pria 75 tahun itu telah merilis 37 album. Terakhir merilis album Fallen Angels pada Mei tahun ini.

Nobel kategori sastra sebelumnya jatuh di tangan legenda sastra seperti Rudyard Kipling, William Faulkner, John Steinbeck dan Gabriel García Márquez. (liputan6.com)

New York City - Baru saja merilis mini album pada pertengahan tahun ini, band rock The Strokes akan merilis album penuh baru. Kabar itu dibeberkan oleh sang gitaris Nick Valensi baru-baru ini.

Dilansir dari NME, Nick Valensi mengungkapkan bahwa The Strokes sedang menjalani proses penggarapan album.

"Kami secara pelan-pelan tapi pasti sedang mengerjakan sebuah album. Saya tidak tahu kapan akan dirilis, kami kini sedang dalam proses menciptakan lagu. Saya sendiri sedang berada di New York, di sebuah studio untuk keperluan tersebut" ujar Nick.

Sebelumnya gitaris 35 tahun itu sempat mengutarakan keinginannya merilis lagu baru pada tahun depan. Kini Nick Valensi juga disibukkan oleh band sampingannya, CRX, yang akan merilis album pada akhir Oktober ini.

 

The Strokes sendiri terakhir merilis album pada 2013 lewat album Comedown Machine. Saat itu mereka melakukan pemboikotan media dengan tidak melakukan wawancara atau tampil di acara televisi maupun konser.

Setelah merilis album, The Strokes seperti menghilang sejenak dan sang vokalis Julian Casablancas mendirikan proyek sampingan bernama Julian Casablancas + The Voidz dan merilis album Tyranny pada 2014.

Hingga pada pertengahan tahun ini The Strokes kembali dan merilis mini album berjudul Future Present Past. Walaupun hanya berisi tiga lagu saja tetapi cukup mengobati kerinduan para fans band asal New York tersebut.  (liputan6.com)

Dua tahun sejak merilis album kelimanya “V” di tahun 2014 lalu, Maroon 5 yang beranggotakan Adam Levine, Jesse Carmichael, Mickey Madden. James Valentine, Matt Flynn dan PJ Morton ini akhirnya kembali dengan merilis single baru, “Don’t Wanna Know”. Tak hanya itu, mereka juga mengajak rapper kenamaan Kendrick Lamar, dan juga produser Benny Blanco, The Arcade dan Louie Lastic di single ini.

Single ini agak terdengar cukup berbeda dengan single Maroon 5 sebelumnya, dan boleh dibilang ada kemiripan dengan single The Chainsmokers. Tapi vokal Adam Levine cukup menghantui dengan chorus repetitif di awal lagu ini, “I don’t wanna know, know, know, know, who’s taking you home, home, home, home.” Video untuk “Don’t Wanna Know” juga siap untuk dirilis pada hari Jumat, 14 Oktober, dan Maroon 5 juga dijadwalkan untuk tampil di The Ellen Show pada tanggal 3 November.

Simak lagu “Don’t Wanna Know” disini:

(creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM