Music



Justin Timberlake seperti ingin mengembalikan musik pop yang sedikit ditinggalkan di dua album ambisius dan ‘terberat’ nya 20/20 Experience part 1 dan 2. lagu “can’t stop the feeling!” ini sendiri adalah proyek soundtrack dari film animasi berjudul ‘Troll” sehingga tidak salah kalau memang secara musik dan lirik, seperti kebanyakan soundtrack untuk film animasi memiliki tema yang ceria, ringan dan gampang dicerna.

 

Dengan musik disko up beat yang kembali mengingatkan kita pada mendiang Michael Jackson di era album Off the Wall, sudah pasti membuat yang mendengarkan walaupun untuk pertama kali sudah bisa menikmati irama riang di lagu ini dan tidak mungkin untuk tidak bergoyang. Terbukti dari fakta bahwa belum seminggu video musik ini dirilis, jumlah views  di channel youtube Justin Timberlake sudah hampir mencapai 10 juta orang.

 

 

 

Reviewed by: Aulia Panji - @pienji

Butuh 22 tahun bagi Armand Maulana untuk ‘istirahat’ dari Gigi dan memutuskan untuk bersolo karier lagi. Ya, lagi, kerena Armand Maulana justru pernah menghasilkan album di awal era 90an sebelum bergabung dengan Gigi.

Single pertama yang akhirnya dirilis Armand Maulana ini berjudul ‘Hanya Engkau Yang Bisa”, yang diciptakan musik dan liriknya oleh Lale dan Ilman (Gitaris Keyboardis dan  Maliq ‘n The Essentials) dan Nino (Vokalis RAN). Bercerita tentang sebuah keindahan cinta, Armand mengatakan “Lagu ini liriknya tentang cinta yang indah, si cowok/cewek menyatakan kepada pasangannya kalo loe itu soulmate gue sampai kapanpun. Gue bisa kuat, dalam keadaan lemah gue bisa berdiri kembali itu karena loe”.

Pada lagu ini, terasa nuansa disco, r&b, soul era 70an yang terdengar sangat segar dan menandakan perbedaan yang jelas antara Armand sebagai solois dengan Armand vokalis band. Ada nuansa dan melodi yang mengingatkan pada lagu Mercy Mercy Me nya Marvin Gaye.

Tak perlu ditanyakan alasan kenapa akhirnya suami Dewi Gita ini kembali bersolo karier, yang jelas, tidak ada yang menyangkal bahwa Armand adalah salah satu front man terbaik yang dimiliki Indonesia dan ini terbukti dari lagu yang menjanjikan dan sepertinya lagu ini menjamin karier solo nya akan berjalan lancar.

 

 

 

 

 

Reviewed by: Aulia Panji - @pienji

London - Paul McCartney yang dikenal sebagai mantan personel The Beatles, baru saja merampungkan salah satu konser solo di Prancis untuk tur Eropa "One On One‬". Memasuki bulan suci Ramadan, Paul menyempatkan diri untuk memberi penghormatan kepada umat Muslim.

Penghormatan tersebut diberikan Paul melalui akun Instagram @paulmccartney miliknya pada Senin (6/6/2016). Ia menyertakannya bersama sebuah foto saat sedang bermain piano di depan backdrop bergambar bulan sabit.

"Ramadan Kareem (Have a good one!) #PaulMcCartney #Ramadan #RamadanKareem," tulisanya dalam keterangan foto yang untuk memuliakan bulan Ramadan.

Berbagai komentar positif netizen pun bermunculan. Banyak dari mereka yang meluapkan rasa bangganya bisa mengidolakan Paul. "Thank you sir! Romadhon kareem respect you!" kutip pemilik akun @sigitwjnrko.

Uniknya, banyak juga dari para follower dari Tanah Air yang menuliskan komentarnya dalam bahasa Indonesia. Sebut saja pemilik akun @azistri yang bertanya, "Kapan ke indonesia sir??"

Selain sibuk dengan tur Eropa yang masih berjalan, Paul McCartney juga juga tengah mempersiapkan album solo Pure McCartney ‬yang akan tiba pada Jumat, 10 Juni 2016 mendatang. (liputan6.com)

Vokalis dan pencipta lagu Gita Gutawa (22) memproduseri sebuah single religi berjudul "Buka Puasa" yang dinyanyikan oleh dua anak Di Atas Rata-rata (DARR), yakni Rafi dan Kafin.

"Bikin single religi sama anak Di Atas Rata-rata. Ceritanya tentang ngabuburit, lagi nunggu jam buka puasa," ujar Gita kepada Kompas.com di XXI Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2016) malam.

Perempuan bernama lengkap Aluna Sagita Gutawa ini mengatakan, lagu tersebut tercipta dari kolaborasinya dengan sang ayah, komposer dan konduktor Erwin Gutawa.

"Kemarin shooting video klipnya aku yang rancang juga. Seru," kata Gita sambil tersenyum.

Pemilik suara sopran ini mengaku kali ini ia sendiri absen menyanyikan lagu religi dan lebih fokus pada tugasnya sebagai produser.

"Aku enggak nyanyi, cuma bikin lagu dan produce," ujarnya. (kompas.com)

Pianis sekaligus penyanyi Frau mendadak mengeluarkan lagu terbaru berjudul “Pull the Plug”. Lagu berdurasi tiga menit tiga puluh lima detik ini diunggah di akun Soundcloud Casco. Casco adalah lembaga riset artistik dan eksperimentasi yang berdomisili di Utrecht, Belanda.

 

Menurut deskripsi di Soundcloud, Pull the Plug adalah langkah awal dari Parasite Lottery, dan ditulis melalui perspektif politikus dan pembuat keputusan yang memotong dana kebudayaan. “Seringkali, argumen yang dibicarakan dalam Pull The Plugbersifat pragmatis: dalam masa krisis dan keadaan darurat, tak ada tempat untuk kesenian dan kebudayaan, dan ketidakpuasan oleh mereka yang berpikir hal itu tak bisa diubah.” Kemudian dilanjutkan, “Seringkali frasa seperti ‘hobi kaum kiri’ menjelaskan bahwa penghentian kegiatan (kesenian dan kebudyaan) adalah sebuah keputusan politis, sekaligus cara untuk menutup mulut orang-orang yang berseberangan dengan kebijakan resmi.”

 

Lagu “Pull the Plug” merupakan bagian dari Parasite Lottery, sebuah pilot dari sistem lotre kolektif untuk organisasi kesenian di Belanda dan komunitas ini dirancang oleh Wok The Rock dan Casco.  Pada 9 Juni 2016 akan diadakan undian untuk Parasite Lottery, yang berlangsung di Utrecht, Belanda. Acara ini juga akan berisi penampilan langsung dari Frau berduet dengan Wok The Rock, tamu lainnya adalah Steven then Thije, kurator riset di Van Abbemuseum, pekerja seni dan DJ Friso Wiersum, dan dibuka oleh Charles Esche, ketua dewan dari Casco. Acara ini digelar bersama SMBA, Das Spectrum dan Platform BK.

 

Selain lagu yang dirilis di Soundcloud, telah dirilis pula komik strip dengan topik yang sama dengan lagu dan acara. Nantinya lagu dan komik strip yang dirilis dalam nama Parasite Lottery akan mengumpulkan topik seputar politik ekonomi dan sistem pendanaan dalam ranah seni kontemporer. Nantinya akan ada empat komik strip dan lagu, masing-masing dirilis pada setiap acara yang tertera di proyek.

 

Frau telah merilis dua album yaitu Starlit Carousel (2010) dan Happy Coda(2013). Di awal tahun ini, ia telah menyelesaikan Konser Tentang Rasa di Jakarta, sebuah sajian musik dari Frau yang mencoba menghadirkan pengalaman baru yang lebih menyeluruh dalam menikmati musik. Konser ini sempat digelar di Bandung dan Yogyakarta. (rollingstone.co.id)

 

Jonathan Kuo, pianis muda berusia 13 tahun ini rupanya menginginkan ketenaran serupa Joey Alexander. Siapa yang tak ingin merasakan popularitas seperti Joey Alexander setelah masuk dalam nominasi Grammy Awards 2016.

Joey juga telah mengadakan konser tunggal belum lama ini di JIExpo Kemayoran dan disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Hal tersebut ternyata sangat menginspirasi Jonathan Kuo yang berprofesi serupa.

"Iya (terinspirasi Joey Alexander), tapi saya ingin lebih dari dia, saya mau yang terbaik buat orangtua saya," ujar Jonathan Kuo saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (3/6/2016).

Serupa dengan Joey Alexander, Jonathan Kuo juga sempat memperlihatkan kepiawainnya memainkan jari-jemari di atas piano di depan masyarakat luar negeri. Hanya saja lingkup Jonathan Kuo masih dalam kawasan Asia.

"Pernah main di luar, konser dan ikut kompetisi juga. Waktu itu di Singapura, Jepang, Thailand dan Malaysia juga," kata Jonathan yang lahir di Bandung, 21 September 2002 lalu ini.

Bocah yang sudah mulai belajar piano sejak umur tujuh tahun ini juga menginginkan kesempatan berduet dengan Joey Alexander. Meski dirinya tak mau dibanding-bandingkan dengan Joey.

"Pengin. Saya sama siapa saja mau duet," katanya.

Menurut Jonathan, meski sama-sama merupakan pianis muda, dirinya dan Joey Alexander sesungguhnya tak bisa dibandingkan. "Karena Joey jazz kalau saya klasik. Joey kelihatan menikmati musik, dan saya mengakui Joey lebih enjoy dari saya dalam bermain musik. Dia kelihatan senang dengan jazz," kata Jonathan Kuo. (liputan6.com)

 

Sobat Delta vote lagu 90an favorit kamu disini ya,

selain itu kamu juga bisa dengerin langsung lagunya di playlistnya dibawah nya,

Enjoy!

Penyanyi Lala Karmela sempat menjadi perhatian tersendiri di kalangan pecinta musik dan film sekaligus. Di tengah keseriusannya menggarap album musik keempat, dia malah menjadi nomine Indonesian Movie Actor Awards (IMAA) 2016 setelah menjadi aktris utama film Ngenest.

Di dunia musik sendiri, wanita bernama asli Karmela Mudayatri Herradura Kartodirdjo ini telah sukses merilis album keempatnya pada April 2016 lalu. Album yang diberi judul Solina tersebut diakui dirinya menggambarkan nuansa yang lebih cerah daripada tiga album sebelumnya.

Kata sol sendiri terinspirasi dari bahasa Latin yang artinya matahari. Namun Lala mengaku mengambilnya dari salah satu jenis keyboard.

"Solina aslinya kuambil dari nama keyboard. Jadi keyboardnya ini seri solina dan keyboard vintage (lama). Keyboardnya ada di studio produser aku. Kami lagi cari nama buat albumnya. Terus aku pilih nama itu karena kebetulan sound solina ini ada di lagu-lagu album aku. jadi pengin mengambil sesuatu yang bisa mewakili semuanya."

Untuk urusan lirik, Lala juga lebih berfokus pada lagu-lagu berbahasa Indonesia tanpa harus memaksakan pemakaian bahasa Inggris meskipun dia pernah tinggal di Filipina. Namun begitu, ada dua lagu yang menggunakan bahasa Inggris.

Sementara untuk musiknya, Lala memasukkan unsur 80-an di dalamnya. "Musiknya lebih ke upbeat, yang slowbeat malah cuma dua lagu. Karena dulu sewaktu bawain lagu "Satu Jam Saja" udah dicap galau. aslinya enggak kok."

Lala Karmela merintis karier sebagai musikus sejak lulus kuliah pada 2006. Meskipun dia pernah menyandang imej sebagai pemain sinetron, namun fokusnya di dunia musik lebih kuat. Hal itu terbukti dengan rilisnya empat album di sepanjang kariernya. (liputan6.com)

Los Angeles - Meninggalnya musisi besar Prince pada April lalu, masih menyisakan duka. Terlebih lagi, selama berminggu-minggu, masih belum diketahui apa yang menjadi penyebab musisi asli Amerika itu meninggal. Namun belakangan, laporan baru terkait kematiannya telah disampaikan.

Seperti dilansir dari Huffington Post, Kamis (2/6/2016), sebuah lembaran dari Midwest Medical Examiner's sempat disebarkan di media sosial. Dilaporkan bahwa Prince meninggal karena overdosis fentanyl, salah satu jenis obat tidur sintetis yang 80 kali lebih kuat dari morfin dan ratusan kali lebih kuat dari heroin. 

Terdapat juga laporan data lain yang mengonfirmasi waktu kematian Prince. Disebutkan bahwa Prince meninggal pada 21 April 2016 pukul 10.07 pagi, seperti dilaporkan TMZ.

Sebelumnya memang ada kecurigaan bahwa Prince meninggal karena overdosis obat-obatan terlarang. Associated Press sempat mengangkat informasi tersebut, namun tak mau mengumumkan jati diri narasumbernya yang tak punya kewenangan untuk bicara.

Prince meninggal di studio Paisley Park, Minnesota pada 21 April di usianya yang ke-57. Otopsi dilakukan pada hari berikutnya, namun hasilnya tidak meyakinkan. Diperlukan pengujian toksikologi lebih lanjut untuk menentukan penyebab kematian.

Pada konferensi pers yang digelar 22 April 2016, Sheriff Carver County Jim Olson mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Prince. Polisi juga tidak punya alasan untuk menyimpulkan bahwa bunuh diri menjadi penyebab kematian Prince. (liputan6.com)

Grup band Sheila on 7 segera merilis album baru. Vokalis Sheila on 7 Akhdiyat Duta Modjo memastikan bandnya akan merilis album baru, pada 2017.

"Keluarnya album baru, saya yakin pasti tahun depan, enggak mungkin tahun ini," kata pria yang akrab disapa Duta itu, saat ditemui wartawan di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/6/2016).

Meski demikian, Duta tidak menjelaskan detail bulan berapa album baru grup band asal Yogyakarta itu rilis.

Adapun album baru ini akan menjadi album pertama Sheila on 7berkarya melalui jalur indie. Sebelumnya band yang terbentuk tahun 1996 itu memutuskan kontrak dengan Sony Music Entertainment Indonesia.

"Dengan jalur baru sekarang, yakin ooh lho ya iya untuk sekarang (jalur indie), yakin, sangat yakin. He-he-he," kata Duta.

Rencananya, Duta bersama Eross (gitaris), Brian (drummer), dan Adam (bassis) akan meluangkan waktu luang bulan Ramadhan untuk membahas album baru di studio.

Selama 20 tahun berkarya, Sheila on 7 telah menelurkan delapan album. Antara lain Kisah Klasik untuk Masa Depan, 07 Des, Pejantan Tangguh, Menentukan Arah, Berlayar, dan Musim yang Baik. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM