Music



Ed Sheeran sperti yang kita tahu, sudah menjadi popstar di dunia showbiz saat ini. Selain itu, Ed Sheeran juga merupakan penghasil lagu pop yang sangat produktif baik untuk dirinya sendiri ataupun untuk penyanyi lain. Dan mungkin tidak banyak yang tahu, dia juga pernah tampil di beberapa serial televisi ataupun film. Yang terbaru, Ed Sheeran dikonfirmasi akan tampil musim terbaru serial televisi terkenal Game of Thrones. Kembali lagi ke musik, setelah istirahat cukup lama dari album terakhir nya “X” di tahun 2014, Ed Sheeran kembali dengan album “Divide”, dimana sebagai permulaan, dia melepas dua single sekaligus yaitu “Shape of You” dan “Castle on the Hill” secara bersamaan.


Untuk lagu “Shape of You” sendiri, kita akan mendengarkan lagu yang sangat bisa membuat kamu bergoyang. Cukup berbeda dengan kebanyakan lagunya yang bernuansa pop ballad. Terasa nuansa musik ala Jamaika (dance hall) tetapi dengan sentuhan pop yang kuat, dan walaupun secara lirik cukup ‘nakal’, lagu ini, seperti lagu-lagu dia sebelumnya, memuncaki tangga lagu di 30 negara termasuk Billboard Amerika Serikat. Dan sepertinya, keseluruhan lagu di album ini layak untuk menerima ganjaran memuncaki chart seperti lagu “shape of you”.

 

reviewed by Aulia Panji (@pienji)

 

Sebuah acara animasi televisi khusus menampilkan Michael Jackson akan tayang pada momen Halloween tahun ini. Acara yang 'membangkitkan' kembali King of Pop itu dibuat sebagai bentuk penghargaan kepada sang legenda.

Diberitakan AFP, perwakilan dari pewaris Michael Jackson mengatakan acara tersebut akan tayang pada momen liburan Halloween pada 31 Oktober di Amerika Serikat yang bernuansa mistik dan supranatural.

Perwakilan pewaris Jacko juga menyatakan keinginannya untuk menyiarkan acara tersebut di luar Amerika Serikat.

Sejak kematian mendadak MJ pada 2009 lalu, lembaga yang mengurus warisan King of Pop itu telah menempuh serangkaian proyek untuk menguangkan dari peninggalan musisi pop paling laris dalam sejarah tersebut.

Salah satu yang dilakukan lembaga pengelola warisan MJ adalah mempersiapkan lahan Neverland Ranch di California yang dimiliki Jackson untuk dijual.

Neverland Ranch yang terletak di Santa Barbara County itu dibuka pertama kali pada 1988 dan memiliki luas sekitar 1.200 hektar.

Lahan itu berisi kediaman megah Michael Jackson, taman bunga berbentuk jam, sejumlah wahana bermain anak-anak, dan kebun binatang privat.

Neverland kini dikelola oleh lembaga pewaris Michael Jackson dan setelah sang musisi meninggal, sempat muncul pembahasan untuk melestarikan lahan tersebut.

Upaya menguangkan warisan Michael Jackson bukan hanya melalui acara animasi dan menjual lahan Neverland, namun juga merilis sejumlah album.

Dua album baru yang berasal dari materi yang belum pernah diungkap telah dirilis setelah Jackson meninggal. 

Namun album Michael yang dirilis pada 2010 sempat menimbulkan kontroversi tentang keinginan MJ untuk merilis materi yang belum rampung serta peluang King of Pop menyanyi di semua lagu di album tersebut.

Album anumerta lainnya yang sudah dirilis adalah Xcape pada 2014 lalu. Album ini mencakup single Love Never Felt So Good yang dibuat ulang dengan mengajak Justin Timberlake untuk duet dengan Michael Jackson. (cnnindonesia.com)

ALAJUELA - Seorang pria warga Kolombia berusia 22 tahun ditangkap karena diduga akan mencoba menyerang penyanyi Ariana Grande dalam konsernya di Kosta Rika.

Pria bernama Caicedo Lopez itu ditahan beberapa jam sebelum konser itu diadakan di Alajuela, Kosta Rika, pada Minggu (9/7/2017) waktu setempat.

Konser Grande pun berjalan sebagaimana direncanakan.

Ancaman dari Lopez itu dikirim melalui online.

Sejak konsernya di Manchester Arena, Manchester City, Inggris, mendapat serangan dari teroris, konser-konser Grande di berbagai belahan dunia selalu mendapat pengamanan ketat.

Dalam konsernya di Alajuela pun, para penggemar Grande harus melewati tiga lapis pemeriksaan keamanan.

Kepala polisi Kosta Rika, Walter Espinoza, mengatakan kepada media Costa Rica Star, apabila ancaman keamanan dijadikan semacam "lelucon", pihaknya harus melakukan "verifikasi" apakah ancaman itu nyata atau tidak.

"Karena ini adalah situasi yang sangat sensitif dan dapat menyebabkan sebuah tragedi," kata Espinoza.

Penyanyi berusia 24 tahun itu mengunggah fotonya ketika tampil dalam konsernya di Alajuela pada akun Instagram miliknya, tetapi tidak menyebut soal ancaman itu.

Selain mengadakan konser di Kosta Rika, Grande dijadwalkan akan tampil di Meksiko selama delapan hari berikutnya, sebelum berangkat ke Jepang pada Agustus 2017.

Akibat serangan teroris di Manchester Arena, 22 orang tewas, termasuk tujuh anak. (kompas.com)

Ed Sheeran mungkin merasa capek melihat kelakukan netizen haters dengan komentar-komentar sinis mereka, sehingga merasa perlu untuk berhenti menggunakan Twitter. Namun, tetap saja pemenangnya adalah Ed, karena kesuksesan demi kesuksesan terus menerpanya.

Prestasi terbarunya adalah dengan mencatatkan mega hitnya, ‘Shape of You’, yang telah memecahkan rekor sebagai lagu dengan jumlah streaming terbanyak sepanjang masa untuk wilayah Inggris.

Lagu Ed ini telah mengambil alih posisi yang sebelumnya dipegang ‘One Dance’ milik Drake. Menurut Official Charts Company, ‘Shape of You’ telah mendapatkan sebanyak 184 juta streaming semenjadi dirilis di bulan Januari.

‘Shape Of You’ sejauh ini juga sukses menjadi lagu dengan penjualan terbaik untuk tahun 2017 ini, yang disusul dengan lagu Ed lain, ‘Castle On The Hill’ yang berada di posisi kedua. Melengkapi 3 besar adalah ‘Despacito’ yang merupakan proyek kroyokan antara Luis Fonsi, Daddy Yankee dan Justin Bieber. Dengan ‘Galway Girl’, lagu Ed lain, berada di posisi 4, maka monopoli posisi 3 besar semakin mungkin untuk diraih oleh Ed. (creativedisc.com)

 

Album “Evolve” baru saja dirlis pada 23 Juni, namun sudah memberikan sederet prestasi pada Imagine Dragons. Dimulai dari penjualan yang mencapai lebih dari 147,000 kopi dan debut di posisi kedua Billboard 200. Hingga membawa Imagine Dragons untuk pertama kalinya duduk di posisi pertama Billboard Artist 100.

Chart Billboard Artist 100 pada tanggal 5 Juni menunjukan Imagine Dragons melonjak naik dari peringkat 8 ke peringkat 1. Menjadikan group ini sebagai nomor satu untuk musical acts di seluruh Amerika.

Billboard 100 sendiri pertama kali dibuat pada tahun 2014 lalu. Dan chart-nya merupakan hasil metriks dari konsumsi musik dari sebuah group/duo/soloist oleh publik. Penilaiannya sendiri berdasarkan banyak elemen. Mulai dari album dan track sales, radio airplay, streaming sampai social media fan interaction. Yang membuat posisi di Billboard 100 menjadi katrol popularitas sebuah musical act.

Imagine Dragons sendiri untuk pertama kalinya duduk di peringkat pertama. Sedangkan sebelumnya, posisi tersebut ditempati oleh Katy Perry yang mencatatkan 149 minggu di peringkat pertama. Sedangkan Twenty One Pilots, berada di peringkat pertama selama 75 minggu.

Hit track dari album “Evolve”, Believer pun saat ini masuk ke dalam peringkat 10 besar di chart Billboard 100. Meski track ini sendiri dirilis jauh lebih dulu ketimbang peluncuran album itu sendiri. Selain itu, album “Evolve” juga duduk di peringkat pertama untuk Top Album Sales, dengan angka 109,000 kopi pada satu minggu pertama. (creativedisc.com)

Kepopuleran Britney Spears di Israel rupanya begitu fenomenal, sehingga tidak hanya konsernya bisa menunda sebuah proses pemilihan pimpinan Partai Buruh, namun juga menyebabkan “kekacauan”, yang bahkan Britney sendiri merasa “trauma” sesudahnya.

Britney singgah ke Israel dalam rangka tur musim panasnya, “Britney: Live In Concert”. Kehadiran Britney rupanya sudah sangat ditunggu-tunggu oleh penggemarnya, sehingga saat ia beserta tim entouragenya dan sekuriti berjalan menuju Western Hall, di mana seharusnya ia bisa berinteraksi dengan para penggemar secara santai, berubah menjadi kacau saat kerumunan penggemar yang jumlahnya ratusan tersebut berubah menjadi sangat histeris dan seolah-olah hendak “menyerbu” Britney.

Rupanya insiden tersebut begitu membekas dalam benak Britney, dalam arti negatif, sehingga ia kemudian membatalkan pertemuan dengan Perdana Mentri Benjamin Netanyahu. Mereka seharusnya bersantap malam bersama para pasien kanker yang tengah diobati di rumah sakit Hadassah, Jerusalem.

Sebuah sumber menyebutkan pada Ynet News jika sosok-sosok yang dekat dengan Britney merasa marah karena pembatalan tersebut dan menyebutkan kesalahan ada pada kantor Perdana Mentri, karena terburu-buru merilis sebuah siaran press, meski belum menerima konfirmasi dari pihak Britney jika pertemuan memang akan terjadi atau tidak.

Konser Britney sendiri berjalan sukses dengan sekitar 55.000 hingga 60.000 orang menghadiri peertunjukkan yang berlangsung pada Senin, 3 Juli lalu di Tel Aviv. (creativedisc.com)

Katy Perry meneruskan promo untuk album “Witness” dengan kicked out dua performance sekaligus di ajang The Voice Australia. Dimulai dengan membawakan hits Chained to The Rhythm bersama para finalis ajang pencarian bakat tersebut. Dan dilanjutkan dengan membawakan track unggulan dari album terakhirnya, Swish Swish.

Dan bukan Katy Perry namanya bila tak menyuguhkan aksi panggung yang berbeda. Katy Perry, membawakan Swish Swish dengan sedikit berbeda dari penampilan-penampilan sebelumnya. Di aksi panggung kali ini, Katy Perry beraksi di stage ala lapangan basket. Lengkap dengan balon-balon berbentuk bola basket yang jatuh ketika sang penyanyi dan para back dancer-nya terkurung di dalam jaring. Iconic.

Selain Katy Perry, penyanyi lain yang hadir di The Voice Australia adalah Niall Horan yang membawakan Slow Hands. Penyanyi ini sendiri menunjukan aksi yang apik dengan membawakan single tersebut. Yang membuat sedikit penasaran mengapa Niall Horan justru memilih My Town sebagai lagu promosi sebelumnya. Tak sendiri, Niall Horan membawa bandnya untuk tampil di atas panggung The Voice Australia.

Terakhir terdapat penyanyi muda, Noah Cyrus yang membawakan hits Make Me (Cry). Setelah menunjukan kualitas suara dan stage presence yang kuat, Noah Cyrus pun menyusul dengan lagu kedua di panggung tersebut, I’m Stuck. Meski sedikit kecewa karena Noah Cyrus tak membawakan Stay Together sebagai lagu ketiga, namun sang penyanyi cukup menunjukan kualitasnya dalam dua performa tersebut. (creativedisc.com)

Vokalis Adele (29) terpaksa harus membatalkan dua penampilannya di Wembley Stadium, Inggris, akhir pekan ini, 1-2 Juli. Hal ini dikarenakan pita suaranya sedang dalam kondisi tidak baik.

Merespon hal tersebut, pelantun “Hello” ini pun mengungkapkan isi hatinya lewat akun Twitter miliknya.

Ia menulis, "I don't know how to start this. The last two nights at Wembley have been the biggest and best shows of my life. To come home to such a response after so long away doing something I never thought I could pull off but did has blown me away”.

"However I've struggled vocally both nights. I had to push a lot harder than I normally do. I felt like I constantly had to clear my throat, especially last night,” sambungnya.

Adele juga menulis bahwa ia sempat pergi ke dokter tenggorokan, karena suaranya sempat habis. Rupanya, pita suaranya rusak. Dokter pun menyarankan dirinya untuk tidak tampil dalam konsernya. Tentu, hal itu membuat Adele sangat patah hati.

Meksi sudah diberi perawatan untuk memerbaiki kondisinya, tetap saja Adele tidak bisa menjalani dua konser terakhir dalam gelaran tur album 25 miliknya tersebut.

Selanjutnya, Adele kembali menulis bahwa tadinya ia sempat berpikir untuk menjalani satu konser saja, yakni pada Sabtu (1/7/2017). Namun, ia mengurungkan niatnya itu.

"I've considered doing Saturday night's show but highly unlikely I'd even make it through the set and I simply can't crumble in front of you all and walk out on you in that way. I'm so desperate to do them that I've considered miming. Just to be in front of you and be with you,” tulis Adele.

“But I've never done it and I cannot in a million years do that to you It wouldn't be the real me up there. I'm sorry. I'm sorry for your disappointment,” lanjutnya.

Istri dari Simon Konecki ini memang sangat menyayangkan bahwa dua konsernya harus dibatalkan.

Apalagi, ia merasa tur dunianya merupakan tonggak sejarah sepanjang kariernya sebagai penyanyi.

"Who the f**k cancels a show at Wembley Stadium!? To not complete this milestone in my career is something I'm struggling wo get my head around and I wish that I wasn't having to write this. I have changed my life drastically in every way to make sure I got through this tour that started at the beginning of last year," terang pelantun “All I Ask” ini.

"To not be able to finish it is something I'm really struggling to come to terms with. It's as if my whole career has been building up to these 4 shows,” katanya lagi.

Adele pun menutup ungkapan hatinya dengan informasi soal pengembalian uang bagi para penggemar yang sudah membeli tiket konsernya, andai konsernya tak bisa dijadwal ulang.

“I'm writing this as the decision has just this moment been made, so I don't have any other, but of course refunds will be available if the shows can't be rescheduled. There will be more information over the next few days. I'm sorry, I'm devastated,” pungkasnya. (kompas.com)

Gitaris grup band NOAH, Uki mengatakan bahwa dia dan kawan-kawan akan kembali fokus mempersiapkan album kedua mereka setelah Lebaran mendatang.

"Memang awal tahun ini kita fokusnya di album ya cuma memang masih proses. Jadi nanti setelah bulan Ramadhan ini kami akan fokus ke album lagi," ukap Uki saat diwawancarai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/6/2017).

Sementara sang vokalis, Nazriel Irham atau Ariel membeberkan bahwa dalam album tersebut, NOAH akan mengisinya dengan materi lagu-lagu terbaru mereka.

"Lagu baru semua, lagu-lagu daur ulangnya udah cukup, jadi ini album kedua NOAH akan lagu baru semua," ucap Ariel diwaktu yang sama.

Kekasih artis peran Sophia Latjuba itu menambahkan, album tersebut direncanakan rilis tahun ini.

"Mudah-mudahan kita bisa keluar albumnya tahun ini ya," sambungnya. (kompas.com)

Little Monster dan pelanggan setia Starbucks? Ada kabar gembira, well setidaknya untuk sementara bagi Little Monster dan Starbucks lover di Amerika, karena sang Mother Monster, Lady Gaga, telah berkolaborasi bersama gerai kopi kenamaan tersebut dalam menghadirkan varian minuman baru yang diberi nama “Cups of Kindness”.

“Cups of Kindness” merupakan koleksi minuman Lady Gaga yang mencakup dua jenis minuman baru, Matcha Lemonade dan Violet Drink, serta dua minuman yang sebelumnya sudah tersaji di Starbucks, Pink Drink dan Ombre Pink Drink. Tapi seri “Cups of Kindness” bukan koleksi minuman biasa, karena untuk setiap pembelian di antara Selasa dan Senin mendatang, Starbucks akan mendonasi sebesar 23 sen kepada Channel Kindness Project yang berada di bawah Born This Way Foundation milik Gaga.

Projek ini bertujuan mengajak para orang muda untuk mendokumentasi aksi kebaikan agar semangat baik bisa disebarkan. Starbucks memiliki komitmen setidaknya mendonasikan minumum sebesar $250.000, sebagaimana yang dilaporkan oleh Post-Gazette.com.

Violet Drink adalah sebuah minuman yang memadukan antara blackberries dan hibiscus bersama dengan santan dan es. Sedang Matcha Lemonade memadukan teh hijau Teavana dengan limun tradisional untuk menghasilkan cita rasa baru, sebagaimana yang ditulis Starbucks dalam siaran press mereka. Lantas, apa favorit Gaga? Ternyata adalah Matcha Lemonade. (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM