Music



John Mayer melakukan debut video musik yang bertugas untuk mempromosikan single barunya, ‘Still Feel Like Your Man’, yang sebelumnya telah dikonfirmasi berkisah tentang mantan kekasihnya, Katy Perry.

“Siapa lagi yang aku pikirkan?” ungkapnya pada New York Times saat ditanyakan tentang inspirasi di belakang lagu. “Dan ngomong-ngomong, itu merupakan pernyataan akan fakta jika aku tidak berkencan dengan banyak orang selama 5 atau 6 tahun terakhir. (Hubungan bersama Katy) adalah satu-satunya hubunganku (di masa itu).”

‘Still Feel Like Your Man’ merupakan salah satu lagu baru yang terdapat dalam album ketujuh Mayer yang akan datang, “The Search for Everything”. Sebelum album tersebut dirilis, Mayer telah merilis dua extended play atau album mini, “The Search for Everything: Wave One” dan “The Search for Everything: Wave Two”, yang masing-masing terdiri atas 4 buah lagu. ‘Still Feel Like Your Man’ terdapat di EP yang kedua.

Di dalam video tersebut, Mayer pun tak melewatkan kesempatan untuk memamerkan bakatnya untuk menari. Penasaran? Simak di bawah ini:

(creativedisc.com)

Beyoncé Knowles sedang merayakan ulang tahun perkawinan ke-9 bersama sang suami, Jay-Z, dan para penggemar malah mendapatkan “kado istimewa”. Queen Bey merilis video untuk single ‘Die With You’ yang kali ini menampilkan koleksi home-video yang mendokumentasi hubungannya bersama sang suami dan belum pernah disaksikan sebelumnya.

Sebenarnya Bey sudah pernah merilis video ‘Die With You’ untuk memperingati ulang tahun pernikahannya yang ke-7. Namun kini Bey memutuskan untuk merilis ulang dengan koleksi footage baru. Video tersebut dihadirkan secara eksklusif di Tidal, di mana Bey juga mengkurasi sebuah playlist yang berjudul “IV Ever Ever” untuk menandakan perayaan istimewa ini. Playlistnya berisi sekitar 60 lagu, termasuk lagu-lagu romantis seperti dari Sade, Robin Thicke, Lauryn Hill dan Stevie Wonder.

Dalam 9 tahun pernikahan mereka, Bey dan Jay-Z sudah dianugerahi oleh putri berusia 5 tahun, Blue Ivy, dan menyusul sepasang anak kembar yang akan segera dilahirkan oleh Bey.

Simak videonya di bawah ini:

(creativedisc.com)

The Killers baru saja mengungkap jika mereka tinggal sedikit lagi dalam menyelesaikan album barunya. Selain itu, band gawangan Brandon Flowers ini menyebutkan jika mereka akan membawakan lagu-lagu baru saat tampil di Hyde Park musim panas mendatang.

Band ini telah mengerjakan album baru semenjak bulan September yang lalu dengan proses rekaman berlangsung di Las Vegas, San Diego, Los Angeles dan studio Joshua Tree bersama produser U2, Jacknife Lee. Flowers dan drumer Ronnie Vannucci berkata pada NME di belakang pangung Pa’l Norte Festval di Monterrey, Meksiko, jika album susulan “Battle Born” (2012) terseut akan segera hadir.

“Albumnya terdengar bagus,” kata Vannucci. “Kami memiliki masalah dengan mengambil 2 langkah ke depan dan 1 langkah ke belakang, sehingga proses rekaman menjadi lebih lama. Kami kerap bertanya pada diri sendiri: ‘Apa yang sebuah band kuartet lakukan? Bagaimana cara agar musiknya tetap terdengar segar?’ Proses rekaman kali ini adalah latihan terus menerus dalam eksperimentasi.”

 

The Killers akan melangsungkan sebuah world tour di tahun 2017 ini yang akan dimulai di musim panas mendatang. Band ini baru-baru lalu memberi sebuah teaser untuk lagu baru mereka yang dihadirkan dalam sebuah trailer pendek. Simak trailernya di bawah ini :

(creativedisc.com)

Juara kompetisi bergengsi The Voice UK is finally here! Mo Adeniran, setelah kompetisi dan pertarungan panjang berhasil mempertahankan posisinya di puncak. Peserta yang berada di bawah asuhan Jennifer Hudson ini mengalahkan dua peserta lain yang maju ke babak final bersamanya. Ketiganya, memang sudah menjadi strong competitor sejak pertama kali panggung The Voice UK dibuka.

Mo Adeniran mendapatkan trofi kemenangan The Voice UK setelah sebelumnya mengalahkan lawan terberatnya, Jamie Miller dan Into The Ark. Penampilan para finalis dalam beberapa minggu terakhir memang menjadi sorotan, dan ketiganya sudah digadang-gadang pula akan membawa pulang piala.

Tapi Mo Adeniran membuktikan dirinya memiliki penguasaan panggung dan vokal yang jauh lebih baik dibanding peserta lain. Terlebih setelah membawakan lagu ‘Iron Sky’ dari Paolo Nutini dan ‘Unsteady’ dari X Ambassadors di babak final.

“Terima kasih untuk semua yang ada di rumah. Juga untuk Jennifer dan semua pelatih.” ucap Mo setelah diumumkan menjadi pemenang.

Kemenangan ini pun membawa Mo Adeniran menandatangani kontrak dengan label musik Polydor Records, yang juga langsung memberikan ucapan selamat pada Mo Adeniran melalui Twitter.

Di sisi lain, sang pelatih Jennifer Hudson mengaku dirinya memang memiliki favorite sendiri sepanjang kompetisi. Walau coach ini pun membenarkan bahwa Mo Adeniran sangat mudah untuk diajak bekerja sama. Ini salah satunya karena sifatnya yang sangat manis.

Selamat, Mo Adeniran! Kita tunggu rilisan single dan album barunya ya! (creativedisc.com)

Setelah sempat tertunda, penyanyi legendaris Bob Dylan akhirnya telah menerima piala Nobel yang diraihnya untuk kategori Sastra. Pemberian piala berlangsung di kota Stockholm, Swedia, yang merupakan kota pertama untuk rangkaian konser Eropa Dylan mendatang.

Dalam sebuah acara yang berlangsung secara privat dan dihadiri 12 anggota akademi, Dylan tidak menyampaikan ceramah sebagaimana umumnya pemenang piala Nobel agar mendapatkan sejumlah yang disertai dengan medalinya. Menurut The Guardian, Dylan punya waktu sampai bulan Juni untuk menyampaikan ceramahnya jika ingin membawa pulang juga sejumlah uang tersebut.

Dylan merupakan penulis lagu pertama yang memenangkan Piala Nobel untuk Sastra yang diumumkan di bulan Oktober tahun lalu. Ia disebut telah merangkai ekspresi puitis baru dalam tradisi penulisan lagu Great American. Ia sempat menimbulkan kebingungan, apakah ia akan menerima pialanya atau tidak. Pada akhirnya ia meleatkan acara penganugerahan Nobel yang berlangsung di Stockholm bulan Desember yang lalu.

Bulan lalu akhirnya terungkap jika ia akan menerima anugerah ini, mengingat ia akan mengunjungi kota tersebut. Dan akhirnya memang terealisasi. Selamat sekali lagi Bob Dylan. (creativedisc.com)

Sebuah laporan terbaru yang datang dari Record Industry Association of America menyebutkan jika di tahun 2016 lalu layanan streaming telah mengambil alih dominasi penjualan lagu dari format download (unduh), CD dan vinyl untuk kawasan Amerika Serikat.

Layanan streaming mendapatkan 51% dari total pendapatan, sebagaimana yang dicatat oleh RIAA. Penjualan dari download digital untuk album ataupun single mengalami penurunan sebanyak 22% dari tahun 2015, sementara penjualan secara fisik turun sebanyak 16%.

Dengan semakin berkibarnya streaming, pendapatan untuk industri musik secara keseluruhan di Amerika Serikat meninggkat 11%. Ini erupakan peningkatan berdigit ganda pertama untuk tahun-per-tahun semenjak 1994, dan pertumbuhan terbaik secara keseluruhan sejak tahun 1998.

Namun demikian, penjualan musik rekaman di tahun 2016 hanya setengah dari $14.6 miliar yang dihasilkan industri di tahun 1999, di mana penjualan terbesar didapat dari musik rekaman secara fisik.

Pendapatan yang didapat dari layanan berbayar untuk tahun 2016, seperti Spotify dan Apple Music, mendapatkan sebesar $2.26 miliar, naik sekitar 94.9% dibandingkan tahun 2015. Sedangkan pendapatan yang didapat dari layanan gratis, seperti YouTube dan layanan gratis Spotify, mendapatkan sekitar $496 juta. (creativedisc.com)

Antara Jack Antonoff dan Lorde sepertinya sedang terjalin simbiosis mutualisme. Selepas membantu Lorde untuk dua lagu yang dirilisnya baru-baru ini, ‘Green Light’ dan ‘Liability’, kini giliran band gawangan Antonoff, Bleachers, yang menggandeng Lorde untuk single baru mereka, ‘Don’t Take The Money’.

Lagu ini menampilkan juga vokal dari Lorde, selain kabarnya dibantu tulis juga oleh sang penyanyi asal Selandia Baru yang akan segera merilis album keduanya, “Melodrama”.

Sebelum single dirilis secara resmi pada hari ini, tanggal 31 Maret, Bleachers “menugaskan” para fansnya untuk melakukan “perburuan” di New York, di mana mereka akan menemukan piñata Antonoff yang berisi flashdisk yang berisi lagu tersebut. Tentu saja bagi yang tidak sempat, atau tidak ingin, mengikuti misi tersebut tidak usah kuatir, karena lagunya juga bisa disimak secara umum, karena sudah tersedia baik dalam bentuk penjualan digital atau streaming.

‘Don’t Take The Money’ merupakan single perdana Bleacher untuk album kedua mereka, susulan album debut “Strange Desire”, yang akan segera dirilis di tahun ini juga. Dengan dirilisnya single ini, maka pelepasan album yang belum diketahui judulnya tersebut bisa jadi semakin dekat saja. (creativedisc.com)

Selena Gomez yang selama ini kita kenal sebagai penyanyi dan aktris, tengah mengembangkan karir pula sebagai produser. Tepatnya untuk serial remaja “13 Reasons Why” yang akan ditayangkan oleh layanan streaming populer, Netflix. Serial yang diangkat dari novel tersebut dan mengangkat permasalahan-permasalahan remaja, seperti bully, shaming dan bunuh diri, akan tayang mulai besok, Jumat, 31 Maret.

Guna menyambut penayangan serial ini, maka Selena pun menghadirkan dua lagu yang merupakan bagian soundtrack untuk serialnya, yaitu cover version lagu klasik milik Yazoo, ‘Only You’, serta versi akustik hit single miliknya, ‘Kill Em With Kindness’.

Lagu manis ‘Only You’ di tangan Gomez menjadi sebuah lagu atmosferik. Begitu pula dengan versi akustik ‘Kill Em With Kindness’, yang melantun harmonis ditemani denting piano. Dengan aransemen musik latar yang lebih sederhana, maka Selena pun memanfaatkannya untuk menghadirkan kekuatan vokalnya secara lebih prima.

Selain dua lagu dari Selena Gomez, album soundtrack “13 Reason Why” diisi juga oleh sebuah lagu baru dari Billie Eilish berjudul ‘Bored’, selain ‘Cool Blue’ milik The Japanese House, ‘The Night We Met’ dari Lord Huron, dan ‘High’ dari Sir Sly. Selain itu soundtrack juga diisi oleh beberapa lagu klasik, seperti ‘Fascination Street’ milik The Cure atau ‘Love Will Tear Us Apart’. (creativedisc.com)

Sedikit mengingat ke belakang, tepatnya di tahun 2014 lalu, saat Isyana Sarasvati baru saja meluncurkan debut single-nya ‘Keep Being You’, publik diramaikan dengan perdebatan “Raisa versus Isyana”. Bagi sebagian fans garis keras Raisa, kehadiran Isyana seolah menjadi ancaman terhadap kepopuleran sang idola. Tapi disisi lain, kehadiran Isyana justru melengkapi jiwa-jiwa mereka yang selalu kagum akan penyanyi muda wanita Indonesia, dengan mengangkat slogan: Harta, Tahta, Raisa, dan Isyana.

Hampir tiga tahun sejak Isyana debut, akhirnya kedua penyanyi yang makin berkilau karirnya ini berkerja sama di dapur rekaman dengan merilis sebuah single duet berjudul ‘Anganku Anganmu’. Dirilisnya lagu ini seolah menampar apapun yang public pikirkan tentang drama “Isyana versus Raisa” dengan sebuah kejutan special.

Berlokasi di Senayan City Jakarta pada Kamis sore kemarin, Raisa dan Isyana hadir dalam press conference peluncuran single ‘Anganku Anganmu : Raisa & Isyana’. Dalam acara ini, keduanya mengungkapkan bagaimana mereka bersusah payah untuk merahasiakan project rahasia ini agar tidak diketahui public dan menahannya untuk menajdi sebuat surprise. Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan dipilihnya Swedia sebagai lokasi syuting video klip. Kurang lebih selama 6 bulan mereka menggodok lagu ini, mulai dari penulisan lirik hingga pembuatan video clip.

‘Anganku Anganmu’ sendiri merupakan lagu yang diakui oleh keduanya sebagai sebuah tantangan dan eksplorasi baru. Raisa mengaku bahwa lagu ini nggak Raisa banget, juga nggak Isyana banget.

Bila sebelumnya mereka membawakan lagu bernuansa cinta, kini mereka mencoba menyuarakan girl power dalam lagu ini. ‘Anganku Anganmu’ adalah tentang kekuatan perempuan untuk saling memberikan dukungan satu sama lain. Juga tentang sebuah mimpi yang bisa dimiliki oleh semua orang dan saling membantu untuk bisa mewujudkan dengan caranya masing-masing.

“Duet ini kan momentum langka, kami gak mau menyia-nyiakannya, jadi kami ingin membuat lagu yang inspiratif dan penuh makna,” ujar Raisa. “Lagipula ternyata lagu-lagu kita itu banyak didengar anak-anak belia, masih SD, SMP. Jadi kita ingin memberikan pesan positif untuk mereka,” tambahnya. Sedangkan Isyana berharap duet mereka bisa menyejukkan suasana panas antara fans di kedua kubu. “Karena kitanya juga santai biasa aja, kadang ngelihatnya (perseteruan fans) suka lucu aja,” ucap Isyana.

Ketika Team Creative Disc menanyakan apa yang dipelajari satu sama lain oleh keduanya selama bekerja sama, Raisa menjawab bahwa ia banyak belajar tentang musikalitas Isyana. “Aku selalu melihat dia mengeluarkan chord-chord aneh. Aku ngelihat dia tuh hidupnya music banget, dan itu menginspirasi aku untuk terus belajar lagi dalam bermusik.”

“Semoga ke depannya bisa makin dapat banyak ilmu dari adik,” ucap Raisa sambil menepuk bahu Isyana.

Sedangkan Isyana yang memang lebih muda dari Raisa, melihat sisi dewasa Raisa yang seperti sosok kakak baginya. “Wawasan Yaya (panggilan akrab Raisa) tentang music itu sangat luas. Banyak banget warna music baru yang aku dapat dari Yaya.”

Raisa dan Isyana akan mengadakan sebuah showcase bertajuk “Raisa & Isyana Showcase 2017” bertempat di Assembly Hall Menara Mandiri pada tanggal 5 April 2017. Untuk pertama kalinya Raisa dan Isyana akan berdiri tampil dalam panggung yang sama di showcase ini. Keduanya berjanji bahwa aka nada hal yang unik dan special dalam showcase ini. Raisa akan membawakan lagu-lagu Isyana dan sebaliknya. Jadi sayang sekali untuk dilewatkan, apalagi harga tiketnya tidak begitu mahal. Tiket showcase Raisan & Isyana sudah mulai dijual di website www.raisaxisyana.com seharga Rp.165.000 dan hanya terdiri dari satu kelas penonton saja. (creativedisc.com)

erjudul ‘Heatstroke’ – what an appropriate title for the summer – lagunya akan menampilkan kolaborasi sang super DJ bersama dengan Ariana Grande, Pharrell Williams dan rapper Young Thug. Sebagai teaser ia memposting cover-art dan production credit untuk singlenya di Twitter:

Sayangnya Harris tidak sekaligus menghadirkan preview lagunya, atau tanggal rilis. Tapi kemungkinan besar dalam waktu dekat kita sudah bisa mendengarkan lagunya. ‘Heatstroke’ ditulis Harris bersama Pharrell Young Thug dan juga Starrah.

Single ini hadir menyusul single terakhir Harris, ‘Slide’, yang dihadirkannya bersama Frank Ocean dan Migos. (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net