Ribuan penerbangan dibatalkan akibat badai salju yang melanda sejumlah wilayah Amerika Serikat, Kamis (4/1).

Mengutip AFP, ada sekitar 3.000 penerbangan yang dibatalkan. Sekitar 75 persen penerbangan yang dibatalkan terjadi di bandara Newark Boston dan New Jersey.

Tak hanya di Newark Boston, bandara John F Kennedy New York bahkan ditutup sementara akibat badai. Salju tebal menutupi landasan pacu dan menyebabkan pesawat tak bisa terbang.

"Bandara John F Kennedy menghentikan kegiatan penerbangan beberapa saat, sebelum pukul 11.00 setempat. Akan dibuka kembali pada pukul 3 siang," kata pejabat FAA seperti dikutip dari Reuters.

Badai salju dan angin kencang juga menyebabkan aktivitas warga terganggu. Sekolah-sekolah terpaksa ditutup, dan pemadaman listrik. Jalur-jalur kereta api juga terputus akibat rel yang tertutup salju. Kondisi itu diperparah dengan penurunan suhu secara ekstrem yang berkisar hingga minus 25 derajat celcius.

Gubernur Georgia Nathan Deal, telah mengumumkan status keadaan darurat terkait badai yang melanda wilayahnya.

Hal sama juga dilakukan, Gubernur Florida Rick Scott, dia mengimbau warga agar bersiap untuk menghadapi kondisi ekstrem.

Badai salju dan angin kencang diperkirakan akan terus terjadi hingga bberapa hari ke depan. Diperkirakan angin kencang dengan kecepatan 55 mil atau 88,5 kilometer per jama akan melanda wilayah Connecticut, Jumat (5/1). (cnnindonesia.com)

Barack Obama ternyata punya daftar lagu favorit sepanjang 2017. Sejak menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada 2009 hingga awal tahun lalu, Obama memang rutin membagikan daftar lagu dan bacaan favoritnya itu di penghujung tahun.

Menurut Obama, membagikan daftar lagu dan buku favoritnya merupakan salah satu cara untuk mengapresiasi karya para seniman dan penulis.

"Saat saya menjabat sebagai Presiden, saya memulai tradisi membagikan daftar bacaan dan daftar lagu saya. Ini merupakan cara yang bagus untuk menggambarkan karya-karya yang menemani saya sekaligus mengapresiasi para penulis dan artis dari seluruh dunia," tulis Obama di laman Facebook miliknya.

Obama memiliki hampir dua lusin lagu favorit sepanjang 2017. Tembang hit Havana milik Camilla Cabello dan Sign of The Times masuk dalam daftar lagu favorit bekas kepala negara Negeri Paman Sam itu.

"Saya ingin membagikan buku dan musik yang paling saya senangi. Dari lagu-lagu yang membuat saya tergerak hingga cerita yang menginspirasi saya, ini adalah daftar 2017 saya. Saya harap Anda menikmatinya dan semoga Anda di tahun baru ini berbahagia dan sehat," kata Obama.

Berikut daftar lagu favorit Barack Obama selama 2017:

Mi Gente - J Balvin & Willy William
Havana - Camila Cabello (feat. Young Thug)
Blessed - Daniel Caesar
The Joke - Brandi Carlile
First World Problems - Chance The Rapper (bersama Daniel Caesar)
Rise Up - Andra Day
Wild Thoughts - DJ Khaled (bersama Rihanna dan Bryson Tiller)
Family Feud - Jay-Z (bersama Beyoncé)
Humble - Kendrick Lamar
La Dame et Ses Valises - Les Amazones d’Afrique (feat. Nneka)
Unforgettable - French Montana (feat. Swae Lee)
The System Only Dreams in Total Darkness - The National
Chanel - Frank Ocean
Feel It Still - Portugal. The Man
Butterfly Effect - Travis Scott
Matter of Time - Sharon Jones & the Dap-Kings
Little Bit - Mavis Staples
Millionaire - Chris Stapleton
Sign of The Times - Harry Styles
Broken Clocks - SZA
Ordinary Love (Extraordinary Mix) - U2

*Bonus: Born in the U.S.A. dari Bruce Springsteen

Berikut daftar buku terbaik yang dibaca Obama selama 2017:

The Power - Naomi Alderman
Grant - Ron Chernow
Evicted: Poverty and Profit in the American City - Matthew Desmond
Janesville: An American Story - Amy Goldstein
Exit West - Mohsin Hamid
Five-Carat Soul - James McBride
Anything Is Possible - Elizabeth Strout
Dying: A Memoir - Cory Taylor
A Gentleman in Moscow - Amor Towles
Sing, Unburied, Sing - Jesmyn Ward

*Bonus untuk penggemar hoop: Coach Wooden and Me dari Kareem Abdul-Jabbar dan Basketball (and Other Things) dari Shea Serrano. (cnnindonesia.com)

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru kepada dua pejabat Korea Utara karena peran mereka dalam program rudal negara itu.

Kementerian Keuangan Amerika Serikat menyebut kedua pejabat itu sebagai Kim Jong Sik dan Ri Pyong Chol.

"Kementerian Keuangan menyasar para pemimpin program rudal balistik Korea Utara sebagai bagian dari tekanan maksimal untuk mengisolasi Republik Korea Utara dan mewujudkan Semenanjung Korea yang bebas nuklir," kata Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, dalam pernyataannya pada Selasa (26/12).

Ditambahkannya, nama kedua pejabat juga tercantum dalam sanksi baru Dewan Keamanan PBB yang disahkan Jumat lalu.

"Kim Jong-Sik dilaporkan sebagai sosok penting dalam pengembangan rudal balistik Korea Utara, termasuk upaya untuk mengubah bahan bakar cair menjadi bahan bakar padat, dan Ri Pyong-Chol dilaporkan sebagai pejabat penting dalam pengembangan rudal balistik antarbenua." Demikian pernyataan Kementerian Keuangan AS.

Karena sanksi ini, harta milik kedua pejabat Korea Utara tersebut, yang berada di wilayah yurisdiksi AS, diblokir dan warga negara Amerika Serikat dilarang menjalin kontak bisnis dengan mereka.

'Retorikaagresif' AS

Pada Jumat lalu, PBB memutuskan untuk memberlakukan sanksi baru terhadap Korea Utara.

Negara itu menanggapinya dengan nada marah dan menyebut sanksi baru sebagai aksi perang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan kepada Amerika Serikat untuk tidak menambah ketegangan dengan Korea Utara. Ditambahkannya Rusia menyerukan agar proses negosiasi dimulai lagi.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson, Lavrov mengatakan retorika agresif Amerika Serikat terhadap Pyongyang tidak dapat diterima. (bbcindonesia.com)

Imigrasi Amerika Serikat akan menghalangi upaya perintah hakim federal yang menunda perintah deportasi 51 warga Indonesia (WNI) yang tinggal secara ilegal di New Hampshire. Pejabat imigrasi Amerika Serikat yakin bahwa ke-51 orang tersebut tidak terancam jiwanya jika dipulangkan ke Indonesia.

Berdasarkan dokumen pengadilan yang dikutip Reuters, Kamis (21/12), pemerintah AS mengajukan mosi ke pengadilan federal di Boston sebagai respons atas perintah hakim bulan lalu.

Menurut hakim federal saat itu, para WNI itu harus diberi waktu hingga kondisi di Indonesia berubah dan tidak mengancam jiwa mereka setibanya di kampung halaman. Namun pihak imigrasi AS menilai tak ada bukti bahwa situasi di Indonesia mengancam jiwa ke-51 WNI.

"Bahkan jika mereka dilepas, secara umum tidak ada kondisi di Indonesia yang memmbuktikan akan terjadi persekusi atau penganiayaan terhadap masing-masing pemohon petisi," kata mosi tersebut.

Mosi pemerintah AS menyatakan pengadilan tidak punya yurisdiksi atas klaim tersebut dan para imigran tidak memiliki alasan yang masuk akal.

Sejumlah warga keturunan China yang beragama Kristen melarikan diri ke Amerika Serikat saat kerusuhan meletus Mei 1998. Selama bertahun-tahun mereka tinggal di New England, di bawah kesepakatan informal yang dicapai aparat penegak hukum imigrasi AS US Immigration and Customs Enforcement (ICE).

Mulai awal Agustus, bagian dari mereka yang melapor ke ICE diminta untuk berkemas pulang ke Indonesia. Pendeportasian tersebut sesuai janji kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memberantas imigran ilegal.

Dalam wawancara dengan Reuters, anggota kelompok tersebut mengaku masuk dengan visa turis namun melewati izin tinggal dan terlambat minta suaka. Beberapa di antaranya mengaku khawatir akan dianiaya atau mengalami kekerasan jika kembali ke Indonesia karena beragama Kristen dan keturunan China.

Undang-undang federal memberi kewenangan soal imigrasi kepada pemerintah dan bukan pengadilan. ICE bersikeras mereka berwenang mendeportasi ke-51 WNI.

Hakim Distrik Patti Saris di Boston bulan lalu menyatakan dirinya punya otoritas untuk menjamin bahwa para WNI itu mendapat kesempatan memuktikan bahwa kondisi di Indonesia memburuk, sehingga mereka bisa membuka kasus lagi untuk tinggal di Amerika Serikat.

Warga Indonesia menjadi bagian dari komunitas etnis di Dover, New Hampshire. Mereka mendapat dukungan dari anggota Kongres asal Partai Demokrat, termasuk Senator Jeanne Shaheen, dan Gubernur yang berasal dari Partai Republik Chris Sununu. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 10

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM