Kemenpora telah mengantongi izin resmi penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2018 dari Futbal Momentum Asia. Dengan begitu, Kemenpora bisa menggelar nobar event sepakbola terakbar empat tahunan tersebut.

Acara nobar ini akan digelar selama sebulan penuh di Halaman Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada 15 Juni–15 Juli. Nantinya, setiap weekend bakal ada talk show yang menghadirkan perwakilan PSSI, pemain dan mantan pemain bola, klub sepakbola, hingga suporter.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto mengatakan, kegiatan nobar ini bisa memberikan manfaat bagi Kemenpora. Sebab selain ikut meramaikan Piala Dunia, pada acara tersebut Kemenpora juga bakal mempublikasikan event Asian Games dan Asian Para Games 2018.

“Pada saat Piala Dunia kami akan sekaligus promosikan Asian Games dan Asian Para Games meskipun magnetnya masyarakat pasti ke Piala Dunia. Kemenpora juga menjadi salah satu lembaga yang pertama kali mendapatkan izin lisensi menggelar nobar Piala Dunia 2018,” ujar Gatot.

Gatot menambahkan, suasana nobar nantinya tidak akan berbeda jauh dengan nobar Piala AFF 2016, dimana ada layar lebar dengan ukuran 5,5 x 3 meter. "Bila dipandang perlu ada back up layarnya kanan dan kiri, alternatif lain juga kami sediakan indoor di ruang Theater Wisma Menpora dan pernah kami lakukan juga saat nobar Piala Dunia 2014 lalu," katanya.

Sementara itu, mantan pemain tim nasional Indonesia, Dede Sulaiman yang hadir dalam sesi konferensi pers mengatakan, Piala Dunia menjadi ajang berharga untuk meningkatkan semangat persepakbolaan nasional. Dia juga berharap PSSI mampu mengambil pelajaran berharga dengan memperbaiki pembinaan di usia muda agar mampu menciptakan tim yang kuat seperti era tahun 1985-an.

"Melalui Kemenpora dan pemerintahan saat ini ke depan saya harap Indonesia mampu menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 atau 2026, karena talenta muda sepakbola Indonesia sangat banyak dan bisa berprestasi apabila dibina dengan baik dan benar," harapnya. (bola.net)

Nobar Film Thor : Ragnarok bersama Tim Delta FM, client MRN, dan pendengar yang beruntung, waktu pertama kali rilis di Indonesia pada hari Rabu, 25 Oktober 2017 di Plaza Senayan berjalan seru banget. Penonton yang sudah mulai datang dari jam setengah 7 langsung mengambil tiket yang sudah disediakan oleh Delta FM.

Di dalam studio, antusias penonton untuk mulai menyaksikan bagian ketiga cerita Thor di seri ‘Ragnarok’ sudah mulai terlihat. Antusias yanng terus terlihat tidak membuat penonton kecewa, karena di balik ketegangan film Thor : Ragnarok, terdapat banyak adegan yang membuat seisi bioskop tertawa.

Film yang dibuat oleh Taika Waititi menceritakan pertemuan Thor dengan kakak perempuannya Hela, yang membuat Asgard berada di ambang kehancuran. Untuk menyelamatkan Asgard, perjalanan awal Thor memang tidak mudah. Setelah mengalahkan Surtur, Thor kembali ke Asgard. Di Asgard, Thor mengetahui bahwa ayahnya dibuang oleh Loki di bumi. Pertemuan antara Thor dan Loki dengan ayahnya membawa mereka bertemu dengan Hela yang ingin membalas dendam. Dalam perkelahiannya yang pertama dengan Hela, dengan mudah Hela menghancurkan palu milik Thor dan mengalahkannya.

Usai menyaksikan film Thor : Ragnarok, acara dilakukan dengan foto bersama di dalam studio sebelum meninggalkannya. Dengan berakhirnya acara nonton bareng, tim Delta FM berharap acara tersebut dapat mempererat hubungan personal antara tim Delta FM, clientMRM, dan pendengar. (YHN)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM