Rate this item
(0 votes)
in News

KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Kecelakaan Pesawat Iran

By Published February 19, 2018

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran memastikan tidak ada penumpang WNI dalam daftar penumpang atau manifest pesawat yang jatuh di pusat Iran pada Minggu (18/2). Pesawat nahas berpenumpang 66 orang itu jatuh dalam perjalanan dari Teheran menuju Yasuj di bagian barat daya negara tersebut.

"Insya Allah kami sudah cek di manifestasi sejauh ini belum ada korban WNI," kata Tety Mudrika Hayati, pelaksana fungsi sosial dan budaya KBRI di Teheran, saat dihubungi CNNIndonesia.com dari Jakarta, Minggu (18/2).

KBRI di Teheran juga telah melakukan pengecekan lain, salah satunya dengan mengecek satu per satu WNI yang tersebar di Teheran dan kota lain di Iran seperti Qom, Mashad, Gorgan, Isfahan. Pengecekan pun dilakukan terhadap para mantan WNI yang ada di Iran.

Tety mengatakan para WNI tersebut dalam keadaan sehat.

"Namun demikian, kami imbau kepada WNI di sini untuk saling memantau dan saling menginfokan," ujarnya.

"Salah satu upaya monitoring dan menjalin silaturahmi, KBRI secara intens berkomunikasi dengan WNI kami di Iran dan mempunyai grup Whatsapp per kota ataupun Telegram," kata Tety.

Sampai berita diturunkan, otoritas Iran belum menemukan pesawat tersebut dan belum memastikan jumlah korban.

Pesawat milik Aseman Airlines dengan nomor penerbangan EP3704 menghilang dari radar 45 menit setelah take off dari Teheran.

Pesawat jenis ATS-72 ini telah beroperasi 25 tahun

Bulan Sabit Merah mengatakan telah mengirim 45 tim ke Gunung Deba di wilayah Zagros, namun belum menemukan tanda-tanda puing pesawat.

"Pegunungan tak bisa dilalui. Kabut tebal dan salju serta hujan membuat mustahil menggunakan helikopter," kata Morteza Salimi, kepala penyelamatan dan kebencanaan.

Ini menjadi musibah ketiga di Iran dalam beberapa bulan terakhir, setelah Negeri Para Mullah itu diguncang gempa yang menewaskan 620 orang pada November, dan tabrakan kapal tanker di lepas pantai China, bulan lalu yang mengakibatkan 30 pelaut Iran hilang.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah menyatakan duka cita akibat peristiwa tersebut. (cnnindonesia.com)

Read 512 times

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM