Hujan lebat yang mengguyur sejak pagi menyebabkan jalan-jalan di Kota Jeddah, Arab Saudi tergenang banjir, Selasa (21/11). Akibat banjir sejumlah aktivitas warga Jeddah terganggu. Sekolah-sekolah dan universitas pun diliburkan.

Menurut situs berita Saudi Gazette, Kantor Badan Meteorologi dekat Bandara Internasional King Abdul Aziz disambar petir. "Beberapa peralatan rusak, tapi kantor masih berfungsi, mengirim dan menerima laporan cuaca," tulis Saudi Gazette.

Kepala Hubungan Masyarakat Bandara Jeddah, Turki Al-Deeb menyatakan tidak ada penerbangan yang terganggu akibat hujan.

"Hanya lima penerbangan yang ditunda karena beberapa penumpang dan awak tidak dapat mencapai bandara tepat waktu," kata Al-Deeb. Dia menambahkan tidak ada penerbangan yang dialihkan.

Surat kabar berbahasa Arab, Okaz melaporkan atap pengadilan Jeddah bocor saat hujan lebat. Berdasarkan rekaman video yang diterima Okaz, air mengucur dari langit-langit gedung pengadilan. Sesi persidangan pun ditunda, bukan karena atap yang bocor, melainkan lantaran banyak orang tidak dapat hadir di persidangan tepat waktu.

Polisi Jeddah menerima sedikitnya 11 ribu panggilan telepon darurat 911. Sebagian besar dari telepon berasal dari warga yang menanyakan jalan-jalan alternatif yang tidak tergenang banjir serta kondisi cuaca.

Sejumlah kamera lalu lintas terpaksa dimatikan karena kondisi jalan dan kemacetan lalu lintas.

Emir Mekkah, Pangeran Khaled Al-Faisal, mengikuti perkembangan banjir dan hujan di Pusat Krisis dan Bencana sejak pagi hari.

Pelabuhan Kota Jeddah sempat ditutup selama tiga jam lantaran kondisi cuaca.

Tiga orang sempat terjebak di Terowongan Al-Salam, berhasil diselamatkan oleh aparat pertahanan sipil. Empat orang berhasil diselamatkan di Rabi, setelah terjebak di Lembah Al-Abwa, sekitar 214 kilometer dari Jeddah.

Sejumlah jalan utama dan terowongan di Jeddah ditutup demi keaamanan. Terowongan yang ditutup antara lain satu antara Jalan Palestina dengan Jalan Pangeran Majed, Jalan Hira dengan Jalan Pangeran Majed, dan Jalan Raja Fahad dengan Jalan Raja Abdullah, Al-Salam dan perempatan Jalan Raja Abdullah-Jalan Madinah.

Pemerintah Kota Jeddah mengimbau keluarga untuk tidak berpiknik di lembah-lembah dan dataran rendah. Kota tersebut menyediakan 1.600 pekerja dalam dua shift dan 512 peralatan untuk mengatasi banjir di 14 wilayah. (cnnindonesia.com)

#mbbinternational Al Jazeera from Jordan

A post shared by MBB Apparel (@mbb.apparel) on

#mbbinternational Alittihad of Aleppo from Syria

A post shared by MBB Apparel (@mbb.apparel) on

Terdapat beberapa apparel buatan Indonesia yang sudah mendunia, di antaranya adalah MBB dari kota Bogor dan SPECS asal Jakarta. Produk apparel lokal tersebut sudah digunakan sejumlah klub dan Timnas di luar Indonesia.

Sejumlah klub yang berlaga di Liga 1 musim kemarin juga sudah ada yang menggunakan produk lokal. Ironisnya, Timnas Indonesia belum pernah menggunakan produk lokal sendiri sejak 1996. Sejak tahun itu, Timnas Indonesia lebih memilih menggunakan apparel dari luar negeri di antaranya Adidas, Diadora dan Nike.

Sementara itu klub luar negeri banyak yang memilih buatan Indonesia, di antaranya klub dari Malaysia hingga Timnas Liberia.

Timnas Liberia menggunakan jersey buatan SPECS. Bisa menyuplai seragam bagi negara di Afrika Barat tersebut adalah prestasi yang membanggakan. Mereka pun mengharapkan Timnas Indonesia juga akan menggunakan produk mereka.

"produk INDONESIA malah jadi apparel timnas LIBERIA,gimana TIMNAS INDONESIA anda mau menggunakan produk lokal," akun Twitter SPECS Indonesia memberikan sindiran.

Timnas Puerto Rico juga pernah menggunakan jersey buatan SPECS. Namun kali ini ada unsur ketidaksengajaan.

Ceritanya, mereka akan bertanding menghadapi Indonesia pada bulan Juni tahun ini. Mereka rencana mengenakan kostum kandang. Sayangnya, seragam tersebut hampir mirip dengan warna jersey Indonesia.

SPECS kemudian membuatkan seragam tandang warna biru untuk Puerto Rico.

Klub asal Malaysia ini pernah menggunakan jersey buatan SPECS di Liga Super Malaysia antara tahun 2010 hingga 2013.

Namun kemudian mereka pindah menggunakan produk lain dari Inggris. Dan sekarang mereka menggunakan jersey buatan produsen lokal, Kobert.

Selain Al Jazeera, MBB juga menjalin kerja sama dengan klub Suriah, Al Ittihad Aleppo. Klub yang pernah menjuarai liga domestik sebanyak enam kali ini menggunakan produk MBB selama musim 2017 kemarin.

Al Ittihad Aleppo adalah klub raksasa di Suriah. Mereka juga pernah menjadi juara Piala AFC pada 2010 lalu.

Selain dengan Al Ittihad, MBB juga menjalin kerja sama dengan sejumlah klub lain di Suriah termasuk dengan Jableh, Tishreen, Al Karamah dan Hutteen. (bola.net)

 

Hanya dalam hitungan hari setelah militer menguasai stasiun televisi nasional di Ibu Kota Harare, panglima militer Zimbabwe bertolak ke Beijing. Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan kunjungan itu adalah "lawatan militer yang normal". Namun, sebenarnya seberapa jauh hubungan antara Cina dan Zimbabwe?
Berita bahwa Jenderal Constantino Chiwenga berkunjung ke Cina setelah militer menguasai Harare adalah sebuah kebetulan yang mendapat sorotan.

Ada beragam spekulasi bermunculan setelah Cina menyatakan tengah mengamati perkembangan di Zimbabwe dari dekat, namun tidak mengecam tindakan militer yang jelas-jelas hendak melengserkan Presiden Robert Mugabe.
Bagi Zimbabwe, Cina adalah mitra dagang terbesar keempat sekaligus investor utama dengan investasi mencapai miliaran pound di berbagai bidang, mulai dari pertanian hingga konstruksi.
Zimbabwe bisa dibilang mitra yang sangat tergantung pada Cina mengingat negara tersebut menyediakan pasar ekspor terbesar dan sokongan untuk ekonomi.
Hubungan Cina-Zimbabwe dimulai dari Perang Rhodesia, pada akhir 1970-an.
Ketika Robert Mugabe gagal mendapat sokongan Uni Soviet pada 1979, dia beralih ke Cina—yang menyediakan senjata dan pelatihan untuk gerilyawan Zimbabwe. Manakala Zimbabwe meraih kemerdekaan pada 1980, kedua negara menjalin hubungan diplomatik secara resmi dan Mugabe berkunjung ke Beijing sebagai perdana menteri tahun berikutnya.
Sejak saat itu dia menjadi pengunjung rutin di Beijing.

Selama bertahun-tahun, para pejabat Zimbabwe berupaya berpihak ke Cina ketimbang ke negara-negara Barat dengan menerapkan strategi 'menatap ke Timur' menyusul serangkaian sanksi dari Uni Eropa pada 2002.
Hal itu ditegaskan Mugabe di hadapan publik saat meresmikan stadion nasional buatan Cina di Harare. "Kira telah beralih ke timur tempat matahari terbit dan membelakangi barat tempat matahari tenggelam."
Dalam periode ini, hubungan militer Cina dan Zimbabwe berkembang pesat.
Zimbabwe membeli sejumlah persenjataan Cina, termasuk pesawat jet Hongdu JL-8, pesawat tempur JF-17 Thunder, kendaran militer, radar, dan senjata lainnya.
Namun, ketika muncul kontroversi mengenai pengiriman tiga juta amunisi AK-47, 1.500 granat roket, dan ribuan mortir pada 2008, Beijing menempatkan perdagangan militer dengan Zimbabwe pada "taraf terbatas".
Walau telah menerapkan strategi 'Menatap ke Timur', Zimbabwe tidak kedatangan banjir investasi yang diharapkan. Sehingga, dalam pidato kenegaraan pada Agustus 2015, Mugabe secara terbuka meminta negara-negara Barat untuk kembali menjalin hubungan dengan Zimbabwe.

Kini, kenyataannya kepentingan ekonomi-politik Cina dan Barat beririsan di Zimbabwe sebagaimana tercermin dari wujud Kedutaan Cina dan Kedutaan Inggris yang berdekatan di pinggiran Kota Harare.
Saat kedutaan-kedutaan lainnya mengurangi staf atau bahkan tutup, Kedutaan Cina meluas. Pengembangan ini tidak sekedar dari luas bangunan, tapi juga aktivitasnya.
Kedutaan Cina memberi "sokongan teknis" kepada partai berkuasa Zanu-PF serta keamanan negara dan keamanan presiden. Bantuan itu membuat para diplomat Cina terhubung baik dengan politik Zanu-PF dan faksi-faksi di dalamnya sehingga punya pengetahuan mendalam mengenai Zimbabwe.
Seperti halnya para diplomat Barat, diplomat Cina risau dengan stabilitas, iklim investasi yang lebih baik, dan kepatuhan pada hukum.
Ketika Presiden Cina Xi Jinping berkunjung ke Zimbabwe pada 2015, dia mengatakan negaranya bersedia mendorong perusahaan-perusahaan bonafid untuk menanamkan modal di Zimbabwe. Namun, secara implisit pesannya adalah tiada lagi pinjaman sampai Zimbabwe menstabilkan ekonominya.
Pada 2016, perdagangan kedua negara mencapai US$1,1 miliar atau Rp14,8 triliun. Dari jumlah tersebut, Cina paling banyak membeli tembakau Zimbabwe sekaligus mengimpor kapas dan bahan-bahan mineral. Sebaliknya, Zimbabwe membeli produk elektronik, pakaian, dan barang jadi lainnya dari Cina.
Perusahaan-perusahaan kontruksi Cina juga aktif di Zimbabwe dengan membangun berbagai infrastruktur, termasuk gedung Akademi Pertahanan Nasional senilai US$100 juta atau setara dengan Rp1,3 triliun. Kemudian tahun lalu, Cina sepakat mendanai pembangunan gedung parlemen yang baru di Harare.

Era baru
Bagaimanapun, para diplomat Cina dan banyak bisnis lainnya menantikan era yang lebih baik di Zimbabwe.
Sejumlah perusahaan menyadari iklim investasi di Zimbabwe menantang sehingga mereka mencari pasar alternatif.
Beberapa pekan lalu saya di Cina, menghadiri pertemuan mengenai hubungan Cina-Afrika. Kala itu, Zimbabwe tidak disebut satu kali pun.
Tidak seperti Ethiopia, Sudan, dan Angola yang merupakan mitra strategis, atau Nigeria, Kenya, dan Afrika Selatan yang menjadi pasar besar, Zimbabwe bukanlah prioritas Beijing. Sehingga kepentingan Cina di Zimbabwe saat ini adalah iklim investasi yang lebih baik.
Peralihan kekuasaan yang jelas menuju pemerintahan yang sah di Zimbabwe dalam wujud pemilihan umum adalah kepentingan Beijing, juga London.
Strategi 'Menatap ke Timur' dan 'Melibatkan Barat' tidak mendatangkan investasi dan kepercayaan terhadap Zimbabwe.
Yang diperlukan Zimbabwe sekarang adalah pemerintahan yang stabil dan dapat dipercaya sehingga investor dari Asia, Amerika, dan Eropa bakal secara serius mempertimbangkan Zimbabwe sebagai masa depan investasi.
Hal tersebut merupakan pesan yang disampaikan Cina kepada Mugabe saat berkunjung ke Beijing pada Januari silam.
Dan pesan yang sama juga diberikan kepada panglima militer Zimbabwe, pekan lalu. (bbcindonesia.com)


Tulisan analisis ini dibuat oleh seorang pakar yang bekerja di luar organisasi BBC.
Dr Alex Vines OBE adalah kepala program Afrika di lembaga kajian Chatham House. Dia juga merupakan dosen senior di Universitas Coventry.

Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI No 3 tahun 2014 tentang Hari Ikan Nasional dan bertepatan dengan Peringatan World Fisheries Day atau Hari Perikanan Dunia. Pada tahun ini, Indonesia memperingati HARKANNAS untuk keempat kalinya dengan tema “Ikan Untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Tema tersebut ditetapkan dengan pertimbangan bahwa ikan sangat relevan untuk mendukung program pemerintah dalam hal perbaikan gizi masyarakat mengingat ikan sebagai bahan pangan dan sumber protein memiliki keunggulan antara lain; kandungan Omega 3 tinggi sangat baik untuk perkembangan mata, otak dan jaringan syaraf, komposisi asam amino lengkap dan mudah dicerna serta diserap tubuh, keragaman ikan yang tinggi  dari  jenis, bentuk, warna, rasa dan ukuran sehingga dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai macam produk olahan, keragaman harga yang dapat memenuhi semua segmen kelas ekonomi. Ikan sebagai sumber protein dapat berperan mendukung Gerakan Peningkatan Gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1.000 HPK), remaja usia produktif dan ibu hamil dalam kerangka strategi percepatan perbaikan gizi masyarakat (RPJMN 2015 – 2019).

Ikan sebagai sumber bahan pangan sehat berperan mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dalam rangka mengurangi beban penyakit sehingga dapat mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan meningkatkan produktivitas. Dalam rangka mendukung kebijakan strategis pangan dan gizi, dengan terbitnya Inpres Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Perpres Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional, KKP terus melakukan beberapa program, antara lain peningkatan produksi perikanan tangkap dan budidaya yang didukung oleh penerapan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan, serta penguatan sistem logistik ikan untuk memenuhi ketersediaan ikan bagi industri dan konsumsi dalam negeri. Peningkatan konsumsi ikan nasional sangat penting sebagai penghela industri perikanan nasional dalam rangka meningkatkan produktivitas industri dan mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.

Tujuan dari peringatan Hari Ikan Nasional Ke4 Tahun 2017 adalah meningkatkan konsumsi ikan masyarakat dengan menjadikan makan ikan sebagai budaya nasional mengingat ikan sebagai asupan pangan memiliki keunggulan kandungan gizi, ragam pilihan ikan dan ragam kreasi olahan. Peringatan Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) ke-4 dilaksanakan di area Pelataran Keong Mas selama 4 (empat) hari dari tanggal 18 – 21 November 2017. Acara puncak peringatan Harkannas Ke-4 tanggal 21 November 2017 akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan dan akan menghadirkan Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Pusat, Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi, Dinas Kelautan dan Perikanan seluruh Indonesia (34 Provinsi), Organisasi Mitra Gemarikan (29 organisasi), Asosiasi Perikanan, Kementerian/Lembaga terkait dan pelaku usaha/UKM perikanan.

Adapun rangkaian acara Peringatan HARKANNAS ke-4 adalah pelaksanaan Indonesia Seafood Expo 2017 tanggal 18-21 November 2017 akan diikuti oleh 32 booth provinsi dan 16 booth UKM/Mitra KKP, festival Perikanan Nusantara (FPN) tanggal 20-21 November 2017 akan diikuti oleh 34 UKM Provinsi yang menampilkan kuliner nusantara berbahan baku ikan dan lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-15 dengan bahan baku ikan patin dilaksanakan tanggal 21 November 2017 akan diikuti oleh Pemenang Lomba Masak Tingkat Provinsi (Tim Penggerak-PKK) dari 29 Provinsi.

Acara pendukung meliputi Demo Mobil ATI Gemarikan, Klinik Mutu Hasil Perikanan, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Senam Sehat dan Jalan Sehat, Lomba Menggambar dan Mewarnai dengan Tema “Aku Cinta Ikan”, Lomba Menangkap Ikan, Lomba Masak Ikan Kategori Umum (Tingkat Pelajar), Bakar Ikan dan icip-icip olahan ikan, Demo Masak Ikan  dan Edukasi Manfaat Ikan. Angka konsumsi ikan nasional pada tahun 2016 mencapai 43,94 kg/kapita (setara ikan utuh segar). Pada tahun 2017 konsumsi ikan nasional ditargetkan sebesar 47,12 kg/kapita dan pada tahun 2018 sebesar 50,65 kg/kapita.

KKP terus melaksanakan kegiatan kampanye peningkatan konsumsi ikan melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, menumbuhkan kreativitas dalam mengolah ikan untuk keperluan konsumsi dan usaha kuliner sebagai sumber pendapatan keluarga, serta mendekatkan ikan kepada masyarakat. 

Momentum peringatan HARKANNAS ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan membangun koordinasi fungsional yang efektif dengan melibatkan seluruh komponen pemerintah dan masyarakat dalam rangka menjadikan ikan sebagai salah satu solusi dalam penanganan permasalahan gizi masyarakat. Sehingga ikan dijadikan tumpuan sumber protein yang selalu hadir di dalam menu keluarga dalam rangka mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia (Nawacita 5), meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing bangsa (Nawacita 6), dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, khususnya sektor kelautan dan perikanan. (kominfo.go.id)

Jangan lupa di Hari Ikan Nasional 2017 ini ada discount 21% di Bandar Djakarta, Ancol - Jakarta.

Bukan hanya itu saja, Delta FM juga mengajak kamu untuk bisa ikut MAKAN ENAK bareng DELTA FM di Bandar Djakarta tanggal 26 November 2017!! Caranya gampang banget kok, kamu ikuti langkah-langkah dibawah ini :

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM