Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona menyatakan solidaritas terhadap Palestina dalam pertemuan dengan Presiden Mahmoud Abbas yang sedang menonton pertandingan final Piala Dunia 2018 di Moskow, Rusia. Dalam pertemuan itu, dikabarkan Maradona berkata, "Dalam hati saya, saya seorang Palestina."

Dilansir situs berita Israel, Yediot Aharonot, dalam sebuah pertemuan singkat Maradona menyatakan dirinya simpati pada perjuangan rakyat Palestina sambil memeluk Abbas.

"Saya seorang Palestina. Pria ini menginginkan perdamaian di Palestina. Presiden Abbas punya negara dan punya hak," tulis Maradona di akun Instagramnya, Minggu (15/7).

Sebaliknya, Abbas memuji Maradona dan memberikan hadiah berupa lukisan burung merpati membawa ranting pohon zaitun, lambang perdamaian.

Maradona telah lama menyatakan dukungannya bagi Palestina. Saat menjadi pelatih tim nasional Uni Emirat Arab enam tahun lalu, dia memproklamirkan diri sebagai "suporter nomor satu rakyat Palestina". Setahun kemudian dia mengenakan kafiyeh, dan berseru, "Hidup Palestina!".

Pada 2012 Maradona menegaskan dirinya menghormati dan bersimpati pada perjuangan rakyat Palestina.

Saat Israel menggempur Jalur Gaza pada 2014, Maradona mengkritik Israel dengan menyatakan "Apa yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina adalah memalukan."

Pada tahun yang sama, dia dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk melatih tim sepak bola nasional Palestina selama Piala AFC Asian Cup 2015.

Adapun Abbas, dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungan kehormatan di Moskow, Sabtu (14/7), menyampaikan kekhawatiran soal situasi di kawasan, menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

"Kami menolak segala upaya yang dilakukan Amerika untuk menerapkan keputusannya dalam masalah yang paling sensitif bagi Palestina," kata Abbas seperti dikutip media Palestina.

Pernyataan Abbas disampaikan dua hari sebelum Putin bertemu Trump di Helsinki, Finlandia Senin (16/7). (CNN Indonesia)

Dalam sepekan terakhir, harga telur mengalami lonjakan lumayan tinggi di pasaran. Hal ini kemudian membuat pedagang, konsumen, dan bahkan pemerintah meradang. Ada apa sebenarnya? Terhitung sejak Jumat pekan lalu, harga telur ayam di pasar sudah mengalami kenaikan. Di Pasar Palmerah misalnya, harga telur ayam tembus hingga Rp 29.000 per kilogram. Bahkan, ada yang menjual hingga harga Rp 32.000 per kg di tingkat eceran. Salah seorang pedagang di Pasar Palmerah Eko Prasetyo menyebutkan bahwa kenaikan harga hingga Rp 29.000 tersebut terjadi sekitar 5 hari yang lalu.

"Pas puasa kemarin sekitar Rp 22.000 sampai Rp 24.000, terus pas habis Lebaran baru mulai naik dari Rp 25.000 sampai sekarang Rp 29.000" ujar Eko kepada Kompas.com. Hal sama pun diamini oleh Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri. Dia menyatakan bahwa melonjaknya harga telur di pasaran bukan terjadi dalam waktu dekat ini. Namun, dalam beberapa hari terakhir ini kenaikan harganya sangat tinggi. "Persoalan telur ini sebenarnya bukan satu dua hari saja, melainkan sudah cukup lama. Cuma memang dalam minggu ini kenaikannya lebih agresif dibandingkan sebelumnya yang kenaikannya bisa 300 sampai 500 perak," tutur Abdullah saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/7/2018). Abdullah pun mengakui, kenaikan harga telur ayam tersebut tak hanya merisaukan konsumen, melainkan juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang. Pasalnya, selain semakin sulit menjualnya para pedagang juga mengalami kesulitan dalam memperoleh telur ayam tersebut. Kesulitan itu semakin diperparah dengan tak mampunya para pedagang menambah modal jualannya. "Semakin mahal harga semakin sedikit jumlah produksi yg kita dapat. Modal kita katakanlah sehari sejuta ya, ya sehari terus sejuta. Kita enggak bisa tambah modal lagi. Produksinya kan semakin berkurang," jelas Abdullah.

 

Lebih lanjut dia mengatakan, para pedagang membeli telur ayam dari produsen dengan harga mencapai Rp 26.000 per kilogram. Oleh sebab itu, mereka menjualnya kembali ke konsumen pada kisaran Rp 28.000 hingga Rp 29.000 per kilogram. "Selepas Lebaran sampai sekarang ritmenya naik terus, enggak ada penurunan. Otomatis ya kita naikkan harga karena kita terima itu harganya sudah tinggi, enggak mungkin dong kita jual rugi," imbuh Abdullah. Minimnya produksi ayam petelur Abdullah pun kemudian mengidentifikasi penyebab kenaikan harga telur ayam tersebut. Menurut dia, minimnya produksi komoditas ayam petelur menjadi biang keladi mahalnya harga telur di pasaran. "Yang pertama kalau bicara soal telur itu enggak bisa lepas dari ayam dan ayam ini sebenarnya bermasalah. Ujung pangkal persoalannya ada di ayam sebenarnya," terangnya. Persoalan pertama, kata Abdullah, ada pada pembatasan pembibitan dan kedua adalah pembatasan obat yang berujung pada produksi ayam melambat. Jika biasanya dalam waktu tiga bulan ayam sudah besar dan bisa bertelur, dengan pembatasan obat tersebut harus menunggu hingga empat bulan. "Ketiga adalah soal pakan. Pakan ini ada yang mengikuti dollar Amerika Serikat. Pelemahan rupiah sekarang ini membuat distribusi pakan jadi terganggu," tutur Abdullah. Penjualan para pedagang pun diklaim turun selama seminggu terakhir. "Selama seminggu ini penjualan telur ayam turun 30 persen di pasar-pasar. Konsumen beralih ke komoditas lainnya seperti ikan, tempe, dan tahu. Ketiganya naik 30 persen penjualannya," sebut Abdullah.

Melihat hal tersebut, pemerintah melalui Menteri Perdagangan ( Mendag) Enggartiasto Lukita telah memanggil para peternak ayam petelur dan penjual pakan. Enggar pun memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk menstabilkan harga telur di pasaran. "Ada beberapa langkah ke depan yang kita mintakan dan juga dapat respons positif dari para pelaku, yaitu jangan mengambil tambahan keuntungan," ujar Enggar di kantornya, Senin (16/7/2018). Enggar menambahkan, pihaknya juga akan melakukan intervensi pasar jika harga telur dan daging ayam tak berangsur turun. Langkah tersebut akan ditempuh jika selama sepekan ini harga komoditas itu tak juga menurun. "Kami menyiapkan langkah untuk melakukan intervensi pasar. Langkah itu dilakukan dengan kita meminta para integrator yang besar itu untuk mengeluarkan stoknya dan kami akan melakukan penjualan langsung di pasar," sebut Enggar.

Terlepas dari itu, Enggar juga membeberkan penyebab mahalnya harga telur di pasaran. Berbeda dengan pendapat IKAPPI, Enggar menyatakan bahwa salah satu penyebab kenaikan harga telur dan ayam dikarenakan masa libur panjang Lebaran 2018. "Dari sisi supply ke pasar sampai ke konsumen terjadi pengurangan yang juga diakibatkan karena masa libur panjang. Ternyata para pekerja di peternakan mau cuti panjang," ujarnya. Selain itu, kata Enggar, faktor cuaca ekstrem juga menyebabkan kenaikan harga telur dan daging ayam. Sebab, akibat cuaca ekstrem tingkat produktivitas para peternak ayam menurun. "Kita sepakat mengurangi kadar obat-obatan supaya lebih sehat, tapi lebih berisiko, risikonya tingkat kematian dan produktivitas. Ada cuaca ekstrem bisa kita saksikan di Dieng ada salju," kata Enggar. Enggar mengungkapkan, kenaikan telur dan daging ayam tersebut terjadi sejak H-7 Lebaran 2018. Namun, pada tahun sebelumnya, sesudah Lebaran haga akan kembali normal. "Biasanya sesudah itu harga akan turun. Tapi terjadi anomali kenaikan harga. Nah faktor ini lah yang terakumulasi sehingga pasokan dan pendistribusian ini secara relatif terganggu. Dari gangguan ini ada potensi menikmati margin keuntungan dari pedagang," ucap dia. Enggar pun mengakui kenaikan harga komoditas tersebut juga dipengaruhi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. "Mengenai dollar itu berdampak ke pakannya dan juga proyeksi atas DOC-nya. Itu ada kenaikan, tapi tidak besar," pungkasnya. (KOMPAS.com)

Superstar asal Portugal Cristiano Ronaldo sudah menginjakkan kakinya di kota Turin pada Minggu (15/07) petang waktu setempat.

Ronaldo sudah pasti meninggalkan Real Madrid. Los Blancos mengumumkan kepergiannya pada tanggal 10 Juli 2018 lalu.

Juventus pun dipastikan akan merapat ke Juventus musim depan. Ia didatangkan dengan dana 105 juta Euro.

Akan tetapi, Ronaldo masih belum bisa diperkenalkan ke publik. Pasalnya ia masih menikmati masa liburannya.

Ronaldo sempat berlaga di Piala Dunia 2018. Akan tetapi Portugal tersingkir di babak 16 besar melawan Uruguay.

Setelah itu ia memilih untuk berlibur ke Yunani. Saat Madrid mengumumkan kepergiannya, Ronaldo sudah berada di sana.

Ronaldo kemudian dikabarkan akan diperkenalkan ke publik setelah Piala Dunia 2018 berakhir. Kabarnya prosesi perkenalan itu akan dihelat pada tanggal 16 Juli.

Ronaldo akhirnya menuntaskan masa liburannya. Ia pun telah tiba di Turin pada hari Minggu ini melalui bandara Caselle. Ia tiba dengan menaiki jet pribadinya.

Ia tak sendirian. Kekasihnya yakni Georgina Rodriguez juga mendampingi pemain berusia 33 tahun tersebut. (Bola.net)

Kroasia harus mengakui kekuatan Prancis saat takluk 2-4 di final Piala Dunia 2018 Rusia, Minggu (15/7) malam WIB kemarin. Setelah melalui perjalanan berat di enam laga sebelumnya, langkah Kroasia akhirnya terhenti di hadapan kekuatan Prancis.

Final kali ini seakan menjadi rangkuman perjalanan Piala Dunia 2018 mulai dari fase grup. Ada gol melalui situasi bola mati, gol yang berawal dari insiden VAR, gol serangan balik cepat, dan gol tendangan dari luar kotak penalti. Wasit pun beberapa kali menjadi sorotan lantaran keputusannya dianggap kurang tepat.

Dua gol pertama Prancis dinilai lahir dari keputusan kontroversial wasit. Pertama saat memberikan tendangan bebas karena pelanggaran minim, kedua saat memberikan hadiah penalti karena handball Ivan Perisic.

Di kedua insiden tersebut, keputusan wasit terus diperdebatkan.

Kapten timnas Kroasia, Luka Modric menilai dua insiden tersebut sangat berpengaruh pada mentalitas timnya. Di saat timnya mau bertarung, berjuang, wasit justru memberikan hadiah penalti pada Prancis.

"Saya tidak melihat penalti itu tetapi Perisic mengatakan pada saya bahwa dia tidak sengaja. Pemain lain mengatakan sebaliknya. Gol pertama juga bukan pelanggaran dan hal-hal ini mempengaruhi anda," kata Modric dikutip dari diario as.

"Kami mendominasi Prancis dan penalti ini datang, anda harus bertarung dan melakukan serangan balik. Namun kami tak bisa mengubah apa yang terjadi."

Lebih lanjut, Modric merasa timnya sudah tampil lebih baik dan layak mendapatkan hasil yang maksimal. Hanya saja sepak bola memang selalu seperti ini, dia pun tetap mengaku bangga.

"Saya kira kami layak mendapat lebih baik di final tetapi inilah sepak bola. Kami harus bangga karena kami tak pernah menyerah."

"Dengan apa yang sudah kami lakukan, kami pergi dengan kepala tegak. Kami sudah sangat dekat dan itu tidak mudah," imbuh dia.

"Kami layak mendapatkan lebih baik tetapi tim terbaik tak selalu menang. Karena itulah sepak bola adalah olahraga terbaik di dunia, meski tidak mudah ketika anda kalah." (Bola.net)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM