Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke pusat pelatihan nasional (pelatnas) beberapa cabang olahraga dalam waktu dekat. Hal tersebut dilakukan demi memantau kesiapan atlet-atlet Indonesia sebelum berlaga di Asian Games yang dihelat 18 Agustus hingga 3 September mendatang.

Jokowi berencana tidak hanya menyambangi pelatnas di Jawa, tetapi juga di luar pulau Jawa. Ia merasa perlu memastikan bahwa target raihan medali Indonesia di Asian Games ini bisa sesuai dengan target.

"Berkaitan dengan prestasi, saya akan datang ke pelatnas yang ada di Jakarta dan sekitar Jakarta, serta di luar pulau Jawa demi memastikan atlet siap dan target medali yang diberikan betul-betul tercapai dan syukur-syukur bisa mencapai target," jelas Jokowi di Gelora Bung Karno, Senin (25/6).

Ia berharap, kesiapan atlet sudah mencapai 100 persen dalam 53 hari mendatang, berbarengan dengan kesiapan venue-venue Asian Games.

"Saya melihat semuanya berjalan dengan baik dan kami harapkan pada 18 Agustus yang akan datang kami benar-benar siap 100 persen semuanya baik dari sisi venue dari sisi penyelenggaraan pembukaan dan prestasinya," papar dia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebelumnya mengatakan telah mengantongi 80 persen prediksi target medali Asian Games 2018 jelang batas akhir pendaftaran atlet tanggal 30 Juni mendatang. Sejauh ini, Imam menargetkan posisi 10 besar bagi Indonesia. Namun, hal itu harus dikalkulasi secara detail dengan mempertimbangkan jumlah negara yang ikut dalam satu cabang olahraga dan sosok atlet yang mereka turunkan di setiap laga.

"(Untuk target) kami akan konfirmasi langsung kepada setiap cabang olahraga setelah 30 Juni. Termasuk, memastikan uji coba dan program pelatnas seperti apa, serta evaluasi pelatnas yang dipimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)," ujar imam dikutip dari Antara. (CNN Indonesia)

Peraih emas Olimpiade 2000 Candra Wijaya meminta legenda bulutangkis Indonesia lebih aktif memberikan semangat kepada atlet pelatnas Cipayung yang akan tampil di Asian Games 2018.

Candra menilai dukungan legenda menjadi hal penting yang akan mempengharuhi mental bertanding. Candra menilai pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia masih memiliki masalah mental ketika tampil di Piala Thomas-Uber 2018.

"Mungkin satu dari legenda dan olimpian tunggal putra untuk lebih aktif memberikan dukungan kepada atlet-atlet kita," kata Candra saat ditemui di Candra Wijaya Internasional Badminton Centre, Senin (4/6).


Candra mengatakan atlet bulutangkis, khususnya yang bermain di nomor tunggal, bisa meniru pemain muda China yang begitu antusias mengalahkan pemain senior Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di babak semifinal Piala Thomas 2018.

 

"Memang sedikit penekananya pada intelektual ataupun mental dan karakter mental juara. Ini perlu ditekankan ke junior kita ke depan. Ini bukan mengkritik tapi kita lihat anak-anak sekarang perlu punya mental yang lebih kuat," ujar Candra.

"Mudah-mudahan ini tugas utama kita untuk militan kepada anak-anak. Meski tidak mudah, tapi mereka harus punya mental juara dan bisa keras terhadap diri sendiri supaya punya mental kuat," imbuhnya.

Di sisi lain, Candra optimistis target dua medali emas yang dibebankan pemerintah untuk bulutangkis di Asian Games 2018 bisa tercapai. Raihan itu juga disebut realistis dengan kondisi dan prestasi bulutangkis Indonesia saat ini.

Keberadaan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo diharapkan dapat menjadi keuntungan bagi tim bulutangkis Indonesia.

Selain menumpukan harapan pada sektor ganda, Candra juga menantang pemain tunggal Indonesia baik putra maupun putri untuk menjadi juara Asian Games 2018.

"Harusnya ini (Asian Games 2018) kita challange pemain tunggal kita untuk tunjukan kamu juga bisa juara. Kita akan desak mereka terus supaya mereka berani bilang mereka bisa juara," harapnya. (CNN Indonesia)

Asian Games 2018 ditegaskan sebagai ajang penting untuk mempromosikan Indonesia. Mulai dari budaya sampai kuliner di Tanah Air.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) Erick Thohir dalam acara '175 Hari Menuju Asian Games' di kawasan Pancoran, Jakarta, Minggu (25/2/2018).

"Selama ini, negara luar lebih mengenal Bali ketimbang Indonesia sebagai negara. Jadi ini penting sekaligus sebagai nasional branding kita. Tak hanya itu, dampaknya untuk ekonomi dan budaya kita juga cukup bagus," kata Erick.

"Bisa ambil contoh negara China. Dulu China itu terkenal dengan suka buang ludah sembarangan di jalan. Tapi sejak ada Olimpiade sekarang mereka jauh lebih bersih. Nah, saya ingin dengan adanya Asian Games, kebiasaan negara kita juga berubah. Itu kenapa saya selalu saya bilang, yang namanya Gelora Bung Karno, atau nanti Jakabaring nanti akan ditutup, harus pakai kendaraan umum."

Jadi masyarakat kita siap jalan, siap antre, dan siap angkutan umum karena ini menjadi bagian dari kebiasaan. Jika tidak ingin macet ya harus berubah," tuturnya.

Selain soal kebudayaan, Asian Games 2018 yang dilangsungkan pada 18 Agustus-2 September mendatang juga memberi kesempatan besar untuk semakin memperkenalkan kuliner Indonesia.

"Seperti yang kemarin Bapak Wakil Presiden datang ke atlet village juga, kami pastikan bahwa setiap menu atau katering ada promosi makanan Indonesia, jangan cuma kita beri makanan Arab, makanan China, Jepang, tapi Indonesianya tidak ada," ujar Erick.

Selain jadi ajang promosi Indonesia sendiri, Erick memastikan kalau di Asian Games mendatang kenyamanan atlet tetap bakal menjadi prioritas utama panitia penyelenggara.

"Nomor 1 atlet itu mesti happy untuk Asian Games, baik fasilitas makanan, fasilitas tinggal, jarak tempuh yang sesuai dengan waktu, ini yang harus kami lakukan," katanya menegaskan. (detik.com)

Para atlet rowing Indonesia mulai melakukan persiapan akhir untuk Asian Games 2018. Lawatan ke Australia dan Belanda menjadi dua agenda berikutnya.

Rowing menjalani program jangka panjang sejak dua tahun lalu. Mereka memanfaatkan waktu yang panjang setelah cabang dayung tak dipertandingkan oleh tuan rumah SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

"Program latihan kami jangka panjang. Cuma kemarin itu karena libur akhir tahun jadi Januari ini anak-anak baru berkumpul lagi, walau di daerahnya mereka tetap berlatih," kata Syafril, pelatih rowing, saat ditemui pewarta di pemusatan latihannya di Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa (16/1/2018).

Nah, tujuh bulan menjelang Asian Games 2018, rowing akan melakukan persiapan akhir untuk semakin mematangkan diri. Mereka akan terjun di Australia Open pada bulan Maret mendatang, yang disusul dengan training camp di Belanda pada bulan Juni-Juli.

"Ini sebagai persiapan kami juga menuju Asian Games karena sekarang ini mereka sudah masuk dalam persiapan menuju khusus," kata mantan pedayung nasional 1996 ini.

Di Asian Games 2014, rowing hanya berhasil menyabet satu medali perunggu dari total 14 nomor yang dilombakan. Medali itu disumbangkan dari nomor kelas ringan.

Dengan persiapan yang cukup panjang menuju Asian Games 2018, para atlet rowing Indonesia diharapkan bisa memberi minimal satu medali emas dari 15 nomor yang dipertandingkan.

"Target kami medali emas. Peluangnya dari nomor LM 8+ dan women 4-. Kami mempertimbangkan saat di Kejuaraan Asia September lalu di Thailand kami memperoleh dua medali emas," katanya.

Sementara pelatih asing rowing Boudewijn van Opstal mengatakan pesaing Indonesia di Asian Games nanti datang dari China, India, Iran dan Jepang.

"Tapi yang utamanya China dan Jepang karena mereka itu ketika sudah berada di dalam air akan sangat hebat," kata Boudewijn.

"Kami optimistis bisa mendapat medali dan akan mendapat medali lebih baik dibanding Asian Games 2014. Saat ini kami memiliki atlet terbaik tinggal persiapannya saja yang harus dimaksimalkan terus," ucap pelatih asal Belanda itu. (detik.com)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM