Meski sempat mempertimbangkan untuk kembali mengubah cuti bersama Lebaran, pemerintah mempertahankan durasi cuti sebagaimana diputuskan 18 April lalu.

Keputusan pemerintah itu disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, pada Senin (7/5) pagi.

"Pemerintah mempertimbangkan cuti bersama akan memberi waktu yang cukup bagi masyarakat dalam bersilaturahmi bersama keluarga yang berada di luar kota dan pemerintah dapat melakukan rekayasa lalu lintas sehingga memberikan kenyamanan dalam perjalanan mudik," kata Puan.

Dengan demikian, secara keseluruhan libur Lebaran 2018 ini ada 10 hari libur, yang terdiri dari dua hari libur Idul Fitri 1439H yaitu tanggal 15 dan 16 Juni, serta tujuh hari cuti bersama yaitu tanggal 11, 12, 13, 14, 17, 18, 19, dan 20 Juni 2018.

Sebelumnya, pemerintah sempat menggelar rapat untuk mengubah ketetapan yang sudah diputuskan 18 April lalu.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, mengaku alasan pemerintah membuka peluang untuk mengevaluasi karena masukan dari pelaku usaha.

"Ya kan banyak masukan-masukan, masukan-masukan itu harus ditanggapi. Ya dari kalangan industri, dari pengusaha segala macam, dari ekspor dan impor," kata Asman.

Bagi para pengusaha, libur terlalu panjang mengharuskan mereka merogoh kocek lebih dalam untuk membayar uang lembur.

Alasan lainnya, pasar keuangan bakal sangat terpengaruh.

"Mata uang kita sedang berfluktuasi cukup tajam, naik turun. Ada ketidakpastian di dunia. Tiba-tiba dua minggu bursanya tutup."

"Kalau tiba-tiba ada perbaikan atau ada perubahan, tidak ada action selama dua minggu. Saya banyak menerima complaint dari investor asing, terutama," papar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio.

Pelayanan Publik
Meskipun ada penambahan tiga hari cuti bersama dari yang direncanakan sebelumnya, yaitu 11, 12, dan 20 Juni 2018, pemerintah menjamin pelayanan kepada masyarakat yang mencakup kepentingan masyarakat luas tetap berjalan seperti biasa, seperti rumah sakit, telekomunikasi, listrik, dan perbankan.

"PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang tetap bekerja untuk melayani masyarakat pada saat cuti bersama, dapat mengambil cuti di waktu lain tanpa mengurangi hak cuti tahunannya," jelas Menko PMK Puan Maharani.

Adapun mengenai transaksi Pasar Modal dan Bursa Efek Indonesia, menurut Menko PMK, akan dibuka pada tanggal 20 Juni 2018. Sedangkan ketentuan pelayanan perbankan akan diatur oleh Bank Indonesia.

Kementerian Perhubungan, lanjut Puan, akan mengatur semua pemangku kepentingan agar dapat memberi pelayanan selama masa cuti bersama Idul Fitri. (bbcindonesia.com)

"Wanita cenderung mengalami perasaan campur aduk saat kembali bekerja setelah cuti hamil," Paul Jenkins, CEO dari Maternitycover.com, satu-satunya perusahaan rekrutmen dengan spesialisasi wanita hamil di Inggris, menuturkan. "Dalam kasus tertentu, mereka akan menemukan bahwa pekerjaan mereka hanya sedikit berubah. Dalam kasus lainnya, pekerjaan mereka mungkin sama sekali berbeda dengan sebelum mereka cuti hamil."

Cara paling baik untuk menghadapi periode yang membutuhkan adaptasi emosional dan psikologis ini adalah untuk membuat perencanaan dan persiapan dari awal. Wanita karier yang hamil harus mengetahui apa saja haknya dan berpikir secara strategis. Normal saja jika merasa tak percaya diri di awal, namun penting untuk menyadari bahwa kepercayaan diri tersebut dalam kembali dengan cepat. Semua tergantung pada Anda.

Dengan mencatat hal tersebut, simak 5 cara untuk kembali beraksi di dunia kerja setelah cuti hamil berikut ini seperti yang dilansir dari Marieclaire.co.uk pada Senin (10/10/2016).

1. Persiapan dan perencanaan

Kembali bekerja adalah sesuatu yang exciting namun dapat membuat Anda gugup. Anda akan kembali ke lingkungan yang tak asing, namun rasanya tetap berbeda. Agar transisi terasa lebih mudah, Anda harus berpikir beberapa langkah lebih maju. Ciptakan work plan dengan atasan Anda yang juga membahas periode penyerahan jabatan dengan memberikan Anda kesempatan untuk beradaptasi. Tentu saja, perencanaan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

2. Jaga hubungan tetap dekat dengan kolega

Walaupun Anda disibukkan dengan anak yang baru lahir, akan sangat bermanfaat jika Anda tetap menjalin hubungan yang dekat dengan kolega saat cuti hamil. Mereka akan lebih terbuka dan menyambut Anda dengan hangat saat Anda kembali, bahkan membantu Anda dengan masalah-masalah yang Anda alami di awal Anda kembali bekerja. Jangan lupa bahwa mereka juga mengalami perubahan dengan cuti hamil yang Anda jalani.

3. Diskusikan waktu bekerja yang fleksibel

Jam kerja fleksibel adalah pola kerja yang telah disesuaikan dengan kebutuhan Anda sebagai ibu yang baru saja melahirkan. Jika dilakukan dengan tepat, hal ini dapat sangat berpengaruh terhadap bagaimana respons seorang wanita yang kembali bekerja setelah cuti hamil. Anda sangat disarankan untuk memasukkan permintaan resmi akan jam kerja fleksibel paling tidak 4 bulan sebelum Anda kembali bekerja setelah cuti hamil. Pastikan bahwa Anda memasukkan hal-hal detail dalam permintaan jam kerja fleksibel tersebut, dan mengatur pertemuan dalam 28 hari. Keputusan apa pun seharusnya sudah dikeluarkan setelah 14 hari. Setiap ibu yang baru melahirkan seharusnya memiliki hak untuk permintaan jam kerja yang fleksibel.

4. Bersikap percaya diri di hari pertama kembali bekerja

Anda mungkin merasa gugup dan kehilangan kemampuan bekerja, namun cobalah untuk tidak menunjukkannya. Anda dapat meminta atasan atau kolega untuk memberikan informasi penting seperti password komputer, jadwal, rencana meeting di awal Anda kembali untuk menghindari kebingungan. Dengan demikian, Anda tetap terlihat dapat mengendalikan situasi.

5. Jangan terpancing dengan pembicaraan anak

 

Setiap ibu baru pasti akan merindukan anaknya di periode awal kembali bekerja, namun cobalah untuk tidak menimbulkan isu besar tentang hal ini. Anda tentu ingin kolega Anda melihat bahwa Anda masih menikmati pekerjaan Anda dan berkomitmen 100 persen terhadap pekerjaan. Bersikap tegas pada diri sendiri dan hindari perasaan negatif agar tidak mempengaruhi kinerja Anda. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM