Setelah kalah dari Belgia, pelatih timnas Jepang Akira Nishino mengaku menginstruksikan timnya untuk memburu gol ketiga saat sudah unggul 2-0 atas Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Jepang tidak mencoba mengubah gaya main jadi lebih defensif saat unggul dua gol. Samurai Biru tetap menampilkan permainan terbuka dan berusaha meraih gol ketiga.

"Ketika kami unggul 2-0 dan saya tak mengganti pemain, saya sangat ingin menambah gol dan kami memiliki sejumlah peluang. Kami sampai pada batas tertentu, mengontrol bola dan mengontrol permainan, tapi pada titik itu Belgia meningkatkan permainan mereka saat mereka harus melakukannya," tutur Nishino, dikutip dari situs FIFA.

Pada pertandingan yang digelar di Rostov Arena, Selasa (3/7) dini hari WIB, Jepang unggul 2-0 lebih dulu. Namun sisa 21 menit terakhir justru jadi bencana bagi Jepang karena Belgia mampu mencetak tiga gol balasan.

Pada menit 69, Jan Vertonghen menipiskan selisih dengan sundulan jarak jauhnya. Pemain pengganti Marouane Fellaini membuat Belgia mengimbangi Jepang 2-2.

Jepang Terkejut Serangan Balik Belgia

Saat memasuki injury time, Jepang mendapatkan sepak pojok usai kiper Belgia Thibault Courtois menepis tendangan bebas Keisuke Honda. Courtois kemudian menangkap bola sepak pojok dan mengalirkannya kepada Kevin de Bruyne.

Gelandang Manchester City itu kemudian mengumpan ke Meunier di sisi kanan. Bek PSG itu melakukan umpan tarik ke tengah. Bola dibiarkan lewat di sela-sela kaki Lukaku, dan Nacer Chadli di sisi kiri tanpa ampun menggelontorkannya ke gawang Jepang dengan tendangan keras mendatar.

Serangan balik kilat les Diables Rouges menghabisi perlawanan tim Samurai Biru 3-2.

"Ketika tendangan bebas dan tendangan sudut diambil, kami ingin mengambil keputusan dan mengakhiri pertandingan. Tentu saja saat itu berpikir mungkin kami akan menuju babak perpanjangan waktu," ucap Nishino.

"Namun saya tak memperkirakan serangan balik super itu dan dan para pemain saya tak menduga itu dalam beberapa detik bola akan dibawa ke separuh lapangan kami dan ini menentukan hasil laga," katanya menambahkan.

Laga itu sendiri berjalan relatif berimbang. Penguasaan bola Jepang mencapai 44 persen berbanding 56 persen milik Belgia. Akurasi umpan Jepang mencapai 83 persen berbanding 87 persen Belgia.

Tim Samurai Biru juga memiliki 4 tembakan tepat sasaran dan 4 tendangan melenceng, sementara Belgia memiliki 8 shot on target dan 10 tendangan tak tepat sasaran. Dalam hal sepak pojok, Jepang punya 6 buah berbanding 10 milik Belgia.

"Kami ingin memenangkan laga ini. Tim kami cukup kuat dan saya percaya bisa mengimbangi Belgia. Ada sekenario-skenario yang berbeda di kepala saya dan tentu saja kami memulainya dengan sangat baik, tapi pada akhirnya kebobolan dengan gol yang tidak kami duga," kata Nishino.

Pelatih timnas Belgia Roberto Martinez mengaku timnya tak menyerah kendati tertinggal 2-0. Kebersamaan dan keinginan kuat untuk menang jadi senjatanya.

Ia pun memuji serangan balik yang kuat di menit akhir itu.

"Gol ketiga adalah benar-benar hasil serangan balik yang kuat. Dalam tempo enam detik kami melaju dari kotak yang satu ke yang lain dengan tiga pemain," ucapnya.

"Kemudian permainan yang tidak egois datang dari Romelu Lukaku, si nomor 9 yang bisa menjadi penyelesai akhir, tapi dia menyadari [keberadaan] Nacer Chadli dan membiarkannya menceploskan bola ke gawang Jepang," ujar Martinez. (cnnindonesia.com)

Golongan darah memiliki pengaruh tertentu bagi sang pemilik. Selain untuk kesehatan, golongan darah juga dipercaya dapat berpengaruh terhadap kepribadian sang pemilik.

Kabarnya, mereka yang memiliki golongan darah O rentan terhadap bisul, masalah tiroid, memiliki kadar hormon yang rendah serta kekurangan yodium. Tak hanya itu, mereka juga cenderung mengikat kadar air, mudah mengalami obesitas bahkan sering terkena tumor. Namun di sisi lain, orang-orang dengan golongan darah O penting dalam masyarakat. Mengapa?

 

Karena orang-orang dengan golongan darah ini memainkan peran penting dalam masyarakat kita. Mereka memiliki energi kepemimpinan, mereka cenderung untuk tetap fokus, dan memiliki beberapa kualitas terbaik. Ketika stres, mereka memang mudah marah, impulsif, dan hiperaktif. Pola makan yang buruk dan kurang olahraga membuat orang-orang bergolongan darah O rentan terhadap masalah kesehatan.

Jepang telah lama mengetahui bahwa golongan darah O adalah golongan darah yang istimewa. Mereka bahkan kadang-kadang menanyakan apakah Anda memiliki golongan darah O di wawancara kerja. Ya, mereka dengan golongan darah O dipercaya sebagai sosok yang paling bertanggung jawab, berkomitmen, terorganisir, dan sangat fokus. Mereka diyakini lebih logis dibandingkan orang dengan golongan darah lainnya, bahkan dipercaya bahwa nenek moyang mereka mungkin pemburu.

Salah satu hal keren tentang orang dengan golongan darah O negatif adalah mereka dapat menyumbangkan sel darah merah mereka kepada siapa pun. Apakah Anda pernah menyumbangkan darah? Ini adalah hal penting dan bermanfaat yang dapat Anda lakukan. Anda bahkan mungkin menyelamatkan hidup seseorang, apalagi jika Anda bergolongan darah O. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM