Jakarta, 15 Mei 2018 – Generasi muda saat ini atau kerap disebut generasi millenial adalah generasi yang sangat paham teknologi dan berpikiran terbuka. Mereka cenderung bisa mengetahui segala informasi dengan mudah dan cepat dari internet. Pertukaran informasi menjadi sangat cepat bukan hanya antar daerah, namun juga antar negara walaupun jaraknya sangat berjauhan. Hal ini membawa dampak positif namun juga dampak negatif seperti misalnya adaptasi budaya, gaya hidup dan makanan dari negara lain yang lebih diutamakan dibandingkan milik Negara sendiri.

Jika kita lihat dari kondisi sekarang, banyak generasi muda masih melihat budaya atau gaya hidup negara lain lebih keren, makanan negara lain lebih enak, dan seterusnya. Padahal Indonesia merupakan salah satu Negara Kepulauan dengan budaya, tradisi, dan makanan khas daerah yang paling beragam dan layak dibanggakan. Dari semua pulau dan suku yang ada di Indonesia, masing-masing memiliki makanan khas daerahnya dengan keunikannya sendiri. Selain itu, makanan dari Indonesia dikenal sebagai makanan dengan banyak bumbu dan rempah yang kaya rasa, yang mungkin tidak bisa ditemukan di negara lain.

Mister Potato yang merupakan salah satu brand keripik kentang produksi PT Pacific Food Indonesia, menyadari hal itu dan ingin mengangkat rasa-rasa lokal ini menjadi salah satu rasa andalan mereka. “Kami menghadirkan inovasi rasa lokal yang banyak digemari masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rasa Keju Madu dan Balado yang mencerminkan semangat lokal dan mengusung komunikasi utama brand Mister Potato tahun ini yaitu "Pride of Indonesia” ucap Bp. Leovhaty Augusta AHB – Marketing Manager Smax & Mister Potato, Mamee Indonesia, PT Pacific Food Indonesia.

Rasa Balado diangkat karena mayoritas masyarakat Indonesia menyukai makanan pedas. Cabai merupakan salah satu bumbu yang tidak bisa dipisahkan dari masakan-masakan Indonesia. Sambal Balado sendiri adalah salah satu jenis sambal favorit yang sering dibuat. Mister Potato Crisp Balado dibuat dari bubuk cabai dan minyak cabai asli yang diharapkan cocok dengan lidah masyarakat Indonesia.

Rasa Keju Madu ditujukan untuk remaja dan dewasa yang menyukai cita rasa modern dan para penyuka rasa manis dengan kandungan keju dan madu asli. “Hadirnya Mister Potato Crisps dengan rasa Honey Cheese dan Balado merupakan bentuk komitmen kami menghasilkan produk terbaik dan memberikan pilihan bagi masyarakat Indonesia dalam menikmati snack keripik kentang favoritnya sesuai dengan rasa yang disukai dan begitu dekat dengan masyarakat Indonesia ” Tutup Bapak  Leovhaty.

Ariana Grande memberkahi para penggemarnya dengan merilis single paling mutakhirnya, ‘No Tears Left to Cry’ pekan lalu (20 April) dan dilengkapi pula dengan sebuah video yang sepertinya terinspirasi dari film “Inception”.

Dan dengan statusnya sebagai seorang megabintang, tentunya artis sekaliber Ariana tidak mau main-main dalam menentukan pilihan di mana ia akan membawakan lagu barunya secara live untuk pertama kalinya. Tidak heran jika ia memilih festival musik bergengsi Coachella sebagai tempatnya.

Hadirnya Ariana di Coachella akhir pekan lalu (juga Jumat, 20 April) jelas membuat kaget pengunjung dan pastinya para fans, mengingat sang popstar tidak dijadwalkan sebagai headliner ataupun bagian lineup acara. Memang pertunjukkan Ariana bukan sebuah set penuh, melainkan “menyempil” di pertunjukkan milik Kygo. Oleh karena itu jangan harapkan Ariana membawakan lagu-lagu baru lain, meski ia juga membawakan cover version lagu klasik Marvin Gaye, “Sexual Healing’.

Ditulis Ariana bersama Max Martin, Savan Kotecha, dan Ilya Salmanzadeh, ‘No Tears Left to Cry’ merupakan single Ariana selepas cover ‘Somewhere Over the Rainbow’ yang merupakan bagian dari konser amal “One Love Manchester”. (creativedisc.com)

Band rock yang kini banting setir ke ranah pop, Paramore, baru saja merilis video musik terbaru mereka. Kali ini untuk lagu berjudul ‘Rose-Colored Boy’. Track masih diambil dari album rilisan 2017 mereka yang menuai banyak ulasan bagus/pujian, “After Laughter”.

Klip ‘Rose-Colored Boy’ digarap oleh Warren Fu, yang sebelumnya kerap mengarahkan klip untuk The Weeknd atau Haim. Konsep yang diusung klip adalah cita rasa era 80-an secara total. Plot klip berfokus pada kru berita yang memamerkan wajah ceria saat berada di depan kamera dan diminta untuk lebih ceria oleh para petinggi stasiun televisi, meski pada kenyataannya mereka sama sekali sedang tidak merasa “happy”.

Di adegan berikutnya kita bisa melihat sang frontwoman band, Hayley Williams, yang berhadapan dengan imej dirinya di saat masih lebih muda dan kemudian ia mengalami pengalaman out-of-body. Konsep 80-an yang diusung klip ‘Rose-Colored Boy’ mungkin terasa “gimmicky”, tapi tidak menghalangi dirinya menjadi sesuatu yang menarik untuk disimak.

Paramore tampaknya masih mempromosikan “After Laughter” dengan merilis klip untuk ‘Rose-Colored Boy’ yang diset sebagai single keempat setelah ‘Hard Times’, ‘Told You So’ dan ‘Fake Happy’. Kemungkinan masih lama lagi Paramore merilis album baru lain. Jadi, untuk sementara puaskan diri dengan video ‘Rose-Colored Boy’ ini sekaligus kembali ke era 80-an. (creativedisc.com)

Akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba juga. Justin Timberlake hadir untuk memeriahkan acara Halftime Super Bowl 2018 yang berlangsung di Bank Stadium, pada Minggu malam, 4 Februari kemarin. Memang tidak ada bintang tamu *NSYNC dan Janet Jackson seperti rumor yang berkembang, tapi bukan berarti menghalangi JT untuk memeriahkan suasana dengan rangkaian lagu hitsnya.

Setelah perkenalan oleh sahabatnya, Jimmy Fallon, JT membuka pertunjukkanya dengan ‘Filthy’, single yang diambil dari album barunya, “Man of the Woods”. Tapi tentunya JT tidak hanya menghadirkan lagu baru miliknya, melainkan memanjakan para penonton yang memenuhi arena dengan membawa rangkaian lagu-lagu populer miliknya.

Dalam durasi 13 menitan, JT hadir secara enerjik melalui koregorafi lincah dan vokal terjaga. Ia menyanyikan lagu-lagu seperti ‘Rock Your Body’ dengan imbuhan chorus ‘Senorita’ yang kemudian disusul dengan ‘SexyBack’ dan juga ‘My Love’ tentu saja.

JT memamerkan falseto manisnya dalam balada ‘Cry Me A River’ dan menghadirkan skill dance break dengan ‘Suit & Tie’. JT juga menyempatkan memberi tribut kepada Prince dengan memproyeksikan video ‘Purple Rain’ dan bernyanyi bersama Prince dalam ‘I Would Die 4 U’, sementara arena berubah menjadi ungu.

Intinya, Halftime Super Bowl JT ini suskes menuntaskan ekspektasi dan sangat memeriahkan susasana. Memang, setelah pertunjukan mencengangkan dan megah yang ditampilkan Lady Gaga, Katy Perry atau Beyonce di beberapa tahun terakhir, pertunjukan yang dihadirkan JT agak lebih “sederhana” kalau tidak mau disebut “main aman”, namun pastinya bukan berarti tidak kalah memuaskan.

Jika ini adalah “teaser” maka jelas sebuah indikasi menarik untuk rangkaian tur “Man of the Woods” yang akan dihadirkan JT di musim panas mendatang. (creativedisc.com)

Page 1 of 4

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM