Di Indonesia, kereta terlambat berangkat bukan merupakan hal yang luar biasa. Di Jepang, lain lagi: manajemen secara khusus 'menyampaikan permohonan maaf atas ketidak-nyamanan' akibat sebuah kereta jalur itu berangkat 20 detik lebih cepat.
Dalam pernyataan perusahaan disebutkan, kereta itu dijadwalkan berangkat pukul 09:44:40 waktu setempat, namun lakadalah, masinis memberangkatkan kereta pada pukul 09:44:20.
Artinya kereta berangkat lebih cepat 20 detik -sepertiga menit. (Atau, coba Anda menghitung dari satu sampai 30, seperti itulah kira-kira lamanya 20 detik).

Kereta yang dibicarakan adalah jalur Tsukuba Express, saat berangkat dari stasun Minami Nagareyama, utara Tokyo.
Banyak pengguna media sosial mengungkapkan keterpanaan mereka atas permintaan maaf perusahaan itu.

Kesalahan terjadi karena masinis dan staf tidak mengecek jam keberangkatan secara seksama, kata perusahaan.
"Awak kereta tidak memeriksa jadwal keberangkatan dengan seksama, dan segera menjalankan prosedur keberangkatan," tulis perusahaan.
Ditambahkan, tak ada keluhan dari penumpang. Dan kemungkinan besar juga tidak ada penumpang yang tertinggal -pintu kereta ditutup otomatis setidaknya satu atau dua menit sebelum keberangkatan.

Jepang adalah negeri yang memiliki sistem kereta paling terpercaya: keberangkatan dan ketibaan di luar jadwal, sangatlah langka. Karenanya, jadwal keberangkatan atau ketibaan bisa diatur atau ditentukan hingga bilangan detik -bukan sekadar menit, apalagi puluhan menit dan jam sebagaimana di banyak negara lain.
Bagaimana di Indonesia?

(bbcindonesia.com)

TOKYO - Empat orang tewas dalam kecelakaan helikopter di kawasan pegunungan di Jepang, Rabu (8/11/2017).

Dilansir dari AFP, helikopter yang jatuh itu ditemukan terbakar hebat di atas jembatan di desa Ueno, sekitar 150 km di sebelah barat daya Tokyo.

"Empat orang di helikopter itu ditemukan tewas," ujar Kementerian Transportasi Jepang dalam sebuah pernyataan.

Helikopter berjenis AS332-L Super Puma dioperasikan oleh Toho Air dan mengonfirmasi empat stafnya berada dalam penerbangan itu.

Semua staf yang merupakan laki-laki itu terbang dari Togichi menuju Yamanashi. Warga yang mengetahui jatuhnya helikopter langsung mengubungi polisi.

Seorang pejabat dari layanan darurat setempat mengatakan, api yang melahap helikopter berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.21 waktu setempat atau sekitar 1 jam setelah kecelakaan. (kompas.com)

Untuk pertama kalinya dalam dua abad, Kaisar Jepang akan turun takhta. Pada 2019, Kaisar Akihito akan menyerahkan pusaka kekaisaran kepada Pangeran Naruhito.

Sejumlah sumber mengatakan kepada harian Asahi, Jumat (20/10), bahwa kini pemerintah sedang merampungkan jadwal resmi penyerahan takhta ini.

Para sumber itu memperkirakan Akihito akan turun takhta sekitar Maret 2019. Namun, Naruhito baru akan mulai menduduki singgasana kaisar pada 1 April.

Menurut sumber tersebut, jadwal ini sengaja diatur agar masyarakat dapat dengan mulus menerima pergantian kekaisaran dari Era Heisei, yang sudah dimulai sejak 1989, ketika ayah Akihito, Hirohito, mangkat.

Sebagaimana dilansir Reuters, Badan Urusan Kekaisaran juga ingin transisi itu digelar pada musim semi 2019 karena jadwal keluarga kekaisaran sangat padat pada musim gugur dan dingin.

Padatnya jadwal ini diharapkan dapat mempermudah warga Jepang menerima pergantian kaisar yang tak pernah terjadi sebelumnya.

Akihito sendiri selama ini sebenarnya tidak pernah terlalu tampil di hadapan publik. Selama berpuluh tahun, ia bekerja dari dalam rumah atau luar negeri, sembari menyembuhkan luka akibat Perang Dunia II.

Saat menginjak usia 83 tahun, Akihito akhirnya tampil di hadapan publik dan mengatakan bahwa ia takut tak dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik karena kondisi kesehatannya setelah menjalani perawatan kanker prostat dan operasi jantung.

Dalam pernyataan tertulisnya saat merayakan ulang tahun Akihito ke-83, Permaisuri Michiko mengungkapkan rasa harunya karena perjalanannya tahun ini bersama Kaisar Akihito di sekitar Jepang mungkin akan menjadi yang terakhir kalinya.

Sang permaisuri juga mengatakan bahwa kini ia merasakan "kedamaian yang tak terkira" karena mengetahui Akihito dapat beristirahat dan melewati hari dengan tenang. (cnnindonesia.com)

Tim Indonesia membawa pulang satu medali emas dan tiga medali perak dari Kejuaraan Dunia Arung Jeram yang berlangsung di Sungai Yoshino, Tokushima, Jepang, 3-9 Oktober.

Medali emas didapat tim youth putri (U-19) nomor sprint, satu medali perak dari tim youth putra (U-19) yang turun di nomor down river race (DRR), dan dua medali perak dari junior putra (U-23) dan youth Putri untuk nomor yang sama.

Keberhasilan tim Putri yang dilatih mantan atlet Aceng Supendi membuat meraka meraih podium ketiga dalam klasemen umum.

"Saya senang dan terharu. Alhamdullillah kami mendapatkan hasil setelah berbulan-bulan latihan," ujar salah satu anggota tim putri, Lista Natasya dalam siaran pers yang diterima JUARA.

Tim muda asal Cikidang Sukabumi ini sudah mulai terbentuk sejak mereka duduk di bangku SMP. keberhasilan mereka di ajang internasional dimulai sejak Kejuaraan Dunia 2015 yang digelar di Indonesia.

Keberhasilan ini diikuti pula dengan tim junior putra Indonesia yang menjadi juara umum ketiga kategori youth putra. Total enam medali dibawa pulang tim Indonesia.

Dari 23 negara peserta, Indonesia masuk dalam sepuluh negara yang meraih medali pada Kejuaraan Dunia 2017 selain Brasil, Jepang, Selandia Baru, Argentina, Inggris Raya, Rusia, Jerman, Republik Czechoslovakia, dan Turki.

"Tim Indonesia telah diperhitungkan di kancah pertandingan dunia, terutama pada divisi youth dan junior. Pada kelas open dan masters, dengan lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman, Indonesia harus lebih jeli dalam mempersiapkan diri agar sesuai dengan tuntutan di kelas-kelas bergengsi ini," kata Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Amalia Yunita.

Sementara itu, tim open putri dan tim masters (> 40) putra dan putri berada di dasar peringkat untuk semua nomor. (juara.net)

Page 1 of 6

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM