WASHINGTON - Sebuah kelompok yang terafiliasi dengan perusahaan investasi milik pendiri Microsoft Bill Gates telah berinvestasi sebesar 80 juta dollar AS.

Investasi ini digunakan untuk mengembangkan sebuah kawasan berteknologi tinggi di luar kota Phoenix, Arizona, AS.

Mengutip CNN Money, Selasa (14/11/17), sebuah kawasan di Belmont akan dirancang memiliki jaringan berkecepatan tinggi, kendaraan swakemudi, jaringan digital berkecepatan tinggi, pusat data, teknologi manufaktur baru, dan pusat logistik otomatis.

Namun demikian, belum jelas seberapa besar Gates akan terlibat dalam rencana ini.

Gates adalah pemilik perusahaan investasi Cascade Investment yang menanamkan modal pada rencana tersebut. Proyek ini akan dipimpin oleh grup investasi Belmont Partners.

Kawasan tersebut kabarnya akan serupa dengan kawasan di dekat Tempe, Arizona yang memiliki populasi 182.000 jiwa.

"Mewujudkan infrastruktur masa depan dari nol sangat jauh lebih mudah dan lebih hemat biaya ketimbang membentuk dari yang sudah ada," kata Grady Gammage juru bicara perusahaan.

Arizona sendiri memiliki reputasi sebagai negara bagian yang ramah teknologi. Beberapa pemain besar dalam industri kendaraan swakemudi, seperti Waymo, Uber, dan Intel, melakukan uji coba atas inovasi mereka di negara bagian tersebut.

Tren pengembangan kota pintar telah meraih momentum sejalan dengan pergeseran fokus Silicon Valley ke inovasi transportasi seperti kendaraan swakemudi dan layanan berbagi kendaraan (ridesharing).

Menurut Gammage sendiri, pengembangan kota pintar ini merupakan investasi yang sangat lama dan penuh kesabaran. (kompas.com)

Jakarta, 22 Mei 2017 – Scotch-Brite, yang merupakan salah satu merek produk peralatan kebersihan rumah dari PT 3M Indonesia,  kembali melanjutkan komitmennya untuk lebih dekat dengan para pelanggan (khususnya ibu rumah tangga) dengan mendengarkan secara langsung kebutuhan konsumen dan menyediakan solusi perawatan rumah yang ideal di Indonesia. Komitmen ini ditunjukkan melalui roadshow “Serbu Kota: Scotch-Brite #3Xuntung” ke sejumlah kota besar di Indonesia yakni Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Yogyakarta yang telah dilakukan mulai April hingga Mei 2017 ini.

Berdasarkan hasil riset pasar, PT 3M Indonesia melihat adanya potensi besar terhadap penggunaan sabut Scotch-Brite, khususnya pada jenis produk Sabut Hijau Daya Gosok Kuat, di kelima kota tersebut. Dengan menggunakan sabut Scotch-Brite dapat menghemat waktu dan tenaga karena terdapat kandungan mineral penggosok berkualitas tinggi yang mampu mencuci 3X cepat bersih dan 3X tahan lama.

“Kami melihat adanya pertumbuhan positif dari penggunaan sabut cuci di Indonesia dan adanya kebutuhan pelanggan akan sabut cuci yang berkualitas. Oleh karena itu, kami akan hadir lebih dekat baik dengan pelanggan maupun pelanggan potensial kami dengan mengadakan roadshow bertemakan “Serbu Kota: Scotch-Brite #3Xuntung”. Dengan mendengarkan langsung kebutuhan, serta mengajak untuk pelanggan merasakan secara langsung kehebatan Sabut Hijau Daya Gosok Kuat Scotch-Brite mencuci alat masak 3X cepat bersih, 3X tahan lama, sehingga diharapkan mampu menghemat waktu, tenaga serta pengeluaran.”, kata Salome Indra Cahya, Division Head Home Care Division Consumer Business PT 3M Indonesia.

Dengan mengusung tema “Scotch-Brite #3xuntung: Untung Produknya, Untung Promonya, Untung Hadiahnya!”, tahun ini Scotch-Brite ingin menjadi solusi untuk peralatan rumah pelanggan. Kegiatan roadshow serbu kota ini diadakan mulai tanggal 28 April hingga 21 Mei 2017 berawal dari kota Bogor dan berakhir di kota Yogyakarta.

Selama kegiatan roadshow, Scotch-Brite turut mengadakan beberapa kegiatan menarik seperti aktivitas menukarkan sabut non Scotch-Brite dengan Sabut Hijau Daya Gosok Kuat Scotch-Brite secara gratis, penjualan aneka produk Scotch-Brite, demo produk yang diselingi tips & tricks menarik seputar kegiatan mencuci, permainan interaktif, serta doorprize jutaan rupiah di booth penjualan.

Tinggal di sebuah kota kecil yang indah di pegunungan nampaknya bukan pilihan utama dewasa ini.

Buktinya kota kecil Bormida di provinsi Savona, Italia. Kota kecil itu terus ditinggalkan penduduknya dan hanya menyisakan 394 orang saja di sana.

Kondisi ini tentu memusingkan wali kota Daniele Galliano yang berusaha keras meningkatkan penduduk di kota yang dipimpinnya itu.

Salah satu cara yang digunakan adalah dengan menawarkan uang tunai 2.000 euro atau hampir Rp 30 juta bagi siapa saja yang berminat pindah ke kota itu.

Selain uang tunai, insentif lain adalah sewa rumah yang murah yaitu hanya 50 euro atau Rp 750.000 sebulan atau 120 euro alias Rp 1,7 juta untuk rumah yang lebih besar.

Saat mengunggah video soal kesempatan ini lewat akun Facebooknya, kota Bormida kebanjiran lamaran penduduk baru dari berbagai belahan dunia termasuk dari AS, Inggris, Hungaria, hingga Indonesia.

Beberapa orang tertarik dengan tawaran itu karena murni ingin menjalani hidup lebih sederhana. Sebagian lain meminta adanya fasilitas wi-fi kecepatan tinggi agar mereka bisa tetap bekerja jika pindah ke kota kecil itu.

Namun, sang wali kota mengingatkan, usulan insentif uang tunai 2.000 euro ini masih harus mendapatkan persetujuan dari dewan kota.

Namun, soal sewa rumah yang sangat terjangkau itu, wali kota Galliano menjanjikan akan rampung dalam dua bulan.

Kota kecil itu pernah memiliki penduduk cukup banya hingga sekitar 1.000 orang pada 1950-an.

Namun, sejak Perang Dunia II berakhir Italia dilanda gelombang urbanisasi masif yang mengakibatkan kota-kota kecil dan desa kehilangan penduduknya.

Meski sepi, kota Bormida memiliki fasilitas yang lumayan. Di kota itu terdapat jalan raya yang cukup ramai, empat restoran, sebuah perpustakaan, apotek, kantor pos yang buka tiga hari sepekan, minimarket, serta sebuah penginapan.

Bagaimana soal fasilitas kesehatan? Jangan khawatir seorang dokter berkunjung ke Bormida tiga kali dalam sepekan.

Namun, tinggal di kota ini penduduknya harus kreatif menghibur diri karena kota terbesar terdekat, Genoa, berjarak sekitar 80 kilometer.

"Tak banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini," kata seorang manajer restoran setempat.

"Tetapi kehidupan di sini sangat sederhana dan alami. Ada hutan, kambing, gereja, dan cukup banyak makanan. Hidup di sini dijamin bebas dari stres," tambah dia. (kompas.com)

Hidup ini dinamis, bukan? Hidup penuh dengan perubahan dan perpindahan. Bahkan, satu-satunya hal yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendri. Anda harus mampu beradaptasi dengan cepat dan mau tidak mau harus selalu belajar untuk menyukai hal-hal baru dalam kehidupan Anda. Dalam setiap tahap kehidupan, mungkin ada kalanya Anda harus berpindah dari satu kota ke kota yang lain untuk melanjutkan kehidupan dan memulai suatu tahapan kehidupan yang baru. Dilansir dari laman magforwomen.com, Sabtu (25/3/2017), Berikut adalah 5 hal yang bisa dilakukan saat Anda pindah ke tempat tinggal baru. 

1. Temui tetangga baru 
Tetangga adalah orang terdekat sekitar rumah,  apapun yang terjadi maka Anda dapat meminta bantuan dan pertolongan dari tetangga. Oleh sebab itu, temuilah tetangga dan berkenalan dengan mereka.

2. Ikuti komunitas lokal di kota atau wilayah 
Mengikuti perkumpulan atau komunitas lokal di daerah tempat tinggal dapat membantu memperluas jaringan dan pergaulan Anda di kota yang baru ditempati.

3. Berlangganan majalah atau koran lokal
Anda dapat mendapatkan banyak sekali informasi dari media massa lokal. Selain itu, dengan membaca koran atau majalah lokal akan menambah pengetahuan mengenai tempat tinggal Anda. 

4. Cari informasi tentang kota baru Anda
Selain melalui majalah dan koran, Anda dapat mencari informasi dari orang-orang yang sudah terlebih dahulu menempati kota tersebut. Lakukan browsing di internet untuk mengumpulkan banyak informasi tentang kota yang baru saja Anda tempati.

5. Jelajahi tempat-tempat di kota baru Anda
Banyak sekali tempat-tempat menarik di kota yang belum Anda ketahui sebelumnya. Bersama orang terkasih, cobalah untuk menjelajahi lingkungan tempat tinggal Anda. (liputan6.com)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM