Megabintang Cristiano Ronaldo diprediksi akan meninggalkan Real Madrid jika kalah dari Liverpool dalam final Liga Champions yang akan digelar di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, 26 Mei nanti.

Sampai dengan saat ini masa depan Cristiano Ronaldo bersama Los Blancos belum jelas. Karena itu media Spanyol, Don Balon, menyebut hasil final Liga Champions akan menentukan kebersamaan pemain berjuluk CR7 tersebut dengan Madrid.

Dengan usianya yang sudah 32 tahun, Madrid mulai memikirkan mencari pengganti Ronaldo. Neymar adalah target utama Presiden Madrid Florentino Perez sebagai suksesor Ronaldo.

Mantan pemain Manchester United itu tidak tinggal diam. Menurut Don Balon, Ronaldo sudah memberi tahu Madrid dirinya mendapat tawaran besar dari klub lain jika juara bertahan Liga Champions itu tidak memperbarui kontraknya yang habis pada 2021 mendatang.

Namun, bukan klub liga Super China, klub Qatar atau klub Major League Soccer yang menjadi tujuan Ronaldo apabila keluar dari Santiago Bernabeu, melainkan Manchester United.

The Red Devils dikabarkan siap memberikan penawaran €150 juta (sekitar Rp2,4 triliun) kepada Madrid demi bisa memulangkan Cristiano Ronaldo. Angka itu lebih besar 50 juta euro dari harga Paul Pogba.

Dengan Paris Saint-Germain tidak ingin bernegosiasi soal Neymar, Mohamed Salah yang makin dekat dengan Madrid, serta Harry Kane sebagai target utama Manchester City musim depan, Man United membutuhkan sosok bintang untuk musim 2018/2019.

Kehadiran Ronaldo tidak saja menguatkan skuat Setan Merah, tetapi juga memberi ketenangan bagi suporter mereka dan membuat senang sponsor utama Chevrolet senang. Karena, kembalinya 'si anak hilang' akan disambut baik oleh semua orang.

Saat ini, pihak Ronaldo dan Manchester United tengah menunggu respons dari Madrid. Jika permintaan kontrak baru tidak digubris, maka agen Ronaldo, Jorge Mendes, siap mempercepat pembicaraan dengan Man United. (cnnindonesia.com)

Striker Karim Benzema menyamai rekor gol Lionel Messi di semifinal Liga Champions setelah membawa Real Madrid lolos ke final usai menyingkirkan Bayern Munchen dengan skor agregat 4-3.

Dalam leg kedua semifinal di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (1/5) waktu setempat, Madrid ditahan imbang Munchen 2-2. Namun, di leg pertama El Real menang 2-1 di kandang Muenchen, Allianz Arena.

Dua gol Madrid di leg kedua semifinal dicetak Karim Benzema pada menit ke-11 dan 46'. Sementara gol Munchen dicetak Joshua Kimmich (3') dan James Rodriguez (63').

Gol-gol Benzema tersebut bisa menjadi pembuktian penyerang 30 tahun itu kepada para pengkritiknya. Di musim ini Benzema kesulitan mencetrak gol. Total hanya 11 gol dibuatnya di sepanjang musim ini. Meski begitu, dua golnya di semifinal sukses membuat Benzema menjadi pahlawan Si Putih karena mengantarkan klub tersebut ke final Liga Champions.

Dengan tambahan dua gol tersebut Benzema total sudah mencetak empat gol di semifinal. Dikutip dari Marca, pencapaian Benzema tersebut menyamai catatan gol Lionel Messi di Liga Champions.

Gol pertama Benzema di semifinal Liga Champions terjadi pada musim 2012/2013 ketika membobol gawang Borussia Dortmund.

Penyerang asal Perancis itu melanjutkan catatannya di empat besar Liga Champions dengan mencetak gol ke gawang Munchen di semifinal 2013/2014. Setelah itu Madrid dua kali mencapai semifinal (2015/2016 dan 2016/2017), tapi Benzema gagal menyarangkan bola ke gawang lawan.

Sementara, Lionel Messi mencetak empat gol tersebut di dua laga semifinal. Pertama saat membobol dua gol ke gawang Real Madrid pada 2010/2010, dan dua gol lainnya dibukukan Messi ke gawang Munchen pada musim 2014/2015.

Kendati demikian, rasio gol Benzema masih lebih baik dibanding milik Messi. Pasalnya, Benzema mencetak empat gol dalam total 12 laga semifinal. Itu berarti Benzema memiliki rata-rata 0,33 gol per pertandingan semifinal.

Sedangkan Messi mencetak empat gol itu dalam 13 laga semifinal, yang berarti rasio gol penyerang Barca itu di setiap laga semifinal hanya 0,3 gol. (cnnindonesia.com)

Deloitte Football Money League baru saja merilis daftar klub-klub dengan penghasilan terbesar dunia untuk musim 2016-17. Firma akuntansi kelas dunia itu menempatkan Manchester United sebagai klub dengan penghasilan terbesar sepanjang musim lalu.

Secara umum, Premier League memang sangat dominan dalam hal penghasilan tahunan seperti ini. Kesuksesan Premier League menjual mahal hak siar televisi mereka membuat klub-klub Inggris mendapatkan jaminan penghasilan yang tinggi setiap tahun. Di 10 besar klub dengan penghasilan terbesar, ada lima klub Inggris. Di daftar 30 besar, ada 14 klub Inggris yang masuk.

Manchester United mampu menjaga posisi mereka di puncak klub dengan penghasilan tertinggi, tetapi Real Madrid mengancam tepat di belakang mereka. Jarak antara United dan Madrid sangat tipis.

Berikut adalah daftar klub dengan penghasilan terbesar versi Deloitte:
Manchester United - 676,3 juta euro
Real Madrid - 674,6 juta euro
Barcelona - 648,3 juta euro
Bayern Munchen - 587,8 juta euro
Manchester City - 527,7 juta euro
Arsenal - 487.6 juta euro
PSG - 486,2 juta euro
Chelsea - 428 juta euro
Liverpool - 424,2 juta euro
Juventus - 405,7 juta euro

Pendapatan klub-klub Inggris sepertinya akan terus naik karena hak siar Premier League diperkirakan akan terus naik. Dalam beberapa bulan ke depan, EPL akan menjual hak siar mereka untuk tahun 2019 sampai 2022. (bola.net)

Cristiano Ronaldo membantah bahwa ia menuntut kontrak baru di Real Madrid, setelah timnya menelan kekalahan dari Tottenham di Liga Champions.

Setelah Neymar menjadi pemain termahal dunia pasca dibeli PSG dan Lionel Messi mendapat kenaikan gaji di Barcelona, laporan yang belakangan beredar menyebutkan bahwa Ronaldo ingin menerima gaji setara dengan dua bintang tersebut.

Namun demikian, striker yang mencetak satu-satunya gol Madrid di Wembley semalam, menolak klaim tersebut.

"Saya baik-baik saja di Real Madrid. Saya punya empat tahun tersisa di kontrak sekarang dan saya tak ingin kontrak baru. Saya baik-baik saja," tuturnya di beIN Sports.

Madrid sendiri tidak tampil bagus di Inggris semalam, dan Ronaldo meminta rekan-rekannya untuk segera bangkit ke jalur kemenangan.

"Ini buruk karena kami kalah dan kami terbiasa menang. Ini momen yang buruk," tuturnya.

"Bukan seperti ini yang kami inginkan, namun sepakbola terus berubah. Kami mengalami momen buruk, namun kami ingin berubah dan saya yakin kami akan berubah. Masih ada banyak waktu untuk berbenah dan saya yakin kami akan melakukannya." (bola.net)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM