(Lengnau, Switzerland – 2017) Pembuat jam tangan asal Swiss Rado membangkitkan kembali zaman retro dengan meluncurkan kembali koleksi antik Captain Cook. Sebuah reinterpretasi koleksi jam tangan Rado dari tahun 1960an, keluarga HyperChrome Captain Cook yang baru menawarkan tiga jam tangan untuk pria dan wanita yang ingin tampil keren dengan gaya kasual. Koleksi tersebut mengambil nama dari penjelajah Inggris abad ke delapan Captain James Cook, yang memetakan ribuan mil dari garis pantai Samudera Pasifik dan memiliki pengetahuan yang luas akan kartografi, antropologi dan astronomi. Sebagai merek yang juga dikenal dengan semangat perintis dan pencapaian yang luar biasa, Rado dengan bangga meluncurkan koleksi retro ini sebagai jam sporty otomatis pantas dengan nama Kapten Cook.

Mengulang kembali ketepatan waktu
Petunjuk waktu yang besar, jarum jam berbentuk panah tebal, dan bezel keramik berteknologi tinggi dan baja-karbon anti-karat dikombinasikan untuk memberikan Captain Cook sentuhan estetika yang menawan dan dinamis. HyperChrome Captain Cook untuk pria menawarkan skema warna yang lebih gelap dan bezel keramik berteknologi tinggi dengan tambahan kulit cokelat antik. Mengacu kepada tahun peluncuran koleksi Captain Cook pertama, arloji Rado pria ini diluncurkan terbatas sejumlah 1962 buah. HyperChrome Captain Cook adalah koleksi unggulan kedua dengan warisan desain tahun 1960an yang telah dihidupkan kembali oleh Rado. Di tahun lalu telah diluncurkan kembali koleksi Cape Horn klasik milik Rado, yang diinterpretasikan sebagai versi yang lebih besar
dan ultra-maskulin dari HyperChrome 1616.

Tentang Rado
Rado adalah merek yang diakui secara global, terkenal dengan desain inovatif dan penggunaan bahan yang revolusioner untuk menciptakan jam tangan paling awet di dunia. Sejak permulaannya di Lengnau, Swiss, Rado telah memiliki semangat perintis, dengan filosofi merek " if we can imagine it, we can make it " yang tetap berpegang teguh hingga hari ini.

Pergerakan Otomatis
Bagian & Pelindung Luar Hardened titanium, High-tech ceramic,

Sekrup Baja dengan Karbon yang dipasang menyebar pada
penutup bagian belakang

Tali Jam Kulit
Dial Berwarna
Kristal Kristal Sapphire dengan lapisan yang

Reflektif

Anti Air Anti air 20 bar (200m)

Dimensi 45.0 x 54.0 x 13.8 (WxLxH in mm)

Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan kepada empat tokoh Indonesia.

Upacara penganugerahan gelar pahlawan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/11/2017).

Penganugerahan gelar pahlawan itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 115 TK Tahun 2017 tanggal 6 November 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Keempat tokoh yang mendapat gelar pahlawan berasal dari empat provinsi yang berbeda.

Mereka adalah almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, almarhumah Laksamana Malahayati dari Provinsi Aceh, almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah dari Provinsi Kepulauan Riau, dan almarhum Lafran Pane dari Provinsi DI Yogyakarta.

Semua plakat tanda jasa dan penghargaan gelar pahlawan nasional diberikan oleh Presiden Jokowi kepada para ahli waris.

Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Laksma TNI Imam Supriyatno mengatakan, penganugerahan gelar pahlawan nasional ini memperhatikan petunjuk Presiden.

Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Pasal 26 tentang syarat khusus untuk gelar diberikan kepada seorang yang telah meninggal dan semasa hidupnya melakukan sejumlah hal.

Pertama, pernah memimpin dan melaksanakan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan.

Ketiga, melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hampir sepanjang hidupnya dan melebih tugas yang diembannya.

Keempat, pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.

Kelima, pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat martabat bangsa.

Keenam, memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi.,

Terakhir, melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM