Hari Sabtu (19/5) menjadi hari yang paling bahagia bagi Pangeran Harry. Sebab di hari itu, resmi menikah dengan perempuan cantik Meghan Markle di St George's Chapel, Berkshire, Inggris. Pada hari yang sama, pemain Tottenham Harry Kane menjadi korban keusilan para warganet.

Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle menjadi pemberitaan yang menarik atensi dari berbagai penjuru dunia. Kabarnya, pesta pernikahan itu diliput 5000 orang media, 160 fotografer, serta 79 stasiun televisi yang menyiarkan langsung dari St George's Chapel.

Tidak hanya di stasiun televisi, pesta pernikahan itu pun ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, ada netizens yang secara khusus membuat parodi dalam bentuk foto, video berdurasi pendek, maupun gif. Satu tokoh yang menjadi "korban" kreativitas mereka satu di antaranya adalah Harry Kane.

Terlebih, penyerang tim nasional Inggris itu memiliki nama yang sama dengan Pengeran Harry. Bahkan, tidak hanya soal rupa yang dianggap memiliki kemiripan, para netizens juga menyoroti soal performa terakhir Harry Kane di ajang Premier League 2017-2018 saat Tottenhan Hotspur menghadapi Stoke City.

Pertandingan itu berakhir 2-1 untuk kemenangan Tottenham Hotspur. Namun, Harry Kane menuai kritik karena sempat mengklaim gol pertama Spurs yang dicetak Christian Eriksen. Publik menilai Harry Kane melakukan hal itu karena mengincar top scorer yang akhirnya menjadi milik Mohamed Salah.

Nah, klaim Harry Kane itu pun menjadi topik sindiran para netizens saat membahas pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Pemilik akun @KaranKhera2001, misalnya, yang menuliskan, "Hari ini, Harry Kane mengklaim telah menikah dengan Meghan Markle. #RoyalWedding."

Pada hari pernikahan tersebut juga muncul pemberitaan bahwa Ashley Cole yang merupakan mantan pemain Chelsea pernah mencoba mendekati Meghan Markle. Namun upaya itu gagal hingga akhirnya Meghan kini menjadi milik Pangeran Harry.

Nah, mau tahu seperti apa lagi sindirian untuk Harry Kane di media sosial saat Royal Wedding berlangsung. Yuk, saksikan reaksi pemilik akun Twitter di bawah ini:

(bola.net)

Megabintang Cristiano Ronaldo diprediksi akan meninggalkan Real Madrid jika kalah dari Liverpool dalam final Liga Champions yang akan digelar di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, 26 Mei nanti.

Sampai dengan saat ini masa depan Cristiano Ronaldo bersama Los Blancos belum jelas. Karena itu media Spanyol, Don Balon, menyebut hasil final Liga Champions akan menentukan kebersamaan pemain berjuluk CR7 tersebut dengan Madrid.

Dengan usianya yang sudah 32 tahun, Madrid mulai memikirkan mencari pengganti Ronaldo. Neymar adalah target utama Presiden Madrid Florentino Perez sebagai suksesor Ronaldo.

Mantan pemain Manchester United itu tidak tinggal diam. Menurut Don Balon, Ronaldo sudah memberi tahu Madrid dirinya mendapat tawaran besar dari klub lain jika juara bertahan Liga Champions itu tidak memperbarui kontraknya yang habis pada 2021 mendatang.

Namun, bukan klub liga Super China, klub Qatar atau klub Major League Soccer yang menjadi tujuan Ronaldo apabila keluar dari Santiago Bernabeu, melainkan Manchester United.

The Red Devils dikabarkan siap memberikan penawaran €150 juta (sekitar Rp2,4 triliun) kepada Madrid demi bisa memulangkan Cristiano Ronaldo. Angka itu lebih besar 50 juta euro dari harga Paul Pogba.

Dengan Paris Saint-Germain tidak ingin bernegosiasi soal Neymar, Mohamed Salah yang makin dekat dengan Madrid, serta Harry Kane sebagai target utama Manchester City musim depan, Man United membutuhkan sosok bintang untuk musim 2018/2019.

Kehadiran Ronaldo tidak saja menguatkan skuat Setan Merah, tetapi juga memberi ketenangan bagi suporter mereka dan membuat senang sponsor utama Chevrolet senang. Karena, kembalinya 'si anak hilang' akan disambut baik oleh semua orang.

Saat ini, pihak Ronaldo dan Manchester United tengah menunggu respons dari Madrid. Jika permintaan kontrak baru tidak digubris, maka agen Ronaldo, Jorge Mendes, siap mempercepat pembicaraan dengan Man United. (cnnindonesia.com)

Pertandingan El Clasico di Camp Nou kemarin boleh saja berjalan panas, tapi situasi jadi dingin setelah laga usai. Setidaknya hal itu yang ditunjukkan oleh kapten masing-masing tim; Andres Iniesta dan Sergio Ramos.

Laga antara Barcelona melawan Real Madrid kemarin memang menjadi laga El Clasico terakhir bagi Iniesta. Setelah laga usai, Iniesta memberikan hadiah kepada Ramos berupa jersey yang dipakainya dalam pertandingan itu.

Iniesta menulis pesan dalam jersey yang diberikannya kepada Ramos itu. "Untuk teman saya Sergio, untuk banyak momen kita bersama dan juga sebagai rival. Terima kasih dan semoga sukses."

Lewat akun Twitter-nya, Ramos pun memamerkan hadiah yang didapatnya itu. Ia menegaskan bahwa El Clasico kemarin adalah milik Iniesta. "Di luar yang terjadi di lapanganlaga tadi malam akan dikenang sebagai El Clasico-nya Iniesta. Kamu akan dirindukan, teman."

Laga kemarin berakhir imbang dengan skor 2-2. Barca bisa unggul dua kali lewat Luis Suarez dan Lionel messi namun Madrid bisa menyamakan kedudukan lewat Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. (bola.net)

Striker Karim Benzema menyamai rekor gol Lionel Messi di semifinal Liga Champions setelah membawa Real Madrid lolos ke final usai menyingkirkan Bayern Munchen dengan skor agregat 4-3.

Dalam leg kedua semifinal di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (1/5) waktu setempat, Madrid ditahan imbang Munchen 2-2. Namun, di leg pertama El Real menang 2-1 di kandang Muenchen, Allianz Arena.

Dua gol Madrid di leg kedua semifinal dicetak Karim Benzema pada menit ke-11 dan 46'. Sementara gol Munchen dicetak Joshua Kimmich (3') dan James Rodriguez (63').

Gol-gol Benzema tersebut bisa menjadi pembuktian penyerang 30 tahun itu kepada para pengkritiknya. Di musim ini Benzema kesulitan mencetrak gol. Total hanya 11 gol dibuatnya di sepanjang musim ini. Meski begitu, dua golnya di semifinal sukses membuat Benzema menjadi pahlawan Si Putih karena mengantarkan klub tersebut ke final Liga Champions.

Dengan tambahan dua gol tersebut Benzema total sudah mencetak empat gol di semifinal. Dikutip dari Marca, pencapaian Benzema tersebut menyamai catatan gol Lionel Messi di Liga Champions.

Gol pertama Benzema di semifinal Liga Champions terjadi pada musim 2012/2013 ketika membobol gawang Borussia Dortmund.

Penyerang asal Perancis itu melanjutkan catatannya di empat besar Liga Champions dengan mencetak gol ke gawang Munchen di semifinal 2013/2014. Setelah itu Madrid dua kali mencapai semifinal (2015/2016 dan 2016/2017), tapi Benzema gagal menyarangkan bola ke gawang lawan.

Sementara, Lionel Messi mencetak empat gol tersebut di dua laga semifinal. Pertama saat membobol dua gol ke gawang Real Madrid pada 2010/2010, dan dua gol lainnya dibukukan Messi ke gawang Munchen pada musim 2014/2015.

Kendati demikian, rasio gol Benzema masih lebih baik dibanding milik Messi. Pasalnya, Benzema mencetak empat gol dalam total 12 laga semifinal. Itu berarti Benzema memiliki rata-rata 0,33 gol per pertandingan semifinal.

Sedangkan Messi mencetak empat gol itu dalam 13 laga semifinal, yang berarti rasio gol penyerang Barca itu di setiap laga semifinal hanya 0,3 gol. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 77

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM