Sembilan orang tewas dan 16 lainnya cedera setelah seorang pria menabrakkan mobil barang yang dikemudikannya ke kaki lima di Toronto, Kanada.

Polisi mengatakan pengemudinya melarikan diri dari tempat kejadian, sebuah persimpangan yang sibuk di kota tersebut.

Namun dia berhasil ditangkap dan kini sudah ditahan. Pihak berwenang mengatakan motif serangan masih belum bisa dipastikan.

Insiden terjadi di Yonge Street dan Finch Avenue sekitar pukul 13.30 waktu setempat, Senin (23/04). Lokasi kejadian tabrakan dilaporkan mencapai panjang sekitar dua kilometer di Yonge Street.

Sekitar 30 km dari tempat itu, para menteri luar negeri Kelompok Tujuh yang beranggotakan negara-negara industri -Kanada, AS, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang- sedang melakukan pertemuan.

Seorang saksi mata, Reza Hashemi -yang memiliki toko video di Yonge Street- mengatakan kepada BBC dia mendengar teriakan dari sisi seberang jalan.

Pengemudi mobil barang itu melaju naik ke kaki lima menabrak orang-orang dan mengulanginya lagi aksinya.

Gambar-gambar dari tempat kejadian memperlihatkan polisi bersenjata dan paramedis merawat orang-orang yang cedera.

"Laporan-laporan adalah satu mobil barang putih naik ke kaki lima, melaju di sisi selatan Yonge, di sebelah selatan Finch, dan mungkin menabrak delapan hingga 10 orang. Jumlahnya belum dikukuhkan," kata juru bicara Kepolisian Toronto, Gary Long, kepada stasiun Kanada, Global News.

Perdana Menteri Kanadai, Justin Trudeau, menulis pesan Twitter dari Ottawa: "Pikiran kami untuk semua orang yang terdampak oleh insiden yang mengerikan di Yonge dan Finch di Toronto."

"Terimakasih atas petugas pertama yang bekerja di tempat kejadian -kami mengamati situasinya dari dekat," tambah PM Trudeau.

Amerika Serikat dan Eropa dalam beberapa tahun belakangan menghadapi peningkatan serangan mobil. Bulan Oktober 2017 lalu, seorang pria di New York menabrakkan mobil barangnya ke jalur sepeda dan menewaskan delapan orang. (bbcindonesia.com)

Sebanyak 32 orang belum diketahui nasibnya setelah sebuah kapal tanker dan kapal kargo bertabrakan di pantai timur Cina pada Sabtu (06/01).

Api melalap kapal tanker Sachi yang membawa 136.000 ton minyak Irak sesaat setelah tabrakan di lokasi sekitar 296 kilometer lepas pantai Shanghai.

Kementerian Transportasi Cina mengatakan mereka yang hilang mencakup 30 warga Iran dan dua asal Bangladesh. Semuanya merupakan kru kapal tersebut.

Adapun 21 anggota kru kapal kargo berhasil diselamatkan. Semuanya merupakan warga Cina.

"Sanchi mengapung dan terbakar saat ini. Ada jejak tumpahan minyak dan kami menggencarkan upaya penyelamatan," sebut Kementerian Transportasi.

Kantor berita Cina, Xinhua, melaporkan sebanyak delapan kapal Cina telah diutus untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan. Korea Selatan turut menopang jalannya pencarian dengan mengirim kapal penjaga pantai dan sebuah helikopter.

Menurut data pelacakan kapal Reuters, kapal tanker itu berlayar dari Pulau Kharg, Iran, menuju Daesan, Korsel. Saat meluncur kapal tanker itu membawa minyak senilai US$60 juta atau Rp805 miliar.

Adapun kapal kargo CF Crystal yang terdaftar di Hong Kong membawa 64.000 ton biji-bijian dari Amerika Serikat ke Provinsi Guangdong, Cina.

Foto yang dirilis media Cina, CGTN, memperlihatkan kepulan asap besar masih membubung dari tanker. (bbcindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM