Dari lanjutan kisah terbaru Star Wars hingga cerita di balik layar film terburuk yang pernah dibuat, ayo sisihkan waktu Anda untuk menonton sembilan film di bawah ini sepanjang Desember.

The Disaster Artist

"Haha, cerita yang bagus sekali!" pernyataan yang dilontarkan oleh Johnny, karakter yang diperankan Tommy Wiseau di film The Room, pasti diingat oleh siapapun yang pernah menonton film yang bisa dibilang sebagai film terburuk yang pernah dibuat itu. Dan aktor-sutradara James Franco membuat film tentang di balik layar pembuatan The Room.
Franco berperan sebagai Wiseau, seorang imigran yang tidak jelas entah dari mana asalnya.
Dia punya aksen biacara yang khas, rambut hitam panjang yang membuatnya tampak seperti gabungan antara Gene Simmons dan Stephen Baldwin, serta bakat yang unik. Pada 2003 silam, Wiseau ditolak banyak agensi bakat, yang mendorongnya untuk membuat film 'hollywood'-nya sendiri.
Dengan dana terbatas, dia pun membuat The Room, sebuah kisah tentang pengkhianatan, yang dalam semalam penayangannya menjadi pembicaraan banyak orang, karena saking buruknya. Dalam The Disaster Artist, Franco bahkan hampir membuat ulang seperempat film The Room.
Berbeda dengan The Room di mana penonton heboh menertawai jeleknya film ini, The Disaster Artist membuat penonton bisa tertawa bersama karakter-karakter film yang juga disutradarai oleh Franco tersebut. The Disaster Artist mulai tayang di negara-negara Eropa dan Amerika Selatan pada akhir Desember, serta Filipina pada 6 Desember ini.

The Shape of Water

Sineas kawakan Guillermo del Toro kembali membuat film yang mencengangkan secara visual. Film tersebut beberapa waktu lalu meraih penghargaan tertinggi Festival Film Venesia.
The Shape of Water adalah perpaduan berbagai genre dan tema: kisah cinta monster dan manusia, cinta terlarang, drama perang dingin, thriller dan banyak lagi.
Sally Hawkins berperan sebagai seorang pembantu bisu di sebuah fasilitas riset milik Amerika Serikat. Dia jatuh cinta pada objek riset fasilitas tersebut, yaitu seekor makhluk amfibi yang berasal dari Sungai Amazon.

Dia berusaha menyelamatkan kekasih 'separuh kodok'-nya itu, meskipun harus berhadapan dengan bandit, Michael Shannon, yang berperan sebagai perwakilan pemerintah di fasilitas itu.
Dalam ulasan lima bintangnya, kritikus BBC Culture, Nicholas Barber menyebut The Shape of Water, adalah "kontender peraih Oscar untuk semua kategori" dan "salah satu film paling membahagiakan yang pernah saya tonton tahun ini".
The Shape of Water tayang di Amerika Serikat dan Kanada, mulai 8 Desember.

All the Money in the World

Ridley Scott sejenak meninggalkan film blockbusters dan fokus membuat dokudrama yang didasarkan pada buku John Pearson, Painfully Rich: The Outrageous Fortunes and Misfortunes of the Heirs of J Paul Getty.

Taipan minyak yang pernah menjadi orang paling kaya di Amerika Serikat itu, dikenal akan kepelitannya. Ketika cucunya, John Paul Getty III, diculik pada 1970an silam, dia bahkan menolak membayar uang tebusan yang diminta si penculik. Alhasil, cucunya disiksa habis-habisan.
Sang cucu bahkan nyaris kehilangan telinganya. Selain cerita filmnya sendiri yang mencengangkan, kisah di balik layar All the Money in the World juga tidak kalah menjadi buah bibir. Kevin Spacey lah yang semula memerankan Getty. Namun, ketika tuduhan pelecehan seksual semakin ramai, Scott memutuskan untuk mensyuting ulang semua adegan Spacey dengan pemain lain, Christopher Plummer. Itu semua dilakukan hanya satu bulan sebelum film ini ditayangkan.
Bisakah syuting dadakan ini menghasilkan film bagus? Anda bisa buktikan ketika menontonnya Desember ini.

Happy End

 

Isabelle Huppert datang lagi.
Setelah bermain memukau dalam Elle dan Things to Come, aktris legendaris Prancis itu kembali berakting dalam peran menantang, sebagai seorang ibu yang stres karena harus mempertahankan keluarga dan bisnisnya di saat bersamaan.
Happy End disutradarai oleh Michael Haneke, sineas yang mendapuk Huppert dalam peran cemerlang di awal karirnya, The Piano Teacher.
Ulasan di Festival Film Cannes dan Toronto beragam. Tim Robey dari The Telegraph menyebut film ini "sangat mirip dengan banyak film lain". Sementara kritikus dari BBC Culture, Nicholas Barber menyatakan bahwa "pada usia 75 tahun, Haneke masih mampu membuat film dengan ketegangan tingkat tinggi, bahkan lebih piawai dari sutradara lain separuh usianya."
Happy End ditayangkan di Inggris pada 1 Desember, Amerika Serikat pada 22 Desember, dan menyusul negara-negara lainnya.

Downsizing

Jika Anda menginginkan film yang lebih hangat, atau mencampuradukkan fiksi, kritik sosial dan kisah kemunafikan manusia, Anda bisa menonton film karya Alexander Payne ini.
Downsizing adalah film komedi fiksi-ilmiah kritik-sosial, tentang orang-orang yang memilih untuk mengikuti program menjadi manusia liliput, dengan tinggi hanya 13cm. Tujuannya untuk mengurangi dampak kepadatan penduduk bumi dan menghemat pengeluaran.
Sepasang suami istri yang diperankan Matt Damon dan Kristen Wiig, ikut dalam prosedur ini. Ketika Damon telah mengecil, karakter yang diperankan Wiig, memilih untuk membatalkan ikut, membuat rumah tangga mereka mengalami goncangan. Film, ini tayang di Portugal pada 21 Desember dan Amerika Serikat pada 22 Desember.

Human Flow

Film-film dokumenter karya seniman Ai Weiwei kerap terlupakan. Apalagi kalau orang membandingkannya dengan karya seni visual, penampilan dan desain rancangannya. Padahal dalam 15 tahun terakhir, dia telah membuat berbagai film tentang perubahan drastis yang terjadi di Beijing, bencana nuklir Fukushima, dan kisah perlawanannya terhadap pemerintah Cina.

Human Flow bertutur tentang krisis pengungsi global. Dan Ai memfokuskan filmnya ini pada perjuangan dan trauma yang dialami sekitar 65 juta pengungsi.
Kritikus film Indiewire menyebut Human Flow sebagai "potret apik tentang migrasi manusia dan memperlihatkan betapa kurang empatinya manusia kepada manusia lainnya."
Sementara New York Times menulis, "Ai telah berupaya menuturkan kisahnya melampaui batas informasi terkait pengungsi yang kerap kita lihat di berita. Dia memperlihatkan betapa masifnya fenomena ini."

Star Wars: The Last Jedi

Akankah Luke Skywalker mengambil pedang lightsaber yang diberikan Rey kepadanya di penghujung film Star Wars: The Force Awakens, 2015 silam? Atau akankah dia membuang lightsaber itu?
Belum ada yang tahu.
Namun, yang jelas dari berbagai trailer yang telah diluncurkan, terlihat film terbaru Star Wars ini lebih gelap dan menyajikan banyak kejutan.
Akankah pahlawan kita, Luke, berakhir menjadi penjahat? Atau mungkinkah pula Rey malah bergabung menjadi musuh bersama Kylo Ren? The Last Jedi akan memberi jawaban atas semua pertanyaan itu.

Studio di balik franchise ini, Disney dan Lucasfilm, tampaknya puas dengan penyutradaraan Rian Johnson.
Johnson baru saja didapuk untuk membuat trilogi baru Star Wars dengan karakter dan lokasi baru. The Last Jedi sendiri menjadi film terakhir Star Wars yang dibintangi mendiang Carrie Fisher, yang berperan sebagai Jenderal Leia Organa.
Fisher wafat Desember lalu. Jadi, penonton mungkin juga akan bercucuran air mata menonton film ini, 15 Desember mendatang.

Ferdinand

Film ini didasarkan pada buku The Story of Ferdinand karangan Munro Leaf, yang diterbitkan pada 1936 silam.

Bukunya, yang berkisah tentang seekor kerbau yang lebih memilih untuk menciumi bunga daripada mengejar matador, dieksekusi dengan sangat sederhana oleh ilustrator Robert Lawson. Di lain pihak, film animasinya dibuat dengan penuh warna.
Pegulat yang kini berprofesi sebagai aktor, John Cena, mengisi suara si kerbau, pilihan casting yang brilian, karena Cena, sama seperti Ferdinand, harus memperlembut tampilan luarnya, untuk memperlihatkan siapa dia sebenarnya.
Kate McKinnon, Bobby Cannavale, dan David Tennant ikut menyumbangkan suara. Ferdinand tayang di bioskop 16 Desember mendatang.

The Man Who Invented Christmas

Novel A Christmas Carol karangan Charles Dickens bisa dibilang sebagai kisah Natal paling dicintai yang pernah ditulis.
Berbagai film, siaran radio, tayangan televisi, tak terhitung jumlahnya, telah terinspirasi olehnya. Tapi bagaimana asal muasal novel ini? Sutradara Miss Pettigrew Lives For One Day, mengadaptasi novel Les Standiford, The Man Who Invented Christmas, yang menceritakan tentang Dickens, yang diperankan oleh Dan Stevens, yang mendapatkan inspirasi kisah A Christmas Carol dari ayahnya sendiri (Jonathan Pryce).
Film ini dirilis pada 1 Desember di Inggris, 14 Desember di Portugal dan 21 Desember di Italia. (bbcindonesia.com)

 

Kementerian Keuangan membantah bahwa peraturan untuk memberi kelonggaran terhadap wajib pajak (WP) untuk mendeklarasikan aset yang belum dilaporkan sebagi 'tax amnesty' atau pengampunan pajak kedua.
Namun pengamat perpajakan melihat peraturan terbaru tersebut sebagai 'penegakkan hukum dan uluran tangan yang dijalankan bersamaan'.
Darussalam -pengamat perpajakan Universitas Indonesia- berpendapat kesempatan diberikan pemerintah kepada wajib pajak yang 'belum jujur' dan tidak mengikuti pengampunan pajak agar segera membereskan laporan pajaknya.
"Sebenarnya ini bukan kelonggaran bagi yang belum patuh selama ini karena pemeriksaan pun jalan bersamaan dengan kelonggaran. Jadi menurut saya, pemeriksaan jalan, tapi pemerintah tetap memberi kesempatan. Tapi kalau pemeriksaan sudah masuk, ya kesempatan itu hilang," ujar Darussalam kepada BBC Indonesia, Senin (27/11).
Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 165/PMK.03/2017 memberi kesempatan kepada WP yang memiliki harta yang belum dilaporkan baik dalam SPT untuk melaporkan asetnya dan membayar pajak sesuai dengan tariff normal yang diatur dalam PP Nomor 36 Tahun 2017, adapun mengenai tarifnya untuk WP Badan sebesar 25%, untuk WP orang pribadi (OP) sebesar 30%, dan WP tertentu sebesar 12,5%.
Belakangan, publik memahami aturan ini sebagai pengampunan pajak (tax amnesty) jilid 2 yang langsung dibantah oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Kasubdit Perencanaan Pemeriksaan Ditjen Pajak, Tunjung Nugroho, menuturkan batas waktu untuk mengungkapkan sampai sebelum Ditjen Pajak menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) mengenai harta yang belum diungkapkan.
"Ada pilihan sampai ada temuan, atau bisa mengakui sendiri aset-asetnya dalam SPT (surat pemberitahuan) Selama kita belum menemukan data, itu adalah kesempatan untuk mengungkap sendiri aset-asetnya yang belum dilaporkan dalam SPT," ujar Tunjung.
Bagi wajib pajak yang terbukti menyembunyikan aset, maka mereka dikenai sanksi 200% bagi wajib pajak yang ikut program pengampunan pajak atau 2% per bulan bagi wajib pajak yang tidak ikut program tersebut.
Lalu apa beda aturan ini dengan tax amnesty?
Darussalam menuturkan PMK 165/2017 yang baru saja dirilis pemerintah memang dipahami sebagai tax amnesty jilid II lantaran masyarkat masih mengkaitkan dengan kelanjutan dari sanksi yang diatur di pasal 13 UU Pengampunan Pajak dan pasal 18 UU Pengampunan Pajak, di mana wajib pajak akan diberi sanksi denda jika petugas pajak menemukan harta yang belum dilaporkan.

Aspek Perpajakan PMK 165/2017 Pengampunan pajak
Tarif 12,5% - 30%(Berdasar PP 36/2017) 0,5% - 10% (Berdasar UU Pengampunan Pajak
Dilakukan pemeriksaaan/penyidikan Ya Tidak
Penghentian pemeriksaan/penyidikan Tidak (Wajib pajak yang telah diterbitkan SP2 tidak dapat lagi melakukan pengungkapan sukarela Ya
Penghapusan sanksi apabila membayar pokok tunggakan pajak yang terutang dalam SKP Tidak Ya
Pembebasan PPh atas pengalihan saham, tanah dan bangunan Tidak Ya

Menurutnya, ini tidak bisa disebut tax amnesty karena sebenarnya perlakuan perpajakan sementara pemerintah tetap melakukan pemeriksaan tapi wajib pajak diberi kesempatan sepanjang belum dilalukan pemeriksaan.
"Menurut saya, ini dipandang sebagai kesempatan yang diberikan kesempatan sekali lagi bagi mereka yang belum patuh tapi tidak mengikut tax amnesty."
Saat ini, Ditjen Pajak sudah menindaklanjuti 786.163 wajib pajak pasca pengampunan pajak atau tax amnesty. Dari total jumlah itu, jumlah peserta yang tidak mengikuti tax amnesty mencapai 98%, sementara peserta tax amnesty hanya 2%.
Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak, Yon Arsal, menuturkan dari data tersebut, sebanyak 94% data dalam proses validasi sementara yang dinyatakan sudah valid sejauh ini baru 4% dan masih akan bergerak.

"Per hari ini jumlah lembar pengawasan sudah dikeluarkan 7.000 wajib pajak. Setelah lembar pengawasan terbit baru dikeluarkan SP2 (Surat Perintah Pemeriksaan)," jelasnya.
Sementara itu, Kasubdit Perencanaan Pemeriksaan Ditjen Pajak, Tunjung Nugroh, menuturkan sampai saat ini pihaknya sudah menerbitkan sekitar 1.500 instruksi pemeriksaaan. Dari jumlah tersebut, sudah ada 208 laporan pemeriksaaan dengan nilai ketetapan pajak sebesar Rp 300 miliar.
"Angka ini akan terus berkembang karena kita lakukan pemeriksaan terus. Kalau ada indikasi dari peserta tax amnesty yang belum melaporkan asetnya, akan kita follow up. Sekarang prioritas kami adalah wajib pajak yang tidak ikut tax amnesty," kata dia.
Genjot penerimaan pajak?
Pemerintah beralasan kebijakan ini dilakukan utamanya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memperbaiki database perpajakan Indonesia.
Di sisi lain, kebijakan ini juga berpotensi meningkatkan penerimaan pajak, diperkirakan penerimaan pajak akan mengalami peningkatan sebanyak 3% - 5%.

Kendati begitu, Darussalam mengatakan kalau pun kebijakan ini memberi tambahan penerimaan pajak, itu merupakan konsekuensi logis dari 'kelonggaran pemerintah.
"Atau uluran tangan pemerintah agar wajib pajak yang belum patuh dan tidak ikut tax amnesty ingin tidak mendapatkan sanksi yang sedemikian besar, yakni sebesar 200% ya ini pilihan mau tidak mau harus diambil. Karena kalau ini tidak diambil, pemerintah masuk melalui pemeriksaan, ya sanksi berat sebesar 200% bagi mereka yang ikut tax amnesty dan tidak jujur dan bagi yang tidak ikut tax amnesty 48%," kata dia.
Hingga Oktober 2017 , realisasi penerimaan pajak baru mencapai Rp869,6 triliun atau 67,7 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyesuaian (APBNP) 2017 sebesar Rp1.238,6 triliun. (bbcindonesia.com)

Menemukan jodoh memang bukan hal yang mudah. Flirting, berkencan, kemudian menikah dan hidup bersama terdengar simpel bukan? Jangan salah, ada banyak hal yang bisa membuat Anda terlena sehingga terjebak pada orang yang tidak tepat.

Seorang psikolog bernama Martin Goodyer adalah pengarang buku bertajuk WTF Just Happened?, sebuah buku yang penting dibaca bagi orang-orang yang sedang menjalani hubungan cinta serius. Dilansir dari Askmen.com pada Selasa (1/11/2016), berikut 7 hal yang wajib Anda lakukan sebelum memutuskan untuk menikahi seseorang yang Anda anggap jodoh Anda.

Jangan takut bicara saat ada keraguan

"Apa maksud kamu?" adalah 3 kata yang paling sering terdengar dalam sebuah pertengkaran. Namun, jika dijawab dengan tepat, maka dapat mengurangi kesalahpahaman. Baik pria maupun wanita memiliki karakteristik dasar manusia yang sama; salah satunya adalah kecenderungan untuk membuat asumsi, dan yang lain adalah hanya dapat mendengarkan satu percakapan pada suatu waktu. Ketika digabungkan, kekacauan akan terjadi! Pasangan Anda terus-menerus memproses dan membuat asumsi tentang apa yang Anda katakan dan lakukan, serta memiliki percakapan di dalam kepala mereka sendiri tentang apa yang Anda katakan. Hal ini menyebabkan mereka kehilangan makna sesungguhnya dari apa pun yang Anda katakan, bahwa menciptakan makna baru yang sama sekali berbeda dari maksud Anda. Daripada berasumsi dan hanya membayangkan, lebih Anda bertanya secara langsung. Yang terburuk yang bisa terjadi adalah menemukan bahwa pasangan Anda saat ini bukan orang yang tepat untuk Anda, tapi bukankah lebih baik untuk mengetahui lebih awal daripada kemudian?

Fase 'bulan madu' tak akan berlangsung selamanya

Di awal hubungan cinta, pria memiliki dorongan hormon estrogen yang biasanya dimiliki wanita yang membuatnya lebih perhatian dan lembut dari biasanya. Namun, sisi tersebut dari pria tidak akan bertahan selamanya. Di waktu yang sama, wanita juga akan didorong oleh hormon testosteron yang biasanya dimiliki oleh pria, dan bersikap lebih lincah dari biasanya. Sayangnya, sisi tersebut juga tidak akan bertahan. Saat semua reaksi cinta tersebut hilang perlahan-lahan, baik pria maupun wanita akan merasa bahwa pasangannya berubah. Faktanya memang demikian. Mereka akan kembali ke pribadi sebelumnya tanpa reaksi biologis yang muncul di awal hubungan cinta. Hal ini natural dan normal, jadi Anda harus mempersiapkan diri untuk mengenal sifat pasangan yang sesungguhnya.

Anda harus bersikap jujur tentang hal-hal yang mengganggu Anda

Sebagian besar orang kesulitan untuk benar-benar mengatakan apa yang mereka inginkan dari pasangan. Mungkin Anda bisa jujur tentang pilihan makanan di restoran atau destinasi liburan yang Anda inginkan, namun dalam hal hubungan cinta, tak banyak yang benar-benar bisa berkata jelas dan jujur. Coba tanyakan secara kasual tentang apa yang pasangan Anda inginkan dari hubungan Anda dan lihat reaksinya. Jangan takut jika ia bersikap defensif, menjawab dengan bertele-tele, balik bertanya, atau mengalihkan pertanyaan. Di kesempatan lain, jika Anda bertanya tentang apa yang mengganggunya, ia akan menjawab dengan lebih mudah. Ya, memang lebih mudah mengatakan apa yang tidak kita inginkan daripada apa yang kita inginkan.

Lebih mudah untuk mengatakan apa yang mengganggu Anda karena sifatnya lebih nyata daripada bayangan tentang hubungan yang ideal karena Anda belum pernah benar-benar mengalaminya. Saat ditanyakan, wajar saja jika pasangan juga menanyakan hal yang sama kepada Anda. Namun jika ia tidak melakukannya, Anda boleh merasa terganggu. Jika pasangan melakukan hal yang berlawanan dengan yang Anda inginkan dari hubungan Anda, Anda punya pilihan untuk bertahan dan diam atau mengakhirinya.

Nyatakan dengan jelas tentang kehidupan seperti apa yang Anda inginkan

Lokasi tempat tinggal, satu anak atau banyak anak, karier, gaya hidup, pilihannya begitu banyak. Semua adalah isu penting yang wajib dibicarakan namun lebih sering dihindari sampai benar-benar harus membuat pilihan. Keputusannya tidak harus tentang hal-hal yang besar saja. Berapa kali Anda harus mandi dalam sehari? Anjing, kucing, atau tanpa peliharaan? Makan di depan televisi atau di meja makan? Hal-hal kecil juga jadi penting jika hal tersebut membuat jarak antara Anda dan pasangan. Semua hubungan akan memiliki masalah, namun jangan sampai hal kecil mengganjal Anda dan berubah menjadi masalah besar. Ada banyak hal yang harus Anda ketahui tentang pasangan maupun masa depan, jadi mulailah bertanya.  

Jangan melakukan sesuatu tanpa persetujuan pasangan

Akan selalu ada saat-saat ketika salah satu dari Anda harus membuat keputusan atas nama Anda berdua, tetapi jadikan momen itu sebagai pengecualian daripada aturan. Jika Anda berpikir bahwa Anda berbicara mewakili pasangan tanpa persetujuannya dapat merusak sebuah hubungan.

Alasannya adalah bahwa Anda membawa pesan setiap kali Anda melakukannya; pesan tentang siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas hubungan, pesan tentang berapa banyak Anda menghargai pendapat satu sama lain, pesan tentang siapa yang menjadi prioritas, pesan tentang kepercayaan, dan pesan tentang apa artinya bagi Anda saat berada dalam hubungan yang penuh kasih sayang. Namun tanpa persetujuan pasangan, pesan apa pun yang Anda sampaikan adalah salah.

Jangan merasa Anda akan dimaafkan oleh pasangan. Saat seseorang mengalami kenyataan bahwa pasangannya membuat keputusan tanpa persetujuannya, mereka akan lebih mudah untuk melupakan hal tersebut daripada benar-benar menghadapi situasinya. Anda belum tentu benar-benar dimaafkan dan hanya menunggu waktu sebelum hubungan Anda berakhir begitu saja. Kecuali Anda menyadari kesalahan Anda dan berbuat sesuatu untuk memperbaikinya.

Tanyakan pada diri sendiri tentang apa yang Anda sukai dari pasangan

Orang sering berbicara tentang pasangan hidup mereka yang menjadi sahabat terbaik mereka. Sebenarnya itu omong kosong, Anda tidak ingin kekasih Anda untuk menjadi teman terbaik Anda. Anda ingin teman terbaik Anda yang sebenarnya untuk menjadi teman terbaik Anda - seseorang yang Anda dapat andalkan, yang tidak memiliki kepentingan pribadi dalam hubungan Anda selain untuk menjadi teman terbaik, dan siapa tahu bahwa Anda akan melakukan hal yang sama untuk mereka. Menjalankan peran sebagai kekasih dan pasangan hidup membutuhkan keseimbangan untuk membuat hubungan Anda bahagia.

Tentu saja, berteman tanpa perasaan cinta akan terasa sulit saat terjadi masalah. Persahabatan terjadi saat ada persamaan nilai dan pandangan hidup, dan hal lain yang membuat dua orang menikmati waktu bersama dan menghargai pendapat satu sama lain. Sahabat bisa bertengkar, boleh tidak menyetujui satu hal, bahkan kadang bisa mempertanyakan persahabatan mereka. Namun jika didasari oleh perasaan yang kuat, masalah kecil tidak akan menghentikan langkah dua orang sebagai sahabat sesungguhnya. Mencintai satu sama lain tidak akan cukup, pastikan bahwa Anda benar-benar menyukai pasangan Anda sebagai sahabat sebelum memasuki jenjang pernikahan. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM