´╗┐

Olahraga adalah kebutuhan. Jika kita tidak memenuhi kebutuhan ini, tubuh yang akan memintanya sendiri. Tubuh akan memberikan berbagai macam tanda agar kita segera bergerak. Apa saja tanda kurang olahraga yang diberikan tubuh? Ini ulasannya.
1. Selalu lelah

Jika kamu merasa lelah sepanjang waktu, meski sudah makan dan tidur yang cukup, mungkin yang kamu butuhkan adalah olahraga. Merasa selalu lelah kok malah butuh olahraga? Apa tidak salah? Tenang dulu. Sebuah penelitian dari University of Georgia menunjukan bahwa hanya berjalan 20 menit dan latihan aerobik intensitas sedang sebanyak 3 kali seminggu dengan rutin bisa meningkatkan energi hingga 20 persen. Para peneliti mengatakan, temuan ini menunjukan bahwa olahraga yang teratur akan berpengaruh langsung pada sistem saraf pusat untuk memerangi kelelahan bahkan bisa sebanyak 65 persen Olahraga yang teratur meningkatkan fungsi sistem kardiovaskular, yang memungkinkan kita memiliki daya tahan lebih besar sepanjang hari. Ketika kita lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari, kita akan memiliki sisa energi lebih banyak dan tidak mudah merasa lelah. Ternyata, semakin sering berolahraga membuat mitokondria (bagian yang memproduksi energi dalam sel) semakin banyak. Ini artinya, tubuh akan memiliki cadangan energi yang kian banyak juga, sehingga tak cepat lelah.

2. Badan terasa pegal-pegal

Pernahkah kamu merasa saat bangun di pagi hari, tiba-tiba punggung belakang, lutut, atau bahu terasa sakit? Padahal tidak habis melakukan aktivitas yang berat. Nah jika ya, ini juga bisa jadi tanda kurang olahraga. Terkadang rasa pegal-pegal ini membuat orang menunda untuk berolahraga. Padahal sebaliknya, ketika ini terjadi tubuh memberikan sinyal untuk digerakkan. Dengan menggerakan otot-otot, persendian akan rileks dan darah mengalir lebih lancar ke seluruh bagian tubuh, sehingga akan mengurangi rasa sakit. Bahkan orang yang memiliki rasa pegal dan sakit jangka panjang seperti rheumatoid arthritis, bisa meringankan gejala yang dirasakan jika melakukan olahraga teratur.

3. Merasa stres yang bertubi-tubi

Apakah akhir-akhir ini kamu merasa selalu stres? Memikirkan banyak hal, cemas, takut terhadap hal ini atau hal itu? Hati-hati ini juga bisa jadi tanda tubuh sangat butuh olahraga. Dengan berolahraga kita akan merasa lebih tenang dan senang. Olahraga meningkatkan kadar endorfin di dalam tubuh. Endorfin adalah hormon alami yang akan memberikan efek rasa senang dan tenang. Jadi, setelah olahraga suasana hati akan jauh lebih baik karena adanya hormon tersebut.

4. Tak pernah merasa kenyang

Mungkin kamu mengira dengan tidak berolahraga tubuh akan mengirit energi agar tidak mudah lapar? Justru sebaliknya, ketika kamu merasa terus lapar, ini bisa jadi tanda kurang olahraga. Jadi, ketika kurang olahraga tubuh akan merasa lelah. Nah, tubuh yang lelah sebenarnya bisa menghasilkan lebih banyak hormon ghrelin (hormon yang mengatur sensor lapar). Banyaknya hormon ini menyebabkan kita ingin makan lebih banyak sepanjang hari. Olahraga adalah penekan nafsu makan yang baik. Orang yang berolahraga secara teratur akan bisa mengendalikan hormon tersebut lebih baik, sehingga perasaan lapar tetap terjaga.

5. Konstipasi atau sembelit

Kamu sering mengalami sembelit atau konstipasi? Bisa jadi ini tanda kurang berolahraga, bukan hanya kurang makan makanan berserat saja. Olahraga membantu melancarkan gerakan sistem pencernaan. Ketika seseorang kurang olahraga, proses pencernaan tubuhnya juga akan ikut melambat. Apalagi orang yang memiliki banyak lemak viseral (lemak abdominal atau lemak perut) dan mengalami buang air besar yang tidak teratur, risiko terkena kanker kolorektal akan semakin meningkat.

6. Berat badan makin naik

Apakah berat badanmu semakin meningkat di atas timbangan? Atau ketika melihat cermin kamu merasa ada perubahan fisik? Nah, ini juga bisa jadi tanda kurang berolahraga. Bahkan atlet profesional yang berhenti latihan selama 5 minggu saja bisa mengalami peningkatan persen lemak dalam tubuhnya sebanyak 12 persen. Alhasil peningkatan lemak ini juga meningkatkan berat badan dan lingkar pinggang, dilansir dalam Journal of Strength and Conditioning Research tahun 2012. Hal lain juga ditunjukan oleh penelitian dalam PLOS one tahun 2016 yang melibatkan atlet taekwondo. Atlet yang tidak melakukan latihan selama 8 minggu juga mengalami peningkatan lemak tubuh sebanyak 21,3 persen, peningkatan berat badan 2,12 persen, dan bahkan mengalami penurunan massa otot. Nah, apalagi jika sudah lebih dari 8 minggu tidak pernah berolahraga. Dengan perilaku makan yang sama atau bahkan semakin banyak, aktivitas fisik yang semakin berkurang, tidak heran tubuh akan menumpuk kalori dari makanan dan meningkatkan berat badan. Ini wajar, ketika tubuh tidak berusaha membakar kalori yang masuk, alhasil semua menumpuk.

7. Kesulitan tidur

Jika kamu merasa sulit tidur khususnya pada malam hari, ini bisa jadi sebuah tanda perlu berolahraga. Dilansir dalam laman WebMD, sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang melakukan olahraga 30-40 menit 4 kali dalam seminggu mengalami peningkatkan kualitas tidur, rasa kantuk di siang hari berkurang, dan merasa lebih nyaman keesokan harinya saat beraktivitas. Olahraga dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Ini akan memperkuat ritme sirkadian, yakni proses biologis tubuh yang bisa menentukan siklus tidur seseorang. Olahraga membuat orang bisa membawa kantuknya pada malam hari secara penuh, dan kembali segar di keesokan harinya. (KOMPAS.com)

Setelah kalah dari Belgia, pelatih timnas Jepang Akira Nishino mengaku menginstruksikan timnya untuk memburu gol ketiga saat sudah unggul 2-0 atas Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Jepang tidak mencoba mengubah gaya main jadi lebih defensif saat unggul dua gol. Samurai Biru tetap menampilkan permainan terbuka dan berusaha meraih gol ketiga.

"Ketika kami unggul 2-0 dan saya tak mengganti pemain, saya sangat ingin menambah gol dan kami memiliki sejumlah peluang. Kami sampai pada batas tertentu, mengontrol bola dan mengontrol permainan, tapi pada titik itu Belgia meningkatkan permainan mereka saat mereka harus melakukannya," tutur Nishino, dikutip dari situs FIFA.

Pada pertandingan yang digelar di Rostov Arena, Selasa (3/7) dini hari WIB, Jepang unggul 2-0 lebih dulu. Namun sisa 21 menit terakhir justru jadi bencana bagi Jepang karena Belgia mampu mencetak tiga gol balasan.

Pada menit 69, Jan Vertonghen menipiskan selisih dengan sundulan jarak jauhnya. Pemain pengganti Marouane Fellaini membuat Belgia mengimbangi Jepang 2-2.

Jepang Terkejut Serangan Balik Belgia

Saat memasuki injury time, Jepang mendapatkan sepak pojok usai kiper Belgia Thibault Courtois menepis tendangan bebas Keisuke Honda. Courtois kemudian menangkap bola sepak pojok dan mengalirkannya kepada Kevin de Bruyne.

Gelandang Manchester City itu kemudian mengumpan ke Meunier di sisi kanan. Bek PSG itu melakukan umpan tarik ke tengah. Bola dibiarkan lewat di sela-sela kaki Lukaku, dan Nacer Chadli di sisi kiri tanpa ampun menggelontorkannya ke gawang Jepang dengan tendangan keras mendatar.

Serangan balik kilat les Diables Rouges menghabisi perlawanan tim Samurai Biru 3-2.

"Ketika tendangan bebas dan tendangan sudut diambil, kami ingin mengambil keputusan dan mengakhiri pertandingan. Tentu saja saat itu berpikir mungkin kami akan menuju babak perpanjangan waktu," ucap Nishino.

"Namun saya tak memperkirakan serangan balik super itu dan dan para pemain saya tak menduga itu dalam beberapa detik bola akan dibawa ke separuh lapangan kami dan ini menentukan hasil laga," katanya menambahkan.

Laga itu sendiri berjalan relatif berimbang. Penguasaan bola Jepang mencapai 44 persen berbanding 56 persen milik Belgia. Akurasi umpan Jepang mencapai 83 persen berbanding 87 persen Belgia.

Tim Samurai Biru juga memiliki 4 tembakan tepat sasaran dan 4 tendangan melenceng, sementara Belgia memiliki 8 shot on target dan 10 tendangan tak tepat sasaran. Dalam hal sepak pojok, Jepang punya 6 buah berbanding 10 milik Belgia.

"Kami ingin memenangkan laga ini. Tim kami cukup kuat dan saya percaya bisa mengimbangi Belgia. Ada sekenario-skenario yang berbeda di kepala saya dan tentu saja kami memulainya dengan sangat baik, tapi pada akhirnya kebobolan dengan gol yang tidak kami duga," kata Nishino.

Pelatih timnas Belgia Roberto Martinez mengaku timnya tak menyerah kendati tertinggal 2-0. Kebersamaan dan keinginan kuat untuk menang jadi senjatanya.

Ia pun memuji serangan balik yang kuat di menit akhir itu.

"Gol ketiga adalah benar-benar hasil serangan balik yang kuat. Dalam tempo enam detik kami melaju dari kotak yang satu ke yang lain dengan tiga pemain," ucapnya.

"Kemudian permainan yang tidak egois datang dari Romelu Lukaku, si nomor 9 yang bisa menjadi penyelesai akhir, tapi dia menyadari [keberadaan] Nacer Chadli dan membiarkannya menceploskan bola ke gawang Jepang," ujar Martinez. (cnnindonesia.com)

Gelandang Chelsea Cesc Fabregas mengklaim permainan Tiki-Taka yang diperagakan oleh Spanyol saat ini hanya digunakan untuk bertahan saja ketimbang menyerang.

Skuat Spanyol terpaksa gigit jari sekarang ini. Sebab mereka dipastikan sudah tersingkir dari gelaran Piala Dunia 2018.

Pasalnya di babak 16 besar, mereka dikalahkan oleh tuan rumah Rusia. Kekalahan itu didapat melalui babak adu penalti, di mana sang tuan rumah unggul dengan skor 4-3.

Spanyol sejatinya tetap bermain dengan gaya khas mereka yakni Tiki-Takanya. Mereka juga mendominasi penguasaan bola, namun di waktu normal hanya bisa main imbang 1-1 saja. (bola.net)

Setiap membahas kemampuan para pemain bintang tim nasional yang berlaga di Piala Dunia, sulit rasanya tidak memperhatikan penampilan mereka di luar lapangan. Para pemain bola memang dianugerahi fisik yang nyaris sempurna sehingga tampak menarik menggunakan gaya busana apa pun. Ditambah lagi dengan uang yang berlimpah, tak sulit bagi mereka untuk selalu tampil fashionable. Dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia, simak siapa saja pesepakbola yang juga dikenal punya selera busana yang bagus sehingga layak disebut sebagai ikon fashion.

1. Neymar Jr, Brasil

Pemain sepak bola termahal saat ini juga memiliki selera busana yang "mahal". Beberapa memang merupakan produk dari brand yang ia bintangi. Neymar juga pernah terlihat menggunakan jas keluaran rumah mode Balmain dan Louis Vuitton. Pemain di posisi penyerang ini juga rajin menghadiri acara-acara fashion show dari rumah mode berkelas.

2. Cristiano Ronaldo, Portugal

Ia adalah salah satu pemain bola terbaik di dunia saat ini. Selera fashionnya juga tak bisa diremehkan, bergaya simpel tapi menawan. Para pria kerap mencontek gayanya yang keren itu dari akun Instagramnya. Misalnya gayanya memakai blazer formal yang dipadukan dengan denim biru dan sepatu kulit. Pemain Real Madrid ini juga memiliki brand CR7 terdiri dari sepatu, pakaian dalam, hingga busana kasual.

3. Keisuke Honda Jepang

Pemain muda ini selalu terlihat modis dalam berbagai kesempatan. Ia pun menjadi salah satu ikon fashion di Jepang. Dalam salah satu foto yang ia unggah di akun Instagramnya, ia terlihat berpose dalam balutan jas dengan dua jam tangan mewah yang dipakai di tangan kanan dan kiri. "Siapa yang menentukan arloji hanya bisa dipakai di satu tangan?" tulisnya.

4. Paul Pogba, Perancis

Selera berbusananya memiliki sentuhan gaya hip-hop dan R&B, aliran musik yang ia sukai. Walau gayanya kasual tetapi ia menampilkannya secara mahal. Pogba juga memiliki lini busana pria yang laris.

5. Antoine Griezmamn, Perancis

Pemain penyerang ini sangat menyukai label Gucci. Ia sering memadukan gaya kasual Gucci dengan sepatu Puma. Walau pilihan busananya cenderung sederhana, tapi ia mampu mempertahankan penampilannya tetap menawan.

6. Dele Alli, Inggris

Pemain muda berusia 22 tahun ini paham benar bagaimana tampil di publik dengan bergaya. Ia terkenal senang mengikuti tren fashion terkini dari label seperti Amiri, Yeezy, dan Saint Laurent. Alli juga senang memberi sentuhan warna dalam gaya busahanya.

7. Linoel Messi, Argentina

Ia senang tampil kasual dan sesekali terlihat necis dalam balutan jas. Messi memilih jas dari Armani untuk pernikahannya. Ia juga sering memakai sepatu Adidas, brand yang ia bintangi.

8. Paulo Dybala, Argentina

Sepak terjangnya di lapangan sama kerennya dengan kiprahnya di dunia fashion. Baru-baru ini ia tampil di panggung peragaan busana merek Italia, Dolce & Gabbana fall/winter 2019 di Milan.

9. Mohamed Salah Ghaly, Mesir

Salah, bintang dari tim nasional Mesir ini senang tampil kasual saat ia sedang di luar lapangan. Kasual dan stylish adalah dua kata yang mencerminkan gaya busananya sehari-hari. Walau tampil kasual, tetapi brand yang ia pilih tidak sembarangan. Ia di-endorsed oleh Fendi, Dolce & Gabbana, serta Dsquared2.

10. Jerome Boateng, Jerman

Pemain tengah ini memiliki gaya fashion yang unik dan banyak terinspirasi dari gaya retro rapper. Ia senang tampil memakai busana dari brand Balmain, Balenciaga, hingga Supreme. Koleksi sepatunya mencapai 650 pasangan dan ia juga memiliki kontrak dengan Jay-Z Roc Nation. (kompas.com)

Page 1 of 66

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM