Kepopuleran Britney Spears di Israel rupanya begitu fenomenal, sehingga tidak hanya konsernya bisa menunda sebuah proses pemilihan pimpinan Partai Buruh, namun juga menyebabkan “kekacauan”, yang bahkan Britney sendiri merasa “trauma” sesudahnya.

Britney singgah ke Israel dalam rangka tur musim panasnya, “Britney: Live In Concert”. Kehadiran Britney rupanya sudah sangat ditunggu-tunggu oleh penggemarnya, sehingga saat ia beserta tim entouragenya dan sekuriti berjalan menuju Western Hall, di mana seharusnya ia bisa berinteraksi dengan para penggemar secara santai, berubah menjadi kacau saat kerumunan penggemar yang jumlahnya ratusan tersebut berubah menjadi sangat histeris dan seolah-olah hendak “menyerbu” Britney.

Rupanya insiden tersebut begitu membekas dalam benak Britney, dalam arti negatif, sehingga ia kemudian membatalkan pertemuan dengan Perdana Mentri Benjamin Netanyahu. Mereka seharusnya bersantap malam bersama para pasien kanker yang tengah diobati di rumah sakit Hadassah, Jerusalem.

Sebuah sumber menyebutkan pada Ynet News jika sosok-sosok yang dekat dengan Britney merasa marah karena pembatalan tersebut dan menyebutkan kesalahan ada pada kantor Perdana Mentri, karena terburu-buru merilis sebuah siaran press, meski belum menerima konfirmasi dari pihak Britney jika pertemuan memang akan terjadi atau tidak.

Konser Britney sendiri berjalan sukses dengan sekitar 55.000 hingga 60.000 orang menghadiri peertunjukkan yang berlangsung pada Senin, 3 Juli lalu di Tel Aviv. (creativedisc.com)

Rapper beken dan suami Beyonce Knowles, Jay Z, telah melakukan tindakan drastis (yang sebenarnya tidak terlalu mengejutkan); ia telah menarik sebagian besar koleksi musiknya dari layanan streaming populer, Spotify.

Sang rapper asal Brooklyn yang juga merupakan salah satu pemilik layanan streaming saingan, Tidal, telah mengambil sikap yang disebut sebagai “opsi inti” sebagai penyebutan untuk kebijakannya dengan menarik berbagai album dan single suksesnya dari Spotify.

Satu-satunya album Jay Z yang tersedia di Spotify adalah album-album rilisan 1997, “In My Lifetime Vol. 1” dan “Reasonable Doubt”, serta album rilisan 1998, “Vol. 2 Hard Knock Life”. Yang juga masih tersedia adalah “Collision Course”, album kolaboratif bersama Linkin Park yang dirilis di tahun 2004, serta beberapa single, termasuk kolaborasi bersama Kanye West, ‘N***as in Paris’, sebuah remix lagu Fat Joe dan Remy Ma. ‘All The Way Up’ serta ‘Clique’, juga bersama Kanye.

Spotify sendiri sudah mengkonfirmasi hal ini kepada Billboard dengan menyebutkan “beberapa” musik Jay Z telah ditarik dari layanan mereka atas “permintaan sang artis”. (creativedisc.com)

Setelah lama tidak tampil di Bandung, penyanyi dari Malaysia Sheila Majid (51) mengajak para penggemarnya di Indonesia, khususnya Bandung, untuk bernostalgia.

"Saya terakhir konser di Bandung tahun 1988 dan Sabtu malam ini (27/8/2016) saya akan kembali konser di Bandung," tutur artis kelahiran Kuala Lumpur, 3 Januari 1965, ini dalam konferensi persnya pada Kamis (25/8/2016) malam.

Sheila akan menyanyi di Hotel Intercontinental Bandung pada Sabtu (27/8/2016), mulai pukul 19.30 WIB.

Ia mengaku senang bisa tampil lagi di kota itu, karena banyak penggemarnya yang  tinggal di kota tersebut, termasuk para pelajar.

"Bandung terkenal ramai pelajar (kota pelajar). Penggemar saya di Malaysia ada yang sekolah di sini. Begitu juga pelajar Indonesia ada yang menyukai karya saya. Mereka selalu meminta saya datang ke Bandung dan baru sekarang saya penuhi," ucapnya.

Dalam pertunjukannya Sabtu, Sheila akan membawakan 10 lagu populermua, antara lain "Sinaran", "Warna", "Kerinduan", "Antara Anyer dan Jakarta", dan "Cinta Jangan Kau Pergi".

"Nanti seperti malam nostalgia, kita bernyanyi berasama. Karena itulah saya bawakan lagu-lagu yang pasti dikenal dan tidak ada lagu baru yang dinyanyikan," ucapnya lagi.

Sheila mengatakan bahwa ia sudah menyiapkan kejutan untuk para penonton pertunjukannya itu.

"Masih rahasia. Kalau dikatakan sekarang bukan rahasia lagi," ujarnya.

Mengenai album baru, Sheila mengungkapkan bahwa ia masih mengerjakannya.

Ia berharap albumnya itu bisa dirilis pada Januari 2017. Pada Oktober 2016, single pertama dari album tersebut akan dirilis.

"Album baru untuk merayakan 30 tahun saya berkarya. Kalau ada rezeki saya akan keliling untuk show," terangnya. (kompas.com)

Indonesia punya banyak spot selancar, dari Mentawai di Sumatera sampai beberapa spot terkenal di Pulau Dewata. Tak heran, Indonesia menjadi incaran turis mancanegara sebagai destinasi surfing kelas dunia.

"Norwegia adalah salah satunya. Banyak turis Norwegia yang mengincar tempat-tempat surfing di Indonesia," tutur Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Stig Traafik dalam konferensi pers Emirates di Ritz Carlton Jakarta, Senin (15/8/2016).

Di mata turis Norwegia, lanjut Stig, Indonesia sangat "seksi" sebagai tujuan wisata selancar dan bahari.

"Mayoritas dari mereka (turis Norwegia-red) mengunjungi Bali, Sumatera, Jawa, dan beberapa pulau lainnya di bagian timur Indonesia," tambah Stig.

Selain surfing, turis Norwegia dan Eropa pada umumnya juga menyukai wisata golf. Hal tersebut dikemukakan Country Manager Emirates untuk Indonesia, Satish Sethi.

"Indonesia punya sangat banyak lapangan golf. Kini turis dari Eropa dan Timur Tengah mengincar golf di Indonesia," tambahnya.

 

Dalam menggaet turis Norwegia, rupanya kompetitor Indonesia adalah Thailand. Ini karena terdapat penerbangan langsung dari Oslo menuju Bangkok.

"Jumlah turis Norwegia yang berkunjung ke Indonesia masih sekitar 25.000-30.000 orang per tahun. Sementara ke Thailand bisa mencapa 100.000 orang," papar Stig. (kompas.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM