Permainan Pokemon Go memang tengah digilai di seluruh penjuru dunia. Meski baru dirilis pada dua pekan lalu, permainan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan para pecinta game. 

Kepopuleran Pokemon Go ini tentu saja membuat Niantic memperoleh pendapatan yang tidak sedikit. Menurut laporan AndroidAuthority, total pendapatan Niantic dari Pokemon Go bahkan mencapai sekitar Rp 143 juta per menit. 

 

Tak hanya soal pendapatan, disebutkan pula total pengunduh Pokemon Go secara real time di seluruh penjuru dunia. Dalam waktu tujuh menit, ada lebih dari 33 ribu pengunduh Pokemon Go melalui iOS maupun Android. 

Laporan itu juga menunjukkan jumlah waktu yang dihabiskan para pemain Pokemon Go per harinya. Sampai saat ini, para pemain menghabiskan waktu di atas 30 menit tiap hari untuk berburu Pokemon dan bertarung di Gym. Jumlah itu tentu saja mengalahkan waktu yang dihabiskan para pengguna Facebook, Snapchat, Twitter dan Instagram. (wowkeren.com)

SAN DIEGO — Akibat terlalu bersemangat bermain Pokemon Go, dua pria harus dirawat di rumah sakit setelah jatuh ke dalam jurang di Encinitas, San Diego, AS.

Satu orang jatuh dari ketinggian 15 meter dan satu orang lainnya jatuh dari atas tebing setinggi 24 meter.

 

Demikian dijelaskan komandan pasukan pemadam kebakaran Robbie Ford kepada harian The San Diego Union Tribune.

Kedua pria itu kemudian dilarikan ke rumah sakit Scripps La Jolla, San Diego, tetapi kondisi keduanya sejauh ini belum diketahui.

Ford mengatakan, salah satu pria itu mengatakan kepada polisi bahwa mereka sedang asyik bermain Pokemon Go saat tanpa sadar mereka terjatuh dari tebing.

Tim penyelamat langsung merawat korban yang jatuh ke pantai di bawah tebing itu. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran harus menggunakan tali untuk mengangkat korban lainnya yang tak sadarkan diri.

Meski sudah terpasang peringatan terkait kondisi tebing yang tak stabil, kedua orang ini tetap memanjat pagar pembatas untuk mencari Pokemon. Demikian keterangan kantor sherif San Diego.

Insiden ini adalah satu dari banyak berita terkait permainan Pokemon Go yang langsung menjadi hobi baru pengguna telepon pintar sejak diluncurkan awal bulan ini.

Sebelumnya dikabarkan, seorang remaja asal Wyoming, AS, menemukan jasad seorang pria di sebuah sungai setelah dia sampai ke tempat itu dalam upaya mencari Pokemon. (kompas.com)

Kabar gembira kembali datang dari dunia perfilman Indonesia. Dua film Indonesia, berhasil lolos seleksi Festival Film Locarno 2016, dan akan diputar dalam ajang yang berlangsung di Locarno, Swis, pada 3-13 Agustus mendatang.

Dilansir dari situs resmi Festival Film Locarno, Kamis (14/7/2016), kedua film yang akan diputar ini berjudul Interchange dan Istirahatlah Kata-Kata (Solo, Solitude).

Interchange, akan diputar dalam program 'Piazza Grande', bersama 15 judul film lain dari seluruh dunia. Film produksi bersama Indonesia-Malaysia ini, disutradarai oleh Dain Iskandar Said. Nicholas Saputra dan Prisia Nasution, ikut bermain dalam filmthriller berdurasi 102 menit ini.

Dari trailer yang telah beredar sejak Mei tahun ini, Interchange akan bercerita tentang usaha polisi dan fotografer kriminal memecahkan pembunuhan sadis di kotanya. Investigasi mereka membuka tabir bahwa kota mereka penuh dengan rahasia kelam, di mana makhluk supranatural dan kepercayaan mistik menjadi nyata.

Istirahatlah Kata-Kata, adalah film yang disutradarai oleh sineas muda Yosep Anggi Noen. Film ini, bersama dengan 14 film lain, dimasukkan dalam program 'Concorso Cineasti del presente' atau 'Masa Depan adalah Kini'. Ini adalah program yang memutar film tentang fenomena masa kini, yang diceritakan lewat kamera para sineas masa depan.

Film yang berdurasi 97 menit ini ikut dibintangi oleh seniman dari teater garasi Gunawan Maryanto dan Melanie Subono. Dalam press release festival film ini, dipaparkan bahwa Istirahatlah Kata-Kata akan menceritakan tentang seorang penulis puisi yang hilang di masa pemerintahan Presiden Soekarno. Menilik dari judul film ini yang merupakan penggalan dari puisi tulisan Wiji Thukul, tampaknya sudah jelas siapa yang akan diceritakan dalam film ini.

Festival Film Locarno 2016 ini, sekaligus juga menjadi penayangan perdana filmInterchange dan Istirahatlah Kata-Kata di seluruh dunia. (liputan6.com)

Nama Madonna tak hanya dikenal sebagai penyanyi kelas atas. Namun, jiwa sosial sang artis yang sempat dikenal dengan keseksiannya itu patut ditiru. Seperti yang dilakukannya saat mengunjungi salah satu negara di daratan Afrika Bagian Selatan. Kunjungan pelantun tembang "Beautiful Stranger" ini bertujuan untuk membangun rumah sakit Queen Elizabeth Central (QEC) di Blantyre, Malawi.

Kegiatan amal ibu empat anak ini didanai oleh yayasan Raising Malawi yang didirikan oleh Madonna beserta Michael Berg pada 2006 silam.

Nantinya QEC akan menjadi rumah sakit khusus anak pertama di negara tersebut. Dengan menyediakan tiga kamar operasi baru, 50 tempat tidur dan klinik setiap hari, QEC diharapkan mampu meningkatkan perawatan intensif untuk anak-anak.

"Terdapat beberapa fasilitas di rumah sakit ini. Salah satunya tempat bedah anak pertama dan unit perawatan intensif. Ini akan memiliki dampak yang besar terhadap penyelamatan kehidupan anak- anak," ujar Madonna seperti dilansir dari Billboard, Senin (11/7/2016).

Selain mendirikan ruang khusus bedah bagi anak-anak yang rencananya akan dibuka pada awal 2017 ini, Madonna juga memberikan pelatihan untuk tenaga kesehatan di Malawi lewat organisasi kepelatihan dokter maupun perawat. (liputan6.com)

Page 2 of 5

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM