Asian Games 2018 tinggal delapan bulan lagi. Tantangan demi tantangan sudah dilalui INASGOC demi menggelar ajang tersebut dengan sukses.

Menuju Asian Games 2018 pada Agustus mendatang, Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) menggelar diskusi Laporan Akhir Tahun, bertajuk Expose Publik bersama media di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Penyelenggaraan dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari sejumlah media, pengurus cabang olahraga, dan INASGOC. Dalam acara tersebut, Ketua INASGOC Erick Thohir menceritakan sejumlah tantangan yang dihadapi sejak Indonesia diputuskan jadi tuan rumah Asian Games.

Indonesia sebenarnya sekadar jadi pengganti untuk Asian Games tahun ini. Vietnam yang sedianya jadi tuan rumah, mengundurkan diri karena persoalan ekonomi.

"Jadi sejak kita dapat pengalihan itu sebenarnya sudah hilang waktu persiapan satu tahun. Kemudian penyelenggaraan yang harusnya diselenggarakan 2019, tapi kita majukan karena ada pemilihan Presiden. Jadi bisa dibilang, kami bisa bekerja pada 2015 lalu," kata Erick, membuka sambutannya.

Tantangan lainnya adalah terkait anggaran. Erick menyebut dari total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 5,6 triliun, pemerintah hanya menyetujui sekitar Rp 4,5 triliun.

Kondisi semakin sulit lantaran pemerintah menetapkan aturan soal pajak. Padahal di Host City Contract (HCC) tak ada kesepakatan seperti itu.

"Tetapi jika tidak membayar pajak enggak bisa tanda tangan kontrak. Jadi mau tidak mau sponsor pun semuanya kena. Makanya dari total RP 4,5 triliun yang diberikan pemerintah, sekitar Rp 300-Rp 400 miliar untuk bayar pajak," Erick membeberkan.

Maka tak heran kalau banyak anggaran yang dipoton. Sebagai contoh, Istora Senayan yang tadinya hanya untuk menggelar bulutangkis kini untuk penyelenggaran bola basket juga demi menghemat.

"Jadi Hall A Basket yang tadinya untuk menggelar basket kami coret dan dipindahkan ke Istora Senayan, pokoknya bagaimana setelah selesai basket itu bulu tangkis. Kemudian juga penyiaran bagaimana tadi yang semula rencana siaran langsung jadi ada yang tidak disiarkan langsung pertandingannya dan ada yang rekaman itu semua demi penghematan," lanjut bos Mahaka Group ini.

Sehubungan dengan itu pula, Erick juga harus berupaya mencari sponsor untuk menutupi kekurangan anggaran. Sejauh ini, total sponsor yang bersedia berpartisipasi mensukseskan Asian Games adalah Rp 1,1 triliun.

Rinciannya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersedia memberikan total Rp 350 miliar dalam bentuk tunai, sedangkan Rp 150 miliar berbentuk service dan barang. Sementara dari swasta, Erick mengatakan sejauh ini sudah ada total dana tunai sebesar 65 juta dollar AS dan 15,4 juta berbentuk service dan barang.

"Semoga semua bisa tercapai asalkan tidak membengkak terus. Misalnya, anggaran sewa venue bengkak, security dan lainnya," sebut Erick yang juag Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) ini. (detik.com)

Pelatih Timnas Indonesia, Fictor Gideon Roring, gembira dengan kepastian Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023. Dia melemparkan wacana untuk menaturalisasi pemain.

Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2023 bersama Filipina dan Jepang pada Sabtu (9/12/2017). Fictor menyebut menggelar event Piala Dunia sebagai kesempatan yang langka.

"Luar biasa. Selamat buat basket Indonesia. Mesti diberi credit yang luar biasa kepada Erick Thohir yang sudah luar biasa memperjuangkan kita (Indonesia). Saya bilang, dia bagus bisa melobi dan mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Ini peristiwa langka," kata Fictor kepada detikSport, Senin (11/12/2017).

Hanya, kata Ito, panggilan karib Fictor Gideon Roring, kesempatan ini perlu dibayar dengan persiapan yang baik oleh tuan rumah. Baik dari sisi penyelenggaraan, infrastruktur, maupun pemain itu sendiri.

Dia tak ingin Indonesia hanya sukses menjadi penyelenggara, namun jadi penonton di rumah sendiri karena kalah prestasi. Dia meminta agar PP Perbasi menaturalisasi pemain berkualitas untuk menambah skuat Timnas.

"Dari sisi infrastruktur tak akan sulit, kita sangat mampu menyelenggarakan itu. Saya rasa tidak ada masalah. Selain Istora Senayan dan Hall A Basket yang sudah direnovasi, saya rasa Hall Basket di Britama Arena Kelapa Gading juga bisa digunakan," kata mantan pemain Satria Muda itu.

"Sementara untuk pemainnya, saya mungkin bisa bantu untuk membangun timnya karena untuk bisa bersaing di Piala Dunia sangat tidak mungkin. Tapi harus kita lakukan persiapan secepat mungkin," ujar Ito, yang juga menjabat sebagai Head Director of Training Pelita Jaya itu.

"Sepertinya kita harus menaturalisasi. Itu keharusan. Sebab, jika dengan bakat Indonesia saja tak mungkin bersaing di sana. Sangat sulit. Kenapa? Beda banget. dari postur dan banyak hal lah. Dan itu tidak bisa lima tahun dipersiapkan jadi paling mungkin naturalisasi. Tidak bisa satu harus lebih. Yang kita bicarakan ini Piala Dunia tidak sembarangan. Jadi harus benar-benar," dia menyarankan.

Dalam persaingan Asia Tenggara, Indonesia masih menjadi runner-up. Timnas belum bisa menyamai Filipina. (detik.com)

David de Gea bagaikan karakter dalam film The Matrix, menurut mantan pemain Inggris Jamie Redknapp, yang mengatakan bahwa hanya ada satu kiper di Premier League yang lebih hebat dari pria Spanyol.

De Gea mencatat 14 penyelamatan ketika ia tampil apik kala Manchester United menang 3-1 atas Arsenal di Emirates.

Aksi mantap sang penjaga gawang membuat banyak orang, termasuk Jose Mourinho, memujinya sebagai penjaga gawang terbaik dunia.

Redknapp juga sama terkesannya dengan aksi eks pemain Atletico Madrid, yang menurutnya mengingatkan pada gerakan aktor Keanu Reeves dalam film legendaris The Matrix.

"Saya harus akui saya salah menilai De Gea ketika dia datang ke Premier League. Dia mampu menepis semua kritik yang ada. Saya sekarang tak bisa memikirkan penjaga gawang yang lebih baik dari De Gea," tutur Redknapp di Daily Mail.

"Dia seperti karakter di film The Matrix, dia seolah melihat bola dalam gerakan lambat sebelum melakukan penyelamatan!"

"De Gea memang tidak punya fisik yang besar, namun dia menebusnya dengan kelincahan. Namun di mana posisi dia dalam daftar kiper terbaik sepanjang masa Premier League? Menurut saya, dia masih ada di bawah Peter Schmeichel, yang masih jadi nomor satu." (bola.net)

Pada bulan Januari awal tahun ini, patung Lionel Messi yang berada di Buenos Aires, Argentina, menjadi korban aksi vandalisme sehingga memisahkan antara kaki dengan tubuhnya.

Hal serupa kembali terjadi bulan ini. Patung Messi yang diresmikan pada tahun 2016 tersebut kembali rusak. Hal itu karena kaki patung Lionel Messi dipatahkan.

Bagian telapak kaki dan sepatu dan bola masih melekat pada pondasi. Namun sekujur tubuh sisanya tergeletak di samping pondasi yang bertuliskan Lionel Messi itu.

Belum diketahui siapa yang melakukan aksi perusakan kepada patung pemain Barcelona asal Argentina tersebut.

Adapun patung Lionel Messi ini dibangun pada 2016 tak lama setelah Argentina mengalami kekalahan dari Chile di partai final Copa America. Patung ini menjadi saksi bahwa Messi pernah pensiun diri dari Timnas Argentina sebelum akhirnya kembali lagi.

Setelah terjadi kerusakan ini, patung yang dipahat di atas marmer hitam tersebut dipercaya akan segera dibenahi dan kembali diberdirikan bersanding dengan para atlet legendaris Argentina seperti Gabriela Sabatini, Guillermo Vilas, Manu Ginobili, Juan Manuel Fangio dan Luciana Aymar. (bola.net)

Page 1 of 75

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM