Pada bulan Januari awal tahun ini, patung Lionel Messi yang berada di Buenos Aires, Argentina, menjadi korban aksi vandalisme sehingga memisahkan antara kaki dengan tubuhnya.

Hal serupa kembali terjadi bulan ini. Patung Messi yang diresmikan pada tahun 2016 tersebut kembali rusak. Hal itu karena kaki patung Lionel Messi dipatahkan.

Bagian telapak kaki dan sepatu dan bola masih melekat pada pondasi. Namun sekujur tubuh sisanya tergeletak di samping pondasi yang bertuliskan Lionel Messi itu.

Belum diketahui siapa yang melakukan aksi perusakan kepada patung pemain Barcelona asal Argentina tersebut.

Adapun patung Lionel Messi ini dibangun pada 2016 tak lama setelah Argentina mengalami kekalahan dari Chile di partai final Copa America. Patung ini menjadi saksi bahwa Messi pernah pensiun diri dari Timnas Argentina sebelum akhirnya kembali lagi.

Setelah terjadi kerusakan ini, patung yang dipahat di atas marmer hitam tersebut dipercaya akan segera dibenahi dan kembali diberdirikan bersanding dengan para atlet legendaris Argentina seperti Gabriela Sabatini, Guillermo Vilas, Manu Ginobili, Juan Manuel Fangio dan Luciana Aymar. (bola.net)

Lionel Messi belum lama ini mengaku ragu jika dirinya dan Cristiano Ronaldo bisa menjadi teman dekat di luar lapangan.

Dua bintang Barcelona dan Real Madrid itu sudah sering dibanding-bandingkan satu sama lain di beberapa tahun terakhir. Semua orang selalu berdebat soal siapa yang paling hebat di antara keduanya.

Namun yang pasti, baik Messi maupun Ronaldo sudah mendominasi ajang pemilihan pemain terbaik dunia, Ballon d'Or, di 10 tahun terakhir.

Tahun ini, keduanya juga bakal menjadi kandidat kuat untuk memenangkan trofi Bola Emas dari France Football tersebut. Meski demikian, CR7 diprediksi akan keluar sebagai pemenang, usai suksesnya memenangkan La Liga dan Liga Champions musim lalu.

Terlepas dari rivalitas keduanya, Ronaldo belum lama ini mengatakan bahwa ia dan Messi bisa menjadi teman di masa mendatang. Namun demikian, Messi rupanya merasa terkejut ketika ditanya soal itu belum lama ini.

"Saya tidak tahu apakah kami bisa menjadi teman. Pertemanan adalah sesuatu yang dibangun dengan cara menghabiskan waktu bersama untuk saling mengenal satu sama lain, kami tidak punya hubungan seperti itu," tutur Messi di Marca.

"Namun itu karena kami lebih sering hanya bertemu di acara-acara penghargaan. Kami berdua baik-baik saja, namun kemudian kami tak saling bertemu lagi."

Messi menambahkan: "Dalam beberapa tahun belakangan, ada banyak pemain hebat yang berpeluang memenangkan Ballon d'Or. Dalam beberapa tahun terakhir kami memang selalu mendominasi, namun sekarang ada pemain seperti Mbappe, Suarez, atau Neymar, yang juga bisa memenangkannya." (bola.net)

Lionel Messi sedang menjalani pramusim terbaiknya bersama Barcelona. Ketika pertandingan melawan Juventus di Stadion MetLife, New Jersey, Sabtu (22/7), Messi sampai rela bertahan.

Barcelona mengalahkan Juventus 2-1 pada laga pertama mereka di International Champions Cup (ICC) 2017. Meski tidak mencetak gol, namun Messi menunjukkan statistik permainan yang luar biasa.

Dikutip dari Sport.es, berdasarkan data GPS tracker yang digunakan Messi, penyerang 30 tahun itu menunjukkan performa terbaik di pramusim. Dalam pertandingan melawan Juventus, setiap pemain Barcelona menggunakan GPS tracker untuk memantau kondisi fisik dan metabolisme.

Dari data GPS tracker yang digunakan Messi, kapten timnas Argentina itu menunjukkan angka terbaik dalam pramusim, mulai dari jumlah kilometer berlari, akselerasi, dan kecepatan berlari hingga lebih dari 20 kilometer per jam.

“Messi senang. Dia sudah memperpanjang kontrak di Barcelona dan dia datang ke pramusim seperti kereta,” ujar salah satu sumber kepada Sport.es.

Selain lewat GPS tracker, penampilan impresif Messi juga terlihat di atas lapangan ketika melawan Juventus. Messi terlihat bermain tanpa lelah, bahkan ikut Aleix Vidal bertahan di sisi kanan pertahanan. Total, Messi enam kali merebut bola dari Juventus.

Penampilan impresif Messi ketika melawan Juventus juga tidak lepas kondisi badan sang penyerang yang fit. Musim ini penyerang yang dijuluki La Pulga itu tidak harus memperkuat timnas Argentina di turnamen internasional.

Kondisinya tidak sama dalam tiga tahun terakhir. Pada 2014, Messi baru bergabung dengan skuat Barcelona usai tampil di Piala Dunia. Sedangkan dalam dua tahun berikutnya Messi tampil di Copa America bersama timnas Argentina.

Barcelona selanjutnya akan menghadapi Manchester United pada lanjutan IIC 2017 di Stadion FedExField, Maryland, 26 Juli mendatang. (cnnindonesia.com)

Pakar sepakbola Spanyol, Guillem Balague, percaya bintang Barcelona, Lionel Messi, sudah mengalami perubahan di dua tahun terakhir.

Messi mencetak gol kemenangan dramatis untuk Barcelona di Clasico melawan Real Madrid pekan lalu. Pemain Argentina menunjukkan penampilan fantastis, usai sebelumnya juga mencetak gol penyeimbang untuk timnya di babak pertama di Bernabeu.

Messi bermain sedikit lebih mundur dan ke tengah ketika melawan Real. Menurut Balague, performanya di laga melawan Los Blancos benar-benar menunjukkan kejeniusan sang pemain.

"Kita sudah mengatakan dia telah berubah di dua musim terakhir. Saya kira anda melihatnya di laga melawan Real. Dia menunjukkan performa yang luar biasa, dan juga Luis Enrique, sejak awal," tutur Balague di Sky Sports.

"Dia memutuskan untuk menjadi seorang gelandang namun ia menyerang lewat tengah, yang tidak terjadi terlalu sering, karena dia dan Luis Enrique melihat sisi belakang Casemiro adalah titik lemah Madrid."

"Zidane tak bereaksi dengan itu dan itu sudah jadi salah satu faktor yang menentukan." (bola.net)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM