Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2018 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Swedia pada lag kedua babak playoff di Stadion San Siro, Milan, Senin (13/11) malam waktu setempat.

Hasil imbang di Stadion San Siro membuat timnas Swedia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 dengan keunggulan 1-0 atas Italia di babak playoff zona Eropa.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah fakta menarik usai timnas Italia gagal ke putaran final Piala Dunia 2018:

1. Timnas Italia untuk kali pertama sejak 1958 gagal melaju ke Piala Dunia. Pada 1958 ajang Piala Dunia digelar di Swedia.

2. Timnas Italia untuk kali ketiga gagal melaju ke putaran final Piala Dunia. Sebelum 2018, Gli Azzurri juga gagal ke Piala Dunia 1930 dan 1958.

3. Timnas Swedia untuk kali ke-12 tampil di Piala Dunia, setelah kali terakhir tampil di Piala Dunia 2006 ketika Italia menjadi juara dunia.

4. Kegagalan timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2018 membuat kiper sekaligus kapten tim, Gianluigi Buffon, gagal menjadi pemain pertama yang tampil di enam putaran final Piala Dunia.

5. Setelah 7.320 hari berlalu sejak melakoni debut bersama timnas Italia pada 1997, Gianluigi Buffon telah mengoleksi 175 caps bersama Gli Azzurri.

6. Setidaknya ada empat pemain yang akan pensiun dari timnas Italia setelah gagal ke Piala Dunia 2018: Gianluigi Buffon, Andrea Barzagli, Daniele De Rossi, dan Giorgio Chiellini. (cnnindonesia.com)

Lionel Messi mengaku dirinya ingin berlaga di Piala Dunia 2018 mendatang dalam kondisi terbaiknya dan itulah sebabnya ia diistirahatkan oleh pelatih Argentina, Jorge Sampaoli.

Hari Sabtu (11/11) kemarin, Messi ikut bersama skuat Tango untuk menjalani uji coba melawan tuan rumah Rusia. Pertandingan itu dimenangkan oleh tim Tango dengan skor tipis 0-1.

Satu-satunya gol di laga itu dicetak oleh Sergio Aguero pada menit ke-86. Gol itu tercipta berkat assist Cristian Pavon.

Usai melawan Rusia, Argentina dijadwalkan untuk meladeni Nigeria di Krasnodar, Selasa (14/11) mendatang. Namun Messi diizinkan untuk meninggalkan kamp pelatihan dan kembali ke Barcelona.

Tak ada keterangan resmi mengapa La Pulga diizinkan untuk pulang lebi cepat. Messi pada akhirnya angkat bicara terkait hal tersebut.

"Kami berbicara dengan dirinya (Sampaoli)," buka Messi seperti dilansir Soccerway.

"Kami memainkan banyak pertandingan di musim ini - Liga Champions, Copa del Rey, La Liga, ditambah semua hal tentang tim nasional dan perjalanannya," terangnya.

"Saya ingin pergi ke Piala Dunia dalam kondisi terbaik," tegas pemain berusia 30 tahun tersebut. (bola.net)

Terbatasnya waktu, rasa lelah, bisa menjadi alasan banyak orang untuk melewatkan sesi pendinginan usai olahraga. Seperti saat melakukan kompetisi lari misalnya, duduk-duduk usai berlari ternyata tak cukup dikatakan sebagai sesi pendinginan. Justru, langsung duduk santai usai olahraga dapat memicu cedera otot di kemudian hari.

Tak memberikan tubuh kesempatan untuk rileksasi setelah olahraga berat bisa memiliki beberapa konsekuensi yang tak menguntungkan. Walau Anda menganggapnya sepele (paling hanya pegal-pegal), hal ini sebenarnya bisa “menyakiti” tubuh dalam jangka panjang. Walau otot diciptakan cukup tangguh (tak ada masalah walaupun selama ini Anda lupa pendinginan) namun, ketangguhan itu bisa berkurang bila Anda sering melewatkan perawatan yang tepat.

Liz Letchford, MS, ATC, spesialis pencegahan cedera mengatakan, langsung duduk-duduk santai setelah melakukan olahraga dapat menyakiti otot. Ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot, keram, bahkan kejang.

Apapun olahraga yang Anda lakukan, hindari langsung duduk santai (tanpa peregangan). Walau Anda tak merasakan efeknya sekarang, nantinya otot Anda tidak akan membaik, tak akan tumbuh dengan baik.

Itu sebabnya banyak yang mengalami sakit otot setelah melakukan olahraga rutin selama 1-2 tahun, yang akhirnya membuat Anda harus berhenti olahraga karena cedera otot maupun sendi.

Lauren Clare, pelatih pribadi dan pelatih kesehatan holistik bersertifikat, menegaskan kebenaran ini. "Bila Anda tidak benar-benar melakukan pendinginan setelah berolahraga secara intens, tubuh Anda bisa menegang, yang menyebabkan proses pemulihan pasca latihan melambat. Penumpukan asam laktat di otot bisa membuat Anda merasa sakit dan letih selama beberapa hari berikutnya."

Sesi pendinginan memberi tubuh Anda kesempatan untuk "memanfaatkan” atau “menyiram” sisa laktat. Kita semua perlu melakukan pendinginan selama 5 sampai 10 menit setelah latihan untuk membantu meningkatkan fleksibilitas otot dan jangkauan gerak demi mengurangi risiko pegal yang parah hingga cedera.

Sebagai langkah pertama, lakukan peregangan daerah kaki, bahu, punggung dan lengan dalam posisi masih berdiri, selama 5-7 menit. Cara ini juga akan membantu tubuh menurunkan suhu secara bertahap. Lalu, lakukan peregangan sambil duduk, dan barulah diakhiri dengan duduk-duduk santai. (kompas.com)

Roger Federer mencatat sejumlah rekor fantastis usai meraih juara Wimbledon 2017. Ia menjadi pengoleksi gelar terbanyak sekaligus yang tertua sebagai juara dalam sejarah Wimbledon.

Memainkan laga final di Centre Court, All England Club, Minggu (16/7) waktu setempat, petenis asal Swiss itu menang tiga set langsung atas Cilic dengan skor 6-3, 6-1, dan 6-4.

Kemenangan itu menjadikan Federer sebagai pengoleksi trofi terbanyak Wimbledon dengan delapan gelar. Jumlah tersebut melewati rekor William Renshaw dan Pete Sampras (7 gelar).

Selain itu, Federer juga tercatat sebagai petenis tertua yang menjuarai Wimbledon dalam sejarah tenis era profesional. Pada Agustus mendatang usianya akan menginjak 36 tahun.

"Mencatat sejarah di Wimbledon sangat berarti bagi saya, sesederhana itu," kata Federer seperti dilansir ESPN.

"(Tapi) Cukup lucu karena saya tidak banyak memikirkannya sepanjang hari ini atau sepanjang upacara penyerahan trofi. Saya amat lega bisa memenangkan Wimbledon lagi karena ini merupakan sebuah jalan yang panjang."

Tahun lalu Federer sempat absen bermain enam bulan karena cedera dan memilih tak mengikuti Perancis Terbuka demi menyimpan tenaga agar tampil prima di Wimbledon.

Keputusan Federer terbilang tepat dan ia berhasil menjuarai Wimbledon 2017. Kemenangan ini juga merupakan gelar Grand Slam keduanya di tahun ini setelah memenangi Australia Terbuka di awal tahun 2017.

Federer nyaris tak percaya bisa meraih gelar Wimbledon lagi setelah menelan kekalahan menyakitkan dari Novak Djokovic pada edisi 2014 dan 2015.

"Anda pasti akan tertawa jika saya katakan akan memenangkan dua slam tahun ini. Orang tidak akan percaya dengan hal itu karena saya sendiri juga tak percaya bahwa saya akan memenangkan dua gelar pada tahun ini."

Dengan kesuksesan di Wimbledon, Federer makin memperlebar rekor jumlah gelar grand slam-nya menjadi total 19 titel. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM