Seorang remaja perempuan asal Semarang bernama Sripun mendapat kesempatan spesial untuk 'membajak' akun Instagram legenda Manchester United David Beckham, Rabu (28/03).

Sejak hari Minggu (25/03) kemarin, Beckham sudah berada di Indonesia. Awalnya ia menghadiri sejumlah kegiatan di ibukota, termasuk bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi.

Kemudian pada hari Selasa (27/03), suami Victoria Bekcham itu bertolak menuju Jawa Tengah tepatnya ke kota Semarang bersama anggota UNICEF. Ia diketahui mengunjungi SMP Negeri 17 dan sempat bermain sepakbola dengan siswa di sana.

Eks gelandang timnas Inggris itu juga sempat bertemu dengan Sripun. Remaja yang satu ini bukan remaja biasa. Sebab ia ikut berjuang mengatasi aksi bullying alias perundungan di sekolah dan di kawasan tempat tinggalnya.

Tujuan Beckham hadir ke Semarang memang untuk mengkampanyekan aksi anti kekerasan terhadap anak-anak. Kota itu nampaknya dipilih karena memiliki predikat kota paling layak anak dibanding daerah lain di Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan kesuksesan Semarang meraih penghargaan kategori pertama sebagai Kota Layak Anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak. Dan untuk mempertahankan predikat itu, diadakanlah program kampanye anti bullying.

Beckham sempat mengunggah fotonya bersama remaja berusia 15 tahun ini. Eks bintang Real Madrid tersebut juga mengungkapkan bahwa khusus untuk hari Rabu, Sripun akan mendapatkan kesempatan istimewa untuk membajak akun Instagram miliknya.

Beckham akhirnya bertemu lagi dengan Sripun pada hari Rabu. Ia sekali lagi mengunggah sebuah foto bersama Sripun dengan caption yang menyentuh.

"Remaja. Inspirasi. Pembuat perubahan. Saya sangat senang Anda semua memiliki kesempatan untuk bertemu Sripun, 15 tahun, bersama saya untuk melihat pekerjaan luar biasa yang ia lakukan untuk mengatasi kekerasan di sekolahnya. Ia menghadapi gangguan di sekolah dan merasa dikecualikan oleh teman-temannya tetapi tetap fokus untuk mendukung orang lain melalui masa-masa sulit. Ia dinominasikan oleh rekan-rekannya untuk menjadi pembuat perubahan dan sekarang mengilhami orang lain untuk menghentikan bullying sehingga siswa dapat merasa aman untuk belajar. #HentikanKekerasan."

Dan seperti yang telah disebutnya, ia akhirnya memberikan kesempatan pada Sripun untuk menggunakan Instagram Stories-nya. Simak aksi-aksi Sripun bersama Beckham berikut ini:

1. Intro

"Hai, jadi saya di sini di Indonesia bersama Sripun. Ia mengambil alih akun saya hari Ini di sekolah, yang mendapat dukungan dari My 7 Fund. Good luck," ujar Beckham, yang disambut senyum malu-malu Sripun.

2. Beraksi Dengan Boomerang

3. Sripun: 'Kami Agen Perubahan dan Anti Bullying'

4. 'Fun Time' Bersama Beckham

5. Wefie Time!

6. Bersama Agen Lainnya, Ego

7. Favorit Quote

"Panggil Aku Dengan Namaku - kutipan favorit saya untuk menghentikan perundungan secara verbal di sekolah saya." (bola.net)

Pertandingan di La Liga 2 belum lama ini sempat mengundang kehebohan di Spanyol. Kehebohan itu lantaran ulah pelatih klub Cultural Leonesa Ruben de La Barrera pada laga melawan tuan rumah Albacete di Stadion Belmonte, Sabtu (24/3).

Barrera yang asal Spanyol itu mencoba menggagalkan serangan balik tim lawan bukan dengan instruksi kepada para pemain Cultural Leonesa di lapangan.

Seolah masih ingin menjadi pemain, Barrera merebut bola dari kaki pemain Albacete Mariano Bittolo yang mencoba melakukan serangan balik di dekat garis lapangan.

Tanpa ragu Barrea menarik bola dengan menggunakan kaki kanannya sehingga bola keluar. Sang pemain lawan itu pun tampak kesal dengan aksi Barrera merebut bola darinya.

Barrera usai melakukan aksi tersebut menunjukkan wajah seolah tak bersalah sembari memberikan instruksi kepada pemainnya di lapangan.

Pengadil lapangan, Jose Lopez, langsung memberikan hukuman terhadap Barrera. Lopez mengusir Barrera dari lapangan pada menit ke-89 karena ulah konyolnya tersebut.

Usai pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol itu, Barrera tetap mencoba berkilah membela aksinya itu. Ia yakin bahwa bola sudah ke luar lapangan sebelum digiring Bittolo untuk melakukan serangan balik.

"Itu merupakan tindakan berdasarkan naluri. Saya percaya bahwa bola sudah bergulir ke luar lapangan," ujar Barrera.

"Saya sempat bicara kepada wasit dan semoga saja ia akan memikirkan kembali apa yang ia interpretasikan di jalan yang sama."

Dikutip dari Marca, Asosiasi Sepak Bola Spanyol [RFEF] menjatuhi hukuman kepada Barrera berupa larangan mendampingi Cultural Leonesa di empat pertandingan.

Dengan demikian Barrera tidak bisa mendampingi Cultural Leonesa saat melawan Real Zaragoza, Barcelona B, Tenerife, dan Granada.

Barrera juga dijatuhi hukuman denda sebesar €3.006 atau setara Rp51 juta. Sementara Cultural Leonesa mendapat hukuman denda €800 atau setara Rp13,5 juta. (cnnindonesia.com)

Sebuah Mural untuk merayakan 110 tahun berdirinya Inter Milan dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab pada hari Kamis (22/03) kemarin.

Mural tersebut dilukis di area Barbieri di kota Milan. Rencananya mural itu akan diresmikan ke publik pada Jumat pagi (23/03) waktu setempat.

Di mural tersebut, tergambar sejumlah legenda Nerrazurri. Di antaranya Giacinto Facchetti, Giuseppe Bergomi, Ronaldo, Diego Milito, hingga wakil persiden Inter saat ini Javier Zanetti.

Dari laporan Calciomercato, kini mural itu ternoda oleh noda-noda merah, khususnya di bagian tengah. Tak cukup sampai di situ, di bawah bagian mural itu juga tertulis sebuah umpatan yang ditujukan untuk La Beneamata.

"Inter merda." Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya kurang lebih "Inter bak (maaf) kotoran."

Calciomercato menambahkan, hal semacam ini bukan kejadian pertama yang pernah dialami oleh Inter. Mereka juga menyebut banyak pihak yang menduga aksi ini dilakukan oleh oknum suporter lawan.

Inter sendiri didirikan pada 9 Maret 1908 silam. Saat ini Nerrazurri mencoba membangkitkan diri dari keterpurukan yang mereka alami dalam beberapa musim belakangan. (bola.net)

Klub asal Turki Besiktas didakwa bersalah oleh UEFA setelah seekor kucing menginvasi lapangan Vodafone Park kala dilangsungkannya pertandingan melawan Bayern Munchen.

Laga antara Besiktas vs Bayern tersebut merupakan laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan itu dimenangi oleh sang tamu dengan skor telak 3-1.

Akan tetapi jalannya pertandingan sempat terhenti beberapa saat. Wasit Michael Oliver menghentikan laga itu di babak kedua setelah melihat ada seekor kucing oranye masuk ke lapangan.

Kucing jantan itu memanjat papan iklan sebelum akhirnya memasuki lapangan pertandingan. Setelah beberapa saat, kucing itu akhirnya kembali berlari keluar lapangan.

Insiden seperti itu sudah cukup jamak terjadi di penjuru dunia. Akan tetapi kali ini insiden itu harus dibayar mahal oleh Besiktas.

Melalu pengumuman resmi, UEFA menyebut Besiktas didakwa bersalah karena "organisasi (panpel) yang tidak cukup bagus" berdasarkan Pasal 16 (1) peraturan disiplinernya karena membiarkan "hewan masuk di lapangan permainan."

Selain itu mereka juga bisa dijatuhi hukuman tambahan. Pasalnya ada fans mereka yang melemparkan benda-benda ke tengah lapangan dan memblokir tangga. Kasus itu nanti akan disidangkan lagi tanggal 31 Mei mendatang.

Si kucing itu sendiri benar-benar menjadi bintang di pertandingan tersebut. Ia bahkan didapuk sebagai 'Man of the Match' melalui akun media sosial resmi Bayern. (bola.net)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM