Line them up!!! @luxmia

A post shared by Karim Benzema (@karimbenzema) on

Tak berpartisipasi di Piala Dunia 2018 sepertinya tidak menjadi masalah besar untuk striker Real Madrid, Karim Benzema. Ia malah tampak gembira sembari memamerkan deretan koleksi mobil mewahnya di sosial media pribadinya.

Benzema gagal masuk dalam daftar skuat pilihan Prancis asuhan Didier Deschamps untuk tampil di Rusia. Padahal, ia baru saja mengantarkan gelar Liga Champions yang ketiga kalinya berturut-turut untuk Los Merengues.

Benzema menjadi salah satu pencetak gol pada laga final kontra Liverpool akhir bulan Mei lalu, dengan memanfaatkan blunder dari Loris Karius. Ia juga menjadi bintang kala timnya bermain imbang dengan Bayern Munchen di leg kedua semifinal dan mencetak dua gol.


Fakta tersebut tidak membuat Deschamps tertarik untuk membawanya ke Rusia, tapi Benzema nampaknya tidak mempermasalahkan itu. Ia lebih memilih untuk menikmati masa senggangnya jelang masa pra-musim Real Madrid.

Benzema memilih untuk menghabiskan masa liburannya dengan berkunjung ke banyak tempat, seperti ke Pulau Turks dan Caicos, Paris, dan juga New York. Dan baru-baru ini, ia mengunggah keseruan liburannya di akun Instagram pribadinya. (Bola.net)



Baik Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo gagal membawa negaranya masing-masing melaju lebih jauh di Piala Dunia 2018. Dan eks punggawa Chelsea, Chris Sutton, meyakini bahwa Neymar punya kesempatan untuk bersinar di ajang ini.

Dua assist Messi untuk Sergio Aguero dan Gabriel Mercado tak mampu membuat Argentina lolos dari kekalahan 3-4 atas Prancis pada hari Sabtu (30/6) kemarin. Sedangkan Ronaldo bahkan tak berkutik kala Portugal tumbang 1-2 di tangan Uruguay.

Dengan tersingkirnya Argentina dan Portugal, juga Jerman serta Spanyol, kini Piala Dunia hanya menyisakan beberapa tim besar yang siap menghibur publik dengan permainannya. Salah satu di antaranya adalah negara asal Amerika Selatan, Brasil.

Pada babak 16 besar, skuat asuhan Tite tersebut akan berhadapan dengan tim kuda hitam dari Amerika Utara, Meksiko. Dan bagi Sutton sendiri, Meksiko bukanlah ancaman terbesar bagi Selecao.

"Hasil dari pertandingan di Rusia... Jerman keluar, Spanyol keluar... Brasil sekarang akan menurunkan kakinya melawan Meksiko yang bisa dikalahkan," ujar Sutton seperti yang dikutip dari Daily Mail.

"Mereka kalah 0-3 atas Swedia, jadi ada beberapa celah di sana," lanjutnya.

Aksi dari Messi dan Ronaldo bersama timnya masing-masing tentu saja merupakan sajian untuk penikmat sepakbola di seluruh Dunia. Tetapi karena mereka tersingkir, otomatis publik membutuhkan satu sosok untuk mengalihkan perhatian.

Sutton sendiri sudah punya satu sosok yang akan menghibur publik di Piala Dunia kali ini. Orang itu adalah pemain andalan Selecao, Neymar.

"Dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi keluar, inilah waktu yang tepat untuk Neymar bangkit, dan saya yakin dia bisa," pungkasnya.

Brasil dan Meksiko akan saling berhadapan pada hari Senin (2/7) malam nanti di stadion Samara Arena. Kedua tim terakhir kali bertemu dalam laga persahabatan tahun 2015, di mana Brasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0. (Bola.net)

Sang juara bertahan, Jerman, menjadi salah satu korban keganasan fase grup Piala Dunia 2018 setelah mereka dinyatakan tersingkir. Hal tersebut lantas membuat pemain Swiss, Valon Behrami, menganggap ajang bergengsi itu mirip dengan Premier League.

Untuk saat ini, Premier League memang harus diakui sebagai salah satu kompetisi sepakbola di tanah Eropa yang kompetitif. Kontestan di ajang tersebut bisa dibilang memiliki skuat yang mumpuni dan hampir berimbang.

Dan tersingkirnya Jerman seolah membuat Piala Dunia tampak seperti kompetisi tertinggi di tanah Inggris tersebut. Tanpa pandang bulu, skuat asuhan Joachim Loew itu tersingkir dari grup yang di atas kertas lebih lemah dibanding mereka, seperti Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan.

Fakta tersebut membuat Behrami, yang saat ini sedang membela Udinese, sedikit merasa gentar. Pria berumur 33 tahun tersebut bahkan merasa bahwa persaingan di Piala Dunia sudah seperti Premier League.

"Level di turnamen ini sangat berimbang. Siapapun bisa menjadi kejutan," ujar Behrami kepada Omnisport saat dimintai tanggapan soal tersingkirnya Jerman.

"Ini seperti Premier League, anda bisa mengharapkan hasil seperti ini di mana saja," lanjutnya.

Swiss sendiri berhasil melewati kekejaman grup G dan melaju ke babak 16 besar dengan raihan lima poin, di bawah Brasil yang menjadi pemuncak klasemen. Behrami pun bersyukur negaranya bisa lolos dari babak itu.

"Kami harusnya senang bisa lolos. Argentina mengambil risiko dan lolos di lima menit terakhir, jadi benar, di Piala Dunia ini, semuanya bisa terjadi," pungkasnya.

Pada hari Selasa (3/7) mendatang, Swiss akan menjalani laga 16 besar mereka kontra juara grup F, Swedia. Skuat asuhan Janne Anderson tersebut merupakan tim yang membuat Italia gagal lolos dari babak kualifikasi tahun lalu. (Bola.net)

Pendukung Timnas Kroasia membuat pemerintah kota Nizhny Novgorod kebakaran jenggot. Bagaimana tidak, ulah suporter tersebut menunjukkan pada dunia bahwa di kota yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 tersebut banyak terjadi kerusakan jalan. Hal itu membuat pemerintah setempat langsung mengambil tindakan cepat.

Jika biasanya suporter yang berkunjung ke Rusia berfoto dengan latar bangunan berarsitektur kuno atau stadion, terdapat kedua suporter Kroasia diketahui malah asyik berfoto di lubang jalanan kota berpenduduk 1,25 juta jiwa tersebut.

Seperti dilansir The Moscow Times, Senin (25/6/2018), di Nizhny Novgorod, memang banyak ditemui jalanan-jalanan berulang. Bahkan, menurut The Moscow Times, kerusakan fasilitas tersebut menjadi sempat isu besar di kota dengan penduduk terbanyak keempat di Rusia tersebut.

Nah, sejauh ini dikabarkan belum ada realisasi signifikan dari pemerintah kota setempat. Bahkan, meski turnamen sekelas Piala Dunia 2018 sudah berlangsung, masih banyak ditemui lubang-lubang besar di beberapa ruas jalan.

Entah sengaja atau memang mencari "spot foto" anti-mainstream, kedua suporter Kroasia yang tidak diketahui namanya itu asyik mengabadikan momen dengan masuk ke dalam lubang jalanan tersebut. Aksi mereka mengundang reaksi dari suporter-suporter lainnya yang berada di Nizhny Novgorod.

Tak berselang lama, di media sosial muncul foto-foto suporter Argentina yang juga melakukan aksi sama: Foto-foto di dalam lubang jalanan yang rusak. Begitu tahu aspal jalanan yang rusak tersebut jadi "populer" di media sosial, pemerintah kota Nizhny Novgorod langsung bereaksi.

Menurut The Moscow Times, satu hari berselang, lubang-lubang jalanan yang menjadi spot foto para suporter pendukung tim Piala Dunia 2018 di atas kemudian diaspal oleh pemerintah setempat.

Reaksi pemerintah kota Nizhny Novgorod ternyata tidak hanya mengundang pujian, tetapi juga sindiran. Seperti Lentach Telegram channel yang menuliskan pemberitaan, "Mungkin, untuk memecahkan masalah jalanan rusak di Rusia, kita hanya perlu menempatkan orang asing di setiap lubang." (Bola.net)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM