Kroasia memastikan tempat di babak final Piala Dunia melawan Prancis pada hari Minggu (15/07) setelah mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal yang diadakan di Stadion Luzhniki, Moskow.

Prancis maju ke final dengan mengalahkan Belgia 1-0 di semifinal.

Inggris semula sempat unggul 1-0 atas Kroasia dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2018 pada hari Rabu malam (11/07) waktu Rusia.

Gol pembuka ini terjadi hanya lima menit setelah pertandingan dimulai lewat tendangan bebas Kieran Trippier yang masuk ke pojok atas gawang Kroasia, jauh dari jangkauan penjawa gawang. Tendangan ini disebut menakjubkan oleh para komentator sepak bola.

"Kedua tim belum benar-benar mendalami pertandingan tetapi Kieran Trippier memberikan dorongan dan memacu pertandingan. Sudut tendangannya menakjubkan dan penjaga gawangnya jauh dari bola. Permulaan yang baik bagi Inggris," kata mantan pemain Inggris, Chris Waddle.

Kegembiraan Inggris ditandingi oleh gol Ivan Perisic di menit ke-68. Umpan bagus dari Sime Vrsaljko dimanfaatkan oleh Perisic yang bermanuver di antara Kieran Trippier dan Kyle Walker. Ketika Walker berusaha menyundul bola, Perisic menyambarnya.

Pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu karena kedudukan tidak berubah 1-1.

Kroasia kembali mencetak gol di menit ke-109, sumbangan dari Mario Mandzukic, sekaligus mengantarkan tim ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah negara itu.

Di babak pertama, Inggris tampak mempunyai peluang untuk menambah gol tetapi para pemain Kroasia lebih berpengalaman dan bermain tangguh.

Terakhir kali Inggris lolos ke babak final adalah tahun 1966 ketika mengalahkan Jerman Barat.

Majunya Inggris dan Kroasia ke babak semifinal membuat ribuan pendukung kedua tim berbondong-bondong ke Moskow dengan harapan mereka mendapat tiket.

Meski kalah, tim Inggris tetap mendapat pujian dari para pendukung yang mengaku bangga atas kekuatan tim muda di bawah asuhan Gareth Southgate tersebut. (bbcindonesia.com)

Sebuah kabar buruk datang bagi Timnas Kroasia. Bek andalan mereka, Sime Vrsaljko nampaknya harus absen pada semi final Piala Dunia 2018 karena mengalami cedera.

Semenjak Piala Dunia 2018 dimulai, Vrsaljko memang menjadi bagian penting dari skuat Kroasia. Ia selalu dipercaya untuk mengisi pos pertahanan Kroasia di bawah pimpinan Zlatko Dalic.

Namun pada akhir pekan kemarin, Vrsaljko mendapatkan musibah. Ia harus mengalami cedera pada laga itu sehingga harus ditarik keluar oleh sang pelatih.

Dilansir The Mirror, tim medis Kroasia sudah mencoba untuk memindai cedera sang bek. Dari hasil pemindaian itu, Vrsaljko diperkirakan tidak bisa bermain pada laga melawan Inggris tersebut.

Menurut laporan tersebut, cedera yang dialami sang bek tergolong cukup parah. Cedera itu terjadi di bagian lututnya.

Tim medis Kroasia kabarnya tengah berupaya sekuat tenaga agar cedera Vrsaljko pulih. Namun mereka memprediksi tidak akan sempat untuk semi final Piala Dunia 2018.

Absennya Vrsaljko ini bisa menjadi petaka bagi Kroasia. Pasalnya mereka tidak punya banyak opsi pengganti untuk sang bek, di mana mereka harus menangani Raheem Sterling di posisi tersebut.


Laporan yang sama menyebutkan, Zlatko Dalic sudah mempersiapkan alternatifnya. Ia kabarnya akan menyulap Domagoj Vida sebagai bek kanan dadakan.

hal ini terlihat dari sesi latihan Kroasia baru-baru ini. Dalam sesi latihan itu, Vida digeser bermain lebih ke kanan oleh Zlatko Dalic untuk dimainkan sebagai bek darurat.

Sementara pos Vida di tengah pertahanan Kroasia nantinya akan diisi oleh Vedran Corluka yang juga sudah mulai disiapkan untuk laga terseut. (Bola.net)

David Beckham menang taruhan atas Zlatan Ibrahimovic setelah timnas Swedia kalah 0-2 dari timnas Inggris pada laga perempat final atau 8 besar Piala Dunia 2018 di Samara Arena, Sabtu (7/7/2018). Setelah laga tersebut selesai, Beckham mengunggah sebuah Instasotry pada akun Instagram miliknya. "Sepertinya seseorang akan datang ke Wembley lagi, @iamzlatanibrahimovic," ujar David Beckham pada akun Instagram.

Setelah beberapa jam, Ibrahimovic membalas melalui instagram. "@davidbeckham, saya datang. Selamat," ujar Ibrahimovic pada postingan Instastory yang berlatar gelap.

Oleh karena itu, Ibra akan menyaksikan secara langsung pertandingan timnas Inggris di Stadion Wembley dan dia harus mengenakan kostum The Three Lions serta makan ikan dan kentang goreng saat babak pertama. Sebelumnya, Beckham dan Ibrahimovic bertaruh jelang pertandingan antara Inggris melawan Swedia. Ibrahimovic lebih dulu memberikan tantangan kepada Beckham melalui akun resmi Twitter miliknya. Mantan kapten timnas Swedia ini mengatakan dirinya akan mentraktir Beckham dalam sebuah makan malam jika Inggris menang. Namun, jika sebaliknya, Beckham harus membeli apa saja keinginan Ibrahimovic di IKEA. Hanya berselang 20 menit, Beckham memberikan respons dan menerima tantangan tersebut. Mantan kapten timnas Inggris ini mengatakan bahwa dia siap meluluskan permintaan Ibrahimovic jika Swedia menang atas Inggris. Namun, jika sebaliknya, Beckham ingin Ibrahimovic menyaksikan secara langsung pertandingan timnas Inggris di Stadion Wembley di mana dia harus mengenakan kostum The Three Lions dan makan ikan serta kentang goreng saat babak pertama. (KOMPAS.com)

 

Pelatih Belgia, Roberto Martinez menegaskan timnya sudah sangat siap menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2018 Rusia, Rabu (11/7) dini hari WIB lusa. Dia percaya satu hal fundamental yang harus dilakukan timnya adalah bermain tanpa rasa takut.

Belgia baru saja menampilkan salah satu permainan terbaik mereka selama turnamen ini saat menaklukkan tim kuat Brasil dengan skor 2-1. Kala itu permainan Belgia mendapat banyak pujian karena dianggap atraktif dan menghibur.

Salah satu kekuatan utama Belgia adalah fleksibilitas formasi yang bisa dimainkan oleh Roberto Martinez. Seperti yang terlihat saat menaklukkan Brasil lalu, Belgia memasang formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Marouane Fellaini dan Alex Witsel sebagai double pivot untuk meredam ancaman Neymar.

Generasi emas Belgia ini dianggap sebagai salah satu susunan skuat terbaik yang berpeluang menjuarai Piala Dunia. Para pemain terbaik itu bermain tanpa rasa takut saat melawan tim kuat Brasil, dan Martinez percaya mereka akan menerapkan mentalitas yang sama saat menghadapi Prancis.

"Tak perlu diragukan lagi. Tim ini harus bermain tanpa rasa takut sama sekali. Jika kami mendekati pertandingan ini dengan rasa takut, kami akan mengecewakan diri kami sendiri," kata Martinez dikutip dari espn.

"Dan kami mungkin akan bermain jauh lebih buruk daripada apa yang seharusnya bisa kami perbuat."

"Bermain tanpa rasa takut mungkin salah satu hal yang paling banyak membantu kami," sambung dia.

Selain bermain bebas tanpa rasa takut, Martinez juga percaya Belgia memiliki kekuatan lebih dalam hal kolektivitas tim. Dia yakin skuat Belgia saat ini sangat dekat dan saling mendukung satu sama lain karena sudah bersama-sama untuk waktu lama.

"Ada dua fase yang sangat penting. Anda harus berusaha menjadi tim utuh sejak hari pertama. Saya percaya untuk memenangkan kompetisi, anda harus bermain kolektif, sebagai tim."

"Ketika kami berhasil mencapai itu maka timbul niat dari setiap pemain untuk menyingkirkan segala keinginan individu," tandas dia.

Karena itulah permainan Belgia saat ini bisa mengalir dengan baik, khususnya saat serangan balik. Setiap pemain bermain untuk tim dan tidak ada egoisme. (Bola.net)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM