News

You are here:Home News

Sebuah maskapai penerbangan AS dikecam keras setelah menolak dua perempuan calon penumpang karena keduanya mengenakan celana legging.

Peristiwanya terjadi dalam penerbangan United Airlines dari Denver ke Minneapolis Minggu (26/4) pagi, kata pegiat Shannon Watts.

Seorang petugas United Airlines dilaporkan 'memaksa' mereka salah satunya umur 10 tahun, untuk mengganti pakaian atau mengenakan pakaian pelapis di atas legging itu, katanya dala cuitan.

United Airlines berkilah, kedua gadis itu bepergian dengan tiket yang mencantumkan ketentuan berpakaian.

Mereka adalah penumpang yang menggunakan "United pass travellers," yakni karcis bagi pegawai maskapai atau keluarganya, kata maskapai itu dalam suatu pertukaran cuitan di Twitter.

Badai Twitter

Shannon Watts, pendiri kelompok Moms Demand Action untuk reformasi aturan senjata, mencuitkan apa yang terjadi pada lima gadis tatkala mereka hendak naik pesawat di bandara Denver.

Dikatakannya, tiga orang bisa masuk pesawat sesudah melapisi legging mereka dengan rok, namun dua lagi tak boleh naik pesawat.

Ia mengecam tindakan maskapai itu, dan bertanya, "Sejak kapan United menjadi polisi busana perempuan?"

Kendati tidak secara resmi menanggapi, akun Twitter mereka menjelaskan bahwa ada ketentuan berbusana bagi para pengguna karcis dimaksud.

Kicauan Watts telah dibagikan dan direspons oleh ribuan orang, termasuk aktris dan aktivis Patricia Arquette. (bbcindonesia.com)

 

Bahasa ini dengan cepat mengisi kamus dan menjadi bahasa sehari-hari. Jika Anda tidak mengetahuinya, besar kemungkinan Anda akan ketinggalan.

Brynne Kennedy berbicara Bahasa Mandarin, Prancis dan Portugis dan fasih dalam bahasa investasi perbankan. Namun lima tahun yang lalu, saat dia terbang ke California dari Inggris untuk mengumpulkan dana untuk perusahaan perintis teknologinya, dia harus belajar bahasa yang sama sekali baru.

Perusahaan pemodal ventura di Silicon Valley dan San Francisco menggunakan istilah dan frasa yang tak pernah didengarnya. Kennedy segera membuat daftar bacaan biografi pengusaha teknologi yang sukses dan mempelajari istilah teknis.

Hasilnya? Lulusan Universitas Yale dan London Business School mendapatkan $35 juta (Rp465 milyar) untuk mendanai perusahaannya, MOVE Guides, sebuah penyedia jasa perangkat lunak untuk relokasi global.

"Anda harus berbicara bahasanya untuk dapat mengikuti permainan," kata wanita berusia 33 tahun itu. "Begitu saya melakukannya, saya berhasil membangun hubungan di Silicon Valley, berhasil mendapatkan dana dan berhasil mengembangkan perusahaan kami… Sekarang saya tinggal di sini sehingga terdengar biasa, namun lima tahun yang lalu tidak demikian."

Namun meski Anda tidak pernah menjejakkan kaki di Silicon Valley, bahasa yang dipakai di sana — dikenal dengan technobabble (ocehan teknologi), geek speak (bahasa kutu buku) atau Valley lingo (bahasa Silicon Valley) — semakin tidak dapat dihindari. Dan itu, menurut pakar bahasa, membuat banyak dari kita menggunakannya tanpa menyadarinya dan untuk yang tak menggunakannya harus mempelajarinya, meski kita tidak terkait dengan teknologi.

Dengan cara serupa istilah korporasi menyusup ke bahasa sehari-hari - seperti circling back (akan kembali membicarakan suatu isu lagi), brainstorming (mencari ide) atau blue-sky thinking (usaha mencari ide baru)- ada kemungkinan hiruk pikuk istilah baru akan juga bertambah ke kamus kita.

Kennedy sangat termotivasi untuk mempelajari bahasa teknologi, dan awalnya berfokus pada istilah teknis seperti series A funding dan series B funding (pendanaan eksternal ronde pertama dan kedua) dan product-market fit (sejauh mana sebuah produk sesuai dengan permintaan pasar), daripada ekspresi yang lebih berwarna seperti sunsetting (produk atau jasa yang mulai tak laku atau berhenti diproduksi) atau eating your own dog food (tidak, ini tidak benar-benar berarti makan makanan anjing; itu berarti jika sebuah perusahaan menguji sendiri produk atau jasa sebelum menjualnya ke pasar.)

Kecepatan cahaya

Perusahaan perintis dan jargon teknologi berkembang dengan sangat cepat. Istilah yang baru ditemukan seperti clickbait (umpan klik), atau definisi baru untuk kata-kata yang sudah ada seperti 'unicorn' (perusahaan yang nilainya mencapai milyaran dolar), mendapatkan tempat dalam pembicaraan sehari-hari. Teknologi menjadi satu dari tiga sumber terkaya untuk kata baru di kamus Merriam-Webster, kata Peter Sokolowski, editor di kamus Inggris Amerika yang sudah lama mapan itu.

Dulu dibutuhkan beberapa dekade agar sebuah kata yang dipakai spesialis akhirnya dapat dipakai umum, tapi kini prosesnya dipercepat, sebagian karena peran media sosial, jelasnya. Television, misalnya, pertama kali dicatat oleh para editor pada 1906 dan diadopsi di kamus pada 1940an. Namun katahumblebrag — yang digunakan untuk mendeskripsikan pernyataan yang tampaknya rendah hati tapi juga sedikit pamer — sudah masuk kamus, meski baru digunakan oleh para editor pada 2011.

Dari 1.000 kata baru dan definisi yang ditambahkan ke kamus Merriam-Webster.com pada Februari, istilah-istilah yang berkaitan dengan teknologi dan media sosial cukup beragam, mulai dari abandonware (perangkat lunak yang diabaikan produsennya) dan backward compatible (perangkat lunak yang dapat digunakan dengan perangkat lain yang lebih tua) hingga NSFW (tidak aman diakses di tempat kerja) dan white hat (pakar keamanan komputer).

Jika Anda merasa bingung, Anda tidak sendiri. "Kita semua keberatan terhadap bahasa baru," kata Sokolowski. Namun seiring dengan semakin seringnya kata istilah baru digunakan, kita mulai menggunakan frasa baru tanpa sadar, katanya.

Misalnya, kata blog — singkatan dari weblog— pertama kali ditemukan oleh para editor pada 1999 dan dalam lima tahun sudah ada di kamus. "Kata itu mungkin jelek dan tidak diterima orang-orang pada awalnya namun kita membutuhkan sebuah nama untuk ini," kata Sokolowski. "Orang-orang yang mungkin mengenakan sandal di Silicon Valley menyingkat dua suku-kata menjadi satu suku-kata yang mereka pahami."

Lambang status

Eksperimentasi budaya di Silicon Valley biasanya menciptakan kata-kata baru untuk mendeskripsikan inovasi di pembiayaan, pengembangan produk atau pemasaran, kata Steven Ganz, penulis Valley Speak - Deciphering the Jargon of Silicon Valley (Valley Speak - Mengerti jargon di Silicon Valley). Namun itu juga hasil dari tren personal branding (pencitraan pribadi) dan para inovator yang berusaha memenangkan pasar, katanya

"Orang-orang ingin mengklaim wilayah intelektual untuk mereka sendiri, tidak begitu berbeda dengan apa yang coba dilakukan para akademisi dengan mengukir mata pelajaran untuk mereka sendiri. Namun ini dalam lingkup bisnis."

Kata-kata dan istilah yang ditemukan di Silicon Valley dengan cepat diadaptasi. Di sektor TI, kata-kata baru dengan cepat menjadi tren di AS dan kemudian diteruskan ke Inggris, kata Rob Steggles, direktur pemasaran senior untuk Eropa di perusahaan telekomunikasi raksasa NTT Communications di Paris, Prancis.

Dan banyak orang semangat untuk berbicara bahasa teknologi terbaru dari mulut mereka. "Di Inggris dan Amerika, penggunaan istilah seperti algorithmic computing (perhitungan algoritmik) atau agile development (perkembangan cepat) bisa menjadi semacam kode yang menyiratkan Anda salah satu dari 'kawanan' yang mengerti istilah-istilah tersebut," kata Steggles. "Jika Anda dapat berbicara seperti itu, maka Anda tetap termutakhirkan dengan acara-acara terkini — ada subteks yang sejalan dengan itu."

Meski bahasa teknologi dapat dimengerti sesama penggunanya, menggunakannya dalam pembicaraan bisnis non-teknis mungkin tidak terlalu berguna, tutur Jamie Sunderland, direktur strategi di Neu, sebuah studio pengembangan produk digital di Glasgow, UK.

"Setiap industry memiliki jargon dan akronim," katanya. "Tantangannya adalah saat mereka menjadi terlalu meluas dan kemudian terlepas dari arti awalnya, yang berakhir digunakan untuk membuat heboh pembicaraan dan membuat manajemen merasa relevan."

Kuncinya adalah tidak terganggu dengan kata-kata yang fantastis dalam menjelaskan sesuatu. "Anda harus berusaha menurunkan ego sedikit dan melihat langsung dan mengerti perasaan konsumen dan pengguna yang sering tak berbicara seperti itu.," terang Sunderland.

Bahasa teknologi dan start-up terkadang dapat digunakan berlebihan oleh orang-orang hanya untuk terlihat keren, kata Ganz.

Meski begitu, Kennedy mendengar pembicaraan dengan bahasa 'kutu buku' yang tidak dalam ruang lingkup teknologi, lebih sering dan lebih sering lagi.

"Ibu saya tahu sedikit istilah teknologi, misalnya, hanya dengan mendengarkan NPR [National Public Radio] atau menonton berita atau dari apapun. Begitu banyak perusahaan teknologi sering menggunakannya," katanya. "Saya kira itu merefleksikan fakta bahwa perusahaan teknologi lebih lazim sekarang dan menjadi bagian yang lebih besar di ekonomi." (bbcindonesia.com)

Siapa yang menyangka jika legenda sepakbola Brasil, Ronaldinho ternyata tidak hanya mahir menggocek bola, tapi juga mahir memproduksi musik?

Ya, setelah memutuskan pensiun dari lapangan hijau Ronaldinho rupanya memilih untuk memulai karier sebagai seorang musisi dan baru-baru ini ia mengeluarkan single pertama berjudul 'Sozinho'.

Sejatinya, Ronaldinho sempat ikut tampil dalam beberapa video lagu rap Brasil serta di lagu resmi Paralimpik Rio de Janeiro 2016 lalu, tapi 'Sozinho' adalah lagu pertamanya sebagai artis solo.

Penasaran seperti apa lagu pertama Ronaldinho sebagai seorang musisi? Berikut video selengkapnya. (bola.net)

Lebih dari 200 migran dikhawatirkan meninggal dunia lantaran kapal yang mereka tumpangi karam di perairan Libia.

Lembaga bantuan Proactiva Open Arms mengaku telah menemukan lima jenazah yang mengapung dekat dua kapal yang terbalik. Setiap kapal diduga menampung lebih dari 100 orang.

Laura Lanuza, yang mewakili lembaga asal Spanyol itu, mengatakan lima jenazah yang diangkut dari Laut Mediterania itu adalah pemuda yang tampaknya meninggal akibat tenggelam. Dia memperkirakan ada setidaknya 240 migran yang meninggal dunia.

"Ini kenyataan sulit yang mereka alami tapi tidak kelihatan di Eropa," ujarnya.

Seorang juru bicara dinas penjaga pantai Italia, yang mengoordinasikan upaya penyelamatan, mengonfirmasi penemuan lima jenazah.

Namun, menurutnya kepada BBC, mereka tidak bisa mengonfirmasi jumlah kematian sebagaimana dikemukakan Proactiva. Lagipula, ujarnya, dinas penjaga pantai Italia tidak menerima panggilan darurat dari kapal manapun.

Jumlah migran yang berupaya menyeberang dari Libia ke Eropa melalui Italia telah meningkat dramatis tahun ini sejak rute antara Turki dan Yunani tak lagi diberlakukan.

Dinas penjaga pantai Italia menyatakan telah menggelar 40 operasi penyelamatan hanya dalam lima hari terakhir.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan lebih dari 20.000 migran telah tiba di Italia tahun ini. Dari jumlah itu, 559 orang diperkirakan meninggal dunia atau hilang dalam perjalanan.

Pada tiga bulan pertama 2016, 19.000 migran mencapai Italia dan 350 orang meninggal dunia.

"Maret belum selesai dan kami telah menghadapi peningkatan laju kedatangan yang melampaui tahun-tahun sebelumnya di Mediterania," kata juru bicara IOM, Joel Millman.

"Ini khas musim semi, sangat sibuk. Namun tidak seperti biasanya jumlah migran sangat tinggi pada awal-awal tahun dan begitu pula jumlah orang yang meninggal dunia," tandasnya. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 152

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net