Entertainment



Afgan kembali dengan album yang sangat matang secara konsep dan eksekusi nya. kurang serius apa, jika hampir keseluruhan lagu ini menampilkan musik orchestra yang dimainkan dan direkam di kota Praha Republik Ceko, dan dimainkan oleh musisi yang berasal dari sana juga yaitu Czech Symphony Orchestra. Lagu “Ku dengannya Kau Dengan Dia” adalah salah satu lagu yang menampilkan kemegahan orchestra tersebut.
Konduktor,composer,pencipta lagu Erwin Gutawa dipercaya untuk men-aransemen orchestra di lagu ini. sedangkan, untuk departemen lirik dan komposisi lagu, Rian dari band D’Masiv yang menciptakannya. Lagu ini dasarnya nya adalah lagu pop balada yang memang sudah menjadi ciri khas Afgan dan juga sang pencipta lagu Rian. Menceritakan tentang sebuah pertemuan antara dua orang yang sebenarnya saling mencinta, tetapi masing-masing sudah saling memiliki pasangan. Jeritan hati dari orang yang dalam kondisi tersebut sangat pas di vokalkan oleh Afgan, ditambah dengan orchestra yang ‘menyayat’, membuat yang mendengarkan merasakan ‘kepedihan mendalam’ yang sama.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

Betapa simbiosis mutualisme menghasilkan sesuatu hal yang tak pernah disangka-sangka. Siapa yang mengira lagu pop latin / reggaeton dari negara kecil di Amerika Selatan Puertorico bisa dikenal luas seantero dunia. Versi orisinil lagu ini sebenarnya sudah dirilis di awal tahun 2017 dan menjadi lagu berbahasa spanyol pertama sejak lagu “Macarena” (rilis tahun 1996) yang sempat memuncaki tangga lagu Billboard top 100.
Kemungkinan dari begitu popularnya lagu ini sudah pasti karena remix yang tak disangka-sangka dilakukan oleh Justin Bieber. Secara musik, versi remix ini memang tidak berubah banyak dari versi aslinya, tetap menonjolkan sisi latin yang memang tidak mungkin membuat kita tidak beroyang. Perubahan ada pada sisi lirik, dimana ada bagian lagu yang dinyanyikan oleh Justin Bieber menggunakan bahasa Inggris tetapi pada bagian reff, tetap mempertahankan lirik dengan bahasa Spanyol. Dan efek setelah versi remix Justin Bieber ini dirilis, voila, lagu ini benar-benar ‘meledak’ dengan bukti views di youtube yang mencapai ratusan juta. Efek yang cukup mengagetkan adalah dilarangnya lagu ini oleh negara Malaysia. Alasan utama terkait konten lirik yang dianggap tidak patut dan mengglorifikasi seksualiatas. Tapi apapaun efeknya, sekarang sampai beberapa bulan kedepan, kita tidak akan bisa menghindari lagu ini ada di tiap-tiap speaker yang menyala di sekeliling kita.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

The Weeknd sepertinya muncul di kancah dunia pop disaat yang tepat. Memberikan warna baru dengan gaya vocal R&B yang terdengar seperti Michael Jackson tetapi dengan musik pop yang ‘tidak biasa’. Dan tentu saja dengan gaya rambut ajaib serta berpacaran dengan beberapa selebriti Hollywood, ketenarannya seperti terus menanjak. Di album terbarunya “Starboy” The Weeknd seperti ingin melampaui pencapaian musikalitas dari abum-album nya terdahulu, salah satunya dengan single kedua nya yaitu “I Feel it Coming”.
Kurang keren apalagi kalau yang menggarap lagu nya adalah duo electronic papan atas dunia asal Perancis, Daft Punk. Di lagu ini, The Weeknd lagi-lagi memang tidak bisa lepas dari gaya vocal almarhum Michael Jackson. Namun The Weeknd menyanyikan lirik nya dengan santai tanpa banyak ornament vocal yang berlebihan. Dan ini adalah kelebihannya. Selain itu tentu saja musik electronic/dance yang simple dan terpengaruh musik era 80an ala Daft Punk membuat lagu ini menjadi lagu pop yang tidak hanya numpang lewat di telinga.

 

reviewed by : reviewed by Aulia Panji (@pienji)

Setelah tiga tahun, Maliq & D’essentials kembali merilis album terbaru yang berjudul “Senandung Senandika” yang mudahnya diartikan sebagai proses mereka sebagai sebuah band yang berdialog dengan ‘diri sendiri’ dan hasil dari dialog tersebut dinyanyikan untuk pendengar atau penggemar mereka. Dari judul album nya yang filosofis tersebut, Maliq memang selalu ingin menghasilkan karya yang mempunyai arti ‘dalam’, tak hanya sekedar lagu pop yang ‘numpang lewat’. dan lagu “Senang” adalah salah satu nya.
Lagu ini jika didengarkan, secara musik dan irama nya terdengar ceria, dengan ketukan lagu yang cukup upbeat, sehingga cukup danceable. Tetapi jika diperhatikan liriknya, makna lagu lumayan ‘dalam’, seperti yang diungkapkan oleh Widi sang drummer dan juga otak musikalitas Maliq, bahwa lirik lagu ‘Senang’ ini tidak berarti senang secara harfiah. Lagu ini bercerita tentang bagaimana momen harus selalu dihargai dan diraih selagi ada waktu, karena mungkin saja tidak akan terulang kembali. Bagaimanapun, lagu ini kembali membuktikan bahwa sebagaimana kehidupan, musik yang dihasilkan oleh musisi sudah seharusnya terus berkembang dan menerobos batasan-batasan yang menghalangi.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

Page 1 of 7

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net