News

You are here:Home NEWS DELTA FM - 100% Lagu Enak - Displaying items by tag: Gandeng


Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. semakin gencar mengajak masyarakat agar semakin familiar bertransaksi non tunai. Yang terbaru, BANK BRI menggandeng DayTrans untuk meluncurkan kartu BRIZZI ¬co-branding edisi khusus. Hadir dalam kerja sama ini Executive Vice President BANK BRI Wahyu Widodo, Assistant Vice President Bank BRI Dinne Shovia dan Direktur Utama PT. DayTrans Angreta Chandra.

Tidak hanya Kartu BRIZZI co-branding edisi khusus, kerja sama ini juga meliputi penyediaan jasa perbankan berupa Cash Management System oleh BANK BRI kepada DayTrans serta pemasangan mesin EDC BRI di seluruh outlet DayTrans. “Kerja sama strategis ini kami harap dapat tidak hanya memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak, namun juga kepada masyarakat yang selama ini menggunakan jasa DayTrans. Harapannya juga masyarakat semakin gencar bertransaksi menggunakan kartu elektronik BRIZZI sehingga mendorong terciptanya cashless society,” ujar Wahyu Widodo.

DayTrans merupakan perusahaan pelayanan jasa transportasi darat shuttle Jakarta – Bandung dan pengantaran barang ringan yang memiliki lebih dari 80 armada yang mampu melayani 280 jadwal keberangkatan setiap hari nya dengan total kapasitas lebih dari 2.200 penumpang / hari. “Masyarakat yang membeli kartu BRIZZI edisi khusus DayTrans senilai Rp100 ribu bisa langsung mendapatkan free 1 tiket sekali jalan, serta bonus saldo Rp.50 ribu. Selain itu, masyarakat juga bisa mendapat potongan Rp. 20 ribu tiap transaksi berikutnya,” imbuh Wahyu Widodo.

Menurut Wahyu Widodo, kerja sama ini juga diharapkan dapat mendorong elektronifikasi jalan tol yang saat ini tengah gencar dilakukan dan diharapkan per tanggal 31 Oktober 2017 seluruh gerbang tol di Indonesia hanya menerima pembayaran dengan uang elektronik. BANK BRI sendiri saat ini telah menyiapkan stok kartu BRIZZI sebanyak 1,5 juta kartu yang siap diedarkan di tengah masyarakat guna menyukseskan program ini. Saat ini tercatat lebih dari 7 juta kartu BRIZZI tengah beredar di masyarakat.

Bintang One Direction yang kini dikenal sebagai musisi pop-folk, Niall Horan, ternyata akan menggandeng penyanyi country terkemuka, Maren Morris, untuk lagu barunya. Berjudul ‘Seeing Blind’, lagu telah melakukan premiere di acara gathering Capitol Congress di Hollywood’s Arclight Cinemas pada Rabu, 9 Agustus yang lalu.

Saat tampil di acara tersebut, sang penyanyi ganteng berdarah Irlandia tersebut memberitahu penonton jika ia telah mengajak Maren untuk berkolaborasi melalui sebuah e-mail. Syukurlah Maren dengan “senang hati” menerima undangan untuk meminjamkan vokalnya di lagu akustik yang digambrakan memiliki “infectious chorus” tersebut.

‘Seeing Blind’ akan terdapat di album solo Niall yang dikabarkan akan rilis tahun ini juga. Penyanyi berusia 23 tahun ini sebelumnya telah merilis beberapa lagu, yaitu ‘This Town’, ‘On the Loose’, serta single hit, “Slow Hands’. Menurut Niall, albumnya nanti akan terasa kental dengan nuansa pop-folk (tentu saja).

Meski begitu, ia menjelaskan jika ada beberapa lagu yang akan terdengar lebih berat dibandingkan yang lainnya. Ia juga akan memasukkan unsur electric di beberapa track, dengan beberapa track lain sangat mengandalkan perkusi. Kita tunggu saja kalau begitu.

Dan sembari menunggu versi studio ‘Seeing Blind’, mengapa tidak simak kembali hit ‘Slow Hands’ di bawah ini:

(creativedisc.com)

Dalam sebuah wawancara terbaru Katy Perry menyebutkan jika di album barunya ia tidak akan membicarakan tentang seseorang secara khusus (Taylor Swift mungkin salah satunya), tapi mungkinkah ia akan mengangkat “isu” tersebut dalam lagu kolaborasinya bersama mantan pacar Swift, Calvin Harris?

Sang super DJ baru saja mengumumkan apa judul album barunya, kapan dirilis dan siapa saja yang akan membantunya di album tersebut. Dan Perry merupakan salah satunya.

Album berjudul “Funk Wav Bounces Vol. 1” dan akan dirilis tanggal 30 Juni. Selain Perry, album juga akan diramaikan oleh banyak bintang kenamaan lain, seperti Nicki Minaj, Ariana Grande, Frank Ocean, Travis Scott, Kehlani, Future, Pharrell, Big Sean, John Legend, Khalid, Migos, Schoolboy Q, Young Thug, D.R.A.M., Lil Yachty, Jessie Reyez, PARTYNEXTDOOR, dan Snoop Dogg.

Sebelum meluncurkan album “Funk Wav Bounces Vol. 1”, Harris telah merilis single kolaborasi bersama Ocean dan Migos, ‘Slide’, serta ‘Heatstroke’ bersama Young Thug, Pharrell, dan Ariana Grande. Sedang video teaser yang dilepas Harris di akun media sosialnya menghadirkan sebuah track baru bersama Future dan Khalid. (creativedisc.com)

Penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw (43) punya alasan tersendiri menggandeng Gita Gutawa (23) untuk menyanyikan soundtrack yang ditulisnya.

Soundtrack berjudul “Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?” ini dibuat Melly untuk film Kartini.

Dalam acara peluncuran trailer dan soundtrack film Kartini di Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2017), Melly mengungkap alasannya.

“Saya lihat (Gita) generasi yang beda sama saya. Kita beda dua tahun, ya?” ujar Melly sambil melirik ke arah Gita di sebelahnya, lalu tertawa.

“Gita 24 tahun, saya kebalikannya,” sambung Melly.

Menurut Melly, Gita mampu mewakili generasi millenials saat ini yang tidak hanya fokus pada karier, tetapi juga pendidikan.

“(Gita) sosok anak muda yang bukan cuma cinta seni. Dia semangat dan selektif bikin lagu. Kalau bikin album atau lagu, dia enggak mikirin komersial. Dia juga concern sama pendidikan,” ujar istri Anto Hoed tersebut.

Melly pun berharap lagu "Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?" ini bisa menjadi inspirasi untuk para perempuan.

Sama seperti Gita yang berharap bahwa lagu kolaborasinya ini bisa menjadi salah satu lagu untuk memberdayakan perempuan di Indonesia.

"Indonesia sedikit banget soal empowering women. Kalau di luar ada Beyonce yang Run the World (Girls). Kalau di Indonesia sedikit ya, bahkan enggak ada," ujar Gita,

Maka dari itu, Gita ingin lagu ini bisa menjadi semangat untuk saling menguatkan perempuan dalam memperjuangkan cita-cita mereka. (kompas.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM