News

You are here:Home NEWS DELTA FM - 100% Lagu Enak - Displaying items by tag: Indonesia


Gempa bermagnitudo 5,1 mengguncang kawasan Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (20/7/2017). Gempa terjadi sekitar pukul 11.12 WIB.

Pada akun Twitter miliknya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menginformasikan, titik gempa berada di lokasi lintang 9,23 LS dan 110,41 BT, sekitar 135 km dari Gunungkidul ke arah barat daya.

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diperolehnya, titik gempa terdeteksi berada di kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi tsunami. (kompas.com)

Pelatih Timnas U-22 Luis Milla sudah memutuskan 23 dari 24 nama untuk ikut di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018 di Bangkok, Thailand. Miftahul Hamdi jadi pemain terakhir yang dicoret jelang lawan Malaysia, Rabu (19/7).

Tidak ada penjelasan khusus dari Milla mengapa nama Hamdi dicoret. Meski demikian, Hamdi tetap berada di Bangkok sejak lebih dari sepekan lalu untuk menjalani pemusatan latihan.

Hal itu diketahui melalui akun Instagram pribadi Hamdi. Ia menunggah foto dengan memberikan semangat kepada teman-temannya di timnas, Selasa (18/7).

"Semangat berjuang untuk kawan-kawan timnas Indonesia. Walau saya tidak bisa dukung lewat tenaga atau kekuatan saya, mungkin saya bisa dukung lewat kekuatan doa saya," tulis Hamdi lewat akun Instagram @miftahulhamdi17.

"Semoga apa yang kita cita-citakan bisa terwujudkan nantinya amin. Satukan suara, satukan tujuan dan satukan tekad untuk Indonesia raya," ucapnya melanjutkan.

Dukungan semangat yang sama pun diberikan rekan satu timnya di timnas, Gian Zola Nasrulloh. "Semangat bro," melalui kolom komentar.

Begitu juga dari Indra Sjafri yang menjadi pelatihnya saat masih memperkuat Timnas U-19. "Hamdi: Semangat menolak menyerah" tulis Indra.

Setelah mencoret Egy Maulana Vikri di pemusatan latihan terakhir di Bali, Milla mengaku kesulitan untuk memilih 23 nama dari 24 pemain yang akan turun di Kualifikasi Piala Asia 19-23 Juli.

Oleh karena itu, ia tetap memboyong 24 nama menjalani pemusatan latihan lanjutan sekaligus aklimatisasi cuaca di Thailand. Hamdi pun dicoret di menit-menit akhir.

Indonesia berada di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 bersama dengan tuan rumah Thailand, Malaysia dan Mongolia. Indonesia akan melakoni laga perdananya melawan Malaysia, Rabu (19/7) (cnnindonesia.com)

Kementerian Hukum dan HAM resmi mencabut status badan hukum Hizbut Tahrir Indonesia, Rabu (19/8). Surat keputusan pencabutan itu didasarkan pada pasal 80A pada Perppu 2/2017 yang kemarin diperkarakan HTI ke Mahkamah Konstitusi.
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Freddy Harris mengatakan, pencabutan badan hukum HTI bukan keputusan sepihak. Ia mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan fakta, data serta koordinasi sejumlah lembaga negara di sektor politik, hukum, dan keamanan.
"Adanya masukan dari instansi terkait juga menjadi pertimbangan pencabutan SK badan hukum HTI," ujar Harris di Jakarta, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Abraham Utama.
Harris menuturkan pemerintah akan bertindak tegas terhadap seluruh perkumpulan atau ormas yang memiliki aktivitas tak sesuai dengan ideologi Pancasila. Di sisi lain, ia menyebut kementeriannya akan mempermudah proses pengesagan badan hukum perkumpulan.
"Tapi ada catatan, setelah disahkan, perkumpulan atau ormas itu wajib mengikuti aturan hukum yang berlaku, khususnya tidak bersebrangan dengan ideologi dan hukum di Indonesia," ucapnya.
Surat status badan hukum HTI yang dicabut bernomor registrasi AHU-00282.60.10.2014. HTI tercatat mengajukan permohonan badan hukum perkumpulan secara elektronik pada tanggal 2 Juli 2014.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo yang mempersilakan HTI mempersoalkan konstitusional Perppu Ormas, Kemenkumham juga menyebut HTI dapat menggugat keputusan pencabutan status badan hukum.
"Silakan mengambil jalur hukum," ucap Harris.

Pencabutan SK Badan Hukum HTI merujuk penjelasan Perppu Nomor 2 tahun 2017 disebutkan bahwa pencabutan badah hukum sama artinya dengan pembubaran ormas tersebut.
Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang diumumkan oleh Menkopolhukam Wiranto memberi kewenangan kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk mencabut izin ormas "yang menentang Pancasila". Berbagai kalangan menyebutkan perppu itu dikeluarkan sebagai payung hukum untuk membubarkan HTI.
Pada Selasa (18/07) HTI mengajukan gugatan uji materi pada Mahkamah Konstitusi terhadap pasal yang mengatur pembubaran ormas dalam Perppu Nomor 2 tahun 2017.
Kuasa hukum HTI Yusril Izha Mahendra mendaftarkan permohonan judicial review Perppu 2/2017 ke Mahkamah Konstitusi. Ia menyebut sejumlah pasal pada peraturan itu bersifat multitafsir, salah satunya pasal 59 Ayat (4) huruf c.
Pasal itu menyebut sejumlah ideologi yang tidak boleh dianut perkumpulan atau ormas di Indonesia, antara lain ateisme, komunisme-marxisme-leninisme, atau paham lain yang bertujuan mengganti atau mengubah Pancasila dan UUD 1945.
"Pasal ini karet karena secara singkat mengatur paham seperti apa yang bertentangan dengan Pancasila dan penafsiran sebuah ajaran, kalau tidak melalui pengadilan, maka tafsir hanya berasal dari pemerintah," kata Yusril.
Perppu Ormas
Sebelumnya Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, menyebutkan rincian Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang dirilis untuk membubarkan organisasi masyarakat yang ingin 'mengganti Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945'.
Wiranto mengatakan Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan pada 10 Juli 2017.

Berdasarkan Perppu itu, Menteri Hukum dan HAM berwenang "melakukan pencabutan surat keterangan terdaftar atau pencabutan status badan hukum" terhadap ormas yang "menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila".
Berbeda dengan UU Ormas tahun 2013 yang memberi peringatan tertulis sebanyak tiga kali, Perppu ini hanya memberi peringatan sebanyak satu kali dalam jangka waktu tujuh hari kerja sejak tanggal diterbitkan peringatan.
Lebih jauh, putusan pengadilan yang disyaratkan untuk membubarkan ormas sebagaimana dicantumkan pada Pasal 68 UU Ormas tahun 2013 telah dihapus dalam Perppu ini. Artinya, pemerintah tak lagi memerlukan pengadilan untuk membubarkan ormas. (bbcindonesia.com)

Kiprahnya sebagai singer/songwriter di dunia musik tanah air dimulai ketika dia merilis album perdananya di tahun 2010 silam. Walau ada fakta yang cukup mengejutkan bahwa Nadya Fatira sempat bergabung dalam band yang memainkan musik dance punk saat kuliah. Pada akhirnya karya Nadya Fatira di dunia musik pun terus berkembang hingga dipercaya beberapa film terkenal seperti “Perahu Kertas”, “Radio Galau Fm” sebagai salah satu pengisi soundtrack, dan sebagai pengisi scoring di film “Hijabers In Love” dan “Miracle, Jatuh Dari Surga”.

Di awal tahun 2017 kemarin, setelah sempat mencuat juga dengan cover version lagu “Jauh” milik band Cokelat, Nadya Fatira kembali hadir dengan merilis sebuah single baru berjudul “Penyendiri” dengan aransemen musik pop yang di balut dengan nuansa jazz plus petikan gitar akustik yang sudah menjadi ciri khas nya selama ini. Salah satu keunikan dari lagu ini adalah, pada bagian interlude, kita seolah-olah dibawa ke dalam suatu pertunjukan live music di sebuah bar jazz. Belum banyak perempuan, khususnya di Indonesia yang berkarir sebagai singer/songwriter, dan juga seorang pembuat scoring film dan musik untuk iklan komersial. Dengan kapasitas musikal yang lebih dari cukup, Nadya Fatira seperti ingin membuktikan bahwa hidup dari musik adalah bukan hal yang mustahil.

 

reviewed by Aulia Panji (@pienji)

Page 1 of 77

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net