News

You are here:Home NEWS DELTA FM - 100% Lagu Enak - Displaying items by tag: Jokowi


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dirinya untuk lebih dulu melakukan sosialisasi rencana penyederhanaan nominal mata uang (redenominasi) kepada masyarakat.

Permintaan itu diharapkan bisa terlaksana sebelum pemerintah mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut ke Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR). Sri Mulyani juga mengaku bahwa Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo turut diminta membantu sosialisasi.

Sri Mulyani menjelaskan, Presiden Jokowi tak ingin rencana kebijakan ini disalahartikan oleh masyarakat, menjadi tak produktif untuk dilakukan pemerintah dalam waktu dekat, dan sampai mempengaruhi perekonomian Indonesia.

"Presiden meminta supaya dibahas dulu secara detail dari sisi segala manfaat dan penjelasannya ke masyarakat mengenai arti dari keputusan ini," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Selasa (25/7).

Bersamaan dengan arahan Presiden Jokowi tersebut, Sri Mulyani menegaskan bahwa dirinya akan segera melakukan sosialisasi ini secara konstruktif dan insentif secara masif kepada masyarakat.

Khususnya, sosialisasi bahwa redenominasi bukanlah pemotongan nilai rupiah (sanering), seperti yang selama ini masih banyak dikira oleh masyarakat.

"Kalau dulu masyarakat kira uang dipotong nilainya, namun harga-harga tidak bertambah. Harga-harga masih pakai uang lama tapi uang barunya dipotong harganya. Ini sangat berbeda sekali dengan redenominasi," kata Sri Mulyani.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar Kementerian Keuangan dan BI terus mematangkan kajian rencana kebijakan tersebut, termasuk dengan membandingkannya pada negara-negara yang telah melakukan redenominasi.

"Mungkin yang paling terakhir dan dekat dengan kita, Turki, bagaimana tahapannya, sehingga pada akhirnya bisa bermanfaat bagi perekonomian Indonesia," imbuhnya.

Kendati begitu, Sri Mulyani memberi sinyal bahwa Presiden Jokowi akan merestui pengusulan RUU Redenominasi tersebut ke Baleg DPR. Pasalnya, mantan walikota Solo itu memintanya untuk menyampaikan RUU tersebut ke Sidang Kabinet (Sidkab) terbatas dalam waktu dekat.

Adapun dalam penyampaiannya nanti di Sidkab, kedua institusi tersebut diminta untuk menjabarkan secara rinci kondisi perekonomian dan politik Tanah Air saat ini dan beberapa tahun ke depan bila redenominasi jadi dilakukan.

Sementara itu, Sri Mulyani mengatakan, dari sisi DPR, sejumlah anggota Komisi XI telah memberikan dukungan atas RUU yang menghilangkan tiga angka tersebut.

"Pak Gubernur sudah berkomunikasi dengan dewan dan kami akan juga berkomunikasi dengan dewan. Namun, kami akan upayakan maksimal," kata mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu.

Hanya saja, pemerintah dan DPR perlu melihat jadwal pembahasan RUU yang telah masuk Prolegnas tahun ini, di mana masih ada pembahasan sejumlah revisi UU di tahun ini, terutama di sektor perpajakan dan keuangan. Adapun dengan redenominasi, nominal rupiah Rp1.000 akan menjadi Rp1. (cnnindonesia.com)

Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk menjadi salah satu pembicara utama pada agenda pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg, Jerman pada hari ini (7/7). Adapun topik yang akan dibahas, terkait dengan pemberantasan korupsi.

"Acara pertama adalah leader's retreat dengan tema fighting terrorism, di mana Presiden diminta untuk menjadi salah satu pembicara utama," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan resmi Biro Pers Istana, Jumat (7/7).

Jokowi dan rombongan sampai di Hamburg pada Kamis malam (6/7). Jokowi pun dijadwalkan akan mengikuti seluruh rangkaian KTT G20 mulai dari pembukaan resmi hingga jamuan santap malam bersama para pemimpin negara G20. Sejumlah pertemuan bilateral dengan beberapa kepala pemerintahan dan kepala negara juga turut diagendakan.

Sebelum menjadi pembicara di agenda pertama, Jokowi mengawali kegiatannya pagi ini dengan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Hotel Steigenberger, Hamburg.

"Kemudian dilanjutkan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Belanda juga dilakukan di hotel ini," ujar Retno.

Setelah agenda pertama, Kepala Negara akan mengikuti sejumlah sesi pertemuan KTT G20 dengan masing-masing topik pembahasan yaitu pertumbuhan global dan perdagangan, serta pembangunan keberlanjutan, iklim dan energi. Retno pun meyakini pembahasan dalam setiap sesi tersebut akan berlangsung hangat dan bersahabat.

"Mungkin tidak setiap sesi, tiap leaders dapat berbicara. Kita akan lihat di lapangan apakah perlu kita menyampaikan intervensi atau tidak. Itu sifatnya akan sangat cair," tutur Retno.

Di sela-sela pertemuan para pemimpin negara 20 besar ekonomi dunia itu, Presiden Jokowi juga direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy Brey di Ruang Pertemuan Bilateral Messe Und Congress.

Malam harinya sebagai penutup acara hari ini, Presiden Jokowi direncanakan akan menghadiri acara Resepsi KTT G20 sekaligus jamuan santap malam yang berlokasi di Elbphilharmonie, Hamburg. (cnnindonesia.com)

Presiden Joko Widodo tampil berbeda saat menyambut Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia di Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (22/5/2017) siang.

Tak mengenakan jas hitam atau biru tua seperti saat menyambut sejumlah kepala negara, kali ini Presiden Jokowi mengenakan pakaian khas Betawi.

Beskap hitam lengkap dengan rantai emas yang terpaut di antara kantung dan salah satu kancingnya, kain bercorak merah putih hanya sampai paha dipadu celana panjang hitam.

Tidak lupa, peci hitam tersemat di kepala. Tepat pukul pukul 11.30 WIB, Raja Gustaf serta sang ratu masuk ke Kompleks Istana Kepresidenan Bogor.

Limousine yang ditumpangi Raja berhenti tepat di sisi timur Istana. Di sana, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana sudah menunggu.

Iriana mengenakan kebaya, kain dan selendang yang serba merah. Hanya tas clutch yang ditenteng Iriana berwarna hitam.

Setelah disambut di halaman Istana, Jokowi dan Iriana kemudian membawa Raja Gustaf serta sang ratu mengikuti prosesi upacara penyambutan dengan mendengarkan lagu kebangsaan kedua negara dan upacara jajar pasukan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengisian buku tamu dan sesi foto bersama di salah satu ruang utama di Istana Bogor.

Jokowi dan Iriana kemudian membawa Raja Gustaf serta sang ratu ke halaman belakang Istana yang berhadapan dengan Kebun Raya Bogor.

Di sana, Raja Gustaf menanam sebuah pohon. Jokowi hanya menyaksikan penanaman pohon tersebut.

Rencananya, setelah penanaman pohon, acara dilanjutkan dengan 'veranda talk', pertemuan bilateral, penandatanganan nota kesepahaman kedua negara dan pernyataan pers bersama. (kompas.com)

Presiden Joko Widodo 'gregetan' terhadap hal-hal yang tidak produktif.

Ia menyerukan peningkatan disiplin dan etos kerja, baik di birokrasi pemerintahan atau masyarakat.

Dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Internal Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara, Kamis (18/5/017) siang, Jokowi mengatakan, dunia berubah sedemikian cepatnya akibat teknologi.

"Baru kita belajar internet, sudah ganti ke mobile internet. Mobile internet kita baru 'apa sih ini?' ganti lagi artificial intelegence," ujar Jokowi.

"Kita belum rampung belajar satu, sudah berubah ke yang lain. Inilah yang sering saya katakan, perubahan sangat cepat sekali karena teknologi," lanjut dia.

Jokowi kemudian mencontohkan lagi tokoh Elon Musk yang sudah mengembangkan mobil masa depan, teknologi hyperloop serta pemanfaatan ruang angkasa bagi manusia.

"Bagaimana dia sudah mengelola ruang angkasa agar berguna bagi manusia. Kita masih berkutat pada hal-hal yang tidak produktif. Urusan demo, urusan fitnah, urusan hujat menghujat yang tidak produktif," ujar Jokowi.

"Kita selalu mengembangkan negative thinking kita kepada yang lain, selalu su'udzon kepada yang lain. Fitnah, kabar bohong. Apakah ini mau diterus-teruskan?" lanjut dia.

Presiden juga menyinggung mengenai kinerja kementeriannya yang mengurus nelayan dan petani.

"Nelayan, misalnya, bagaimana kita membawa mereka ke off shore. Aqua culture, misalnya. Petani juga kita bawa ke modern. Kita hanya terus menerus, masalah irigasi masih enggak rampung-rampung. Masalah benih enggak rampung-rampung. Nelayan masalah cantrang enggak rampung-rampung. Kita mau ke mana?" ujar Jokowi.

Jokowi menyerukan kebangkitan disiplin nasional serta etos kerja, baik di birokrasi pemerintah atau masyarakat.

"Inilah yang harus kita bangkitkan. Disiplin nasional. Etos kerja. Harus kita ubah. Mindset kita juga harus kita ubah. Enggak bisa kita seperti yang kemarin-kemarin. Saya sudah gregeten betul dengan masalah-masalah yang tidak produktif itu," ujar Jokowi. (kompas.com)

Page 1 of 5

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net