News

You are here:Home NEWS DELTA FM - 100% Lagu Enak - Displaying items by tag: Sehari


Jakarta, Delta FM -- Dalam rangka peringatan Hari Anak Perempuan Internasional 2017, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bersama Plan International Indonesia menggelar acara ‘Sehari Jadi Menteri’ pada Rabu (11/10). Acara ini memberikan kesempatan pada 21 remaja khususnya perempuan dari berbagai provinsi untuk mengikuti sebuah rapat yang membahas isu perkawinan anak. Mereka dengan serius memainkan perannya masing-masing sebagai menteri, sekretaris menteri, dan deputi kementerian.
Deputi Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Lenny Rosalin menyatakan pemilihan topik pada acara ini menjadi salah satu upaya menjadikan Indonesia negara layak anak pada tahun 2030. Maka dari itu, KPPPA sangat berharap diskusi anak muda dapat memberikan rekomendasi program yang segar bagi perlawanan pada perkawinan usia anak.
“Anak-anak kita menjadi bagian dari SDM yang perlu kita pupuk terus ke depan dan sebagai informasi saja, kita ingin menjadi Indonesia layak anak di tahun 2030 dan salah satu indikator yang harus kita capai adalah tidak adanya perkawinan anak di Indonesia ini,” tegas Lenny saat konferensi pers.
Sebelum menjalankan peran "Sehari Jadi Menteri", para remaja mendapatkan pelatihan dasar kepemimpinan, pembekalan tentang organisasi di KPPPA, isu hak anak dan kesetaraan gender, terutama berkaitan dengan pencegahan perkawinan usia anak.
Ayu Juwita, remaja asal Sumatera Utara terpilih untuk menggantikan Yohana Yambrise sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam satu hari tersebut. Selama 90 menit Ayu bersama remaja lain membahas dan berdiskusi tentang masalah pernikahan anak di lantai 10, kantor KPPPA, Jakarta Pusat. Seluruh peserta masing-masing menyatakan argumen dan rekomendasi programnya.


Berikut sembilan rekomendasi program yang Ayu dan kawan kawan nyatakan kepada KPPPA perihal pencegahan perkawinan usia anak :

1. Mendorong Presiden menindaklanjuti Perppu terkait pencegahan pernikahan usia anak dan membuat Peraturan Menteri (Permen) serta merekomendasikan kepada setiap daerah untuk membuat Perda, Pergub, Perwali, dan Perdes tentang pendewasaan usia perkawinan yang didukung oleh gerakan 10.000 hashtag.

2. Ketegasan hukum saat menangani kasus kekerasan seksual dengan mendorong rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual untuk disahkan

3. Melibatkan seluruh lapisan masyarakat baik dari pemerintah, penyedia pelayanan kesehatan, perusahaan, dan masyarakat secara umum untuk membahas menstruasi agar terhindar tindakan bullying yang terjadi akibat kesadaran yang rendah mengenai menstruasi dan nutrisi ibu hamil guna menanggulangi kematian ibu dan anak yang berdampak pada perkawinan usia anak.

4. Memanfaatkan akses digital dan non digital ramah anak yang sebelumnya telah disaring oleh KPI memperlihatkan bahaya perkawinan usia anak dan pornografi sehingga dapat diakses oleh kaum urban sampai non urban dengan kampanye online, baliho, program TV, dan film.

5. Membuat program TIVIMAS, Tim Evaluasi Masyarakat sebagai wadah independen dalam membantu pemerintah untuk mengevaluasi empat hal, pertama, Perda Pergub Perdes terkait pencegahan perkawinan usia anak, kedua, kabupaten layak anak, ketiga, pelayanan kesehatan, keempat, akte kelahiran yang sudah ada didukung dengan fakta

6. Mendukung parlemen muda dan pelatihan kepemimpinan untuk perempuan sejak dini agar dapat menjadi kepala daerah, anggota parlemen, dan menteri

7. Memberikan kesempatan pada korban pernikahan usia anak agar dapat berkembang, berpendapat, serta memutuskan dengan cara membuat program untuk mendorong korban kembali bersekolah

8. Pemerataan dan penguatan program yang sudah ada yaitu, Puspada dan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) mencegah perkawinan usia anak dengan tiga program, yaitu pertama, Sekolah Keterampilan Untuk Anak (Serap) dengan menambah pelatihan untuk keterampilan dan kemampuan kewirausahaan. Kedua, New (No Exploitation to Women), gerakan baru untuk memberikan kegiatan pada perempuan agar mampu teredukasi secara fisik mapun mental mengenai informasi pernikahan usia anak yang dilakukan dengan metode menarik. Ketiga, Pekan Kreatif yang melibatkan komunitas dengan menyelipkan seni budaya.

9. Bekerja sama dengan tokoh keagamaan dan adat dalam mensosialisasikan pendidikan kesehatan reproduksi kespro yang komprehensif dan pencegahan perkawinan usia anak di komunitas dan sekolah.
Kesembilan rekomendasi tersebut dibacakan Ayu pada akhir acara. Salah satu remaja asal NTT sekaligus pemeran sekretaris menteri, Angelinna Putri menyatakan harapannya atas pembacaan rekomendasi kaum remaja tersebut.
“Yang paling penting adalah pemerintah mendengar rekomendasi-rekomendasi yang sudah diberikan tadi dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini para anak-anak itu dapat menyadari bahwa seharusnya sebagai anak-anak kita bisa menunda usia perkawinan,” kata Angelinna.
KPPPA dan seluruh masyarakat berharap, remaja Indonesia dapat menjadi agen perubahan di daerahnya masing-masing untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. (ADRIAN)

Aktivitas Gunung Sinabung meningkat sejak pekan lalu. Dalam dua hari, gunung tersebut meletus hingga 12 kali dalam 24 jam.

Catatan pos pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Sinabung menunjukkan gunung di Sumatera Utara itu meletus 12 kali pada Jumat (03/02) dan Sabtu (04/02).

Namun, frekuensi tersebut menurun menjadi tujuh kali pada Minggu (05/02) dan enam kali pada Senin (06/02).

Pelin Depari, warga di Kabupaten Karo, mengatakan Gunung Sinabung meletus setiap hari selama beberapa tahun terakhir.

"Biasanya, letusan mencapai empat sampai enam kali sehari. Sejak minggu lalu jumlah letusan lebih banyak dari biasanya. Bahkan, pernah erupsinya mencapai ribuan meter," kata Pelin kepada BBC Indonesia.

Hingga sekarang, tambah Pelin, ratusan kepala keluarga masih menempati tempat pengungsian yang disediakan pemerintah.

Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan pemerintah masih berupaya menyelesaikan relokasi tahap dua untuk 1.903 kepala keluarga. Sebanyak 1.655 unit rumah ditargetkan selesai pada Agustus 2017. Selanjutnya masih ada 1.050 KK yang harus direlokasi pada tahap tiga.

"Faktor penghambat utama adalah ketersediaan lahan. Lahan relokasi permukiman dan usahan tani belum tersedia sepenuhnya. Lahan tapak rumah sudah disiapkan di Siosar untuk 2.053 KK seluas 250 hektare. Namun tidak tersedia lahan usaha tani sehingga masyarakat tidak bersedia direlokasi," kata Sutopo.

Berdasarkan data PVMBG, Gunung Sinabung telah berada pada tingkat awas sejak Juni 2015. Tingkat itu adalah yang tertinggi dari empat taraf yang ada. Karena itu, menurut petugas PVMBG, masyarakat diminta menjauh dari puncak.

"Masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari puncak…Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar," sebut petugas pos pengamatan PVMBG Gunung Sinabung, Deri Alhidayat.

Selama enam tahun terakhir, aktivitas Gunung Sinabung nyaris tak pernah absen setiap tahun. Pada Juni 2015, muntahan awan dan gas panas dengan kecepatan tinggi meluncur ke lereng gunung sehingga sebanyak 3.000 orang diungsikan.

Tahun lalu, sebanyak tujuh warga di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, meninggal dunia akibat letusan Gunung Sinabung. (bbcindonesia.com)

PYONGYANG - Seekor simpanse penghuni sebuah kebun binatang Pyongyang, Korea Utara memiliki hobi unik yaitu merokok.

Bahkan, seperti dikabarkan harian Daily Mail, primata bermana Azalea itu bisa menyalakan rokok sendiri dan mengisap hingga 20 batang rokok sehari.

Simpanse betina itu kini mampu menghabiskan satu bungkus rokok sehari dan sudah bisa menyalakan rokok dengan menggunakan sisa rokok yang masih menyala.

Simpanse yang memiliki nama Korea, Dalle itu menjadi idola tersendiri bagi para pengunjung kebun binatang yang baru dibuka kembali pada Juli lalu.

Primata berusia 19 tahun itu adalah satu dari dua ekor simpanse penghuni kebun binatang itu. Dan para pengunjung tertawa saat Dalle duduk di dalam kandangnya sambil mengepulkan asap rokok.

Sang pawang mengatakan dia memang mengajari Dalle untuk merokok. Namun, dia bersikukuh simpanse itu tidak mengisap asap rokok dalam-dalam hingga ke paru-parunya.

Hewan ini nampaknya mengerti bahwa dia menjadi pusat perhatian. Dia selalu menyentuh hidungnya, membungkukkan badan dan menari setelah mendengar pengunjung tertawa atau bertepuk tangan.

Kebun binatang yang memiliki koleksi hewan beragam mulai dari gajah, jerapah, penguin dan berbagai jenis kera itu menarik ribuan pengunjung sehari.

Kebun binatang ini juga memiliki museum berteknologi tingga yang memamerkan asal muasal tata surya dan evolusi kehidupan di planet Bumi.

Atraksi lain yang menarik pengunjung adalah paviliun anjing yang menampilkan berbagai jenis anjing peliharaan seperti anjing gembala Jerman hingga Shih Tsu.

Kebun binatang ini juga menyajikan atraksi hewan-hewan seperti seekor monyet bermain basket, anjing yang bisa berhitung dan atraksi burung.

Kebun binatang ini direnovasi pada 2014 sebagai upaya pemerintah Korea Utara menyediakan lokasi wisata modern di sekitar ibu kota Pyongyang.

Kebun binatang ini sebenarnya sudah berdiri pada 1959 atas perintah dari Kim Il Sung, pemimpin pertama Korea Utara yang juga kakek dari Kim Jong Un, pemimpin negeri itu saat ini. (kompas.com)

Sebagian besar dari Anda mungkin sudah menyadari bahwa bekerja melebihi jam kerja yang seharusnya atau lembur justru tidak produktif. Kombinasi dari ilmu pengetahuan dan reportase dari Inc.com akan menghadirkan buktinya.

Menurut data yang dikumpulkan dari penelitian Inc.com, bekerja lebih dari 10 jam per hari seringkali dikaitkan dengan peningkatan masalah kardiovaskular sebanyak 60 persen, dan lebih dari 40 jam per hari sangat berkaitan dengan peningkatan jumlah konsumsi alkohol dan rokok. 

Orang-orang yang bekerja antara 50 hingga 60 jam per minggu mengalami masalah dalam hubungan cinta, dan orang-orang yang bekerja lebih dari 11 jam per hari cenderung akan menderita depresi.

Menambah jam kerja atau lembur akan menimbulkan ganggung tidur, kehilangan selera makan, dan meningkatkan stres, seperti yang dilansir dari Marieclaire.co.uk pada Jumat (30/9/2016).

Dengan mengingat informasi di atas, angka terbaru dari Chartered Management Institute atau CMI menunjukkan bahwa jumlah waktu lembur yang dijalani oleh banyak orang sungguh mengejutkan.

Bahkan kelebihan jam kerja dalam setahun dapat membatalkan atau melebihi jatah liburan tahunan Anda.

Studi dari The Quality of Working Life melakukan survei terhadap 1.574 manajer dan menemukan bahwa sebagian besar dari mereka, sekitar 77 persen, lembur paling tidak satu jam dalam sehari, atau 29 hari dalam setahun jika dijumlahkan secara keseluruhan.

Dengan sebagian besar orang yang memiliki hal libur sebanyak 28 hari di Inggris, jam-jam ekstra yang dihabiskan di kantor memang membatalkan atau melebihi cuti tahunan yang menjadi hak mereka.

Studi ini juga menemukan bahwa hingga 10 persen karyawan lembur lebih dari 3 jam per hari, atau setara dengan bekerja sebanyak 15 bulan.

Di atas itu semua, penelitian terbaru menemukan bahwa bekerja dari rumah justru akan meningkatkan produktivitas dan membuat karyawan lebih bahagia dalam jangka panjang.

 

Mungkin ini saatnya Anda mempertimbangkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan. (liputan6.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM