News

You are here:Home NEWS DELTA FM - 100% Lagu Enak - Displaying items by tag: Trump

Menantu Donald Trump, Jared Kushner, diperiksa oleh Badan Investigasi Federal (FBI) terkait penyelidikan mengenai hubungan tim kampanye sang presiden Amerika Serikat tersebut dengan Rusia.

Seorang sumber mengatakan, Kushner diperiksa terkait sejumlah pertemuan pada Desember lalu, juga kemungkinan interaksinya dengan Duta Besar Rusia untuk AS, Sergei Kislyak, dan seorang bankir asal Moskow.

"Kushner sebelumnya secara sukarela memberi informasi kepada Kongres mengenai yang ia ketahui mengenai pertemuan-pertemuan ini. Dia akan melakukan hal yang sama jika dihubungi terkait urusan lain," ujar pengacara Kushner, Jamie Gorelick.

Dengan restu dari Kementerian Kehakiman, FBI dan sejumlah komite dalam Kongres AS memang sudah membentuk dewan khusus untuk menyelidiki dugaan kedekatan tim kampanye Trump dengan Rusia yang disebut ingin mencampuri pemilu tahun lalu.

Trump sendiri sudah berulang kali membantah tuduhan kolusi tim kampanyenya dengan Rusia. Namun, sejumlah langkah Trump dianggap sangat mengejutkan.

Sebut saja ketika memecat James Comey dari jabatannya sebagai Direktur FBI pada 10 Mei lalu, ketika badan investigasi itu sedang gencar-gencarnya menyelidiki kasus dugaan hubungan tim kampanye Trump dan Rusia.

Sebelumnya, pada Januari lalu, penasihat keamanan Trump, Michael Flyyn, tiba-tiba mengundurkan diri setelah pemberitaan mengenai pertemuannya dengan Dubes Rusia kian santer terdengar.

Trump mengatakan, Flynn mengundurkan diri atas kemauan pribadi. Namun, sejumlah sumber mengatakan, Flynn didesak Gedung Putih untuk mundur. (cnnindonesia.com)

Para menteri perdagangan dari 11 negara anggota Kemitraan Trans Pasifik (TPP) setuju melanjutkan kesepakatan perdagangan itu meski Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memilih keluar.

Persetujuan para menteri perdagangan diberikan dalam pertemuan di Vietnam. Mereka juga sepakat akan membantu kapanpun AS memutuskan bergabung kembali dengan TPP.

Kesepakatan untuk membangkitkan TPP dipimpin oleh menteri perdagangan Jepang, Australia, dan Selandia Baru.

Menteri Perdagangan Selandia Baru, Todd McClay, mengatakan para 11 anggota TPP "berkomitmen mencari cara untuk mewujudkan" kesepakatan dagang itu.

Meski TPP membuka peluang bagi AS untuk bergabung kembali, perwakilan dagang AS, Robert Lighthizer, mengatakan negaranya tidak akan menempuh jalan itu.

"Amerika Serikat telah menarik diri dari TPP dan tidak akan mengubah keputusan itu. Presiden telah membuat keputusan dan saya sepakat bahwa negosiasi bilateral lebih dari bagi AS ketimbang negosiasi multilateral," kata Lighthizer.

Pada Januari lalu, Donald Trump menandai hari pertamanya sebagai presiden Amerika Serikat dengan mengambil keputusan untuk mundur dari perjanjian TPP.

Keputusan mundur dari TPP ini sebenarnya langkah simbolik karena kesepakatan TPP yang dirudingkan oleh pemerintahan Barack Obama tak pernah diratifikasi oleh Kongres.

TPP yang mencakup 40% ekonomi dunia beranggotakan Jepang, Australia, Brunei Darusalam, Kanada, Cile, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam.

Kesepakatan dagang itu ditujukan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan memicu pertumbuhan, termasuk dengan memangkas tarif.

Beberapa langkah yang disepakati negara-negara anggota TPP antara lain adalah standardisasi ketenagakerjaan, lingkungan, hak cipta, paten, dan proteksi-proteksi hukum lain.

Bagi Indonesia, kesepakatan ini antara lain akan mempengaruhi masuknya produk Indonesia ke pasar-pasar negara anggota TPP. (bbcindonesia.com)

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta Biro Investigasi Federal (FBI) untuk menghentikan penyelidikan soal dugaan keterkaitan Rusia dengan mantan penasihat keamanan nasional, Michael Flynn.

"Saya harap Anda bisa abaikan ini, biarkan Flynn berlalu," kata Trump kepada James Comey pada pertemuan di Gedung Putih pada Februari. Saat itu Comey masih menjabat sebagai direktur FBI, sebelum dipecat pekan lalu.

Perkataan Trump itu dicatat Comey dalam sebuah memo sesaat setelah rapat, satu hari setelah Michael Flynn mundur sebagai penasihat keamanan nasional Trump. Flynn dituding melobi Rusia sebelum menerima jabatan dari Trump.

Gedung Putih membantah bahwa Trump pernah menyuruh Comey menghentikan penyelidikan terhadap Flynn.

"Presiden berulang kali mengutarakan pandangannya bahwa Jenderal Flynn adalah seorang pria terpuji yang melayani dan melindungi negara kita, tapi presiden tidak pernah meminta Comey atau siapapun untuk mengakhiri investigasi apapun, termasuk investigasi yang melibatkan Jenderal Flynn," sebut pernyataan itu.

Perkataan Trump kepada Comey tentang penyelidikan Flynn dilaporkan pertama kali oleh surat kabar the New York Times. Laporan itu mengemuka sepekan setelah Comey dipecat terkait penanganannya terhadap dugaan bahwa Hillary Clinton menggunakan server email pribadi saat menjabat Menteri Luar Negeri.

Pemecatan Comey cukup menghebohkan dan menuai tudingan bahwa Presiden Trump berupaya menyembunyikan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS serta dugaan keterkaitan Moskow dengan sejumlah rekanan dan bawahan Trump.

Siapa Michael Flynn?

Flynn adalah seorang veteran Angkatan Darat berpangkat letnan jenderal.

Setelah Trump dilantik menjadi presiden pada Januari 2017, Flynn diangkat sebagai penasihat keamanan nasional.

Namun, pada Desember 2016, Flynn diketahui berbincang dengan Duta Besar Rusia untuk AS, Sergei Kislyak, melalui telepon. Dalam perbincangan itu, Flynn dituding mendiskusikan tentang sanksi AS terhadap Rusia.

Jika tuduhan itu benar, maka Flynn telah melakukan tindakan melanggar hukum dalam melakukan diplomasi AS karena ia masih warga biasa saat kontak dilakukan. Bahkan, Trump belum dilantik secara sah menjadi presiden menggantikan Barack Obama, meski hasil pilpres menyatakan Trump sebagai pemenang.

Dalam surat pengunduran dirinya, Flynn mengatakan dia "secara tak terhindarkan memberi tahu wakil presiden terpilih dan lainnya dengan informasi tidak lengkap terkait percakapan dengan duta besar Rusia melalui telepon." (bbcindonesia.com)

Presiden Donald Trump telah memecat direktur FBI terkait penanganan penyelidikan atas email Hillary Clinton.

Gedung Putih mengguncangkan Washington dengan mengumumkan bahwa James Comey 'telah diberhentikan dan dicopot dari jabatannya.'

Tapi para politikus Demokrat mengatakan dia dipecat karena FBI sedang menyelidiki dugaan hubungan antara kampanye Trump saat pilpres dengan Rusia.

Pekan lalu, Comey memberikan informasi yang tidak akurat tentang email Hillary Clinton kepada Kongres.

Presiden Trump menulis dalam sebuah surat kepada Comey bahwa dia setuju dengan rekomendasi Jaksa Agung Jeff Sessions bahwa 'Anda tidak lagi dapat memimpin Biro (FBI) secara efektif.'

Sessions mengatakan bahwa Departemen Kehakiman "berkomitmen pada disiplin, integritas, dan tertib hukum tingkat tinggi," dan karenanya "dibutuhkan sebuah awal yang baru."

Comey sedang memberikan sambutan kepada sejumlah agen FBI di Los Angeles, dan seorang anggota timnya memberikan selembar kertas catatan yang memberitahukan bahwa dia baru saja dipecat.

Pria berusia 56 tahun - yang memasuki tahun keempat dari 10 tahun jabatannya sebagai direktur FBI - dilaporkan tertawa, mengira hal itu adalah lelucon.

Mengapa pemerintah AS memecat Comey ?

Banyak yang terkejut bahwa Comey harus dipecat tentang caranya menangani penyelidikan email Clinton, mengingat Trump pernah memuji direktur FBI terkait masalah tersebut.

Pada hari-hari terakhir kampanye presiden, Trump mengatakan pada sebuah kampanye bahwa Comey adalah orang yang 'bernyali besar' dalam membuka kembali penyelidikan email Clinton. "Apa yang dia lakukan telah mengembalikan reputasinya," kata Trump.

Namun pada hari Selasa, Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengatakan bahwa dia "tidak dapat membela Direktur (FBI) dalam menangani kesimpulan penyelidikan email Menlu Clinton, dan saya tidak mengerti bahwa dia menolak penilaian yang hampir universal bahwa dia keliru."

"Hampir semua orang setuju bahwa Direktur (FBI) membuat kesalahan serius, ini satu dari sedikit hal yang menyatukan berbagai pihak dengan perspektif yang beragam".

Dia mengatakan bahwa Comey keliru bahwa pada Juli 2016 ia 'melampaui (kewenangan)' jaksa agung sebelumnya dengan mengumumkan bahwa penyelidikan atas email Clinton harus ditutup tanpa tuntutan hukum.

Wakil jaksa agung mengatakan, Comey menambah kesalahannya dengan 'secara serampangan' mengungkapkan 'informasi yang menyudutkan' tentang Hillary Clinton.

Bagaimana dengan investigasi tentang Rusia?

Demokrat dengan cepat menyebut bahwa Trump memecat Comey untuk mempengaruhi penyelidikan FBI mengenai apakah anggota tim kampanye Trump saat pilpres berkolusi dengan Kremlin.

Dewan Perwakilan Rakyat dan Komite Intelijen Senat sedang menyelidiki dugaan itu juga.

"Apakah penyelidikan (terkait Rusia) ini terlalu mengarah ke presiden?" Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer bertanya dalam jumpa pers Selasa malam.

"Ini sepertinya bukan suatu kebetulan," tambahnya.

Perkembangan ini kemudian dibandingkan dengan apa yang disebut Pembantaian Sabtu Malam pada tahun 1973, ketika Presiden Richard Nixon memecat seorang jaksa khusus independen yang sedang menyelidiki skandal Watergate.

Namun Presiden Trump berulang kali menegaskan bahwa tuduhan terkait Rusia adalah 'berita palsu.'

Apa yang dikatakan politikus Republik?

Richard Burr, kepala Komite Intelijen Senat, mengatakan: "Saya terganggu oleh waktu dan alasan pemberhentian Jim Comey."

Justin Amash, seorang anggota kongres yang konservatif dari Michigan mengatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan sebuah rencana untuk membentuk sebuah komisi independen mengenai keterlibatan Rusia ini.

Amash menggambarkan satu paragraf surat Trump kepada Comey sebagai hal yang 'ganjil' - dalam paragraf itu ia mengatakan bahwa direktur FBI memberitahu presiden pada tiga kesempatan bahwa dia tidak sedang diselidiki.

Senator Nebraska Ben Sasse, yang sejak lama sering mengecam Trump mengatakan, "saat pemecatan itu sangat mengganggu."

Bagaimana Comey menangani penyelidikan email Clinton?

Comey dikecam para politikus Demokrat terkait penanganan penyelidikannya mengenai apakah penggunaan server email pribadi Clinton saat menjabat Menteri Luar Negeri itu membahayakan keamanan nasional.

Direktur FBI yang sekarang mantan ini membuat dua intervensi selama kampanye pemilihan 2016 dengan membuat pernyataan tentang penyelidikan tersebut.

Pada bulan Juli dia mengatakan kasus tersebut bisa ditutup tanpa tuntutan. Namun 11 hari sebelum pemilihan bulan November - dia mengatakan telah membuka kembali penyelidikan tersebut karena ditemukannya sebuah email baru yang berkaitan dengan Clinton.

Dia mengatakan kepada Senat pekan lalu bahwa dia 'agak mual' mengandaikan bahwa intervensinya saat itu mungkin mempengaruhi pemilihan presiden, namun dia menegaskan bahwa dia akan mengambil keputusan yang sama lagi jika dihadapkan pada situasi serupa.

Clinton menyalahkan Comey atas kekalahannya yang mengejutkan dari Trump pada pemilihan presiden November lalu.

Apa yang tidak akurat tentang kesaksian Comey?

Comey mengatakan kepada Komite Kehakiman Senat pada tanggal 3 Mei bahwa ajudan utama Clinton, Huma Abedin, telah mengirimkan 'ratusan dan ribuan' email, 'beberapa di antaranya berisi informasi rahasia' kepada suaminya saat itu.

Namun FBI mengakui pada hari Selasa bahwa Abedin hanya mengirim dua rangkain email yang berisi informasi rahasia kepada suaminya, Anthony Weiner, untuk dicetak.

Klarifikasi itu termuat dalam sebuah surat dari asisten urusan kongres FBI, Gregory Brower, kepada komite kongres.

Mayoritas dari 49.000 email yang ditemukan penyidik di laptop Weiner ditransfer dengan sistem cadangan otomatis perangkat dinas Blackberry milik Abedin, dan bukan dikirim, kata Brower.

Dan ke-12 rangkaian email rahasia yang ditemukan di perangkat Weiner adalah duplikat yang telah diperiksa oleh penyidik. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 6

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net