Sport

London - Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau Queen Elizabeth Olympic Park, London, Inggris. Indonesia ingin belajar dari London agar penyelenggaran Asian Games 2018 bisa selevel Olimpiade.

Sebelum meninjau, JK mendengar pemaparan dari pengelola dan pelaksana Olimpiade London 2012. JK juga diajak melihat London Stadium yang merupakan kandang klub liga Inggris, West Ham United. Setelah itu JK berkeliling melihat fasilitas di Aquatics Centre. 

Wapres JK yang merupakan ketua tim pengarah kepanitiaan Asian Games 2018 ingin fasilitas untuk Asian Games 2018 yang dibangun bisa dimanfaatkan juga oleh masyarakat luas. Misalnya untuk atletik, konser musik, sepak bola dan lain-lain.

"Pertama, ini kan mencari pengalaman karena mereka melaksanakan Olimpiade 2012. Lalu bagaimana memaksimalkan kompleks olahraga, juga untuk fungsi lainnya untuk masyarakat seperti atletik, konser musik, sepakbola dan lainnya, tapi tidak merusak sistem," ujar JK usai kunjungan ke London Stadium, Rabu (17/5/2017).

Saat ini pembangunan-pembangunan fasilitas olahraga masih dilakukan dan diharapkan selesai akhir tahun 2017 ini. Meski begitu, menurut JK ada hal yang lebih panting dari sekedar pembangunan. 

"Tapi yang paling penting adalah kooordinasi pelaksanaannya. Ini pekerjaan yang harus terkoordinir. Bahkan mereka menawarkan advise. Karena melaksanakan Olimpiade dan Asian Games tidak jauh beda, ada sekitar 10 ribu atlet," ungkapnya.

JK berharap kualitas Asian Games tahun depan bisa selevel dengan Olimpiade. "Iya, memang tidak jauh berebeda (pelaksanaannya). Syarat-syarat stadion juga dibikin bersama," pungkasnya.

Sementara itu Chief Executive London Legacy Development Corporation, David Goldstone, menyampaikan pembangunan Queen Elizabeth Olympic Park dilakukan dengan perencanaan jangka panjang. Kawasan yang dibangun di atas lahan seluas 202 hektar ini dibangun hingga 2031, selaras dengan pengembangan fasilitas lainnya untuk masyarakat.

Terkait London Stadium, West Ham United mengkontraknya dalam jangka panjang. Selain itu stadion tersebut juga biasa digunakan konser musik dalam skala besar.

Pantauan detikcom, dari satu venue ke venue lain di Queen Elizabeth Olympic Park cukup berdekatan. JK berjalan kaki sekitar 200 meter dari Stadion London menuju Aquatics Centre. 

Salah satu keunikan kolam renang indoor itu di antaranya adalah lantai kolam yang bisa diatur kedalamannya. Selain itu, kapasitas penonton juga bisa disesuaikan. Jika saat digelar olimpiade dapat menampung 15 ribu penonton, di luar event itu bisa dikurangi hingga 2.500 penonton saja. 

Tidak hanya itu, 40 ribu hunian untuk masyarakat juga dibangun di sekitar kompleks olahraga ini. Pembangunan pusat perbelanjaan dan bisnis yang dibangun juga diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat di timur London. 

"Ini meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi," ungkap Goldstone. (detik.com)

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang berlaku saat ini jauh lebih keras daripada undang-undang sebelumnya. Namun, kerasnya undang-undang tersebut justru tak membuat praktik korupsi menjadi lebih sedikit.

Setidaknya, menurut JK, ada empat hal yang menyebabkan praktik korupsi semakin marak.

Pertama, korupsi kerap terjadi di dalam penyusunan anggaran maupun kebijakan. Namun, dari dua hal tersebut, sektor anggaran menjadi penyumbang terbesar.

"Hal itu akibat anggaran yang naik 100 persen setiap lima tahun, diikuti juga dengan kenaikan angka korupsi," kata Kalla saat memberikan sambutan peluncuran dan bedah buku Sisi Lain Akuntabilitas KPK dan Lembaga Pegiat Antikorupsi: Fakta dan Analisis di Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Selanjutnya, formula hukum di dalam pembahasan UU Antikorupsi semakin melebar. Dulu, seseorang dikatakan melakukan korupsi jika perbuatan yang ia lakukan telah merugikan keuangan negara.

"Sekarang, dapat (merugikan negara) pun bisa dikatakan korupsi. Jadi, semakin melebar," kata dia.

Ketiga, wewenang eksekusi anggaran yang terjadi saat ini kian meluas. Jika sebelumnya semua pengambilan keputusan berada di tingkat pusat, sekarang daerah dapat melakukannya. Hal tersebut tidak terlepas dari dampak otonomi daerah.

Terakhir, menurut dia, media juga memiliki peran penting dalam memberikan informasi atas semakin banyak terjadinya praktik korupsi.

"Dulu, seorang keluarga presiden, menteri, bisnis biasa saja. Sekarang dekat saja ke kantor anak, kita dianggap apa itu," ujarnya. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net