Sport



Untuk pertama kalinya dalam 42 tahun, tim nasional bola voli Indonesia melangkah ke babak semi final Kejuaraan Asia.
Prestasi itu tercapai setelah para pemain Indonesia mengalahkan Iran dengan skor 3-2, pada laga perempat final Kejuaraan Asia ke-19 di Gresik, Jawa Timur, Minggu (30/07).

Bermain di hadapan sekitar 2.000 penonton yang memadati gedung olah raga Tri Dharma Petrokimia, timnas sempat tertinggal 0-2 (18-25, 18-25). Namun, dalam tiga set selanjutnya, para pemain timnas mendominasi sehingga bisa membuat tim Iran tersungkur dengan skor 25-23, 26-24, 15-11.
Indonesia berpartisipasi dalam Kejuaraan Asia yang pertama pada 1975 di Melbourne, Australia. Kala itu, timnas berada pada peringkat enam dari tujuh kontingen. Sejak saat itu, timnas tidak pernah menembus lima besar.
Penampilan terbaik timnas bola voli di Kejuaraan Asia ialah ketika menduduki posisi enam pada 1975, 1991, 1999, dan 2009.
Di lain pihak, Iran adalah juara Asia pada 2011 dan 2013. Bahkan, Iran saat ini berkompetisi di Liga Bola Voli Dunia dan menempati peringkat 11.
Dalam Kejuaraan Asia kali ini, Iran mengirim skuad U-23 sebagai persiapan Kejuaraan Dunia U-23 di Kairo, Mesir, Agustus mendatang.

"Saya ingin berterima kasih kepada pendukung tim nasional yang mendorong semangat tim walau kalah dalam dua set pertama. Sorakan pendukung tuan rumah terbukti menjadi aset besar dalam sukses bersejarah hari ini," kata pelatih kepala tim nasional, Samsul Jais, sebagaimana dikutip laman Konfederasi Bola Voli Asia.
Samsul mengaku tidak pernah berpikir tim nasional Indonesia bisa mengalahkan tim kuat dari delapan besar Asia. Apalagi, Iran memiliki teknologi modern dan staf kepelatihan bola voli yang mumpuni.
"Namun, saya meminta para pemain untuk tidak menyerah dengan mudah dan bermain percaya diri tanpa membuat kesalahan sendiri…Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk mencetak sejarah dengan mengalahkan Jepang pada pertandingan semi final," tambah Samsul.
Jepang, yang akan menjadi lawan Indonesia pada laga semi final Senin (31/07), sebelumnya mengalahkan Australia dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-16, 25-22).
Selain Indonesia dan Jepang, laga semi final lainnya mempertemukan Korea Selatan dan Kazakhstan. Korsel lolos setelah menyudahi perlawanan Cina 3-0 (25-18, 25-19, 25-23) . Adapun Kazakhstan membekuk Taiwan 3-0 (25-22, 25-22, 25-23).
Jadwal pertandingan, 31 Juli 2017
16.30: Korea v Kazakhstan
19.00: Indonesia v Japan

(bbcindonesia.com)

Pelatih Timnas U-22 Luis Milla sudah memutuskan 23 dari 24 nama untuk ikut di Kualifikasi Piala Asia U-23 2018 di Bangkok, Thailand. Miftahul Hamdi jadi pemain terakhir yang dicoret jelang lawan Malaysia, Rabu (19/7).

Tidak ada penjelasan khusus dari Milla mengapa nama Hamdi dicoret. Meski demikian, Hamdi tetap berada di Bangkok sejak lebih dari sepekan lalu untuk menjalani pemusatan latihan.

Hal itu diketahui melalui akun Instagram pribadi Hamdi. Ia menunggah foto dengan memberikan semangat kepada teman-temannya di timnas, Selasa (18/7).

"Semangat berjuang untuk kawan-kawan timnas Indonesia. Walau saya tidak bisa dukung lewat tenaga atau kekuatan saya, mungkin saya bisa dukung lewat kekuatan doa saya," tulis Hamdi lewat akun Instagram @miftahulhamdi17.

"Semoga apa yang kita cita-citakan bisa terwujudkan nantinya amin. Satukan suara, satukan tujuan dan satukan tekad untuk Indonesia raya," ucapnya melanjutkan.

Dukungan semangat yang sama pun diberikan rekan satu timnya di timnas, Gian Zola Nasrulloh. "Semangat bro," melalui kolom komentar.

Begitu juga dari Indra Sjafri yang menjadi pelatihnya saat masih memperkuat Timnas U-19. "Hamdi: Semangat menolak menyerah" tulis Indra.

Setelah mencoret Egy Maulana Vikri di pemusatan latihan terakhir di Bali, Milla mengaku kesulitan untuk memilih 23 nama dari 24 pemain yang akan turun di Kualifikasi Piala Asia 19-23 Juli.

Oleh karena itu, ia tetap memboyong 24 nama menjalani pemusatan latihan lanjutan sekaligus aklimatisasi cuaca di Thailand. Hamdi pun dicoret di menit-menit akhir.

Indonesia berada di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 bersama dengan tuan rumah Thailand, Malaysia dan Mongolia. Indonesia akan melakoni laga perdananya melawan Malaysia, Rabu (19/7) (cnnindonesia.com)

Cerita miris datang dari Italia. Mantan pemain Timnas Italia, Cristian Zaccardo, terpaksa mengiklankan diri di LinkedIn -situs profil pencari kerja- karena kesulitan mencari klub baru.

Zaccardo adalah salah satu penggawa Timnas Italia ketika sukses menjuarai Piala Dunia 2006. Namun, ia lebih banyak menjadi pelapis Gianluca Zambrotta di pos bek kanan.

Pemain yang kini berusia 35 tahun itu telah memutus kontrak di klub Serie B, Vicenza. Sebelumnya, Zaccardo pernah bergabung dengan salah satu raksasa Serie A, AC Milan, selama dua musim (2013-2015).

Mengawali karier sepak bola di Bologna, Zaccardo sempat menjadi andalan Palermo (2004-2008) yang membuat Marcello Lippi tertarik membawanya ke Timnas Italia.

Pesepakbola kelahiran Formigine pernah bertualang selama semusim di Bundesliga bersama VfL Wolfsburg sebelum memutuskan kembali ke Italia. Parma menjadi pelabuhan baru Zaccardo sebelum pindah ke Milan.

Karier Zaccardo menurun drastis setelah hengkang dari Milan. Ia hanya dilirik klub-klub Serie B seperti Carpi dan Vicenza.

Setelah putus asa mencari klub baru, Zaccardo akhirnya mengiklankan diri di jejaring LinkedIn. Ia optimistis masih bisa tampil maksimal dalam dua musim ke depan.

"Saya telah memutus kontrak yang mengikat saya dengan Vicenza hingga Juni 2018," tulis Zaccardo dalam bahasa Italia dan Inggris.

"Saya sekarang pesepakbola bebas. Saya masih bagus secara fisik dan bisa main dua tahun lagi di level tertinggi. Siapa yang akan merekrut saya dan membuat kesepakatan? (Saya) Pesepakbola profesional yang serius dan kuat!!!" (cnnindonesia.com)

Keputusan FIFA untuk menambah kontestan putaran final Piala Dunia dari 32 menjadi 48 negara mulai 2026 bisa dipakai sebagai momentum pembenahan sepak bola Indonesia, kata mantan pelatin timnas di bawah usia 19 tahun Indra Sjafri.

Secara teknis, penambahan jumlah peserta putaran final meningkatkan kans negara-negara Afrika dan Asia, termasuk Indonesia.

"Tapi kita tak bisa hanya berangan-angan bahwa tahun 2026 kita akan ke Piala Dunia tanpa ada action (tindakan). Bagaimana menuju ke sana? Mau tidak mau, Indonesia harus melakukan pembinaan yang benar-benar baik," kata pelatih yang kini mengasuh klub Bali United tersebut.

"Kita harus secara serius mengurusi kompetisi dari usia dini, yang disesuaikan dengan kondisi geografis di Indonesia. Jadi harus ada rencana dan langkah yang nyata. Kalau tak ada, mustahil Indonesia masuk ke Piala Dunia ... kita harus konsisten dan memberi komitmen yang besar terhadap pembinaan," katanya.

Ia mencontohkan Jepang yang memasang target juara di Piala Dunia pada 2050. Para pemain yang akan terjun di Piala Dunia belum lahir sekarang, tapi rencana besar sudah ditetapkan.

Ia meminta semua pemangku kepentingan sepak bola di Indonesia memiliki cetak biru atau rancangan besar (grand design) pembinaan sepak bola jangka panjang.

"Kita juga tak punya identitas bermain, seperti apa sih identitas permainan Indonesia? Kita tak bisa meniru identitas negara lain. Profil pemain Indonesia dan negara-negara Eropa atau negara lain berbeda," kata Indra.

'Kekurangan pelatih bersertifikat'

Hal lain yang menjadi perhatian Indra adalah jumlah pelatih bersertifikat di Indonesia yang hanya sekitar 3.000 orang saja, sementara di Jepang jumlahnya mencapai tak kurang dari 60.000.

Soal modal pemain, Indra mengatakan Indonesia adalah 'gudangnya pemain potensial, ada banyak pemain hebat tapi Indonesia tak mau menjadi hebat'.

"Ada potensi, tapi pertanyaannya adalah bagaimana mengelola potensi ini?" kata Indra. "Kalau tak dikelola atau dibina dengan baik, maka potensi tak akan berkembang secara maksimal," katanya.

Keputusan menambah peserta putaran final Piala Dunia mulai penyelenggaraan 2026 diputuskan dalam pertemuan FIFA di Zurich, Swiss, hari Selasa (10/01).

Para peserta nantinya akan dibagi dalam 16 grup, masing-masing beranggotakan 3 tim, dengan waktu penyelenggaraan 32 hari.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang sejak awal mendukung usul ini menjelaskan bahwa perubahan tersebut dimaksudkan untuk membuat Piala Dunia 'lebih inklusif'.

Sebelumnya, di konferensi sepak bola di Dubai bulan Desember, Infantino mengatakan penambahan jumlah peserta Piala Dunia akan berdampak positif terhadap 'pengembangan sepak bola di seluruh dunia'.

Perhitungan FIFA menunjukkan, dengan menambah jumlah peserta menjadi 48 tim, penerimaan turnamen akan naik menjadi £5,29 miliar (sekitar Rp85,3 triliun) dengan potensi nilai keuntungan bersih sekitar £521 juta (Rp8,4 triliun ). (bbcindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net