Sport



Setiap orang memiliki momen yang mereka harap bisa diulang kembali. Dalam kehidupan profesional, sangat penting untuk memastikan momen itu bukanlah saat wawancara kerja.

Kepala HRD perusahaan software Jobvite, Rachel Bitte, mengungkapkan ada dua kesalahan utama yang sering dilakukan calon karyawan yang akhirnya menyebabkan kegagalan.Bitte sendiri sudah pernah mewawancari 6.000 orang dalam kariernya sebagai perekrut karyawan, termasuk ketika ia bekerja di Apple.

Berikut adalah dua kesalahan yang seharusnya kita hindari saat sedang mencari kerja.

1. Berperilaku tidak sopan
Anda bisa saja dianggap sebagai orang yang kurang ajar walau tidak mengucapkan sepatah kata pun pada manajer HRD. Bitte mencontohkan kasus yang pernah ia temui saat bekerja di Intuit.

Setelah melakukan wawancara lewat telepon dengan kandidat, ia pun mengatur janji pertemuan untuk wawancara tahap dua. Wawancara dilakukan di sebuah restoran.

Namun, perilaku kandidat tersebut dianggapnya tidak sopan. "Cara ia memperlakukan pelayan sudah menceritakan banyak hal tentang perilakunya," katanya.

Saat ini sudah banyak perusahaan yang mengadopsi "aturan pelayan". CEO Tupperware Rick Going juga mengaku selalu mengecek ke bagian resepsionis kantor setelah ia melakukan wawancara dengan kandidat karyawan untuk memastikan orang tersebut memang sopan.

"Melihat kandidat karyawan berinteraksi dengan orang di lingkungan nyata bisa membantu calon atasan mengetahui perilaku negatifnya," kata Bitte.

2. Lupa bertanya
Kesalahan kecil lain namun berdampak besar adalah lupa bertanya. "Itu bisa menunjukkan kita seolah tidak peduli," kata Bitte.

Bitte mengatakan, sangat penting untuk melakukan riset dan mengumpulkan pertanyaan seputar perusahaan atau posisi yang akan ditempati untuk menunjukkan kita peduli.

Kuncinya, jangan memberi pertanyaan yang menunjukkan kita tidak tahu apa-apa. Pertanyaan yang mendalam atau berwawasan justru menunjukkan Anda antusias dan ingin terlibat.

"Tunjukkan pada kami Anda adalah kandidat yang punya passion. Tunjukkan rasa ingin tahu tentang pekerjaan yang sedang diincar," ujarnya. (kompas.com)

Michael Carrick ditetapkan sebagai kapten utama Manchester United seiring kepergian Wayne Rooney ke Everton.

Keputusan tersebut tidaklah mengherankan mengingat Carrick merupakan salah satu deputi ketika Rooney absen pada musim 2016-2017. Wakil lainnya adalah Chris Smalling.

Dibandingkan Smalling, Carrick juga memiliki nilai plus berupa masa bakti. Dia tercatat sebagai pemain paling lama di skuad saat ini.

"Ini merupakan tahun ke-12 saya bersama klub. Saya tidak pernah menyangka bisa berada di sini sangat lama dan meraih berbagai prestasi," tutur Carrick.

Cuma, Carrick mengaku enggan mengikuti gaya kepemimpinan para pendahulunya seperti Rooney, Nemanja Vidic, dan Gary Neville.

Ketiga nama tersebut tergolong aktif memberikan arahan kepada rekan-rekan setimnya ketika menjabat sebagai kapten utama Manchester United.

"Saya tidak seperti itu dan cuma berbicara ketika dibutuhkan. Saya memimpin dengan memberikan contoh," ucap Carrick.

"Anda tidak bisa mengubah karakter saya. Sebuah kesalahan apabila saya berubah dengan sering berteriak dan memberikan instruksi setelah mengemban tugas ini," ujar dia.

Dengan penunjukan ini, Carrick bakal mulai menjalani tugasnya sebagai pemimpin ketika pasukan Jose Mourinho persiapan pramusim di Los Angeles, Amerika Serikat.

Manchester United dijadwalkan melawan LA Galaxy, Minggu (16/7/2017), dan Real Salt Lake, Senin (17/7/2017). (kompas.com)

Aktivitas harian, baik di kantor atau di rumah, membuat hidup berpacu dengan waktu dan agenda. Kondisi yang demikian otomatis menciptakan tekanan dan stres.

Solusi menjadikan hidup kembali segar dan bersemangat adalah liburan.

Liburan bersama keluarga atau sahabat, menurut temuan studi terbaru, ditemukan mujarab dalam menciptakan kenangan bahagia yang memberikan dampak baik pada tubuh serta pikiran Anda.

Namun, liburan bisa menjadi mimpi buruk dan sama sekali tidak meninggalkan kesan bahagia apabila Anda tetap membawa pekerjaan sepanjang waktu berlibur.

Perusahaan penyewaan kamar dan rumah, Home Away, melakukan studi bersama dengan Art Markman, seorang psikolog dari University of Texas.

Studi itu menyimpulkan bahwa liburan yang tidak bermakna dan tidak membuat pikiran lebih segar adalah liburan yang sarat dengan intervensi pekerjaan.

Studi ini melibatkan 713 orang dewasa dari Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, dan Italia.

Seluruh responden diminta untuk mendokumentasikan kegiatan dan kondisi pikiran sebelum dan sesudah liburan.

Mereka juga diminta untuk menuliskan pengalaman, kenangan, dan kebiasaan kala menjalani liburan.

Hasil studi menemukan bahwa liburan di sebuah kota besar kurang menciptakan kebahagiaan saat berlibur.

Lalu, responden yang aktif bermain media sosial selama berlibur juga ditemukan kembali pulang dalam kondisi tidak rileks dan segar.

Selain itu, studi juga menemukan bahwa membawa pekerjaan selama berlibur merupakan pilihan paling salah.

Sebab, responden yang mengaku, sesekali bekerja selama liburan ditemukan tidak bahagia, semakin stres, dan tidak dapat mengingat memori yang terjadi selama menjalani liburan

"Bekerja satu jam atau lebih pada liburan membuat 43 persen responden lebih mungkin mengalami masalah dalam mengingat perjalanan mereka daripada mereka yang bekerja satu jam atau kurang," tulis hasil HomeAway.

Studi juga menemukan semakin banyak Anda bekerja, semakin sedikit yang Anda ingat.

Membawa laptop, menurut studi, menciptakan tekanan pikiran bahkan di hari pertama liburan.

Studi juga mengungkapkan bahwa tekanan pikiran lebih ringan ketika Anda hanya membawa tablet atau ponsel pintar. (kompas.com)

Tidur siang selama 45 menit tidak terdengar sebagai sebuah latihan serius yang dilaksanakan di gym. Tapi sebuah gym di Inggris menyatakan kelas tidur siang menjadi salah satu hal yang penting untuk para pesertanya, seperti yang diberitakan odditycentral.com, Rabu (1/5/2017).

Ternyata kelas tidur siang menjadi pelajaran utama untuk menghindari epidemic kelelahan yang mewabah di Inggris. Menurut penelitian, sekitar 86 persen orangtua menyatakan mereka menderita karena kelelahan, dan 26 persen menyatakan mereka tidur kurang dari lima jam sehari. Karena itulah, David Llyod Club yang memiliki gym di seantero Eropa memperkenalkan kelas ini.

Dimulai dengan 15 menit pemanasan ringan dan dilanjutkan dengan 45 menit tidur siang, akan membuat para peserta menikmati waktu istirahat. Mereka juga mendapatkan tempat tidur khusus dan penyesuaian suhu ruangan, agar tidur siang dapat mengurangi kalori ketika tidur.

“Tidur sangat penting daripada apa yang disadari oleh orang-orang. Kekurangan tidur akan membawa tingkat stres menjadi lebih tinggi dan gangguan mental. Tentu saja kekurangan energi akan terjadi bila kurang tidur,” ungkap praktisi mimpi dan tidur, Kathryn Pinkham yang mendesain kelas tidur siang ini.

Nantinya kelas tidur siang ini akan dipraktikkan di beberapa cabang David Llyod Clubs sebagai percobaan. Tentunya kelas ini akan menjadi favorit baru bagi para pecinta gym di masa depan. Apakah Anda ingin mencobanya? (liputan6.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM