Sport

Francesco Totti akhirnya menyudahi perjalanan karier sepak bola. Penyerang berusia 40 tahun itu memutuskan pensiun sebagai pemain setelah setia mengabdi bersama tim senior AS Roma selama 24 tahun dalam 25 musim.

Debut menghadapi Brescia pada 28 Maret 1993 menjadi awal parjalanan karier Totti bersama Giallorissi. Ia mengakhiri kebersamaannya dengan Roma saat memainkan pekan terakhir Serie A 2016-2017 kontra Genoa, Minggu (28/5/2017).

Dalam perjalanan panjang karier tersebut, ada banyak hal yang berhasil diraih Totti. Berikut rangkuman pencapaian Il Capitano Roma tersebut dalam angka dirangkum dari berbagai sumber:

47.098 - menit yang telah dimainkan Totti bersama Roma di Serie A atau setara dengan 32 hari dan 17 jam nonstop.

8.827 - hari yang diarungi Totti bersama tim senior Roma sejak laga debut kontra Brescia pada 28 Maret 1993 hingga menghadapi Genoa pada Minggu, 28 Maret 2017.

785 - penampilan untuk Roma di semua ajang.

619 - pertandingan yang dimainkan Totti di Serie A. Ia berada di urutan ketiga dalam daftar pemilik penampilan terbanyak kasta tertinggi Liga Italia itu sepanjang masa di belakang Paolo Maldini (647) dan Gianluigi Buffon.

307 - gol yang dicetak Totti di semua kompetisi.

250 - gol yang dicetak Totti di Serie A. Dia mencetak gol pertamanya pada September 1994 saat Roma ditahan imbang Foggia dengan skor 1-1 di Stadion Olimpico. Totti hanya berjarak 24 gol dengan pemain tersubur Serie A sepanjang masa, Silvio Piola (274 gol), tetapi sebagai yang terbaik sebagai pemain yang hanya membela satu klub di Italia.

180 - dari 551 pemain yang kini tampil di Serie A musim 2016-2017 belum lahir saat Totti melakukan debut di Roma pada 28 Maret 1993.

91 - gol penalti yang dicetak Totti dari 113 kesempatan. Jumlah tersebut adalah rekor tertinggi di Italia.

46 - Catatan Totti mencetak dua gol/brace di ajang Serie A yang menjadi rekor tertinggi. Totti juga mencetak enam brace dalam turnamen di Italia (Coppa Italia dan Super Coppa Italia).

38 - usia Totti saat membobol gawang CSKA Moscow pada November 2014 yang membuatnya menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah Liga Champions.

28 - Totti bergabung dengan Akademi AS Roma pada 1989. Sebelumnya, dia memperkuat tim muda Fortitudo Luditor (1983–1984), Smit Trastevere (1984–1986), dan Lodigiani (1986–1989). 

25 - musim yang dimainkan Totti bersama Roma di Serie A. Jumlah tersebut setara dengan legenda AC Milan, Paolo Maldini (25).

23 - musim Serie A dengan Totti selalu berhasil telah mencetak gol.

17 - pelatih yang pernah menangani Roma sejak Totti berada di dalam skuad. Mereka adalah Vujadin Boskov, Carlo Mazzone, Carlos Bianchi, Nils Liedholm, Ezio Sella, Zdenek Zeman, Fabio Capello, Cesare Prandelli, Rudi Voeller, Luigi Delneri, Bruno Conti, Luciano Spalletti (dua kali) Claudio Ranieri, Vincenzo Montella, Luis Enrique, Aurelio Andreazzoli, dan Rudi Garcia.

11 - gol yang dicetak Totti ke gawang Gianluigi Buffon dalam 28 pertandingan.

9 - gol yang dicetak Totti untuk tim nasional Italia dalam 58 penampilan. Totti mengakhiri karier bersama Gli Azzurri pada usia yang relatif muda, 30 tahun, seusai menjuarai Piala Dunia 2006.

4 - jumlah hat-trick yang pernah dicetak Totti di sepanjang karier. (Verdi Hendrawan)

(kompas.com)

Valentino Rossi mengalami kecelakaan saat tengah berlatih motocross, Kamis (25/5). Bila Rossi sampai harus absen dari seri GP Italia, 4 Juni 2017, maka hal itu akan jadi sebuah kerugian besar baginya.

Setelah mengawali musim dengan sangat baik lewat torehan 56 poin di tiga seri awal, Rossi justru melempem di dua seri Eropa yang sejatinya merupakan habitatnya. Rossi hanya meraih enam poin dari GP Spanyol karena finis di posisi ke-10.

Di GP Perancis, Rossi yang sedang ada di posisi kedua gagal mendapatkan 20 poin yang sudah di depan mata lantaran terjatuh di lap terakhir.

Koleksi 62 poin milik Rossi saat ini pun tertinggal 23 angka dari Maverick Vinales sang pemuncak klasemen. Sebuah jarak yang terbilang lumayan jauh dan butuh kerja keras untuk mengejarnya.

Kerugian Rossi dalam perburuan gelar juara dunia makin parah bila ia sampai harus kembali absen di GP Italia minggu depan. Selisih poin antara dirinya dengan Vinales bisa bertambah lebar seiring berlangsungnya GP Italia.

Pasalnya, Yamaha terbukti selalu tampil kuat tiap berlaga di GP Italia. Jorge Lorenzo sukses memenangi lima dari enam seri terakhir GP Italia saat dirinya masih menunggangi Yamaha.

Walaupun terjatuh di GP Perancis, Rossi sendiri menganggap akhir pekan di GP Perancis adalah pekan terbaiknya sepanjang musim berlangsung.

"Sepanjang minggu ini tetap saya nilai positif. Saya tak pernah merasa begitu kuat dengan motor ini sebelumnya."

"Saya harap kami kembali tampil kompetitif di seri berikutnya," tutur Rossi.

Rossi mengalami kecelakaan saat berlatih motocross, Kamis (25/5). Rossi mengalami sakit di bagian dada, tetapi Yamaha menyebut tak ada cedera serius yang dialami The Doctor. Yamaha masih akan mengeluarkan pernyataan lanjutan pada hari ini. (cnnindonesia.com)

Profesionalisme penyelenggara La Liga (LFP) memang kadang-kadang banyak dipertanyakan. Yang paling terlihat adalah ketika La Liga mencapai garis finis dan pemenangnya sudah ditentukan.

Tak seperti di beberapa liga lain yang sigap mempersiapkan trofi bagi tim yang menjadi juara, LFP seakan santai saja. Dalam beberapa tahun terakhir, pihak LFP sudah tak sanggup mengorganisir pemberian trofi kepada sang juara La Liga.

Pada 2014, Atletico Madrid tidak mendapatkan trofi La Liga saat mereka menjadi juara. Trofi juara baru diberikan pada awal musim 2014/15. Ini tentu konyol mengingat ada beberapa pemain Atleti yang pindah pada musim panas.

Hal yang sama kini dialami Real Madrid. La Liga tidak mempersiapkan trofi untuk mereka saat menang di La Rosaleda. Madrid pun tak bisa merayakan pesta juara mereka dengan trofi yang sebenarnya. Luka Modric dan Gareth Bale juga mempertanyakan hal itu. Kemungkinan besar Madrid baru akan diberi trofi itu musim depan.

Sebagai pembanding, Premier League memiliki rencana yang matang untuk presentasi trofi juara. Jika ada lebih dari satu tim yang berpeluang juara, maka pihak Premier League akan mempersiapkan beberapa trofi yang sama persis untuk tim-tim tersebut. Dengan demikian, tim yang menjadi juara bisa menikmati penuh momen kesuksesan itu.

Berikut videonya:

(bola.net)

Sebuah kejadian unik mewarnai pascalaga pekan terakhir Premier League yang mempertemukan tuan rumah Manchester United kontra Crystal Palace di Old Trafford (21/5).

Usai laga yang dimenangkan United dengan skor 2-0 tersebut, manajer United, Jose Mourinho mendatangi ruang media untuk melakukan konferensi pers yang memang lazim digelar usai laga berakhir.

Namun ada yang aneh dengan suasana konferensi pers kali ini karena terlihat hanya ada beberapa jurnalis yang hadir. Mourinho pun langsung duduk seperti biasanya.

Sang moderator pun langsung mempersilakan wartawan untuk mengajukan pertanyaan kepada Mou. Anehnya, tak ada satupun jurnalis yang mengajukan pertanyaan!

Mourinho pun langsung mengatakan "Apa tidak ada pertanyaan? Bagus," sebelum ngeloyor pergi meninggalkan ruangan.

Berikut video selengkapnya.

(bola.net)

Page 1 of 28

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net