Sport



Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto lolos ke perempatfinal Denmark Terbuka Super Series Premier 2016. Hasil berbeda dituai ganda putri Anggia Shitta Awanda/Mahadewi Istirani Ni Ketut.

Praveen/Debby, yang jadi unggulan tiga, butuh 36 menit untuk meraih kemenangan 21-18 dan 21-19 saat berhadapan dengan ganda campuran Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di partai babak kedua, Jumat (21/10/2016) dinihari WIB.

Hasil tersebut membuat Praveen/Debby kini sampai ke babak delapan besar untuk menghadapi pasangan China Zheng Siwei/Chen Qingchen yang merupakan unggulan delapan.

Wakil Indonesia di ganda campuran tinggal menyisakan Praveen/Debby setelah sebelumnya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menelan kekalahan dalam partainya di babak kedua.

Sementara di partai lain, langkah Anggia/Ketut tersingkir di babak kedua setelah kalah 9-21 dan 16-21 dari pasangan China Luo Ying/Luo Yu yang merupakan unggulan empat.

Di nomor ganda putri, Indonesia tinggal menyisakan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii yang sudah lebih dulu memastikan langkah ke perempatfinal. (detik.com)

Odense - Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii lolos ke babak kedua Denmark Terbuka Super Series Premier 2016. Hal serupa dilakukan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Nitya/Gresyia yang jadi unggulan tiga harus berhadapan dengan pasangan Taiwan Chiang Mei Hui/Hsu Ya Ching dalam partai pertama di Odense Sports Park, Kamis (20/10/2016) dinihari WIB.

Cuma 24 menit yang dibutuhkan ganda putri Indonesia tersebut untuk meraih kemenangan dua game langsung, 21-13 dan 21-8, atas lawannya untuk menembus babak kedua. Maiken Fruergaard/Sara Thygesen (Denmark) berikutnya harus dihadapi Nitya/Greysia.

Sementara di partai lain yang dilangsungkan sebelumnya, Kevin/Marcus juga meraih kemenangan dua game langsung 21-11 dan 21-18 ketika menghadapi ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, dalam durasi 29 menit.

Kevin/Marcus, yang jadi unggulan lima, berikutnya akan menghadapi pasangan Thailand, Kedren Kittinupong/Puavaranukroh Dechapol, dalam partai yang memperebutkan tiket ke perempatfinal. (detik.com)

Sebuah tindakan mulia dilakukan oleh bek kanan Lyon Rafael da Silva. Eks pemain Manchester United itu menolak gaji dari pihak klub selama ia tidak bermain.

Rafael memang akrab dengan cedera. Musim lalu ia hanya bermain 15 laga bersama Lyon. Awal musim ini, Rafael mendapat cedera hamstringyang membuatnya harus menepi dalam beberapa laga.

Bulan lalu, Rafael menemui petinggi Lyon dan mengatakan bahwa mereka tak usah membayar dirinya hingga ia kembali bermain. Rafael menyatakan tak akan menerima uang gaji dari manajemen.

Ketika manajemen mengatakan bahwa menahan gaji seorang pemain adalah tindakan ilegal, maka Rafael pun memilih untuk menyumbangkan gajinya melalui yayasan milik klub.

"Saya suka bermain dan saya suka dibayar untuk apa yang saya lakukan, tapi saya tak bermain," ujar Rafael dalam wawancara dengan L'Equipe.

"Saya senang bisa melakukan hal itu (beramal) untuk anak-anak, tapi itu juga bagus untuk saya. Hal tersebut membantu saya," lanjutnya.

Uniknya, Rafael memutuskan untuk memakai uang gajinya untuk membeli robot yang memungkinkan seorang anak yang tengah dirawat di rumah sakit bisa berkomunikasi dengan para pemain Les Gones di hari pertandingan. Robot ini seringkali berada di lapangan atau ruang ganti pemain.

Rafael sendiri sudah kembali merumput kala Lyon menjamu Juventus dimatchday 3 Liga Champions dini hari tadi. (bola.net)

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari punya persiapan yang cukup panjang sebelum tampil di Denmark Terbuka Super Series Premier 2016. Mereka pun berharap bisa meraih hasil terbaik.

Denmark Terbuka 2016 akan menjadi turnamen pertama Greysia/Nitya setelah Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Setelah Olimpiade, ganda putri terbaik Indonesia itu absen di dua turnamen super series, Jepang Terbuka dan Korea Terbuka.

"Kondisi kami sudah lebih oke dan lebih siap. Karena kami punya waktu selama kurang lebih satu bulan untuk latihan setelah Olimpiade. Kami mau mencapai hasil terbaik di Denmark, tetapi kami juga ingin tetap menikmati jalannya pertandingan," kata Greysia kepada badmintonindonesia.org.

Greysia/Nitya akan menghadapi pasangan Taiwan, Chiang Mei Hui/Hsu Ya Ching, di babak pertama Denmark Terbuka. Kedua pasangan tercatat belum pernah saling berhadapan sebelumnya.

"Kami harus lebih beradaptasi dari babak pertama. Karena habis Olimpiade kami sempat istirahat dulu, baru latihan lagi. Jadi kami harus mempersiapkan diri untuk mencari hawa pertandingan," kata Nitya. 

"Kami ingin memaksimalkan apa yang kami punya supaya lebih berprestasi. Kami mengejar ke super series final di Dubai. Sekarang tinggal empat pertandingan super series lagi, semoga kami paling tidak bisa mendapat satu gelar," kata Greysia mengenai targetnya.

Selain Greysia/Nitya, ada dua ganda putri lain dari Indonesia yang juga akan turun di Denmark Terbuka, yaitu Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani. 

Della/Rosyita akan berhadapan dengan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria). Sementara Anggia/Ketut masih menunggu lawan dari babak kualifikasi. (detik.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net