Sport

Sebuah kabar menarik datang dari bintang PSG Marco Verratti yang kabarnya bertemu mesin gol Barcelona, Lionel Messi dalam liburan di kawasan wisata Disneyland Paris baru-baru ini.

Tak kurang dari seminggu usai mengalami kekalahan menyakitkan di kandang Barca, Verratti bermaksud untuk menghilangkan stres dengan berlibur ke Disneyland bersama kekasihnya.

Alih-alih stres hilang, Verratti justru dibuat teringat kembali dengan kekalahan atas Barca. Dilansir Sport, gara-garanya adalah ketika sedang menunggu di lobi hotel, Verratti bertemu salah satu aktor utama yang membuat PSG tersingkir dari Liga Champions, yakni Messi!

Berdasarkan keterangan saksi mata yang berada di lokasi, Verratti dan Messi kabarnya sempat berbincang sebentar di lobi sebelum berpisah karena harus melakoni agenda yang telah disusun oleh keduanya.

Messi sendiri memang juga diberi waktu libur oleh Barca setelah kekalahan dari Deportivo La Coruna akhir pekan kemarin. La Pulga dan keluarganya pun menjadikan Disneyland sebagai destinasi liburan kali ini. (bola.net)

Salah satu pertandingan paling diminati saat ini mungkin adalah El Clasico. Laga yang mempertemukan Barcelona melawan Real Madrid itu selalu menarik perhatian pecinta sepakbola, termasuk mereka yang bukan fans dari kedua klub itu.

Persaingan Barca dan Madrid memang sangat sengit. Mereka bukan cuma bersaing di level lokal Spanyol saja, tapi juga mencapai ke ranah Eropa di ajang Liga Champions.

Situasi itu coba dimanfaatkan oleh penyelenggara International Champions Cup untuk menarik perhatian pecinta sepakbola di Amerika Seirkat. ICC dikenal sebagai penyelenggara turnamen pramusim kelas dunia yang mempertemukan banyak klub kelas atas dunia.

Menurut berbagai kabar yang beredar, Barca dan Madrid sudah sepakat untuk bertanding di ajang pramusim pada 29 Juli mendatang. Rencananya, pertandingan itu akan dilangsungkan di hard Rock Stadium.

Pertandingan itu nanti rencananya akan dikemas ala Amerika Serikat, dengan berbagai hiburan pendamping selain sepakbola. Bukan cuma mempertontonkan sepakbola saja, nantinya juga akan ada pertunjukan musik dan berbagai hiburan lainnya.

Tiket untuk pertandingan ini akan sangat mahal. Untuk saat ini, tiket paling murah dijual sekitar 640 dollar atau sekitar 8,5 juta rupiah. Tiket termahal dijual dengan harga 20 ribu dollar atau sekitar 265 juta rupiah. (bola.net)

Kedatangan Michael Essien di klub Persib Bandung disambut meriah oleh para penggemar sepak bola di Indonesia.

Sambutan utama tentu saja ucapan selamat datang dalam berbagai bentuk, yang umumnya optimis dengan kedatangan pemain yang pernah bermain di Chelsea, Real Madrid dan AC Milan itu di Indonesia.

Kehadiran Essien pun dilihat bisa digunakan sebagai momentum bagi peningkatan kualitas persepakbolaan Indonesia secara umum.

Sebagai seorang pemain kunci yang pernah meraih juara Liga Inggris bersama Chelsea, kepindahan Essien ini diperhatikan oleh media-media besar, termasuk media di Inggris.

Banyak pihak, termasuk Essien sendiri, berharap ia menjadi semacam lokomotif yang bisa mendatangkan bintang-bintang lain ke Indonesia.

Beberapa pemain dunia pernah bermain di Indonesia seperti bintang Argentina 70-an, Mario Kempes (bermain di Pelita Jaya musim 1995-1996), bintang Kamerun di Piala Dunia 1990 Roger Milla (bermain di Pelita Jaya 1994-1995 dan Putra Samarinda 1995-1996).

Selain itu ada pula bekas pemain Aston Villa Lee Hendrie (bermain di Bandung FC) dan pemain Inggris Marcus Bent (bermain di Mitra Kukar 2011-12) yang pernah bermain untuk Crystal Palace dan Everton.

Cedera

Namun optimisme itu dibarengi juga dengan kekhawatiran terutama terkait cedera lutut yang pernah menimpa Essien.

Penulis buku Simulakra Sepakbola Zen RS juga melihat cedera yang pernah menimpa Essien berpeluang untuk menjadi penghalang.

"Jika dia bisa bebas cedera, dan bisa mengeluarkan kemampuan 60% saja dari performa terbaiknya di masa kejayaan, ia bisa maksimal buat Persib, bahkan walau tidak bermain di posisi gelandang bertahan yang membuatnya terkenal," kata Zen.

Pemain kelas dunia lain

Zen tidak menutup kemungkinan pemain kelas dunia lain untuk bermain di Indonesia, sekalipun tak banyak klub di Indonesia yang siap untuk itu.

Namun ia mempersoalkan bahwa pemain bintang bukan merupakan kebutuhan mendesak bagi klub.

"Ada kebutuhan mendasar yang sebaiknya diberesin dulu. Bahkan untuk sekelas Persib yang relatif sehat secara finansial, mereka tak punya tempat latihan. Masih numpang, di lapangan milik Pemda, atau lapangan milik swasta," kata Zen.

Maka Zen melihat pemain bintang atau marquee player seperti ini tidak mendesak.

"Marque player itu, lazimnya, adalah siasat menarik perhatian penonton lokal, dengan asumsi mereka belum tertarik dengan sepak bola atau liganya. Itu yg dilakukan oleh, misalnya, MLS (Liga Spekabola Amerika) dulu dengan membawa Beckenbauer, Pele atau Johann Cruyff, maupun yang sekarang."

Menurut Zen, penonton sepak bola lokal sudah sangat besar dan dampak kedatangan Essien kecil saja dalam peningkatan penonton. "Saya kira ini dampaknya sangat segmented. Dalam kasus Essien, paling besar mungkin fans Chelsea yang akan serius tertarik," katanya.

Keuntungan finansial

Zen tidak menutup kemunginan kedatangan Essien bisa menarik sponsor, tetapi ia berharap sponsor yang datang bukan sponsor yang itu-itu saja.

"Selama ini Persib punya banyak sponsor, namun banyak di antaranya adalah perusahaan yang terkait dengan para pemilik Persib. Jika sponsornya masih itu-itu saja, saya kira siasat menggunakan Essien untuk menarik sponsor -jika memang itu tujuannya- ya tidak tercapai," papar Zen.

Jika dikatakan untuk meningkatkan penjualan seragam klub Persib, Zen juga menyangsikan karena masih banyaknya pembajakan seragam di Indonesia.

"Angka untuk klub juga tidak besar dibandingkan produsen apparel-nya," ujar Zen. (bbcindonesia.com)

Pasangan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon secara gemilang menjuarai ganda putra All England 2017 setelah di babak final mengalahkan Li Junhui/Liu Chen.

Dalam laga di Birmingham, Inggris, Minggu (12/03) petang Kevin/Marcus menang meyakinkan dua set langsung 21-19 21-14.

"Tentu senang bisa juara All England secepat ini. Saya pribadi tak menyangka. Ini mimpi yang menjadi kenyataan," kata Kevin.

Soal kemenangan yang relatif mudah, bila dibandingkan dengan laga semifinal sehari sebelumnya melawan duo Denmark, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding, Kevin mengatakan mungkin pasangan dari Cina tampil tegang.

"Akibatnya serangan kami efektif meraih poin, mereka banyak melakukan kesalahan sendiri. Mungkin mereka tegang," kata Kevin, pemain yang berusia 21 tahun ini.

"Saya sebenarnya juga tegang tapi lama-lama mainnya enak," kata Marcus.

"Di luar itu, strategi terus menyerang membuahkan hasil," tambah Kevin.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengungkapkan ujian terberat bagi Kevin/Marcus di All England 2017 sebenarnya adalah laga semifinal melawan Petersen/Kolding.

"Pertandingan itu sangat ketat bahkan hingga poin-poin akhir di set ketiga ... dari situ mereka lebih siap secara mental," kata Herry.

Strategi di babak final

Di babak final, Hery meminta Kevin/Marcus meraih poin dari service dan juga permainan net, strategi yang terbukti efektif mengalahkan Li/Liu.

Hasil-hasil lain, Lee Chong Wei dari Malaysia menjuarai tunggal putra setelah menang atas Shi Yuqi dari Cina, 21-12 21-10.

Bagi Chong Wei ini adalah gelar juara All England yang keempat dan pada 2017 ini, gelar diraih ketika usianya tak lagi muda, 34 tahun.

Namun Chong Wei menengaskan umur tak menjadi masalah.

"Saya masih akan bermain, tahun depan saya akan datang lagi di sini, juga akan turun di Malaysia Open, Indonesia Open dan kejuaraan dunia Agustus mendatang di Glasgow," katanya.

Ditanya sampai kapan akan bermain, Chong Wei berseloroh, "Mungkin sampai usia 40 tahun."

Di ganda campuran, sektor ini dimenangkan oleh Lu Kai/Huang Yaqiong yang di babak final mengalahkan Peng Soon Chan/Liu Ying Goh, 18-21 21-19 21-16.

Pasangan Korea Selatan, Chang Ye Na/Lee So Hee juara di ganda putri dengan mengalahkan Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen dari Denmark 21-18 21-13.

Dan di tunggal putri, gelar juara diraih pebulu tangkis Taiwan, Tai Tzu Ying yang di partai puncak menundukkan pemain Thailand, Ratchanok Intanon, 21-16 22-20. (bbcindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net