Sport

SEPANG - Satu lagi pebalap Indonesia yang berhasil mengukir prestasi di pentas dunia. Presley Martono sukses menjadi juara umum Formula 4 South East Asia (F4 SEA) 2016-2017.

"Terima kasih, Indonesia! Kita adalah negara yang paling patriotik di Asia, dan saya sangat bangga menjadi orang Indonesia," kata Presley setelah pengumuman pemenang dalam acara Meritus Gala Award di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (22/1/2017).

Presley tidak hanya menjadi juara umum pada event yang baru pertama digelar tersebut. Dia juga terpilih menjadi rookie atau pendatang baru terbaik di ajang Formula 4.

Selain itu, dia juga menjadi pebalap nasional terbaik. Selain Presley, Indonesia diwakili Keanon Santoso dan Kezia Satoso pada F4 SEA ini. Keanon tidak turun pada seri keenam atau terakhir di Sirkuit Sepang, akhir pekan kemarin.

Presley juga menjadi pebalap dengan jumlah kemenangan terbanyak dibanding pebalap lain. Dia memenangi sembilan dari 36 balapan yang digelar dalam enam seri. 

"Masyarakat Indonesia memotivasi saya setiap hari. Terima kasih banyak untuk mereka dan juga keluarga saya di rumah," ujar Presley yang mempersembahkan keberhasilannya untuk semua warga Indonesia.

Hasil ini merupakan pijakan penting bagi Presley untuk melangkah lebih jauh. Salah satu mimpi terbesarnya adalah bisa menjadi pebalap Formula 1 (F1).

Hingga saat ini, Indonesia baru memiliki satu pebalap yang berhasil menembus persaingan balap mobil paling bergengsi di dunia tersebut yaitu Rio Haryanto.

"Saya tahu saya tidak sepopuler Rio, Sean (Gelael), dan Philo (Paz Armand). Namun, terima kasih atas ucapan, dukungan, dan semuanya," ucap pebalap 16 tahun tersebut.

Sean dan Philo sudah merasakan ketatnya persaingan GP2 Series yang merupakan salah satu pijakan terakhir sebelum masuk Formula 1.

"Tolong dukung terus sampai saya meraih mimpi ke F1 karena saya sangat ingin meraihnya," ucap Presley menambahkan.

Presley menjadi juara umum F4 SEA 2016-2017 setelah memenangi persaingan ketat dengan pebalap Selandia Baru, Faine Kahia, yang akhirnya menjadi runner-up. (kompas.com)

Novak Djokovic tak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah tersingkir di putaran kedua turnamen Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne, Kamis (19/01), dari pemain nomor 117 dunia, Denis Istomin.

Para wartawan yang mengikuti konferensi pers usai pertandingan mengatakan Djokovic terlihat lemas.

Djokovic adalah juara bertahan dan sudah enam kali menang di turnamen ini. Tapi pada penyelenggaraan kali ini, Djokovic tak berdaya menghadapi Istomin dan harus menyerah 7-6 (10-8), 5-7, 2-6, 7-6 (7-5), dan 6-4 dalam pertandingan selama empat jam dan 48 menit.

Bagi Djokovic ini adalah kekalahan pertama di putaran kedua turnamen Grand Slam sejak Wimbledon 2008.

"Ada kalanya kita tak berada di posisi puncak di lapangan, tak ada ritme... dan pemain yang menjadi lawan bermain sangat bagus," kata Djokovic.

"Ini pertandingan tenis, siapa pun bisa kalah. Tak ada yang tak mungkin... saya mencoba yang terbaik dan tetap saja tak berhasil," ungkap petenis Serbia berusia 29 tahun yang tadinya diperkirakan akan menjuarai Australia Terbuka untuk yang ketujuh kalinya tahun ini.

Setelah menang di Prancis Terbuka tahun lalu -sekaligus menjadikan dirinya sebagai petenis yang pernah menang di semua turnamen Grand Slam- sejumlah pengamat tenis merasa performanya sedikit menurun.

Klaim ini sepertinya tak lagi relevan setelah ia menjuarai Qatar Open di awal tahun dengan menundukkan petenis nomor satu dunia dan juga musuh lamanya, Andy Murray.

Kaget sendiri

Di putaran pertama Australia Terbuka, Djokovic menang tiga set langsung atas veteran Spanyol, Fernando Verdasco. Tapi langkahnya di putaran kedua secara spektakuler dihentikan oleh pemain bukan unggulan.

Ia mengakui kekalahan ini menyakitkan. "Saat ini saya hanya ingin pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarga," katanya.

"Selama sepuluh tahun terjun di Australia Terbuka, saya juara enam kali. Para penonton sangat menyenangkan dan saya menikmatinya. Tentu saja, saya kecewa. Tapi lebih dari itu, saya harus menerima kekalahan ini," kata Djokovic.

Lawan yang mengalahkannya, Istomin dari Uzbekistan, mengatakan ini adalah kemenangannya yang terbesar.

"Kemenangan ini sungguh berarti bagi saya, sekarang saya merasa bisa menghadapi siapa pun," kata Istomin.

"Sejak set ketiga kaki saya kram, saya tak tahu bagaimana bisa bertahan. (Yang pasti) saya bermain sangat bagus. Saya bahkan kaget dengan diri saya sendiri," katanya.

Kekalahan Djokovic membuat Murray kini menjadi salah satu favorit kuat untuk menjuarai Australia Terbuka. (bbcindonesia.com)

Manchester United menjadi klub sepak bola pertama di Liga Primer yang mengangkat manajer yang secara khusus bertanggung jawab atas masalah keamanan dan antiterorisme.

Jabatan tersebut diisi oleh mantan inspektur yang sebelumnya bekerja di kepolisian wilayah Manchester di unit khusus pencarian dan penggeledahan.

Tidak ada penjelasan rinci mengenai pos baru tersebut, namun sejumlah laporan media di Inggris menyebutkan bahwa pengangkatan manajer antiteror tak lepas dari upaya untuk meningkatkan pengamanan di markas United di Old Trafford.

Antara lain dikatakan bahwa United sebagai salah satu klub papan atas dunia bisa menjadi sasaran serangan.

Sejak serangan di Paris pada November 2015 -yang antara lain menjadi stadion nasional sebagai sasaran- United meningkatkan pengamanan di kompleks stadion Old Trafford.

Mobil-mobil diperiksa sebelum masuk ke area parkir dan para penonton juga digeledah ketika berada di dalam stadion.

Pada Mei 2016 pertandingan melawan Bournemouth di lanjutan Liga Primer harus ditunda dan para penonton diminta meninggalkan tempat menyusul laporan ada bom di dalam stadion. Setelah dilakukan pencarian, barang yang diduga bom tersebut ternyata palsu.

Bom palsu di toilet ini tak sengaja ditinggal saat dilakukam latihan pengamanan beberapa hari sebelumnya.

Beberapa bulan berikutnya, tepatnya pada November, dua pendukung bersembunyi di toilet untuk bisa menonton pertandingan melawan Arsenal. Keduanya ditemukan dan akhirnya diserahkan ke polisi.

Di Inggris saat ini muncul wacana untuk mengubah undang-undang agar pengelola stadion dan pusat-pusat hiburan wajib mengikuti pelatihan antiterorisme. (bbcindonesia.com)

Keinginan klub Cina, Tianjin Quanjian, untuk mendapatkan penyerang Diego Costa dari Chelsea batal karena peraturan baru di Liga Super Cina, seperti diungkapkan pemiliknya, Shu Yuhui.

Shu menegaskan Tianjin sudah siap merekrut Costa -pemain Timnas Spanyol yang berusia 28 tahun itu- bersama dengan Karim Benzema (Real Madrid), Radamel Falcao (Monaco), dan Edinson Cavani (Paris Saint-Germain).

Namun mulai musim ini yang akan dimulai Maret 2017, klub-klub Cina hanya boleh menurunkan tiga pemain asing dalam satu pertandingan.

"Situasi itu membawa perubahan dalam rencana perekrutan kami," tegas Shu dalam wawancara dengan TV Tianjin.

Sebelumnya klub di Liga Super Cina bisa memilih empat pemain asing dari negara manapun dan seorang pemain asing asal Asia untuk satu pertandingan.

Peraturan baru juga mengharuskan dua pemain Cina berusia 23 tahun masuk ke dalam tim dan salah seorang harus turun dalam tim utama sejak awal pertandingan.

Shu mengatakan bahwa klubnya sudah siap untuk melakukan investasi besar pada tahun 2017 ini jika peraturan yang lama tetap berlaku.

Diasih Cannavaro

Saat ini kontrak yang sudah sempat diwujudkan sebelum perubahan peraturan yang diumumkan Senin (16/01) adalah untuk Falcao dan Raul Jimenez dari Benfica.

Costa memang sempat disebut akan pindah ke Cina dengan nilai kontrak £30 juta atau sekitar Rp492 miliar per tahun walau Chelsea mengatakan tidak ingin melepasnya.

"Laporan internet tentang Costa itu benar kami memang suka dia, dan kami sudah memberi tawaran kepada Cavani dan sedang dalam perundingan," jelasnya seperti dilaporkan situs berita terbitan Hong Kong, South China Morning Post.

Shu menambahkan bahwa Cavani siap menandatangani namun klubnya, Paris Saint-Germain, tak ingin dia pergi ketika musim tanding sedang berlangsung sementara Tianjin tak mau menunggu sampai setengah musim lagi.

Tianjin Quanjian dipromosikan ke Liga Super musim lalu dan kini diasuh oleh manajer Fabio Cannavaro, yang menjadi kapten Timnas Italia saat merebut Piala Dunia 2006. (bbcindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net