Sport



PSG melakukan hal yang sebelumnya kerap dianggap tidak mungkin. Mereka membajak Neymar dari Barcelona dengan cara menebus nilai buyout sang bintang yang sebesar 222 juta euro.

Di Spanyol, semua pekerja, termasuk pemain sepakbola, memang wajib memiliki klausul buyout dalam kontrak kerja mereka. Aturan ini memiliki dasar hukum di SPanyol dan sudah berlaku sejak 1986. karena aturan ini pula semua pemain yang bergabung ke tim Spanyol memiliki nilai buyout tertentu, sesuai yang disepakati bersama.

Upaya PSG untuk membajak Neymar tidak mudah. Mereka harus memutar otak untuk mengakali aturan Financial Fair Play karena PSG sudah pernah dihukum akibat pelanggaran aturan ini sebelumnya. Akhirnya perusahaan pemilik PSG yang akan membayar biaya transfer Neymar dengan kedok sponsorship dan menajdi duta Piala Dunia.

Kesulitan PSG tidak berhenti di situ. Saat datang ke markas La Liga untuk menebus kontrak Neymar, pihak La Liga menolaknya tanpa alasan yang jelas. PSG lalu datang langsung ke Barcelona untuk menyerahkan uang itu. Barca menerimanya.

Tentu saja PSG tidak membawa uang tunai ke Barcelona. Mereka membayar dengan cek sebesar 222 juta euro. Berikut wujud cek bernilai besar itu.

Neymar kini sudah resmi berstatus sebagai pemain PSG. Ia sudah resmi dipresentasikan sebagai penggawa baru PSG pada hari Jumat waktu setempat. (bola.net)

Jose Mourinho menjadi pelatih pertama dalam sejarah yang telah menghabiskan dana melebihi 1 juta milyar untuk belanja pemain. Ia memecahkan rekor tersebut ketika mendatangkan Romelu Lukaku seharga 75 juta pounds ke Manchester United pada bursa transfer musim panas ini.

Dikutip dari Daily Mail, sekarang Mourinho terhitung menghabiskan dana sekitar 1,1 milyar pounds untuk belanja pemain selama 17 tahun sebagai pelatih.

Pelatih asal Portugal tersebut pernah menangani sejumlah klub besar dalam karirnya. Setelah membesarkan namanya di Porto, Mourinho pernah menangani Chelsea dua periode antara tahun 2004 hingga 2007. Setelah melatih Real Madrid, ia kembali melatih Chelsea pada tahun 2013 hingga 2015. Ia pernah memberikan gelar treble winner untuk Inter Milan pada tahun 2010.

Ditunjuk sebagai pelatih Manchester United menggantikan Louis van Gaal tahun lalu, Mourinho langsung memecahkan rekor transfer di dunia dengan mendatangkan Paul Pogba dari Juventus seharga 89 juta pounds.

Setelah musim lalu menjuarai Liga Europa namun hanya mampu finis di peringkat enam di Premier League, pelatih 54 tahun tersebut memboyong Lukaku dari Everton dengan harga 75 juta pounds dan Nemanja Matic dari Chelsea seharga 40 juta pounds. Ia juga membeli Victor Lindelof dari Benfica.

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, sangat berpotensi memecahkan rekor Mourinho tahun depan. Pelatih asal Spanyol yang pernah menangani Barcelona dan Bayern Munchen ini terhitung telah menghabiskan 859 juta pounds untuk belanja pemain. Ia baru memulai karirnya sebagai kepala pelatih sejak 2008.

Pada bursa transfer tahun ini, Guardiola menghabiskan dana sekitar 200 juta pounds untuk membenahi skuatnya yang musim lalu tak meraih gelar apapun. Beberapa pemain yang telah dibeli City tahun ini adalah, Bernardo Silva, Danilo, Benjamin Mendy dan Kyle Walker.

Carlo Ancelotti masuk dalam daftar pelatih paling banyak menghabiskan dana untuk belanja pemain. Sebab, selama 22 tahun melatih sembilan klub di Eropa, pelatih asal Italia yang saat ini menangani Bayern Munchen tersebut terhitung telah menghabiskan 970 juta pounds. (bola.net)

Barcelona dikabarkan akan menggugat PSG jika benar klub Prancis itu akan membeli Neymar dengan membayar klausul pelepasan 222 juta euro atau 3,5 triliun rupiah.
Jumlah uang transfer itu akan mencatat rekor yang fantastis -tetapi pertanyaannya, bagaimana bisa Neymar bisa meninggalkan raksasa Spanyol yang menorehkan sejarah dengan gaya permainan yang tak ada duanya itu?
Romario meraih anugerah pemain terbaik dunia tahun 1994. Ronaldo memenangkannya pada 1996 dan 1997, lalu meraihnya lagi pada 2002. Rivaldo terpilih tahun 1999, Ronaldinho pada 2004 dan 2005, sedangkan Kaka pada 2007.
Dalam kurun 13 tahun, lima pesepakbola Brasil delapan kali memenangkan anugerah pemain terbaik dunia. Pencapaian itu menjadi standar kesuksesan bagi generasi pesepakbola Brasil berikutnya.
Karir Neymar dapat dikatakan gagal -oleh dirinya sendiri dan komunitas sepakbola Brasil- jika ia tidak mampu meraih status pemain terbaik dunia tersebut.

Jika anda ingin mengetahui alasan penyerang berusia 25 tahun itu mempertimbangkan pindah dari Barcelona ke Paris St-Germain, maka sangat penting memahami seperti apa Neymar akan dikenang oleh publik sepakbola Brasil.
Lebih dari itu, ada pula isu tentang PSG sebagai langkah logis Neymar untuk akhirnya memenangkan titel pemain terbaik yang selama ini menjauhinya.
Bagaimana kegagalan membentuk karier Neymar?
Seperti kisah sukses pada umumnya, kegagalan berperan pada karier Neymar saat ini.
Ada kegagalan Neymar yang mencengangkan pada turnamen U-17 pada 2009 di Nigeria. Ketika itu Brasil adalah satu dari delapan tim yang tidak mampu lolos dari babak penyisihan grup.
Duet Neymar dan Philippe Coutinho tidak dapat mencetak gol saat hal itu sangat dibutuhkan. Gagal memberikan peran berarti pada tim, Neymar diganti di tengah pertandingan ketika Brasil kalah 1-0 dari Meksiko dan Swiss.
Ketika kekalahan itu terjadi, Neymar sudah berkembang menjadi pemain bintang di tingkat senior bersama Santos di divisi utama Liga Brasil.
Pelajaran dari turnamen itu jelas: kompetisi sepakbola di level internasional berat dan Neymar harus benar-benar mempersiapkan diri sebelum menyeberangi Samudra Atlantik.
Chelsea kala itu mengira telah mendapatkan satu sinyal mendapatkannya, tapi Neymar tetap bertahan di Santos hingga 2013 untuk terhindar dari jebakan kepindahan yang prematur.

Jebakan itu menjerat pemain yang diidolakan Neymar sejak kecil, Robinho, mantan pemain bintang di Santos. Ketika Robinho pindah ke Real Madrid pada 2005, publik bola Brasil berasumsi bahwa Robinho akan segera melesar merebut anugerah pemain terbaik dunia.
Seorang pengamat sepakbola yang juga bekas penyerang tim nasional Brasil, Casagrande, pernah menyebut menyebut bahwa Robinho bisa lebih hebat dibandingkan semua pesepakbola yang pernah ia lihat, kecuali Pele.
Sejarah membuktikan hal sebaliknya dan karir Robinho tidak pernah pulih dari fakta bahwa Real Madrid sebenarnya hanya mendatangkannya sebagai sebagai batu loncatan untuk mendapatkan Cristiano Ronaldo— keputusan yang terlihat jitu dari balik layar.
Neymar lantas paham, jalannya untuk merengkuh kesuksesan global harus diambil selangkah demi selangkah. Ini membuat Barcelona ketika itu menjadi prospek yang menarik.
Keluar dari bayang-bayang Messi
Neymar yang bergabung dengan Barcelona pada 2013 merupakan bagian dari tim yang terpusat pada Lionel Messi. Tekanan yang diterimanya tidak begitu besar.
Eks penyerang sayap Timnas Brasil Denilson misalnya, menjadi pemain termahal dunia dua dekade lalu dan tiba-tiba pindah ke tim medioker Real Betis. Neymar tidak akan memiliki persoalan ini. Dia menyelinap ke tim Eropa dalam bayang-bayang Messi.
Namun dalam strategi langkah demi langkah ini, Neymar pasti tidak ingin selalu berada dalam bayangan Messi. Bagaimana mungkin Neymar bisa meraih titel pemain terbaik dunia jika dia tak mampu menjadi pemain terbaik bahkan di timnya sendiri?
Jadi yang terbaik untuknya adalah Messi hijrah ke klub lain, Neymar menggantikannya sebagai titik sentral penyerangan atau Neymarlah yang harus pindah.
Karena Messi baru saja meneken kontrak baru, bintang Argentina ini tampaknya ibaratnya akan terus menjadi pemain biola utama di orkestra Barcelona dalam beberapa waktu ke depan dan yang tersisa karenanya adalah opsi ketiga.

Saat Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menyebut Neymar tidak akan meninggalkan klubnya, desas-desus terus bergulir tentang tawaran Paris St-Germain bagi Neymar untuk jadi pemain yang menjadi pusat tim ibukota Prancis itu. Dan ada bonus tambahan.
Musim ini akan berakhir dengan pergelaran Piala Dunia, ketika Neymar seharusnya berada pada kondisi paling prima —dia akan berusia 26 tahun Juni mendatang.
Di Liga Perancis Neymar dapat berkompetisi dengan mudah dan memastikan dirinya tetap dalam stamina puncak untuk bersaing di Rusia.
Keuntungan dari kepindahan Neymar ke Paris terlihat jelas di mata orang-orang dekat Neymar.
Ayahnya, agennya, dan sejumlah penasihatnya memiliki taktik dan pendapat mereka sendiri, tapi tak satupun yang bisa menawarkan keasyikan dan kedahsyatan untuk bermain bersama Messi dan Luis Suarez di Barcelona. Apa yang terbaik untuk merk Neymar, mungkin bukan yang terbaik untuk sang pemain sendiri.

Ada dugaan yang mungkin beralasan, bahwa saat ini Neymar menghadapi konflik batin luar biasa, yang membuatnya terombang-ambing ke arah yang saling berlawanan, antara logika dan emosi.
"Saya tidak akan kaget jika Neymar tetap berada di Barcelona atau dia memilih pindah ke PSG," kata pemenang Piala Dunia 1970, Tostao, tokoh yang selalu melontarkan pendapat paling bijak untuk sepak bola Brasil.
"Neymar sudah belajar banyak hal saat bermain dengan Messi di Barcelona. Tidak ada kontradiksi antara kebahagiaan bermain bersama salah satu tim terbaik di dunia, kekaguman dan persahabatannya dengan Messi di satu sisi serta keinginannya menjadi bintang yang bahkan lebih terkenal dan lebih hebat lagi di sisi lain.
Tidak mungkin menduga-duga pilihan mana yang lebih baik atau lebih buruk dari yang lainnya bagi Neymar. Hal buruk yang bisa terjadi mungkin adalah ia bermimpi meraih satu opsi tapi justru memilih opsi lain." (bbcindonesia.com)

Manajer Manchester United Jose Mourinho menegaskan tak akan mendepak gelandangnya, Marouane Fellaini. Ia tetap bakal mempertahankan Marouane Fellaini di Old Trafford meski saat ini sudah mendapatkan satu gelandang baru, Nemanja Matic, dari Chelsea.

Setan Merah resmi mendatangkan gelandang berpaspor Serbia tersebut dengan nilai transfer £40 juta. Kedatangan Matic bisa membuat lini tengah 'Setan Merah' makin menakutkan musim depan.

Meski menambah kekuatan di lini tengah, Mourinho telah menegaskan bahwa ia tak akan melepas Fellaini. Bagi Mourinho, Fellaini tetap sosok yang penting untuk Manchester United.

Salah satu klub raksasa Turki, Galatasaray disebut telah menyatakan minat mereka untuk merekrut Fellaini bila Manchester United melepas gelandang asal Belgia tersebut.

"Lebih mudah bagi Galatasaray untuk merekrut saya dibandingkan mereka mendapatkan Marouane Fellaini."

"Mereka harus melupakan niat mendapatkan Fellaini karena dia adalah pemain yang sangat penting bagi saya," kata Mourinho seperti dikutip dari ESPN.

Mourinho Puji Lukaku

Dalam laga pramusim lawan Valerenga, Manchester United berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 3-0. Gol-gol United dicetak oleh Fellaini, Romelu Lukaku, dan Scott McTominay.

Mourinho pun tak lupa memberikan pujian pada Lukaku yang kembali berhasil mencetak gol.

"Sungguh bagus melihat Lukaku kembali mencetak gol karena striker memang senang bila mencetak gol.

"Gol Lukaku tidak terlalu penting bagi saya namun sangat penting bagi kepercayaan dirinya," tutur Mourinho.

Manchester United akan menghadapi Sampdoria pada laga pramusim berikutnya pada 2 Agustus mendatang. (cnnindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net