News

You are here:Home News

Krisis politik yang terjadi di Timur Tengah akibat negara-negara di kawasan memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dikhawatirkan akan berdampak ke negara-negara lain.

Bagaimana dengan Indonesia?

Qatar memiliki sejumlah investasi di Indonesia meliputi bidang keuangan perbankan dan komunikasi, antara lain melalui Qatar National Bank QNB dan kepemilikan saham Indosat Ooredoo.

Selain itu lembaga sosial di Qatar juga aktif mengucurkan dana bantuan ke Indonesia termasuk untuk bencana Tsunami di Aceh pada Desember 2004 lalu.

Qatar merupakan salah satu negara tujuan bagi buruh migran Indonesia yang bekerja di sektor domestik, pertambangan maupun jasa.

Dampak ke investasi Qatar di Indonesia

Qatar merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia antara lain di industri telekomunikasi, perbankan dan ritel, seperti data Kementerian Perindustrian. Dalam lima tahun terakhir tercatat perdagangan Indonesia dan Qatar meningkat dengan rata-rata 3,87%.

Di tahun 2011 nilai perdagangan kedua negara mencapai US$683 juta dan hingga September 2016 meningkat menjadi US$828 juta.

Pengamat Timur Tengah Smith Al Hadar mengatakan investasi Qatar ke Indonesia lebih besar dibandingkan dengan negara-negara Arab lainnya, dan justru diperkirakan akan meningkat dengan adanya krisis politik Qatar dengan negara-negara di Timur Tengah.

"Dengan rusaknya hubungan Qatar dengan anggota Dewan Kerja Sama Teluk termasuk dengan negara Arab yang lain seperti Mesir dan Yaman, malah ada kemungkinnan, karena terisolasi di kawasan, Qatar bisa mengalihkan kerja sama bisnis di Asia. Krisis Qatar ini menurut saya berdampak positif terhadap Indonesia," jelas Al Hadar.

Dana bantuan sosial

Dana bantuan dari lembaga sosial di Qatar disalurkan melalui Qatar Charity sejak 2005 setelah bencana tsunami di Aceh. Qatar Charity merupakan lembaga non pemerintah di Qatar yang berdiri sejak 1984 lalu.

Dalam situsnya, Qatar Charity membantu melakukan proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh, dan mendirikan cabang di Indonesia sejak 2006 lalu untuk menyalurkan dana bantuan sosial.

Salain Qatar Charity, lembaga lain yang mendapatkan dana bantuan dari Qatar yaitu Yayasan Ash Shilah di Jakarta yang berdiri sejak 2009 lalu. Direktur pelaksana Yayasan Ash Shilah, Nurhadi, mengatakan setiap tahun mendapatkan sumbangan sekitar RP 30 Miliar yang digunakan untuk bantuan sosial.

"Jadi kepentinganya untuk membantu masyarakat Indonesia yang tidak mampu, diantaranya santunan yatim, donasi untuk pernikahan para pemuda yang tak bisa memiliki kemampuan untuk menikah, sejauh ini berjalan dengan baik Alhamdulillah," kata Nurhadi.

Dia mengatakan sampai awal Juni ini jumlah anak yatim yang disantuni mencapai 2.000 anak yang tersebar di berbagai daerah, dan ada juga yang ditempatkan di panti milik yayasan di Aceh.

Selain itu, dengan dana dari Qatar, Yayasan Ash Shilah secara rutin menggelar pernikahan massal untuk warga miskin.

Dana bantuan itu berasal dari lembaga Sheikh Eid bin Mohammad Al Thani Charitable Assosiation dan Raf Foundation. Nurhadi mengaku bantuan dari Qatar itu diberikan tanpa syarat khusus.

"Ya mereka syaratkan itu lebih ke legal formalnya, seperti Yayasan Ash Shilah itu terdaftar ke kementerian hukum dan HAM, setiap kegiatan ada ijin dari kelurahan dan kecamatan, " kata dia.

Dia berharap krisis di Qatar tidak mempengaruhi penyaluran sumbangan ke Indonesia.

Pengamat Timur Tengah Smith Al Hadar mengatakan sumbangan dana dari Qatar ke Indonesia lebih banyak berupa bantuan sosial, dan berbeda dengan model sumbangan dari Arab Saudi yang bertujuan untuk menanamkan pengaruh ke negara-negara penerima bantuan.

"Qatar lebih banyak yang Qatar tak begitu menarik perhatian terhadap gerakan Islam di Indonesia, bereda dengan Arab Saudi yang justru memberikan bantuan terkait upaya Saudi menanamkan pengaruh ke negara-negara termasuk Indonesia," kata Al Hadar.

Perlindungan Buruh Migran

Qatar merupakan salah satu negara tujuan bagi buruh migran Indonesia, terutama yang bekerja di sektor domestik, pertambangan dan jasa. Data Migrant Care menyebutkan ada 75.000 orang buruh migran Indonesia di Qatar.

Meski secara resmi pemerintah Indonesia memberlakukan penghentian pengiriman tenaga kerja untuk sektor domestik ke sejumlah negara Arab termasuk Qatar sejak 2015 lalu, tetapi menurut Wahyu Susilo dari Migrant Care, pengiriman masih terus berlangsung.

"Yang domestik kebanyakan ilegal, dan ada juga yang berada di Qatar karena dibawa oleh majikannya yang merupakan warga negara yang bersengketa dengan Qatar, Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain," jelas Wahyu.

Dia mengatakan sebaiknya pemerintah membuat pusat krisis untuk membantu para buruh migran yang terdampak krisis tersebut.

"Antisipasi ya seandainya ada hal-hal yang kita tidak inginkan terjadi, apa ada yang paling sekarang dirasakan buruh migran di sana adalah kesulitan untuk bermobilitas, banyak teman-teman mau pulang sebelum lebaran besok, dia sudah order tiket, sudah tak boleh lagi ada penerbangan ini yang repot bagi mereka," kata Wahyu.

Masalah tiket mudik ini juga dialami warga Indonesia yang suaminya bekerja di sektor perminyakan, Amval Khaira.

Amwal mengatakan, sebelum Ramadan ia telah membeli tiket dengan harga promo yang ditawarkan Etihad untuk tujuh orang, termasuk suami, anak-anak dan pekerja rumah tangganya.

Dia berencana ke kantor perwakilan Etihad, pada Selasa ini untuk memastikan kepulangannya ke Indonesia.

"Apakah mereka bisa menukar dengan flight yang lain ada tidak, itu saja yang membuat kita resah," jelas Amwal.

Sementara untuk remitansi dari para buruh migran, menurut Wahyu tidak akan terlalu terpengaruh oleh krisis politik ini, karena memang jumlahnya terus menurun setiap tahun, terutama sejak diberlakukan moratorium pengiriman tenaga kerja sektor domestik. (bbcindonesia,com)

Kepolisian Inggris sudah mengumumkan nama dua dari tiga pria yang melakukan serangan teror di London, Sabtu (03/06) pekan lalu, yang menewaskan tujuh orang.

Ketiganya ditembak mati polisi setelah menabrak para pejalan kaki dengan mobil barang di London Bridge dan kemudian menikam secara serampangan di Borough Market.

Salah seorang yang berusia 27 tahun, Khuram Butt, sudah dikenal oleh aparat keamanan Inggris dan dinas intelijen MI5 namun tidak ada informasi intelijen tentang serangan tersebut.

Pria kelahiran Pakistan itu pernah tampil dalam sebuah program dokumenter TV tahun lalu tentang satu kelompok radikal Al Muhajiroun, yang mendukung para jihadis yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Dalam satu kesempatan di acara dokumenter itu, kelompok bersangkutan membentang bendera ISIS.

Program dokumenter yang ditayangkan Stasiun TV Channel 4 itu menayangkan para ekstrimis Islam yang memiliki kaitan dengan ulama yang dipenjara, Anjem Choudary.

Butt -yang punya sudara kandung dan menikah dengan sedikitnya seorang anak- tampak bertengkar dengan seorang polisi di jalanan dalam program TV tersebut.

Dua orang mengaku sudah memperingatkan pihak berwenang tentang Butt dalam waktu dua tahun. Seorang pria menelepon saluran khusus antiterorisme tahun 2015 dan seorang perempuan datang ke kantor polisi setempat karena khawatir Butt sedang berupaya membuat anak-anaknya menjadi radikal.

Adapun pria kedua adalah Rachid Redouane, berusia 30 tahun keturunan Maroko dan Libya. Redouane yang bekerja sebagai koki juga menggunakan nama Rachid Elkhdar dan tidak sebelumnya tidak pernah diketahui polisi.

Butt dan Redouane tinggal di Barking, London timur.

Asisten Komisioner Kepolisian Metropolitan, Mark Rowley, mengatakan penyelidikan terus berlanjut untuk mengukuhkan identitas dari kaki tangan mereka.

"Pekerjaan sedang berlangsung untuk memahami lebih banyak tentang mereka, hubungan-hubungan mereka, dan apakah mereka mendapat bantuan atau dukungan dari orang lain."

Polisi juga sudah membebaskan tanpa dakwaan 12 orang -terdiri tujuh perempuan dan lima pria- yang sempat ditangkap saat penggerebekan di Barking, London timur, pada Minggu (04/06) pagi. (bbcindonesia.com)

Kerap disebut sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia beberapa kali dirundung sengketa kepemilikan pulau dengan negara lain.

Namun, masalah itu diharapkan dapat diminimalisasi dengan pendaftaran 'pulau-pulau baru' Indonesia ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebut akan mendaftarkan sebanyak '1.700 pulau baru' Indonesia ke acara lima tahunan Conference on the Standardisation of Geographical Names PBB, Agustus mendatang.

"Itu per 22 Mei 2017. Jumlah tersebut masih mungkin bertambah karena proses validasi dan verifikasi pembakuan nama pulau masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Juli 2017," tulis Balok Budiyanto, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), lewat pesan elektronik kepada BBC Indonesia, Senin (05/06).

Lebih dari seribu pulau tersebut adalah di luar jumlah pulau Indonesia yang telah bernama dan telah diverifikasi PBB pada konferensi tahun 2012, yaitu sebanyak 13.466 pulau.

Jika ditilik, total sekitar 15.166 pulau nantinya, masih lebih sedikit daripada sebutan 'negeri dengan 17 ribu pulau' yang sudah melekat lama pada Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berharap pendaftaran kepada PBB tahun ini akan menjadi momentum untuk memverifikasi seluruh pulau di Indonesia.

"Kami targetkan (setiap periodenya) ada sekitar 500-1.000 pulau bisa terverifikasi dan didaftarkan ke PBB," ujar Susi kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Mengapa penting?

Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), Susan Herawati menyambut baik rencana pemerintah itu. "Ini belum terlambat," katanya kepada BBC Indonesia, Senin (05/06).

Pasalnya, menurut Susan, sekitar "60% pulau di Indonesia belum bernama dan belum resmi berkekuatan hukum, sehingga rentan dicaplok negara lain."

Indonesia, pada tahun 2002 lalu harus melepas dua pulau di Selat Makassar; Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan kepada Malaysia.

Pada pertengahan tahun 2016, Presiden Joko Widodo, juga mengunjungi Natuna di Kepulauan Riau untuk menegaskan kepada Cina, Indonesia menganggap serius kasus pencurian ikan oleh nelayan Cina.

"Pendaftaran pulau ini akan menegaskan identitas kita. Nelayan (Indonesia) jadi punya landasan untuk mengakses pulau dan melaut. (Jelas) ini terkait ke pertahanan nasional Indonesia juga," tuturnya.

Upaya melindungi pulau terluar ini semakin relevan mengingat Pemerintah juga akan sekaligus akan menyertifikasi 111 pulau kecil terluar atau yang berada di perbatasan.

Tekan privatisasi

Tidak hanya itu, pendaftaran di PBB disebut Susan, akan membuat pulau "tidak rentan diprivatisasi perusahaan tertentu" yang akan merugikan masyarakat setempat.

Dia mencontohkan apa yang terjadi di Gili Sunut, salah satu pulau kecil di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Ada 109 kepala keluarga yang diusir dari ruang hidupnya dengan alasan pembangunan pariwisata. Mereka diusir tanpa ganti rugi, dipindahkan ke lereng-lereng terjal yang sulit akses ke lautnya."

Balok menegaskan, dengan pendaftaran pulau-pulau baru Indonesia di PBB, akan menjadi langkah awal dalam "mencanangkan upaya baru untuk melakukan penataan terhadap pemanfaatan pulau-pulau kecil yang kita miliki".

Dia mengungkapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengklarifikasi kembali "status kepemilikan lahan, penguasaan, dan penggunaan pulau-pulau tersebut sehingga dapat dikelola potensinya secara lebih optimal".

Awal tahun ini Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa secara regulasi, pulau-pulau kecil memang diperbolehkan untuk dikelola swasta asing maupun lokal. Namun, hanya hak guna pakai, bukan sertifikat hak milik atau dimiliki penuh.

"Hanya hak guna, kemudian 30 persen itu dikelola negara," tutur Susi.

Jumlah pulau berubah-ubah

Jumlah pulau Indonesia yang tercatat, mengalami perubahan seiring waktu.

Berdasarkan catatan di website Kementerian Kelautan dan Perikanan, pada tahun 2003, Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, merilis data yang menyebutkan bahwa jumlah pulau di Indonesia adalah 17.504 pulau yang semula berjumlah 17.508.

"Adapun penyebab pengurangan adalah karena peralihan Pulau Sipadan dan Ligitan ke Negara Malaysia, (sementara) untuk Pulau Kambing dan Pulau Yako yang berada di Propinsi NTT beralih ke Negara Timor Leste."

Pada Agustus 2009, jumlahnya berkurang menjadi 17.480 pulau. Sementara pada Agustus 2012, jumlah pulau Indonesia yang terdaftar di PBB terus menurun menjadi 13.466.

KKP menyatakan perubahan jumlah pulau itu karena "proses alam akibat abrasi dan naiknya permukaan air laut." Alhasil, sejumlah pulau tenggelam.

Kondisi ini disebut Susan Herawati, juga menjadi peringatan kepada dunia internasional, terkait "dampak perubahan iklim" yang langsung dirasakan masyarakat dunia.

Namun, pulau-pulau baru juga bermunculan, seperti tambahan yang akan didaftarkan KKP tahun ini, "(itu) karena naiknya permukaan tanah yang disebabkan oleh bencana alam seperti gempa bumi," pungkas Balok. (bbcindonesia.com)

Ciputra World Junior Golf Championship akan digelar di Jakarta pada bulan ini. Sebanyak 18 negara telah memastikan ambil bagian dalam turnamen bertaraf internasional tersebut.

Ciputra World Junior Golf Championship akan dilangsungkan di Damai Indah Golf – PIK Course, Jakarta, 6-9 Juni 2017. Turnamen ini akan diikuti oleh 150 pegolf dari 18 negara.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menerjunkan 36 pegolf, termasuk dua juara PON asal Jawa Timur, Jonathan Wiyono dan Inez Beatrice Wanamarta.

Thailand yang selama ini selalu menjadi pesaing terberat mengirimkan 34 pegolf. Selain itu, negara peserta lainnya adalah Australia, Bangladesh, China, Taiwan, India, Irlandia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Swedia, Inggris, dan Vietnam.

"Selain meramaikan dunia golf di Indonesia, turnamen ini mempunyai misi utama, yaitu melahirkan bibit-bibit pegolf Indonesia yang siap berkompetisi dengan pegolf yunior lainnya di dunia internasional serta memupuk prestasi. Saya berharap kaum muda bisa memahami bahwa golf bukan sekadar olahraga, tapi juga bisa menjadi profesi yang menjanjikan," kata Pak Sutopo, Ketua Panitia Pelaksana Ciputra World Junior Golf Championship, dalam rilis yang diterima detikSport.

Indonesia telah tiga kali menjadi juara World Junior Golf Championship, yaitu melalui Joshua Andrew Wirawan pada 2012, Jordan Surya Irawan 2011, dan Jovie Ocvandio Panggabean pada 2010.

Turnamen ini akan mempertandingkan empat kategori Boy and Girl, yaitu kategori A, B, C, dan D. Beberapa negara, seperti Thailand, Filipina, Malaysia, dan Indonesia memanfaatkannya sebagai ajang ujicoba untuk SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. (detik.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net