News

You are here:Home News

Aparat Prancis mengaku telah mengetahui identitas pelaku penembakan di Paris yang menyebabkan seorang anggota polisi tewas dan dua personel lain luka-luka, Kamis (20/04) malam.

Jaksa Paris, Francois Molins, mengatakan "identitas penyerang telah diketahui dan sudah diverifikasi".

"Saya tidak akan mengungkapnya karena investigasi dan penggerebekan sedang berlangsung guna menentikan apakah ada bukti keterkaitan atau tidak (dalam serangan)," ujar Molins.

Presiden Prancis, Francois Hollande, menyakini serangan itu "terkait teroris". Insiden itu, menurutnya, akan menjadi pembahasan utama dalam rapat darurat pada Jumat (21/04) dengan perdana menteri, menteri dalam negeri, dan aparat keamanan.

"Sekilas, para petugas itu disasar secara sengaja," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Pierre-Henry Brandet.

Sementara itu, kelompok ISIS mengklaim bahwa salah satu 'petempurnya' telah melakoni serangan di Paris. Sebagaimana dinyatakan kantor berita Amaq yang senantiasa menyuarakan pesan-pesan ISIS, pelaku bernama Abu-Yusuf al-Baljiki.

Insiden itu sendiri bermula ketika sebuah mobil berhenti di samping bus polisi sesaat sebelum pukul 21.00 waktu setempat. Seorang pria keluar dari mobil itu dan melepaskan tembakan ke arah bus menggunakan senjata otomatis.

Setelah membunuh seorang polisi, dia berupaya kabur sembari melepas tembakan ke petugas lainnya. Namun, pelarian itu tidak berhasil lantaran aparat menembaknya hingga tewas.

Berdasarkan data yang dihimpun kantor berita AFP, serangan kaum jihadis di Prancis sejak 2015 telah menyebabkan 238 orang meninggal dunia. (bbcindonesia.com)

Indonesia tak bisa menurunkan kekuatan penuh pada Kejuaraan Asia Bulutangkis 2017. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon masuk daftar pemain absen. 

Selain Kevin/Marcus, PBSI tak bisa menurunkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani dalam kejuaraan yang dihelat Wuhan, China, 25-30 April 2017. Cedera menjadi alasannya. 

Menurut ketua Sub Bidang pelatnas PBSI, Lius Pongoh, Marcus dibekap cedera punggung. Liliyana tengah menjalani pemulihan cedera lutut kanan. Adapun Anggia kalah dari cedera hamstring paha kanan. 

"Peta kekuatan Indonesia ke Kejuaraan Asia berkurang. Liliyana masih cedera lutut kanan makanya memilih untuk mundur ketimbang performa tidak bagus," kata Lius yang dihubungi detikSport, Jumat (21/4/2017). 

"Gideon sudah diingatkan untuk istirahat setelah Malaysia karena ada Kejuaraan Asia ini. Tapi, ternyata anaknya bersikukuh untuk lanjut ke Singapura. Dari observasi dokter pelatnas PBSI, dokter Michael Trianto, Gideon ketarik (otot) punggungnya. Anggia juga cedera," tutur Lius. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti dalam rilis kepada detikSport menyadari kekuatan sangat berkurang tanpa, utamanya, Kevin/Marcus dan Tontowi/Liliyana. Makanya, dia menyebut tak mematok target khusus dalam kejuaraan tersebut. 

"Kalau kami memberangkatkan atlet, tentunya kami mau hasil yang terbaik buat mereka. Jangan dipaksakan, jangan mentang-mentang rangking sepuluh besar dunia, tidak siap tetap berangkat. Mereka akan menjadi incaran lawan-lawannya, tentunya akan mempengaruhi kepercayaan diri mereka," ungkap Susy.

"Sebetulnya Kejuaraan Asia ini turnamen perantara ya, fokusnya lebih ke Piala Sudirman. Kami tidak bisa menuntut atlet untuk juara terus di tiap pertandingan, tetapi sebaiknya sih setiap turnamen ada gelar untuk Indonesia ya, setidaknya satu gelar lah, dari sektor apapun," tambah Susy.

"Tidak usah disebut, ganda putra dan ganda campuran memang masih jadi andalan hingga saat ini, termasuk di Kejuaraan Asia ini. Kan masih ada Praveen Jordan/Debby Susanto dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi. Siapa tahu juga ada kejutan dari Jonatan Christie atau tim tunggal putra," beber Susy.

Berikut daftar pemain Indonesia ke Kejuaraan Asia 2017 :

Tunggal putra: Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Sinisuka Ginting, Tommy Sugiarto

Tunggal putri: Dinar Dyah Ayustine, Fitriani, Hanna Ramadini

Ganda putra: Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro

Ganda putri: Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari, Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta, Nisak Puji Lestari/Meirisa Cindy Sahputri

Ganda campuran: Praveen Jordan/Debby Susanto, Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika  (detik.com)

Seorang penggemar sepak bola di Argentina tewas akibat luka yang dideritanya setelah didorong hingga jatuh dari tribun oleh sekelompok penonton yang menyangka ia adalah seorang pendukung tim lawan.

Emanuel Balbo, 22, dilaporkan awalnya terlibat pertengkaran dengan penonton lain saat pertandingan derbi antara tim yang didukungnya, Belgrano, melawan tim tamu, Talleres, Sabutu akhir pekan lalu, di kota Kordoba.

Sejumlah saksi mengatakan, lawan bertengkarnya berteriak bahwa Balbo adalah pendukung tim Talleres yang menyamar.

Rekaman video memperlihatkan, dia kemudian didorong oleh sekawanan penonton dari ujung tribun hingga jatuh dari ketinggian sekitar lima meter, dan menghantam tangga beton.

Ia menderita luka berat pada kepalanga, dan segera dilarikan ke rumah sakit, dan dokter menyebutnya telah berada dalam keadaan mati otak.

Dua hari kemudian ia dinyatakan tewas.

Empat orang ditangkap atas serangan yang berujung kematiannya, dan asosiasi sepakbola Argentina menyerukan 'agar mereka yang melakukan kekerasan tak masuk akal itu diadili.'

Sebuah lembaga mencatat, sejak tahun 2013 sudah lebih dari 40 orang tewas dalam kekerasan terkait sepak bola. (bbcindonesia.com)

Film The Fate of the Furious -yang juga sedang diputar di Indonesia- sudah memecahkan rekor dunia dari pemasukan global.

Seri kedelapan film laga ini meraih US$532,5 juta atau sekitar Rp7 triliun lebih di seluruh dunia pada pemutaran sepanjang akhir pekan selama masa Paskah.

Catatan itu menempatkannya di atas Star Wars: The Force Awakens yang pada pemutaran pertama sepanjang akhir pekan 'hanya' meraih US$529 juta.

Namun untuk pasar di Amerika Serikat, Furious 7 masih unggul pada pemutaran perdana dengan meraih US$147,2 juta tahun 2015 lalu, masih di atas yang terbaru -yang di beberapa tempat diberi nama Fast of the Furious 8- dengan US$100,2 juta.

Tapi apa yang membuat keberhasilan seri Fast and Furious ini, yang dibintangi Dwayne Johnson dan Vin Diesel?

____________________________________________________________________________________

Rangkaian Fast & Furious

  • The Fast and the Furious (2001)
  • 2 Fast 2 Furious (2003)
  • The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006)
  • Fast & Furious (2009)
  • Fast Five (2011)
  • Fast & Furious 6 (2013)
  • Furious 7 (2015)
  • The Fate of the Furious (2017)

____________________________________________________________________________________

Pengamat film di Radio BBC 4, Rhianna Dhillon, berpendapat rangkaian Fast and Furious menjadi film sukses karena 'daya tarik universal'.

 

"Film-film yang bisa dinikmati oleh semua usia, karena memiliki eskapisme murni yang tidak dewasa sehingga anak-anak dan orang dewasa senang menyaksikan hal-hal yang meledak dan hancur."

"Banyak membuat film menarik, seperti The Avengers, adalah jalan ceritanya dan Fast & Furious tidak berupaya untuk bersaing dengan jalan cerita yang berat dan berbelit. Ini tentang mobil yang saling bertabrakan satu sama lain dan ok saja untuk menikmatinya," tambah Dhillon.

"Rangkaian ini tidak berupaya untuk menjadi sesuatu. Pada akhirnya dari bawah hingga ke atas, tidak ingin menjadi serius."

Selain itu, menurut Dhillon lagi, rangkaian Fast & Furious selalu menarik bintang-bintang besar dengan tampilnya pula Charlize Theron dan Helen Mirren di film terbaru.

"Mereka bukan orang-orang yang tidak pernah Anda dengar, mereka adalah bintang-bintang yang menghasilkan paling banyak uang di dunia."

"Dan Dwayne Johnson memberi film ini kesempatan hidup baru, jika Anda membeli bintang maka Anda juga membeli para penggemarnya."

Lanjutan dari rangkaian Fast & Furious -yang diawali tahun 2001- rencananya akan beredar lagi tahun 2019 dan 2021. (bbcindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net